
Bagimana ini?...apa aku sendiri saja yg kesana dan minta maaf?...penjual itu pasti marah sekali kalau aku kembali kesana,tapi kalau ku jelaskan mungkin beliau akan mengerti...
Aku pun berniat pergi kembali ke penjual itu tapi
''KETEMU JUGA AKHIRNYA!'' seru penjual itu yg keburu menemukan ku lebih dulu, dan tanpa belas kasihan ia langsung mendorongku dan menarik bajuku. Rasa sakit yg belum sepenuhnya hilang kembali terasa lagi dan kini menjadi semakin sakit.
''dimana dia!?, dimana teman mu itu!''serunya kesal
''sebentar..saya bisa jelas....''
''gak usah banyak bicara!, katakan saja di mana dia!?, atau kau yg mau membayar semuanya!''serunya sambil membantingku ketembok dan jelas air mataku langsung mengalir karena sudah tak kuat lagi menahan sakit ini
''malah nangis!,memang menangis bisa menyelesaikan masalah ini!''bentaknya yg tak bisa ku balas
''kau ini berhenti me...'' *DHUAAK!... belum sempat penjual itu melanjutkan omongannya tiba-tiba sebuah bayangan hitam datang dan langsung memukul penjual itu hingga terbanting cukup kencang
!!!?.... dewa kematian!?..
''dasar..apa yg kau lakukan di dalam gang begini?''tanya suara yg tak asing bagiku, aku pun langsung menoleh kearahnya dan betapa kagetnya aku begitu melihat siapa itu..
''putra mahkota...''gumamku saat melihatnya
''huh~.lagi-lagi kau kah...''katanya sambil menepuk keningnya lalu berjalan kearahku
''kali ini masalah apa lagi yg kau buat?''tanyanya sambil mengusap air mataku
''hiks...bukan begitu..hiks...hiks'' kataku sambil mencoba menahan tangisku
Putra mahkota pun mencoba menyentuhku namun begitu tangannya menyentuh punggungku aku langsung merintih kesakitan
!?...'' woi..ada apa? Punggungmu kenapa?''tanyanya
''sakit...hiks..''balasku
....''sakit?''
''o..oi...apa-apaan kau ini?,apa kau komplotannya juga!?,dan lagi apa-apaan bayangan itu''seru penjual itu sambil menunjuk dewa kematian yg masih berada di sini
Dewa kematian?, dia juga bisa melihatnya?
''....oi..paman...apa yg kau lakukan pada gadis ini?''tanya putra mahkota lalu memberikannya tatapan tajam
''huh?....apa yg ku lakukan?...a...aku hanya memintanya membayar makanan yg ia ambil,karena dia tak bisa bayar aku....''
''karena dia tak bisa bayar jadi kau boleh melukainya begitu?''potong putra mahkota yg mulai terlihat marah
__ADS_1
''ha..habisnya...''
''berapa?''tanya putra mahkota yg membuat orang itu tersentak
''ku tanya berapa hutangnya padamu?''tanya putra mahkota sambil memancarkan aura membunuh yg begitu kuat dan tentu itu membuat penjual itu mati kutu.
Putra makhota pun langsung merogoh kantongnya lalu melemparkan beberapa koin emas pada penjual itu dan berkata dengan tatapan dingin'' ambil saja semuanya''
Setelah itu dengan hati-hati putra mahkota mengendongku dan membawaku pergi
***
.......banyak hal yg terlintas di pikiranku saat ini,termasuk makhluk apa sebenarnya bayangan itu?.dia terus mengikuti kami dan orang-orang yg lewat sama sekali tak mempedulikannya seakan dia emang tak terlihat
''jangan di lihat terus,nanti malah gak bisa tidur''kata putra mahkota yg membuatku tersentak
''itu apa?''tanyaku memberanikan diri
''spirit milikku''balas puta mahkota yg membuatku tak habis pikir
Huh!?....
Sesaat kepalaku terasa kosong,pernyataan putra mahkota tadi benar-benar membuatku tak habis pikir.
