Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 160


__ADS_3

...PERINGATAN!...


...mohon maaf sebelumnya chapter ini berbau bahasa-bahasa yg kasar dan di rasa kurang pantas. sebagai pembaca yg baik mohon pengertiannya dan jangan di tiru ....


***


Orang ini sebenarnya apa yg ingin dia katakan?. Aku benci cara bicaranya yg bertele-tele. Lebih baik cepat katakan saja apa maksudnya


'' apa kau masih tak paham juga?''tanyanya sambil menatapku


''huh~..yg ku tangkap kau hanya ingin menghentikan ku agar tak membunuh orang lagi.'' ''tapi aku sama sekali tak mengerti apa alasanmu melakukannya''


'' apa perlu alasan untuk menghentikan seorang bocah yg sedang merusak masa depannya?'' tanyanya sambil mendekatkan wajahnya kearah ku


''merusak masa depan katamu?''


''hmph!.. kau sebut membunuh mereka itu akan menghancurkan masa depan ku?. Konyol sekali''sambungku sambil tersenyum kecil


''....kau sama sekali tak mengerti ya. asal kau tau saja, semakin banyak orang yg kau bunuh semakin banyak juga yg akan mengincarmu''katanya sambil geleng-geleng kepala


'' lalu kenapa?. Aku hanya perlu membereskan mereka semua''balasku santai


''kau tak perlu mencemaskan ku. Aku bisa mengurus diriku sendiri'' kataku lalu berniat meninggalkannya


'' saat kau sudah memilih jalan itu kau tak akan bisa kembali lagi'' katanya yg langsung membuatku berhenti dan menoleh kearahnya


'' coba pikirkan sekali lagi. '' sambungnya


Sebenarnya apa pedulinya sih?. Kita tak pernah bertemu sebelumya seharusnya dia tak usah menyuruh-nyuruh dong. Aku benci ini..apa perlu ku singkirkan dia?


''ku tekankan lagi.. akan banyak yg mengincarmu'' katanya sambil menatapku tajam


Ck.... '' sudah ku bilang aku bisa mengatasinya!. Berhenti menyu....Aakh!'' teriakku yg terpotong begitu seekor semut yg entah dari mana mengigit kakiku.


''sial!..kenapa malah banyak semut di sini'' kataku sambil mengusir para semut itu


''padahal kau yg membunuh semut itu tadi kenapa malah aku juga yang ke...''


Eh!?...sebentar...


Semut ini menyerangku?...padahal yg membunuh semut tadi kan orang ini...loh?... apa mungkin maksudnya...


''hmph...sepertinya kau sudah menangkap maksudku''katanya sambil tersenyum puas


''benar, alasan aku menghentikanmu adalah karena kelakuanmu ini bisa berdampak pada orang lain juga . contohnya ayahmu atau orang terdekatmu..'' sambungnya yg membuatku tersentak

__ADS_1


''kau mungkin bisa mengatasi mereka. Tapi bagaimana dengan orang-orang terdekatmu?. Orang-orang yg tak tau apa-apa?. Apa kau mau mereka kena imbasnya juga dari perbuatanmu?''


'' hei...sekarang ku tanya padamu. Kira-kira Pada siapa pedang itu akan di tujukan?'' katanya yg tak bisa ku balas


Jujur mendengar hal ini aku benar-benar syok parah. Aku sama sekali tak memikirkan apa yg akan terjadi nantinya. Aku hanya memikirkan diriku sendiri tanpa memperdulikan orang lain... dan kini...aku malah jadi takut...


'' meski begitu bukan bearti aku sepenuhnya menentangmu membunuh mereka'' sambungnya yg membuatku tersentak


''jujur... aku setuju, orang-orang seperti itu memang lebih baik lenyap saja. kalau kau membunuh mereka karena memang sepantasnya itu tak masalah tapi.... Kalau kau melakukannya hanya untuk kesenanganmu semata maka.. apa bedanya kau dengan mereka?''


''aku tak membunuh mereka untuk kesenangan ku!. Aku...''


''sekarang memang begitu, tapi bagaimana nantinya?'' potongnya


''biar ku tebak. Saat kau membunuh orang-orang tadi kau pasti merasakan rasa puas yg luar biasakan?. Kau pasti senang bukan?''tanyanya sambil tersenyum


Kenapa dia tau itu?.aku kan tak pernah memberitahunya soal perasaan itu.


'' aku tau itu karena aku juga pernah mengalaminya'' sambungnya yg jelas membuatku kaget


''kau juga pernah membunuh ternyata'' balasku


Padahal dia bicara panjang lebar begitu ternyata dia sama sa...


''aku itu seorang budak. Bukannya hal yg wajar kalau aku ingin membunuh majikanku sendiri?. Terlebih dia juga orang yg membunuh orang tua ku''sambungnya sambil menatapku lekat-lekat


''setiap hari ia juga selalu menyiksaku, memperlakukanku layaknya hewan dan memberiku makan sampah. Kalau kau di posisiku kau juga ingin membunuhnya bukan?''


Apanya yg kalau?..aku sudah pernah mengalaminya tau. Dan aku tak mau mengingatnya.


''kalau begitu kau bunuh saja'' balasku


''hmph.. pengennya sih.. tapi tak bisa...aku lemah soalnya, kalau aku melakukannya yg ada aku mati duluan''


''tapi...suatu hari ada seseorang yg tiba-tiba datang dan membantai semua orang di perlelangan itu. Saat itu aku berhasil selamat karena sedang membersihkan gudang. Saat aku kembali ku lihat ia ah..maksudku semua orang sudah mati'' katanya lalu tersenyum kecil.


