Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 273


__ADS_3

POV Eric (putra mahkota)


Setelah hujan reda kami segera kembali ke kerajaan assiria secepat yg kami bisa dan begitu tiba disana


''LINA!''teriak tuan duke sambil berlari menghampiri duchess


''bagaimana keadaan elissa?"tanyanya panik


''lean kau sudah kembali.'' ''eli sudah baik-baik saja.tapi mungkin perlu waktu untuk ia sadarkan diri''ucap duchess yg langsung membuat kami bernafas lega


''syukurlah''ucap duke yg terlihat sudah lebih tenang


Luar biasa, ternyata sebutan dokter terbaik memang bukan isapan jempol belaka. Ia mampu menyelamatkan elissa yg sudah sekarat hanya dalam waktu beberapa jam. Kalau saja kekuatannya itu bisa di gunakan secara terbuka ada berapa banyak nyawa yg dapat di selamatkan olehnya?.


''apa semuanya berjalan lancar tadi?''tanyaku sambil melirik erwin


''ya. kami bahkan sudah memasangkan sihir agar sir silver tak membocorkan identitas adik kecil'' balas erwin yg juga sudah lebih tenang


''begitu ya''


Baguslah kalau begini tak ada yg perlu di khawatirkan lagi untuk sementara waktu


''ngomong-ngomong nyonya.dimana adik saya leon?''tanya harry tiba-tiba


Benar juga. Aku tak melihatnya. Ku pikir ia akan terus berada di sini


''ah..soal itu sir silver membawanya ''balas duchess


''APA!?'' seru harry syok


''akan ku jelaskan detailnya nanti. Dari pada itu lean. Kurasa masih ada yg harus kita urus''ucap duchess yg langsung terlihat serius


''benar. Sebaiknya kita pergi sekarang''ucap duke


''tunggu dulu apa maksud anda di bawa!?''seru harry panik


''itu...yah sedikit sulit menjelaskannya tapi kurasa. Tak akan ada masalah.toh leonnya sendiri juga yg mau ikut'' ucap duchess


''apa maksudnya itu nyonya!?.kalau adik saya di apa-apakan bagaimana?''


''leon sudah besar ia bisa mengurus dirinya sendiri''ucap duchess lalu berniat pergi


???..yah.. kalau leon sendiri yg memutuskan untuk pergi kurasa tak akan ada masalah .dari pada itu mereka mau kema...ah!..


''ayah mau ke tempat bajing*n itu kan?. Aku ikut!'' seru erwin


''aku ingin sekali menghajarnya hingga tak bisa membuka matanya lagi''sambungnya yg terlihat sangat geram


Sudah ku duga.mereka pasti akan ke penjara bawah tanah tempat dalang semua ini berada.


''tidak .erwin kau pasti lelah sayang istirahatlah dulu. Soal ini biar kami yg urus''ucap duchess


''tapi!..''


''erwin sebaiknya kau dengarkan ucapan duchess.manamu juga belum pulih kan?''potongku


Aku juga tak ada niat untuk ikut dengan mereka.aku benar-benar lelah sekarang kalau aku ikut dan melihat mereka mengila disana bisa-bisa aku muntah


''baiklah.aku akan tinggal dan menjaga adik kecil''ucap erwin mengalah


Setelah itu duke dan duchess pergi ke penjara bawah tanah di ikuti ksatria mereka harry. Sedangkan aku dan erwin menunggu elissa sadar di sebelah kasurnya


''jangan terlalu cemas.katanya dia sudah baik-baik saja kan?''ucapku sambil melihat erwin yg dari tadi terus memandangi elissa


''memang.tapi aku tetap cemas''ucap erwin


Yah..aku tak bisa menyalahkannya untuk itu


''oh ya eric. Ngomong-ngomong soal ciuman mu tadi'' ucap erwin yg membuatku tersentak kaget


''WOI BERAPA KALI KU BILANG ITU NAFAS BUATAN!''seruku yg jadi teringat kembali kejadian memalukan itu

__ADS_1


''yah apapun itu yg jelas kau sudah mencium adikku'' ucap erwin yg membuatku kehilangan kata-kata


''sejujurnya aku sangat kesal tapi karena adikku selamat berkat itu jadi aku akan menganggap tak melihatnya''


''KALAU BEGITU GAK USAH DI UNGKIT LAGI DONG!''seruku malu parah


Wajahku terasa memanas bahkan terasa sulit bagiku untuk mengangkat wajahku saat ini


'' um?eric kau malu?''tanyanya dengan wajah tak berdosa


''BERISIK!''


''.....ah!..eric jangan bilang...''


''gak!.jangan salah paham ! aku...''


''KAU MAU MENCIUM ADIKKU LAGI!?''serunya yg langsung bangkit


''GAK LAH GOBLOK'' balasku reflek


''kalau begitu kenapa kau malu-malu?''


''siapa juga yg gak malu kalau di giniin''balasku


Ah..gawat..tak seharusnya kami berdebat di dekat pasien.tapi si bego ini ...


