
...POV Harry...
''Kyaaa...ada cowo ganteng nih'' sayang...ada urusan apa datang ketempat kumuh ini?..'' ''jangan bilang bilang ingin main dengan ku?'' ''apa-apaan kau ini...lihat usia dong'' woi..ngaca dong kau juga sama aja'' ''apa katamu!?'' ''hmph di banding kan denganmu aku jauh lebih menawan'' ''huh!?..apa-apaan itu!?.apa kau tak punya kaca di rumah?,sudah jelas aku yg lebih menawan'' ''apa!?..tentu saja aku!'' ''aku!'' ''aku!'' ''aku!''
''Ahaha...nyonya sekalian tolong tenang''kataku yg mencoba melerai mereka
Lagi pula aku tak tertarik dengan kalian semua. Kalau aja kalian masih muda pasti aku udah senang banget di rebutin gini, lah ini emak-emak. Mana keliatannya udah mau tutup usia lagi...
''anu...sebenarnya saya ada urusan di sini''
''oh!?...ada urusan apa?''
''saya sedang mencari seseorang, namanya arzan mahavir alister, pria berambut hitam pekat dengan mata perak,saya dengar dia tinggal di dekat sini'' jelas ku
''um?...emang ada ya orang seperti itu tinggal disini?'' tanya ibu-ibu tersebut sambil melirik temannya yg lain
''ah!...benar juga...saya punya gambar nya''kataku lalu menunjukan lukisan yg sudah ku siapkan sebelumnya.
Aku pun memberikan lukisan itu pada mereka dan mereka langsung melihatnya dengan seksama
''um...ini bukannya mirip dengan john?''kata salah seorang dari mereka
''john?''
''ah!....benar juga...dia mirip dengan john...'' ''kau benar...kalau di lihat lagi dia mirip dengan john''
John...apa dia mengunakan nama lain disini?.yah.setidaknya aku harus memeriksanya dulu
''boleh saya tau dia tinggal dimana?''
''um...boleh saja tapi..'' ''dia itu sedikit aneh,ada baiknya anda tak dekat-dekat dengannya'' kata ibu tersebut sambil memberikan kembali lukisan tadi
''benar sekali, terkadang tercium bau dan suara aneh dari rumahnya,para tetangga saja tak ada yg mau mendekatinya''
''begitu ya...mencurigakan sekali''kataku
''yah..kalau anda ingin pergi juga kami tak akan menghentikannya. Dari sini lurus saja dan saat ada pertigaan belok kanan rumahnya yg paling pojok dan tersendiri,anda akan langsung tau saat melihatnya''
__ADS_1
''begitu ya, terima kasih banyak, kalian sangat membantu''
''hohoho...bukan masalah, sebagai gantinya mainlah kerumah ku kapan-kapan, aku akan menjamumu dengan baik''katanya sambil menatapku genit
''ah!..rumah ku juga!'' ''jangan lupa rumah ku'' kerumah ku saja,akan ku siapkan makanan enak nanti''
''terima kasih untuk tawaran kalian, kalau ada waktu saya akan datang berkunjung''balasku lalu berniat pergi
''kyaaa!...kami tunggu ya'' seru mereka ,aku pun tersenyum lembut lalu pergi meninggalkan mereka
***
Dan ya...sesampainya aku di alamat yg mereka tunjukan ,seperti kata mereka aku langsung tau kalau ini lah tempatnya.
Halaman yg tak terawat,kaca retak dan bau tak sedap pun sudah tercium dari luar sini
''guru nona benar-benar orang aneh''kataku lalu berniat memasuki rumahnya
Ku ketuk beberapa kali pintu rumah tersebut namun tak ada jawaban darinya. Aku pun mencoba mengelilingi rumah tersebut dan mendapati pintu belakang yg terbuka sedikit, dengan hati-hati aku pun memasuki rumah tersebut dan aku di buat syok saat melihat isi rumah yg sudah seperti kapal pecah. Baju,sampah,dan botol alkoholpun berserakan dimana-mana di tambah udara lembab karena ventilasi udara yg buruk .bahkan sangat sedikit sinar matahari yg masuk dari sini.