''saat itu aku cukup terkejut, jujur ini mengerikan,tapi.... begitu orang yg membantai mereka pergi dan aku yg pergi melihat majikanku yg telah tewas seperti yg kau rasakan. Aku benar-benar puas ''


''aku bahkan menginjak-injak kepalanya dan mengatai dengan banyak makian. Rasanya sangat menyenangkan''


Ah~...aku paham...aku sangat paham hal itu...


''setelah tempat perlelangan itu hancur aku pun bebas. Aku tak lagi menjadi budak dan hidup semauku jujur ini memang tak mudah mengingat tempat ini sudah menjadi kota mati. meski bebas sekalipun nyatanya aku tetap saja menderita.''


''ah~..lupkan soal kisah ku itu, yg ingin ku katakan padamu disini ia lah apa yg terjadi pada keluarga majikan ku itu'' katanya sambil menatapku

__ADS_1


''tak perlu. Untuk apa aku mendengar hal semacam itu. Toh mereka juga orang ja...''


''mereka orang baik'' potongnya yg membuatku tersentak


''baik?..mereka?... apa kau gila!?. Mereka kan keluarga dari orang yg menyiksamu!. mereka membiarkanmu begitu saja !. dan kau malah bilang mereka orang baik!?''seruku


''tenang lah.. aku kan belum selesai bicara''balasnya


Majikanku memang kejam tapi keluarganya adalah orang yg baik. Sejujurnya mereka bahkan tak tau kalau majikanku adalah seorang penjahat.''


''saat perlelangan itu di geledah oleh pihak kerajaan .saat itu lah keluarga majikanku mengetahui sifat asli nya. Ternyata selama ini majikanku bekerja tanpa sepengetahuan keluarganya. Ia melakukan itu juga untuk menafkahi keluarganya''


Tak berguna. Untuk apa aku mendengarkan cerita seperti ini?. Mau demi menafkahi kek apa kek. Menurutku itu tak akan merubah bahwa yg ia lakukan adalah sebuah kejahatan besar.


''setelah kejadian itu. keluarga majikanku mendapat caci maki para dari para penduduk ,mereka mengalami krisis sosial yg sangat parah. Awalnya aku berfikir itu memang pantas. Karena itu aku tak memperdulikannya.tapi...''


''suatu hari saat aku sedang kelaparan parah ,mereka memberiku makan. Tanpa mengetahui siapa aku sebenarnya. mereka dengan baik hati memberiku makan serta menawariku tempat tinggal. Tapi aku menolak dan mencoba tak memperdulikan mereka. Meski begitu mereka terus saja datang dan memberiku makan''


''setelah seminggu berlalu , hatiku pun mulai terbuka. Aku pun mencoba mengikuti mereka dari kejauhan dan rupanya.bukan hanya krisis sosial mereka juga mengalami krisis ekonomi yg parah. Meski begitu mereka tetap mau membantu orang sepertiku.aku benar-benar tersentuh di buatnya''


''setelah itu aku mencoba mengawasi mereka dari kejauhan dan saat itu lah aku melihat kalau mereka benar-benar orang baik. Mereka tetap mau membantu orang lain padahal diri mereka sendiri sedang kesulitan.rasanya aku merasa bersalah karena menganggap mereka sama saja seperti majikanku''


''tapi kau tau?. Pandangan publik itu sangat mengerikan. Padahal mereka adalah orang baik tapi hanya karena majikanku seorang penjahat mereka pun di anggap penjahat pula. Dan puncaknya pada suatu malam. Entah apa yg terjadi tiba-tiba saja ada keributan di rumah majikanku. Saat aku sampai disana ku lihat istri majikanku sudah di pukuli hingga mati dan anak perempuannya di jadikan makanan anjing liar. '' jelasnya yg tentu membuatku syok parah


Mereka bilang itu yg sepantasnya.tapi bagiku mereka sama sekali tak pantas mendapatkan hal itu. mereka tak salah apa-apa,bukan mereka yg bersalah tapi mereka juga yg kena batunya''sambungnya


''apa sekarang kau mengerti maksudku?''tanyanya


''pernah kah kau mendegar pepatah. ' karena Nila setitik rusak susu sebelanga'. Hanya karena perbuatan satu orang maka satu keluarga yg kena batunya''


''hei.. apa kau sadar apa yg kau lakukan ini bukan hanya membahaya kan dirimu tapi juga keluargamu. Aku bicara panjang lebar begini karena mengkhawatirkan mu dan keluargamu. Kalau kau masih peduli pada keluargamu sebaiknya kau berhenti sekarang'' sambungnya


Puk!... '' masih belum terlambat untuk berhenti sekarang.'' Katanya sambil menatpuk pundakku lalu tersenyum lembut


.......aku paham maksudnya itu. aku tau tadi aku hanya memikirkan diriku sendiri tanpa mengetahui efek nya pada mama. Aku harus berhenti seka....


*DRAP!...*DRAP!... ''LUZ!'' teriak mama yg mengejutkanku


''ma...''


*GREP!. '' kita harus pergi dari sini!. Orang-orang yg mencarimu sedang menuju kemari'' potong mama sambil menarik tanganku


...****************...


...NEXT...

__ADS_1


__ADS_2