
''Spirit api tuan putri, gadis dengan rambut merah menyala''
''LAVI ITU SENANG MEMBANTAI ORANG!!'' ''aku saja suka memakan manusia''
.....kemarin benar-benar hari yg mengerikan sekaligus melelahkan. Setelah lina dan katen pergi aku dan luz langsung menceritakan apa yg kami dapati, tapi kenyataan soal apa yg di katakan katen membuat tanganku tak bisa berhenti gemetar sampai sekarang. Ayah dan ibu bahkan langsung memelukku dan meminta maaf karena sudah membuat kami mendegar hal mengerikan itu.
Jujur ini membuatku tak bisa tidur semalaman.aku terus membayangkan hal-hal mengerikan yg di katakan katen.
''ku harap luz ada bersamaku saat ini''gumamku
Saat ini luz sudah pergi bersama bunda sesuai rencana awal mereka. Dan kelihatannya di bandingkan aku luz jauh lebih santai dan tak terlalu memikirkan perkataan katen hari itu.aku heran bagaimana luz bisa menerimanya secepat itu?.
Kalau benar gadis itu adalah lavi maka orang yg sedang ku cari adalah orang yg sangat berbahaya. Katen yg terlihat bersahabat saja bisa seberbahaya itu apalagi lavi yg katanya pada dasarnya memang suka membunuh...
*nona...anda terlihat tak bersemangat hari ini* kata pururu sambil mengusapkan kepalanya di tanganku
''pururu''...apa pururu juga suka memakan manusia seperti katen ya?
*eh!?, KENAPA ANDA MALAH BERFIKIRAN BEGITU NONA!?*
Um?...apa aku salah?,apa tak semua spirit suka makan manusia?
*tentu saja!,tapi bukan bearti kami tak bisa memakannya....eh!?,meski begitu aku tak akan memakan manusia kok, jadi nona tenang saja, dan lagi memang pada dasarnya katen itu spirit dengan wujud serigala, jadi kurasa wajar kalau dia suka makan daging* jelas pururu
Begitu ya.... ''tapi meski begitu aku tetap saja tak bisa membayangkan orang yg seceria katen bisa melakukan hal itu,di tambah lagi dia adalah temanku''kataku sambil menundukkan kepala
*nona...* *puk... *anda terlalu memikirkan banyak hal nona...tenang saja kan dia sendiri yg bilang kalau dia tak akan memakan nona,percaya saja pada perkataannya itu* kata pururu sambil mengusap-usap kepalaku dengan tangan kecilnya
''dia tak akan memakanku,tapi bukannya dia bisa saja memakan ayah ataupun ibu?. Itu yg ku takutkan pururu,kalau tuan putri benar musuhku bukankah katen bisa saja memakan mereka''kataku dengan nada gemetar
*eh!?,anda malah mencemaskan mereka!?*
.....*begitu ya,huh~ di banding mencemaskan diri anda sendiri anda malah mencemaskan orang lain,nonaku memang luar biasa*
*tapi benar juga apa yg nona katakan...ah! tidak-tidak..dari pada terus memikirkan itu sebaiknya nona ganti suasana, yg sudah berlalu biarlah berlalu.jangan terlalu memikirkannya nona* kata pururu lalu turun dari atas meja
*nah ayo kita keluar saja,cari udara segar siapa tau suasana hati nona bisa kembali membaik* kata pururu sambil narik ujung bajuku
''baiklah''kataku lalu mengikutinya.
Aku pun berniat berjalan-jalan di taman saja untuk menyegarkan pikiranku,tapi selama perjalanan menuju taman aku sama sekali tak fokus dan hanya hanyut dalam benak ku sendiri hingga aku tak menyadari...
*nona!*
''BAHAYA!" *grep! *syut....
