
''dokter ini adalah yg terbaik di kerajaan ini ,dia juga dokter kerajaan.lalu kita juga tak bisa sembarangan memanggil orang karena identitas elissa sebagai elf bisa ketahuan'' balas putra mahkota
''SIAPA YG PEDULI SOAL ITU!'' seru erwin
''asalkan adik kecil selamat itu tak jadi masalah. Kita tinggal membereskannya nanti''sambungnya
'' bagaimana menurut mu?''tanya putra mahkota sambil melirik dokter tersebut
''i..itu..saya rasa hasilnya akan sama saja mengingat nona adalah elf dan tak banyak yg di ketahui mengenai elf di kekaisaran ini'' ucap dokter tersebut.
''lalu...saya tak ingin mengatakan ini tapi..harapan untuk hidupnya begitu kecil dan nona juga saat ini pasti sedang kesakitan karena itu...sa..saya saran kan untuk...'' *SRAK!
Belum sempat dokter itu selesai bisa aku langsung menghunuskan pedangku kearahnya dan memotong jasnya
''apa kau baru saja menyuruhku membunuh putriku sendiri?'' tanyaku sambil menatapnya tajam dan tentu bukan aku saja tapi semua orang di sini langsung memancarkan aura membunuh yg begitu kuat begitu menyadari maksud perkataannya barusan
''sa..saya mohon ampun!...tapi kalau di biarkan nona hanya akan kesakitan..'' ucap dokteritu sambil bersujud ampun
Konyol sekali.bisa-bisanya ia menyarankan hal semacam itu.
''kurasa kau sudah bosan hidup hingga menyaran kan hal konyol semacam itu ''ucap putra mahkota yg ikut geram
''sa..saya.''
'' sudah cukup.tidak ada waktu untuk ini'' ucap putra mahkota
''sekarang bagaimana?.kalau dia saja sampai bilang begini bearti akan sulit mencari dokter yg bisa menolong elissa'' sambungnya
Bagaimana ini..apa tak ada seorang_..ah!..
''bagaimana dengan sir silver?''ucapku
''silver..''
''dia bukannya tangan kanan tuan putri marcella ya'' ucap erwin
''ada kemungkinan ia penyebab eli begini kan!?''seru lina
''memang benar tapi dia adalah pemilik sihir cahaya terkuat di kekaisaran tapi ia juga menghilang bersama tuan putri.tak ada jaminan dia di istana saat ini'' ucap putra mahkota
'' meski begitu ia satu-satunya harapan kita kan'' ucap ku
''harry kita ke istana tuan putri sekarang'' ucapku
''eh!?..''
''tunggu tuan duke.bisa jadi sir silver belum kembali dan lagi tak ada jaminan ia mau menolong kita'' ucap putra mahkota
'' meski begitu kalau dia satu-satunya orang yg bisa menyelamatkan putriku akan tetap ku coba''ucapku yg sudah bulat
Akan ku buat ia menolong elissa meski harus menyeretnya paksa
''tuan duke.''panggil leon
''tuan, kalau semisalnya sir silver menolak,silahkan cari sir harley.setahu saya dia cukup dekat dengan nona.setidaknya ia mungkin bisa membantu membujuk sir silver.meski ada keraguan ia juga terlibat hal ini''jelas leon
__ADS_1
''harley kah... memang benar ia cukup dekat dengan elissa.baiklah aku akan mencarinya''
''lean aku akan ikut!''seru lina
''kau tetap lah disini lina.untuk jaga-jaga kalau terjadi sesuatu pada elissa,erwin juga tetaplah berada di sini bersama ibumu''ucapku
''baik ''
''kalau begitu aku ikut'' ucap putra mahkota
''apa?''
'' kalau memang di perlukan .aku akan mengunakan nama assiria untuk membujuknya'' ucap putra mahkota
Mengunakan nama kerajaan ini?. Itu sama saja mempertaruhkan harga diri kerajaan bukan?.tapi...
