Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 166


__ADS_3

''Bodoh!''


''no..na?...''


''ada apa dengan kalian semua!, kenapa kalian tak membiarkan ku mati saja!'' ''aku hanya ingin pergi dari dunia ini!, aku sudah tak tahan lagi hidup di dunia ini!, aku lelah!'' ''setiap detik yg ku lalui begitu menyakitkan!, untuk bernafas saja rasanya sudah sangat menyakitkan!''''aku hanya ingin pergi hiks....ke tempat keluargaku berada hiks... '' ''hiks..kumohon....ku mohon biarkan aku bertemu keluargaku lagi...''


***


Saat itu ku pikir mengakhiri semua ini adalah yg terbaik. Kalau saja hari itu leon tak menangkapku aku pasti sudah tak ada lagi di dunia ini. Tapi berkatnya aku bisa hidup hingga saat ini. Ah~. Bicara soal pertemuan pertama aku juga sempat menganggap leon sebagai tukang kebun ya...ah~... itu benar-benar parah sih...aku selalu merasa menyesal kalau mengingatnya kembali.


''yah... itu wajar sih ya.. nona sudah mengalami masa-masa sulit sebelumnya. Nona pasti sangat drop saat itu''kata harry


''tapi tak apa. Berkat leon aku berhasil bangkit dari masa-masa itu.''


''sebenarnya di banding leon. Aku malah takut saat pertama kali bertemu harry'' sambungku sambil meliriknya


''eh?.. saya?..kenapa?''tanyaya sambil menunjuk dirinya sendiri


''harry apa kau lupa perkataan yg pernah harry katakan padaku dulu?''tanyaku sambil cemberut kearahnya


''e..eh?...yang mana ya?''


'' kenapa gadis lusuh sepertimu bisa menjadi putri duke?. Padahal cuman gadis kampungan, apa menariknya dirimu?, apa yg kau lakukan pada duke hingga membuatnya mengakuimu sebagai anaknya?'' ' bukannya kau terlalu beruntung?,gadis menyedihkan sepertimu mendadak menjadi putri duke everon yg hebat''


'' kau pernah mengatakan itu kan?..aku ingat dengan jelas kau mengatakannya'' kataku


''a....ah~... itu ya...a..ahaha...'' ''ingatan anak-anak memang tak bisa di remehkan'' gumamnya sambil membalikan badan


''no..nona...anda tak dendam pada saya kan karena itu?.'' tanyanya panik


''um..bagaimana ya...'' kataku yg mencoba meledeknya


*BLAAAR! ''no..NONA SAYA MENYESAL!. TOLONG MAAF KAN SAYA!'' seruny sambil bersujud di hadapan ku


''saat itu saya benar-benar tak punya niat buruk pada nona. Saya hanya ingin nona tau kalau di luar sana nona akan banyak mendengar kata-kata yg jauh lebih kejam. Saya benar-benar minta maaf nona''


Padahal aku hanya mencoba meledeknya...siapa sangka ia akan merasa se menyesal ini...


''ta..tak apa harry aku hanya sedang meledekmu. Aku tak benar-benar memikirkannya kok''kataku yg jadi merasa bersalah

__ADS_1


'' tapi..yg harry katakan saat itu sebenarnya tak sepenuhnya salah'' sambungku yg membuatnya syok


''ITU TAK BENAR!.''balasnya yg langsung bangkit


''tidak..itu benar'' balasku sambil mengelengkan kepala


''ku akui aku adalah gadis yg beruntung. Sejak kecil aku sudah terahir sebagai seorang putri, meski kerajaan ku sudah hancur dan sempat mengalami masa-masa sulit di penjara aku tetap bisa bertahan berkat para elf yg mengorbankan dirinya demiku. Lalu..meski aku telah kehilangan para elf keberuntungan kembali datang padaku. Aku di pertemukan dengan ayah dan bisa hidup bahagia hingga saat ini.''


''karena itu. apa yg harry katakan itu tak sepenuhnya salah. Aku memang terlalu beruntung... tapi..keberutungan ku selalu menjadi kesialan bagi sekitarku'' sambungku yg langsung murung


Aku tak bisa membantahnya. Karena itu benar apa adanya. Demi melindungiku mina dan para elf sampai merelakan nyawanya ,keluarga lama ku juga begitu. Begitupun keluarga ini. Sekarang mereka sampai harus menghadapi ancaman berbahaya hanya karena aku berada disini.


''um...itu...bagaimana bilangnya ya..bisa di bilang saya cukup paham dengan perasaan nona'' kata harry yg membuatku tersentak


''sejujurnya saya juga orang yg cukup beruntung''


'' saya terlahir sebagai seorang bangsawan, meski bukan bangsawan tinggi seperti tuan duke. Setidaknya keluarga saya cukup mampu. Dari kecil saya tumbuh dengan penuh cinta dan kasih sayang. Semua yg saya mau bisa saya dapatkan. Saya juga memiliki bakat berpedang dan sihir yg baik. Lalu ..meski sedikit malu mengakuinya tapi saya juga punya keberuntungan yg bagus. Saya selalu berhasil selamat dari setiap bahaya yg ada.sejujurnya saya tak akan protes soal ini tapi...''