''asal kau tau saja aku tak akan membiarkan kau melakukannya lagi pada adikku'' ucap erwin


''iya..iya. terserah kau saja.siapa juga yg mau melakukan itu lagi.aku juga masih punya harga diri'' ucapku yg sudah tak mau meladeninya


''.....mulai sekarang aku akan lebih ketat lagi padamu''ucap erwin


''pliss bisa udahin topik aneh ini gak?. '' ''apa kau tak lelah?sebaiknya kau istirahat saja sekarang''ucap ku


''padahal kau juga hampir mati tadi''ucapku


Huh~...sial tenagaku jadi semakin berkurang karena harus menangapi ucapan di bego ini.


''eric''panggilnya


''apa?.kalau bicara omong kosong lagi aku sumpal mulutmu''


''itu..'' ucapnya yg tiba-tiba saja berhenti


''apa?''


''tidak bukan apa-apa''ucapnya sambil mengalihkan pandangannya


Bocah ini ya. Mau ngajak ngelut?


''ah! Aku ingin memeriksa achilles dulu sebentar'' ucapnya lalu berlari pergi namun


*set! ''eric! Jangan berfikir macam-macam saat berduan dengan adikku ya!'' seruya yg tiba-tiba kembali dan meneriakan hal bodoh itu


''GA AKAN ASTAGA KAU PIKIR AKU INI ORANG MACAM APA!?''balasku geram.


Setelah itu erwin pun langsung pergi dan aku langsung duduk di sebelah kasur .rasanya semua otot serta pikiranku nyeri semua


''huh~..yg benar saja. apa yg ia pikirkan sih mana mungkin aku macam-macam dengan elissa. Lagi pula...elissa itu kan..'' ucapku sambil meliriknya lalu terdiam sesaat begitu melihatnya yg kini terbaring lemas di atas kasur


.........................................


Kalau di pikir-pikir kenapa aku melakukan hal itu ya ?.


Karena situasi genting?.atau kah........


***


Beberapa jam yg lalu


(istana tuan putri marcella)

__ADS_1


''sir flash!'' panggilku sambil berlari menghampirinya


'' yg mulia eric'' ucapnya sambil berhenti dan menoleh kearahku


''apa ada yg bisa saya bantu ?''tanyanya


''tidak. Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih untuk hal tadi'' ucapku


''.... Saya rasa anda mengucapkannya pada orang yg salah''balasnya


''yg akan menyelamatkan putri duke adalah sir silver bukan saya''sambungnya


''tapi anda membiarkannya pergi. Kalau saja anda melarangnya tadi...''


''dia yg bersikeras.saya hanya tak mau repot dibuatnya''potong sir flash


''lagi pula ini bagus untuk melimpahkan tugasku padanya juga nanti'' gumam sir flash


''maaf?''


''tidak bukan apa-apa'' ucapnya sambil membuang mukanya


''yah intinya saya tetap ingin berterima kasih pada anda . kerjaan assiria akan mengingat jasa anda'' ucapku


''assiria'' ucapnya yg membuatku tersentak


'' sepenting apa gadis itu hingga membuat kerajaan assiria berhutang budi?'' tanyanya


Ah!...gawat..tanpa sadar aku malah membawa nama kerajaan


''itu...''


''dia tunangan anda?'' tanya sir flash yg membuat otakku mendadak berhenti bekerja


''a...apa?''


''begitu ya..yah ku dengar hubungan anda dengan keluarga everon sangat baik. Tapi aku tak menyangka kalau ternyata itu keluarga calon istri anda'' ucap sir flash


''tu..TUNGGU DULU!'' bantahku cepat


''saya rasa anda salah paham. Gadis itu bukan tunangan saya'' ucapku


''lalu?..kenapa anda begitu peduli padanya?'' tanyanya yg membuatku kehilangan kata-kata


''itu...karena dia adik sahabat saya'' ucapku ragu


Apa yg ku katakan.alasannya ngaur banget..


''hoo....begitu ya..'' ''anda type yg tsundere ya'' ucapnya tiba-tiba


''APA!?''


''ahaha.. sepertinya tebakan saya benar'' ucapnya sambil tertawa kecil


Apa nya yg tsundere!?..jelas ini salah paham!..


''anda benar-benar salah paham. Saya tak memiliki perasaan apapun pada gadis itu ia hanya...'' ucapku yg terhenti karena bingung harus mengatakan apa


Sejujurnya sosok elissa seperti apa bagiku itu juga masih tak ku mengerti. Dulu aku hanya tertarik padanya karena dia makhluk dari benua hitam sekaligus sebagai upaya untuk melindungi kerajaan ku tapi makin kesini..aku...


''yah..apapun itu .sepertinya ia sosok yg berharga bagi anda''ucap sir flash yg membuat ku tersentak


Berharga?


*puk '' jaga ia baik-baik. Melindungi apa yg ingin di lindungi itu tak mudah.saat anda lengah sedikit ia akan mengilang dengan mudahnya''ucap sir flash sambil menepuk pundakku


''lalu maaf kalau saya kurang sopan tapi saya rasa anda harus lebih peka dengan perasaan anda sendiri.saya rasa itu hal yg sangat penting jika ingin membangun hubungan'' sambungnya


''huh!?''


...****************...

__ADS_1


...To Be Continue...


__ADS_2