''saya akan sangat berterima kasih untuk itu yang mulia'' ucapku
''kalau begitu ayo pergi'' ''ke istana tuan putri ''
***
{Sementara itu di istana tuan putri marcella}
*ZRAAASSS
''huwaa..hujannya deras sekali''ucap lina (spirit bumi tuan putri marcella) yg sedang melihat keluar jendela
*HUP! '' hujan di pagi hari begini bikin malas ngapa-ngapain ya..''ucapnya sambil rebahan di sofa
''nona selalu saja membawa lavi bersamanya .aku hampir tak pernah di ajak olehnya.menyebalkan...kalau begini aku kan jadi bosan.''gerutunya
*kreek
''um!.. suara pintu. Nona sudah kembali kah!?'' ucapnya lalu segera berlari kearah pintu
''Nona selama da....eh..?''
''ah..ternyata tuan silver'' ucap lina yg langsung datar
''apa maksudmu dengan *ah*?. ga suka aku datang ya?'' balas silver
''tidak juga'' ''ngomong-ngomong yg lain kemana?.kenapa sendirian?.misinnya baik-baik saja kan?''tanya lina
''HUH!..jangan bahas soal itu dulu'' balas silver yg langsung badmood lalu pergi melewati lina
''eh?..ada apa?. misi gagal kah?''tanya lina yg malah penasaran
''sudah ku bilang jangan bahas itu dulu. Aku lelah'' balasnya
''hee~... kalau begitu dimana nona dan yg lain?''tanya lina
''flash langsung pergi ke istana kaisar karena ada urusan ,marcella dan harley pergi entah kemana karena katanya ada yg harus mereka lakukan'' balas silver yg terlihat sudah sangat kelelahan
''jadi hanya kau yg kembali''
__ADS_1
''memangnya salah kalau aku balik duluan?'' balas silver jutek
''ah~..sudah lah..aku lelah dan ingin tidur'' katanya lalu pergi menuju kamarnya
''kalau ada yg cari aku bilang saja aku sudah mati''sambungnya
''eh?...''
''ingat.. jangan pernah coba membangun kan ku atau ku jadikan kau sate kelinci''sambungnya sambil menatap lina tajam dan jelas itu membuat bulu kuduk lina berdiri
*hik! ''BAIKLAH.SEMOGA TENANG DI ALAM SANA!'' seru lina ketakutan
Setelah itu lina pun berhenti mengikuti silver dan meninggalkannya dengan tenang
''aku tak boleh membangunkannya apapun yg terjadi'' gumam lina
*drap!..*drap!.. ''tu..tunggu sebentar tuan. Anda tak boleh masuk begini !''
''um?...ada keributan di sebelah sana. Ada apa ya?'' ucap lina yg baru saja mendengar sebuah keributan di depan pintu masuk. Dengan kaki kecilnya ia pun langsung berlari menuju sumber suara hingga
''AKU TAK PUNYA WAKTU UNTUK INI.AKU HARUS BERTEMU SIR SILVER SEKARANG JUGA!'' seru duke everon yg tiba-tiba datang dengan keadaan basah kuyub akibat hujan lebat
''oh!.itu ayahnya eli kan?..kenapa ia kemari?.dan lagi dalam keadaan basah kuyub begitu'' batin lina heran lalu perlahan mendekatinya
''meski begitu anda tak bisa seenaknya ma_''
''ada apa ini?''potong lina
''ah!.. nona lina'' ucap prajurit tersebut
''maaf kan saya tapi mereka memaksa masuk ''ucap prajurit tersebut
''tak apa. biar aku yg urus kau pergilah'' ucap lina lalu prajurit itu pun langsung meninggalkan mereka
''um?.tuan duke,ksatria dan..eh!..it putra mahkota kerajaan assiria kan?..dia pun sampai datang kemari?.ada apa ya?'' batin lina heran
''anda spiritnya tuan putri sekaligus teman putri saya ,nona lina bukan?.''ucap duke
''iya. benar sekali'' balas lina girang
''maaf karena tiba-tiba tapi saya harus segera bertemu dengan sir silver saat ini juga'' ucap duke
''e..eh.. tuan silver ya..''
''tuan silver..''
''kalau ada yg cari aku bilang saja aku sudah mati''
''ah!.. '' ''maaf tuan silver saat ini sudah mati'' ucap lina yg teringat perintah silver barusan
''APA!?''
...****************...
...To Be Continue...
__ADS_1