
''Huh~... ini bahkan tak bisa ku sebut pemanasan... apa-apaan ini ngotorin baju doang'' kata flash sambil memainkan pedang yg berlumuran darah.
'' tau begini sebaiknya ku pakai racun ku saja, dengan begitu baju ku tak berlu kotor begini'' sambungnya sambil mencoba membersihkan bajunya.
''lalu.....''
''sampai kapan kau mau menjaga jarak sejauh itu dariku?''
''sir leon''sambung flash sambil melirik leon yg berada sangat jauh di belakangnya
''sir flash.. anda hampir membunuh saya tadi. Dan sekarang anda minta saya berjalan santai di sebelah anda?. Anda bahkan berkata begitu sambil memainkan pedang anda. Hewan saja tak mungkin mau mendekati pemburunya'' jelas leon
***
Beberapa saat yg lalu
POV Leon
!!!?...SIR FLASH!?...
''hmph...ku rasa sampai sini saja. selamat tinggal'' katanya lalu langsung menghunuskan pedangnya tapi tentu saja aku tak tinggal diam dan dengan cepat membuat pedang sihir untuk menahan pedangnya tersebut namun karena waktu dan posisiku kurang menguntungkan aku gagal menghindari serangannya secara mulus tapi beruntung aku hanya terkena goresan kecil di wajah dan jubahku pun robek akibatnya.
Namun tentu saja aku tak menghiraukan itu dan melihat ada celah setelah serangannya tadi aku langsung mendangnya dan mencoba menjaga jarak
''hoo... boleh juga... tapi sampai mana kau bisa berta...'' katanya sambil menatapku tajam namun perkataan itu langsung terhenti begitu mata kami bertemu
''loh!?..sir leon!?'' serunya kaget
Eh?....kenapa dia malah kaget?
''loh kok?...apa aku salah orang?...atau memang benar dia orangnya?''gumamnya yg hanyut dalam pikirannya sendiri
*sring...'' woi..sir leon.. kenapa kau ada disini?''tanyanya sambil menodongkan pedangnya kearahku tentu saja aku pun langsung memasang kuda-kuda kalau-kalau ia berniat menyerang ku lagi.
''sir flash sendiri kenapa anda ada disini?''tanyaku balik
'' kenapa malah nanya balik?'' ''huh~...tak akan ku beri tahu'' balasnya
''kalau begitu tak ada alasan untuk saya menjawab pertanyaan anda tadi'' balasku yg di balas tatapan tajam olehnya
''hoo...begitu ya...kalau begitu..'' ''kita lihat sampai kapan kau mau tutup mulut'' sambungnya sambil memasang ancang-ancang mau menyerang
Tentu saja aku langsung bersiap menghadapinya, meski sebenarnya aku paling tak mau bertarung dengannya. Aku pernah sekali melawannya saat menjadi calon ksatria dan sir flash sama sekali bukan tandingan ku.
''sekarang bagaimana?'' pikirku. Aku tak mungkin lari, tapi aku juga mungkin menang. Meski pertarungan saat itu sudah beberapa tahun yg lalu .aku juga sudah tak selemah dulu tapi...
ah~...apa yg ku pikirkan...aku hanya perlu menghadapinya, memang kalah itu urusan nanti. Yah..meski mungkin aku akan mati kalau kalah...
__ADS_1
'' raut wajah yg bagus'' kata sir flash sambil tersenyum kecil lalu langsung menyerangku. Gerakannya yg begitu cepat dan tiba-tiba serta kekuatan yg luar biasa hampir saja membuatku terhempas.
''hoo~...boleh juga'' katanya
Ukh..sudah ku guga sir flash memang luar biasa...telat sedikit kepalaku pasti sudah melayang tadi.
''ku rasa kau akan menjadi lawan yg cukup tangguh'' sabungnya sambil menjaga jarak
''coba buat aku terhibur....sir leon'' katanya sambil mengeluarkan aura membunuh yg begitu kental serta tatapan mata yg begitu tajam.
*drap!... sir flash pun langsung menyerangku lagi dan kali ini gerakannya lebih cepat serta lebih terasah. Aku coba beberapa kali menahan serangannya tersebut . kami pun saling beradu pedang di dalam sini.
Suara dari ayunan pedang yg saling beradu serta hasrat membunuh kami yg sama -sama kuat saat ini...entah kenapa...aku mulai sedikit menikmati momen ini...
''um?..'' *syut.... ''apa kau tertawa?''tanya sir flash sambil kembali menjaga jarak
''hmph...begitu lah...saya rasa saya mulai menyukai bertarung dengan anda'' balasku sambil tersenyum kecil
''....hmph...ahahaha...yg benar saja. ini pertama kalinya ada yg bilang suka bertarung dengan ku'' tawanya
'' aku merasa terhormat'' sambungnya sambil tersenyum kecil
Kami pun kembali beradu pedang sampai....