''setiap kali saya melihat leon saya selalu merasa bersalah padanya'' sambung harry yg langsung murung


''eh?..kenapa?''


''nona...apa nona tau?.leon..itu..sejak kecil kehidupannya berbeda 180 derat dari saya. Ia lahir dan tumbuh tanpa adanya kasih sayang. Tak sepertiku ia harus berusaha keras mendapatkan apa yg ia mau. keberuntungannya juga bisa di bilang kurang bagus. Intinya dia itu kebalikan dari saya.''


???..um... '' aku tak paham soal begituan. Tapi..kurasa ini bukan salah harry. Setiap orang punya keberuntungannya masing-masing. Bukan kita yg menentukan keberuntungan kita sendiri. Ia datang dengan sendirinya''jelasku sambil menggenggam tangannya


''...hmph.. kalau begitu nona juga begitu'' balas harry sambil tersenyum


''keberuntungan nona bukanlah sebuah kesialan bagi orang sekitar nona.kebetulan saja nona beruntung dan mereka yg sial.karena itu jangan menyalahkan diri anda nona'' balasnya sambil tersenyum lalu mengusap lembut kepalaku


...hmph..dasar harry ternyata dia hanya ingin aku memahaminya sendiri dengan caraku. Dasar licik. Tapi..kalau tak begini mungkin aku akan selalu menyalahkan diriku sendiri ya


''tapi...yah...saya tetap tak bisa membantah kalau takdir leon memang cukup sial dulu''kata harry tiba-tiba yg jelas membuatku tersentak


''nona...apa nona tau?.dulu itu leon calon ksatria tuan putri loh'' kata harry yg membuatku tersentak


''eh!?..maksudnya seperti sir silver dan sir harley!?''seruku


''yah...kalau ia tak di keluarkan mungkin saja..''

__ADS_1


Dikeluarkan?...kenapa?..aku tak tau apa-apa soal ini...


'' saya sudah berusaha untuk membuat leon tetap berada di sana..tapi saya malah di hajar habis-habisan oleh sir flash. Dia itu sangat mengerikan''sambungnya


''padahal itu mimpi leon..tapi saya gagal mewujudkannya. Sebagai seorang kakak saya merasa kecewa..''


''.....tapi...waktu itu leon bilang mimpinya sudah terwujud. Dan sekarang leon sudah menjadi ksatria terhebat di sini. Itu kan tak kalah hebat dengan ksatria tuan putri''kataku


''benar...setidaknya untuk yg itu saya senang pengorbanan saya tak sia-sia''


''eh?...apa maksdunya itu?''


''..hmph.. apa nona mau dengar?'' ''ini adalah cerita tentang perjanjian saya dan tuan duke. Jadi saya harap nona mau merahasiakan ini dari leon''


***


Beberapa tahun yang lalu


(istana tuan putri)


POV Harry


''lepaskan aku!..woi!..kalian dengar aku!?.ku bilang lepaskan!''seruku sambil meronta-rontasaat hendakdi usir daridalamistana setelah membuat keributan di markas militer


*BRUK!.. '' jangan pernah datang kemari lagi kalau kau masih sayang nyawa''kata seorang ksatria setelah melemparku keluar gerbang


'' ukh!.. jangan bercanda!. sebelum aku menghajar ketua kalian itu aku tak akan pergi!" seruku kesal


Sial..bisa-bisanya aku di permalukan oleh bocah yg umurnya jauh di bawahku...lihat saja akan ku hajar dia dan membuatnya menerima leon kembali.


''kau benar-benar sudah tak waras ya?. lebih baik kau lupakan saja ambisi kecilmu itu. pikirkan nyawamu nak. Kau akan mati kalau bertemu dengan sir flash lagi'' katanya lalu pergi meninggalkan ku


Ukh!.. '' KAU PIKIR AKU AKAN MENYERAH BEGITU SAJA!?. SEBELUM DIA MENERIMA ADIKKU KEMBALI AKU TAK AKAN MENYERAH!''teriakku yg di abaikan oleh mereka


Tsk..ini benar-benar menyebalkan..setelah di hajar habis-habisan oleh flash aku kehilangan kesadaran ku. Ku pikir hidupku sudah berakhir tapi ternyata aku berhasil selamat dari maut itu .Aku tak tau apa yg terjadi terjadi tapi begitu aku bangun aku sudah berada di ruang istirahat para ksatria dan lukaku pun sudah sembuh total. Tapi tak lama setelah itu seorang ksatria datang dan malah menyeretku keluar sehingga aku tak sempat menghajar bocah bernama flash itu


''Ck...sekarang bagaimana?. Mereka pasti tak akan membiarkanku kembali masuk.apa tak ada jalan tikus ya?.''pikirku


''woi..kau menghalangi jalan'' kata seseorang yg berdiri tepat di belakangku . dan itulah pertemuan pertamaku dengan tuan duke.

__ADS_1


...****************...


...Bersambung...


__ADS_2