Meski malas aku tetap harus menjalankan tugas ku. Ku gunakan sihir cahaya level rendah untuk penerangan ku, lalu ku terlusuri rumah ini.
Selama aku menelusurinya aku tak menemukan apapun yg menarik, bahkan tak merasakan ada tanda-tanda satu orang pun di sini. Dan lagi kepala ku sudah pusing duluan melihat tempat yg sangat berantakan ini,belum lagi bau aneh dari tempat ini
''huh~...aku tak tahan lagi...tempat ini terlalu menjijikan''kataku lalu bersender di sebuah meja kecil
Padahal saat datang ke kediaman tuan duke dia terlihat seperti orang rajin,tapi nyatanya dia bahkan tak mau membereskan rumahnya sendiri.
Huh~...yasudahlah...untuk saat ini aku sudah mendapat info yg cukup penting, pertama dia memiliki nama lain,lalu dia malas dan rumahnya seperti kapal pecah.
''kurasa hari ini sampai sini saja''kata ku lalu berniat pergi , tapi saat aku ingin pergi tanpa sengaja aku menyengol sebuah vas hingga terjatuh. Beruntung aku punya reflek yg bagus jadi aku bisa menangkapnya sebelum menyentuh lantai
''fyuh...bahaya..bahaya...'' udah masuk tanpa izin , ngancurin barang juga gak tuh. Parah baget aku ini emang.
Aku pun berniat menaruhnya kembali sampai...
''um apa ini?'' tanpa di sengaja aku menemukan sebuah tombol aneh di bawah meja. Karena penasaran aku pun menekannya dan tiba-tiba saja sebuah lemari di dekatku bergerak sendiri yg jelas membuatku kaget parah.
__ADS_1
''...oi...oi....kau pasti bercanda'' kataku lalu berjalan kearah pintu rahasia itu
''kenapa seorang rakyat biasa punya ruang rahasia di rumahnya?''sambungku sambil melihat anak tangga yg menuju bawah rumah
Seram.... '' ahaha... balik dulu ah...orang gila mana coba yg mau menyelidiki tempat aneh begitu sendirian''kataku sambil berbalik badan
.......................
''Hmph.... Kurasa aku memang sudah tak waras''kataku sambil berbalik melihat pintu rahasia tersebut
Aku pun melangkahkan kaki ku memasuki ruang rahasia tersebut,satu demi satu anak tangga ku turuni dan semakin aku ke bawah semakin seram hawa yg ku rasakan
Ah...disini ada hantu gak ya?...yah kalau ada pun aku tak heran sih...
''oi~...tuan dan nyonya hantu sekalian tolong jangan ganggu saya ya,saya cuman mau lihat-lihat kok''kataku sembaring terus menuruni anak tangga
Dan akhirnya aku pun sampai di ujung anak tangga dan aku menemukan sebuah pintu tua tepat di depanku. Melihatnya saja sudah membuatku curiga.
Ku pasang pelindung airku jaga-jaga kalau ada serangan dadakan. Lalu saat di rasa sudah siap aku pun membuka pintu tersebut, beruntung pintunya tak di kunci.
''saya permisi ya~''kataku sambil membuka pintu tersebut
Aku pun menelusuri ruangan tersebut dan ternyata di ruangan ini ada banyak sekali buku dan tulisan-tulisan tak jelas yg di tempel di dinding. Aku pun terus memeriksa seluruh ruangan sampai ada sebuah pintu dari besi yg terlihat mencurigakan. Dan untuk pintu ini sayangnya dia di kunci
Tapi bukan harry namanya kalau tak bisa membukanya, dengan sihir air aku membuat air tersebut berbentuk kunci ruangan tersebut dan binggo...pintu terbuka dengan mudahnya
Aku pun mengarahkan cahaya ku untuk melihat ruangan apa itu dan saat aku melihat ruangan apa itu...
Aku langsung di buat diam membisu saking syoknya
''oi...oi...kau pasti bercandakan?...''gumamku saking syoknya
bagaimana bisa seorang guru punya tempat mengerikan seperti ini di rumahnya?
...****************...
...Bersambung...
__ADS_1