
Semantara itu di benua hitam
POV Alex (raja elf)
Um?...jejak monster?
''tapi tak ada aku tak bisa merasakan satupun keberadaan monster di sekitar sini'' gumamku sambil mengecek sekitar
Ini aneh. Ada yg tak beres dengan hutan ini. *syut! .. karena merasa tak beres aku pun segera teleport kembali ke istana
''oh!.. alex kau sudah kembali?'' ucap alexa (saudari kembarku,ratu palsu)
''alexa . ada yg tak beres dengan hutan belakangan ini''ucapku
''eh?. Apa maksudnya itu?''
''belakangan ini jumlah monster berkurang drastis. Bukan itu saja aku menemukan beberapa jejak monster tapi tak ada satupun monster disana. Aku rasa ada yg tak beres disini''jelasku
''mungkin itu karena kau sudah menghabisi sebagian besar monster yg ada''
''alexa, ini benua hitam. Sekalipun aku membasmi 100 monster perhari jumlah mereka tak akan berkurang sejauh ini''ucapku
''alex, 100 monster bukan jumlah yg sedikit loh di tambah perhari.....''
''pokoknya aku merasa jangal. Klan vampire juga belum menunjukan dirinya lagi sejak hari itu. Aku curiga mereka merencanakan sesuatu lagi''ucapku
''karena itu besok kita akan pergi menjemput elissa'' ucapku
''EH!?, BESOK!?''
''Ada apa?''tanyaku
''Ti..tidak hanya saja bukannya ini terlalu cepat?. Ritualnya juga masih beberapa minggu lagi. Ku pikir kau akan membiarkan dia dengan keluarga itu setidaknya seminggu''ucap alexa
''Itu terlalu lama. Aku ingin elissa kembali kesini secepatnya'''' persiapkan dirimu.mulai besok kau harus membuang namamu dan menjadi mama baginya''sambungku
''iya, aku mengerti...''
*Tap..*tap.. *grep .. '' maafkan aku alexa.tapi hanya kau yg bisa ku andalkan''ucapku sambil berjalan kearahnya lalu menariknya dalam pelukanku
''Hmph... tak masalah. Asalkan elissa bisa bahagia itu sudah cukup bagiku''balas alexa
''Besok kita akan bertemu keluarga itu.berhati-hatilah''ucapku yg di balas anggukan olehnya
POV Marcella
"Um?... Begitu ya. Besok kah" Ucapku sambil meletakan cangkir tehku
Ternyata mereka buru-buru sekali ya. Padahal masih ada waktu hingga ritualnya selesai. Apa mereka tak mau membiarkan elissa lebih lama bersama mereka?.
"Apa anda akan pergi? " Tanya seorang gadis kecil berambut biru pendek
__ADS_1
"Begitu lah" "Aku khawatir alex akan membuat keributan disana" Ucapku sambil memandangi pantulanku di cangkir teh
"Kau tau sendiri kebenciannya pada manusia sudah berada dalam tahap mengerikan. Salah-salah ia akan membantai keluarga itu nanti" Sambungku secaraya tersenyum kecil
"Meski alex membenci manusia. Saya rasa ia tak akan segila itu hingga membantai keluarga itu. Diakan bukan anda" Balas gadis itu
"Oi.. Oi.. Omongan mu pedas sekali sih, apa kau belajar kata itu dari lavi?." Tanyaku lalu melirik tajam kearah gadis itu
!?!.."Maafkan saya nona Marcella. Saya sudah bersikap kurang ajar"
"Tak apa. Aku tak marah kok"
"Tapi seperti kataku tadi besok aku akan tetap kesana dan memastikan semuanya berjalan lancar hingga akhir"
"Lagi pula.. Bukankah besok akan menjadi pemandangan yg sangat menarik?. Sayang sekali kan jika di lewatkan? " Ucapku yg sudah membayangkan betapa riuhnya keadaan besok
"Seperti anda akan sangat menikmati nya ya? " Ucap gadis itu
"Tentu saja. Bagaimana kalau kau juga bergabung bersama ku besok? "
"Kau juga belum bertemu dengan elissa kan?. " "Apa kau tak penasaran dengan orang yg seharusnya menjadi tuan mu itu ,lynn? "
..... " Saat ini saya adalah spirit air milik anda nona Marcella. Bagi saya elissa bukanlah siapa-siapa"balas lynn (spirit air tuan putri Marcella sekaligus roh suci milik para elf)
"Jangan bicara begitu.gitu gitu. Bocah itu adalah putri elf. " Ucapku
"Kalau saat itu aku tak merebutmu dari para elf. Maka ia lah yg akan menjadi tuan mu" Ucapku sambil bersandar di kursiku
....."Saya hargai niat anda untuk mempertemukan saya dengannya. Tapi saya tak bisa menemuinya saat ini"
"Saya tak bisa membayangkan betapa syoknya ia saat tau bahwa saya lebih memilih anda di banding dirinya. Memikirkannya saja membuat saya takut" Ucapnya sambil mengenggam erat ujung bajunya
...... Anak ini memang sangat perasa ya. Padahal ku yakin elissa akan menger_ ab..tidak..dia elissa sekalilin pasti tak akan mengerti ya.