Eh!?....
karena terus berjalan sambil melamun aku hampir saja terjatuh dari atas tangga tapi beruntung ada orang di belakangku yg langsung menarikku dan menyelamatkan ku.aku pun langsung menoleh kebelakang dan melihat siapa itu dan begitu melihat siapa yg menolongku,aku langsung kehabisan kata-kata
''KAU MAU MATI YA!?.APA KAU TAU MENURUNI TANGGA SAMBIL MELAMUN ITU BERBAHAYA!?'' marah putra mahkota
La..lagi-lagi dia kah...kenapa dia selalu datang di saat begini sih?..tapi aku tertolong,kalau dia tak menarikku tadi aku pasti sudah terpeleset dan jatuh
''ma..maaf,aku tak fokus tadi ''kataku
''huh~..yg benar saja, kalau aku tak datang tadi bagaimana?!, lain kali lihat-lihat kalau jalan''marahnya
Ukh..aku malah kena omelannya lagi...kenapa dia senang sekali marah sih?... itu lah kenapa aku tak suka bertemu dengannya.dan lagi kenapa dia ada disini?,apa karena ingin tau soal info kemarin?..
''sekarang aku tanya apa yg kau pikirkan tadi?''tanyanya yg terlihat kesal
''i..itu...bukan apa-apa''
''BUKAN APA-APA GIMANA!?'' bentaknya yg membuatku takut dan ingin menangis
__ADS_1
Badan ku pun langsug gemetar hebat,rasanya air mata juga akan segera mengalir dari kedua mataku.
!?...''eh?!..kau menangis!?'' serunya yg tak bisa ku balas karena takut
''ah~....sial..aku bisa gila kalau begini''katanya sambil mengacak-acak rambutnya lalu
*syut... entah ada angin apa tiba-tiba putra mahkota mengendongku , jelas tindakannya ini membuatku binggung bukan main
''pu..putra mahkota?''
''diam dan ikut saja''balasnya sambil menurunin tangga
''eh!?..kita mau pergi kemana!?''tanyaku syok
''sudah ku bilang diam dan ikut saja''
MANA BISA AKU DIAM KALAU BEGINI!..
''a..anda bisa dapat masalah lagi loh kalau bawa saya tanpa sepengetahuan ayah''kataku yg mencoba menghentikannya
''siapa peduli, toh ku jelaskan atau tidak aku akan tetap di anggap penculik oleh mereka. Sebelumnya saja mereka tak mendengarkan ku sama sekali''balasnya
Ukh!...sebenarnya dia mau membawaku kemana sih!.asal tau saja aku sedang tak mau kemana-mana saat ini!...
''tolong turunkan saya sekarang, saya tak mau pergi'' kata ku sambil mendorongnya
''aku tak dengar''balasnya tak peduli
KAU DENGAR YA!, JANGAN PURA-PURA TULI!.
''dan lagi...mana ada penculik yg meminta izin pada targetnya dulu''sambungnya yg mambuatku diam mematung
''apa?''
''hmph...hari ini aku akan menculikmu dari mereka , jadi diam dan menurut saja''katanya sambil tersenyum kecil
Gawat...apa yg ingin dia lakukan!?...tapi apapun itu aku tau aku tak akan suka!.
***
Hari ini putra mahkota memba..maksudku menculikku,aku tak tau apa yg ada di pikiran pria ini tapi yg jelas ini membuatku sangat tak nyaman.
Selama perjalanan dia sama sekali tak mengatakan apapun dan ini jelas membat suasana menjadi sangat canggung.
''astaga dia mau membawaku kemana sih?..leon kenapa kau tak bersamaku sih tadi''batinku memutupi wajahku dengan kedua telapak tanganku
*nona anda baik-baik saja?* tanya pururu
Mana mungkin aku baik!,aku sedang berduaan dengannya loh!.pururu bisakah kau lakukan sesuatu ?
*melakukan apa?.* *dari pada itu saya rasa dia tak punya niat buruk sama sekali pada anda, jadi anda tenang saja* sambung pururu
Kalau itu aku tau, tapi...aku terlalu takut bersamanya !,dia itu sangat mengerikan loh!
*itu kan hanya perasaan nona saja, coba lah untuk mengenalnya lebih dalam nona* *karena itu saja pergi dulu selamat bersenang-senang nona* kata pururu lalu menghilang begitu saja
PURURU!...PENGHIANAT!,kenapa kau malah meninggalkan ku!...KEMBALI KEMARI PURURU!