''WOI!..SIAPA KALIAN!?'' seru seseorang yg tiba-tiba muncul dari balik lemari dan langsung menghentikan pertarungan kami
''eh?...bukan..''
''hoo...bukan ya..'' katanya lalu
*syut!...*Jleb!... tanpa berkata apapun sir flash langsung melempar pedangnya ke orang tadi yg tentu langsung membuat orang tersebut mati seketika. Melihat hal itu tentu aku langsung terdiam sesaat saking syoknya. Sedangkan sir flash langsung berjalan kearah orang tadi dan mengambil pedangnya lalu..
''dia benar-benar bodoh ya..bisa-bisanya keluar dari tempat persembunyian lalu berteriak sekencang itu'' kata sir flash sambil melihat ke ruang rahasia tempat orang tadi keluar
''kau mau ikut?''tanyanya sambil melirikku
''huh?''
''kau juga sedang mencari sesuatu kan di sini?... mungkin yg kau cari ada di bawah sini. '' balasnya
Um...yah..memang benar kemungkinan besar tuan muda ada di sana tapi...apa aku harus turun bersama pria ini!?...
Pada akhirnya kami turun bersama sih...tapi karena takut ia akan menyerang tiba-tiba lagi aku sengaja berjalan jauh di belakangnya. Setelah kami turun kami di sambut banyak preman-preman kelas teri yg mencoba menhentikan langkah kami tapi... itu sama sekali tak menjadi hambatan karena sir flash langsung membantai habis mereka semua..aku bahkan tak mendapatkan jatah sama sekali..
***
Kembali kesaat ini
__ADS_1
'' jangan berkata begitu dong. Kalau kau jalan di belakangku terus aku jadi curiga kau akan menusukku dari belakang'' kata sir flash
''saya rasa itu juga berlaku untuk anda'' balasku
'' huh~.. baiklah.. kalau begitu mari buat kesepakatan'' ''selama berada di sini kita tak boleh menyerang satu sama lain. Bagaimana?''tawarnya
''dan bagaimana saya bisa percaya perkataan anda itu?''tanyaku
''um...pertanyaan bagus...aku pun tak bisa menjaminnya'' balasnya
''tapi...kalaupun aku memang berniat membunuhmu , kau pasti sudah mati dari tadi sir leon... pasalnya...racunku sudah masuk ketubuhmu dari tadi. Kalau aku mau aku hanya perlu menjentikan jariku. Dan kau akan tewas '' jelasnya yg jelas membuatku tersentak
''tapi nyatanya kau belum mati sampai sekarang. Setidaknya kau bisa percaya hal itu'' sambungnya
Ukh!...bagianmana yg bisa ku percaya!?..itu malah membuatku semakin mencurigai mu!...
''bagi saya itu lebih mirip ancaman ketimbang kerja sama'' balasku
''ahahaha....benar juga'' tawanya
''lalu?...apa kau masih mau menjaga jarak sejauh itu?''tanyanya sambil menatapku tajam
Ck...mau aku jaga jarak atau pun tidak aku tetap bisa mati dengan mudah kah... kalau begitu sebaiknya aku mendekat saja, agar bisa menyerangnya lebih mudah
Karena tak punya pilihan lain aku pun setuju untuk berjalan berdampingan dengannya. Melihat keputusan yg ku ambil sir flash pun langsung tersenyum kecil lalu kembali melanjutkan perjalanannya
Kami pun terus menelusuri ruang bawah tanah yg begitu panjang ini yg entah dimana ujungnya.
''ngomong-ngomong sir leon, aku benar-benar kagum padamu'' katanya tiba-tiba
''hah?...oh...terima kasih..''
''sepertinya kami benar-benar sial karena kehilangan ksatria berbakat sepertimu ya'' katanya
''sangat di sayangkan'' sambungnya sambil geleng-geleng kepala
''anda sudah pernah mengatakan itu sebelumnya''balasku
''benar kah?..kalau begitu artinya aku sangat mengharapkan mu sir leon'' katanya sambil menatapku lekat-lekat
''ah!..benar juga'' katanya yg tiba-tiba berhenti
''dulu aku tak bisa berbuat apa-apa untuk kasusmu tapi sekarang sudah berberbeda. Karena itu.. apa kau tertarik untuk kembali mengabdi pada tuan putri?'' tanyanya sambil mengulurkan tangannya padaku
Eh!?...
...****************...
__ADS_1
...NEXT...