*set ...
Lagi pula dari awal ini salahku karena memilih untuk terlibat dengan mereka.
*puk " Baiklah. Jangan paksakan dirimu,Biar aku sendiri yg pergi besok."ucapku sambil bangkit dan menepuk lembut kepalanya
"Besok akan jadi hari yg panjang kurasa. Aku akan istirahat sekarang" Sambung ku
"Baiklah. Selamat malam nona."
******
POV Duke
"eh?.. hari ini kau akan pergi keluar?''tanyaku begitu mendengar liana akan keluar Bersama achilles dan luz
''iya, ada hal yg ingin ku urus di kota.lalu sekalian saja aku ingin mengajak putraku jalan-jalan di kota''balas liana
__ADS_1
''ada apa?.apa ada sesuatu hari ini?''tanya liana
''tidak. Berhati-hatilah dan jangan pulang terlalu malam''ucapku
''ahahaha lean aku bukan anak kecil lagi. Tenang saja.''tawa lina sambil menepuk pundakku
''benar. Maaf''
''tidak masalah. Kalau begitu kami pergi dulu ya. ''ucap liana
''iya.. hati-hati ''
Liana keliatannya akan sibuk seharian ini. Aku memang sedikit penasaran dengan apa yg ingin ia kerjakan tapi aku juga tak bisa ikut campur urusan hidupnya
***
*hup '' akhirnya sampai juga''ucap marcella yg baru saja tiba di gerbang kediaman everon dengan teleportnya
''um?..sepertinya aku datang terlalu awal ya?.'' Ucapnya sambil melirik sekitar
''yah..untuk sementara aku harus bersiap dulu . Jangan sampai membuat keribu_'' ucap marcella yg langsung terhenti begitu matanya bertemu dengan mata seorang pelayan yg kebetulan berada di gerbang
''se...selamat pagi..''sapa marcella canggung
......'' KYAAAAA.. TUAN PUTRI MARCELLA!!!!'' teriak pelayan tersebut dan akhirnya kunjungan tuan putri ini pun menjadi kegaduhan besar dalam seketika.
***
''baiklah ,williyam untuk berkas yg ini tolong_''
*BRAK! ''TU..TUAN!"potong harry sambil membanting pintu dan jelas membuat ku terkejut
''harry ada apa?''
''i...i...itu...tu...tuan putri....tuan putri datang kesini''ucapnya gemettar dan jelas mendengar hal itu aku segera bangkit dari mejaku dan pergi menemuinya
'' dimana tuan putri sekarang?''tanyaku sambil bergegas
''kami memintanya menunggu di ruang tamu'' balas harry
''kalian membiarkannya masuk!?''seruku
''habisnya dia putri kekaisaran loh!. Tak sopan jika membiarkanya menunggu di luar!''balas harry
*ck... harry benar. Biar bagaimanapun ia tetaplah tamu kehormatan .kami tak bisa memperlakukannya dengan seenaknya
''dimana elissa?. Pastikan ia tak mendekati ruang tamu sampai tuan putri pergi''ucapku
''baik''
Aku tak tau apa tujuannya tiba-tiba kesini tapi aku merasakan firasat tak enak dari kedatangannya.
__ADS_1
...****************...
...To Be Continue...