Ukh....pururu jahat,awas saja kalau ia kembali nanti...
''nah ayo turun''kata putra mahkota sambil mengulurkan tanganya
Eh!?..sudah sampai?..
Aku pun langsung menolehkan kepalaku dan melihat kemana ia membawaku,rupanya putra mahkota membawaku ke ibu kota kerajaan assiria.
__ADS_1
''kenapa kita kesini?''tanyaku sambil menerima uluran tangannya
''kau akan tau nanti''balasnya.
Aku pun menurut saja dan mengikutinya kemanapun ia membawaku,tapi........
Entah kenapa ini mulai sedikit aneh!. Selama kami berkeliling ia terus mengajakku ke berbagai tempat makan dan membelikanku begitu banyak makanan hingga aku kekenyangan. Tapi aku juga tak bisa menolak makanan yg ia berikan karena takut tak enak hati padanya.
''tapi perutku sudah penuh..aku tak bisa makan lagi''batinku sambil memeganggi perutku yg kekenyangan
''selanjutnya mau coba kesana?''tanya putra mahkota sambil menunjuk toko kue
AAAKH! JANGAN MAKAN LAGI!...
''pu.putra mahkota...maaf tapi apa anda sangat lapar?,kita sudah mengunjungi banyak tempat makan loh''tanyaku
''um?..yg makan kan kau doang dari tadi,aku kan gak makan apa-apa''balasnya yg membuatku syok parah
Apa!?...
''jadi mau kesana apa gak?''tanyanya yg langsung ku balas dengan gelengan
''saya sudah kenyang,jadi ayo kembali saja''balasku dengan datarnya
Putra mahkota pun hanya diam sesaat lalu seperti memikirkan sesuatu dengan begitu serius.
''kalau begitu, kita coba yg itu''gumamnya lalu langsung membawaku ke sebuah toko gaun,lalu toko perhiasan,sepatu dan berbagai toko lainnya. Ia juga menawariku banyak hal hingga aku binggung bagaimana menolak semuanya.
Huh~..sebenarnya ada apa dengannya hari ini?...ini tak seperti dirinya yg biasa
''Apa sebaiknya aku kembali saja sekarang ya?,ayah dan ibu pasti akan marah kalau aku pergi tanpa sepengetahuan mereka,kalau begini mereka bisa saja cemas''batinku sambil mengikuti putra mahkota,namun perhatian ku langsung teralihkan begitu melihat sebuah taman bunga yg membentang luas di sebelahku. Tanpa ku sadari aku langsung berlari mendekati taman bunga itu
''wah~..cantiknnya'' kataku sambil memegang pagar pembatas yg tingginya hanya sekitaran pundakku
Aroma bunga nya juga sangat harum...
Aku jadi teringat taman para peri yg pernah ku ceritakan ke ayah waktu itu.
''kau tertarik dengan tempat ini?''tanya putra mahkota
''um?..yah..kalau di bilang tertarik sih..kurasa begitu''balasku
Mendengar jawabanku putra mahkota pun terdiam sesaat lalu, tiba-tiba mengendongku dan melompati pagar pembatas lalu berjalan masuk seenaknya
EH!? ...apa tak apa begini!?...
''a..anu...yang mulia...apa tak masalah main masuk begini?''tanyaku
''tak masalah toh, tempat ini juga masih di bawah kekuasaanku''balasnya dengan santainya
Ukh...mentang-mentang penguasa dia bisa seenaknya ya..
Setelah berjalan cukup jauh ia langsung menurunkan ku di tempat yg paling banyak bunga
''um?...mau apa kita kesini?''tanyaku binggung
''terserah kau,lakukan saja apa yg kau suka disini...aku akan istirahat disana''katanya sambil menunjuk sebuah pohon rindang yg tak jauh dari sini
Huh!?....
Setelah berkata begitu putra mahkota benar-benar pergi meninggalkan ku dan bersantai di bawah pohon, jelas hal ini membuatku binggung bukan main.
SEBENARNYA APA TUJUAN DIA MEMBAWAKU KESINI!?
...****************...
__ADS_1
...NEXT...