Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 206


__ADS_3

POV Elissa


''Mina apa mina juga berfikir tuan putri adalah dalang dari semua ini?''tanyaku


''kalau itu saya juga tak tau,tapi..ada baiknya jika anda tak dekat-dekat denganya. Terlepas dari ia pelakukanya atau bukan. Ia tetaplah tuan putri kekaisaran ini.dan anda adalah putri para elf.saya tak yakin kalian bisa akrab''kata mina sambil mengusap-usap pipiku


Tuan putri marcella...sejujurnya banyak petunjuk yg mengarah kearahnya tapi...


''ah!..tuan putri,sudah hampir waktunya''ucap mina yg membuatku tersentak


''eh!?..sudah!?''


''hmph..anda harus segera kembali tuan putri.anda tau kan kalau waktu disini dan disana itu berbeda jauh''kata mina sambil tersenyum lembut


''tapi..masih banyak hal yg ingin ku bicarakan dengan mina.tak bisa kah kita lebih lama lagi?''pintaku


''saya pun mau begitu tapi sudah tak ada waktu lagi.''kata mina


''senang bisa bersama anda hingga detik terakhir saya .jika saya terlahir kembali. Saya harap saya bisa bersama anda kembali''kata mina yg membuat hatiku teriris


''ukh..mina..''


''hayo..bukannya kita sudah janji tak akan ada air mata pada perpisahan ini''kata mina sambil mengusap bagian bawah mataku lembut


''sesuatu yg di mulai dengan senyuman maka harus di akhiri dengan senyuman juga tuan putri''sambungnya sambil tersenyum


Tersenyum?.....itu..


*plak!


''eh!?..tuan putri?''kata mina yg kaget saat kau menepuk kedua pipiku kencang


Tak boleh.aku harus tersenyum.ini adalah yg terakhir,aku tak boleh membuat mina khawatir.


''benar.aku tak akan menangis.soalnya keinginanku untk bertemu mina juga sudah terpenuhi.tak ada alasan untukku menangis'' kataku sambil mencoba tersenyum


.... ''hmph..benar.tersenyumlah''balas mina lalu perlahan tubuh mina pun mulai menghilang


*tes..


Eh!?


''tersenyumlah tuan putri'' kata mina dengan air mata yg mulai menetes perlahan


*greb! '' makan lah yg banyak. Jangan tidur larut malam. Anda juga harus mengurangi makan-makanan manis untuk kesehatan gigi anda. Dengarkan perkataan ayah baru anda itu. jauhi mara bahaya. Istirahatlah yg cukup. Belajarlah yg rajin'' oceh mina sambil menarik ku kepelukannya


''mi..mina..''


Badannya gemetar. Aku bisa merasakan air matanya yg mengenai pundakku.


''lebih dari apapun anda harus bahagia'' kata mina sambil melepaskan pelukannya lalu menyoba tersenyum kearahku,meski jelas sekali air matanya sudah mengalir deras membasahi pipinya


*tuk ''jangan pernah berfikir untuk bunuh diri lagi tuan putri. Kedepannya saya tak akan ada di sisi anda lagi. tolong jaga diri anda baik-baik''sambungnya sambil menempelkan keningnya ke keningku.

__ADS_1


''mina..''


''hiks.... terakhir..'' ''karena saya tak akan bisa mengatakan ini pada anda nanti jadi biarkan saya mengatakannya sekarang'' kata mina lalu mundur beberapa langkah


'' selamat ulang tahun. Tuan putri''


''eh!?''


''saya harap anda selalu di limpahi kebahagian dan kesehatan. Saya punya hadiah untuk anda meski entah kapan anda bisa mengambilnya''


*greb!... '' jika anda kembali ke istana elf . pergilah ke kamar saya. di sana ada sebuah lantai yg berbeda dengan yg lain. Saya menyembunyikannya di bawah sana.ambillah itu saat anda kesana'' kata mina sambil mengenggam tanganku


''saya mencintai anda. Putri kecilku'' *cup . ucap mina di ikuti kecupan kembut di dahiku setelah itu bagaikan buih laut mina pun menghilang dan dalam seketika aku terbangun


***


*ah!.. nona akhirnya anda bangun* kata pururu yg sudah berada tepat di sampingku begitu aku bangun


*nona?*


*tes..*tes...