Jadi dewa kematian itu spirit miliknya?,jadi selama ini aku salah sangka?... ''anu....putra mahkota..saya ingin tanya...'' ''apa saat ayah sakit dan saat malam dimana aku mimpi buruk itu, spirit anda juga ada di kamar ayah?''tanyaku ragu
''ke..kenapa anda melakukan itu?'' tanyaku
''kenapa?.hanya untuk keamanan''balasnya simple
Ukh!.....orang ini!...boleh ku pukul gak ya!?....apa kau tau seberapa paniknya aku saat melihatnya ada disana di stuasi seperti itu!?..ah~.. aku ingin memukulnya!!!!!!
''apa aku boleh memukul...?''gumamku
''apa?''
''APA AKU BOLEH MEMUKUL ANDA!''seruku yg membuatnya tersentak
Aku benar-benar mau memukulnya,apa tak boleh?
''a..ah~..boleh saja''balasnya yg membuatku terkejut bukan main
''boleh?''tanyaku memastikan
''ya,kalau mau pukul,pukul saja''balasnya
__ADS_1
....kau yg bilang ya...jangaan marah padaku kalau sakit nanti.
Ukh!...*puk!...
''eh?''
*puk..*puk..*Puk ...*puk '' bodoh!,putra mahkota bodoh!...apa anda tau seberapa panik nya saya saat melihat dia ada di sana!?,saya bahkan sampai bermimpi buruk saking takutnya!, saya benar-benar takut tau!,dan anda malah bilang untuk berjaga?.hiks...hiks...jangan bercanda!,lihat situasinya dong BODOH!'' seruku sambil memukul-mukulnya dan meluapkan emosiku, air mataku bahkan sampai mengalir saking kesalnya
......ah~...akhirnya lega juga...um?..dia tak bergeming sama sekali.apa aku memukulnya terlau keras?..apa dia kesakitan?..
''putra mahkota?''
"PFFT...Ahahahaha'' tawanya yg tiba-tiba lepas begitu saja
e..eh?....dia tertawa?!...padahal aku sudah memukulnya tapi dia malah ketawa!?..
''ahahahaha... maaf..pfft...kau bilang kau mau memukul ku tapi...pfft..pukulanmu seperti tinju anak kucing,sama sekali tak sakit ahahaha'' tawanya yg membuat ku binggung. Padahal aku sangat marah tapi bisa-bisanya dia malah tertawa begitu
''astaga.perutku sampai sakit ahahaha....kau ini memang sesuatu ya..mukul aja minta izin gak tuh...di tambah pukulannya...pffft ahahaha''tawanya
''jangan ketawa!,aku sedang marah ini!''seruku sambil cemberut dan bukannya berhenti ia malah tambah tertawa
Ukh!..putra mahkota sudah tak waras... padahal aku memarahinya tapi dia tertawa terlebih dia sampai tertawa selepas itu,apa itu sangat lucu untuknya!?
''ha~...aku belum pernah tertawa selepas ini seumur hidupku,kau memang luar biasa elissa''katanya sambil tersenyum
''tapi begitu ya,aku membuatmu takut ya,maaf. Aku tak bermaksud begitu''sambungnya sambil menatapku
''lagi pula mana mungkin kau bisa melihat dewa kematian''katanya yg membuatku tersentak
Aku bisa melihatnya tau ,itu sebabnya aku ketakutan setengah mati...
''ah~...kesampingkan soal itu dulu, sebenarnya kenapa kau ada disini jam segini?,mana seorang diri''kata putra mahkota tiba-tiba
''kalau itu sih...tanya sendiri pada spirit anda''balasku sambil memalingkan wajahku
Putra mahkota pun langsung menatap tajam spiritnya itu dan spirit itu langsung memalingkan wajahnya lalu perlahan menghilang
''huh~..dia itu...tak biasanya bertindak seenaknya begini''kata putra mahkota sambil menghela nafas berat
''tapi benar juga,kalau di lihat dari penampilannya semua orang juga bakal berfikir begitu sih ya''kata putra mahkota lalu menurunkanku begitu kami tiba di sebuah kursi taman yg sedang kosong. Suasana yg sedang sepi dan hanya ada kami berdua disini entah kenapa membuatku sedikit canggung..
''yah untuk itu kita bahas nanti saja sekarang, coba lepas bajumu'' sambungnya yg tentu membuatku syok parah
..........!!!!!!!!!!!!?.... ''HAH!?''
__ADS_1
...****************...
...Bersambung...