*eh!?..nona ada apa!?* seru pururu yg kaget begitu air mataku mulai menetes kembali


Di akhir pertemuan ku dengan mina. Mina bicara banyak hal dengan begitu cepat seakan takut ada yg tak sempat ia katakan.tapi satu perkataannya yg membuat hatiku semakin sakit ialah...


''selamat ulang tahun , tuan putri''


Melepaskannya dengan senyuman?..bagaimana bisa aku melakukan itu jika kau mengatakan hal itu padaku di akhir mina?..


*tok..tok..'' elissa, apa kau bangun sayang?''tanya ayah sambil mengetuk ppintuku lalu perlahan memasuki kamar


''ayah..''panggilku sambil melirik kearahnya


''eh!?..elissa!?..ada apa sayang!?, kenapa kau menangis?''tanya ayah yg langsung berlari kearahku lalu menarikku ke pelukannya


Tangannya yg hangat dan besar serta belaiannya yg lembut membuat hatiku semakin sakit hingga...


''aku tidak menangis''kataku gemetar


''aku sama sekali tak menangis ayah...'' *tes.. ''aku tersenyum''


''elissa''


''lihat..aku tersenyum.aku tak menangis'' kata ku sambil mencoba tersenyum meski begitu air mataku terus saja mengalir dan engan berhenti


''hiks..aku tak menangis...aku tak boleh menangis...'' ''aku harus tersenyum''


''elissa..sayang..'' panggil ayah sambil mengangkat wajahku


Ukh...tak boleh...aku tak boleh menangis..aku harus tersenyum.itu yg mina inginkan..karena itu...aku....ukh...


''huwaaa...'' tanggis ku pun akhirnya pecah sejadi-jadinya

__ADS_1


''e..elissa!?''


"nona apa yg terjadi!?'' seru harry yg langsung masuk bersama leon dengan wajah panik


''tuan anda apakan nona hingga menangis sekencang itu!?''seru harry


''aku tak melakukan apapun!''balas ayah


Ayah pun terlihat sangat kebinggungan dengan hal ini.meski begitu beliau terus mengusap-usap punggung ku lembut


Maaf mina...ternyata memang tak bisa..aku tak bisa menahannya..hatiku terasa sangat sakit.aku tak bisa tersenyum seperti yg kau ingin kan..maaf...


'' tak apa sayang..semua akan baik-baik saja''bisik ayah dengan begitu lembutnya


Setelah itu aku tak ingat apa yg terjadi karena aku langsung tertidur pulas di pangkuan ayah.


***


POV Duke


''dia tertidur''ucapku sambil membelai lembut kepalanya


''tuan sekarang jujur pada saya apa yg anda lakukan hingga nona menangis sekencang itu?''kata harry yg masih saja menuduhku


''sudah ku bilang aku tak melakukan apapun''balasku yg mulai geram


'' habisnya nona kan tak pernah menangis sekeras itu''kata harry


''kata siapa?''balasku yg membuatnya tersentak


''saat ia pertama kali datang kesini ia juga menangis begitu keras''kataku yg jadi teringat saat-saat dimana elissa pertama kali datang ke tempat ini


''ah~..yg saat ia mau bunuh diri itu ya. benar juga.dia menangis begitu keras sambil menceritakan apa yg terjadi pada keluarganya''kata harry


''benar''


Kalau tak salah elissa juga pernah menangis saat ia bilang bertemu dengan ayahnya di dalam mimpi.apa kali ini iya juga melihat hal yg sama?


Jika iya betapa menyakitkannya itu...


'' nona sangat menyayanggi keluarganya yg lama. Sayang sekali mereka kini sudah tiada''


''benar'' balasku sambil terus membelai kepalanya dengan lembut


''jika saja mereka masih hidup itu pasti akan jadi sebuah keajaiban''kata harry


''tapi tak ada keajaiban semacam itu''balasku


Jika keajaiban semacam itu betulan ada betapa bagusnya itu untuk elissa juga...untuk liana


...****************...


...NEXT...

__ADS_1


__ADS_2