Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 235


__ADS_3

''Huh~..benar-benar deh''


''hmm... '' *tap..*tap.. ''graw!''


...'' graw'' balas gadis kecil itu dan sontak hal itu membuat tawa manusia serigala itu kembali gemetar menahan tawa


''hah~..astaga kau imut sekali gadis kecil'' ucapnya sambil mencoba menahan tawa


''ngomong-ngomong,aku jadi penasaran siapa gadis kecil pemberani ini?'' ucapnya sambil mendekatkan wajahnya kearah gadis kecil itu


''um?..telinga dan mata itu..ah... kau putri para elf kah'' tebak orang tersebut sambil melemparkan senyuman hangat guna membuat gadis itu tak takut padanya


''aku elissa. Putli elf '' ucap gadis itu penuh percaya diri (elissa usia manusia sekitar 2 setengah tahun,usia asli ???)


''sudah ku duga. Astaga aku tak menyangka raja cantik itu punya putri seimut ini'' ucap manusia serigala itu sambil mengusap-usap kepala elissa


''eli Imut''


''iya..iya..kau sangat imut ''balasnya sambil mengusap-usap kepala elissa


''oh!..kuping..kuping..''ucap elissa sambil mencoba memegang kuping berbulu milik manusia serigala itu


''mau pegang?'' tanyanya sambil sedikit menunduk dan begitu ia melakukan itu elissa pun langsung memainkan kupingnya


''lembut...belbulu..''


''ahahaha,ngomong-ngomong. Apa kau kenal dengan manusia itu?''tanyanya sambil menunjuk kearah lean


''manucia?'' tanya elissa tak paham. Manusia serigala itu pun bangkit dan berjalan kearah lean guna memeriksanya


''huwaaa...orang ini terkena racun ya. terlebih sudah separah ini'' ucapnya saat melihat kondisi lean


''cinga hicam cakit( singa hitam sakit)''


''yah. Ini sih bukan sakit lagi namanya tapi sekarat'' balas manusia serigala itu sambil tersenyum


''cekalat?''


''artinya ia akan mati sebentar lagi''balas nya sambil tersenyum


''maci?..maci....'' ucap elissa yg terlihat memikirkan sesuatu lalu dengan kaki kecilnya ia pun pergi


''oh?.mau kemana?''


Elissa pun tak menghiraukannya dan mengambill beberapa daun kering lalu membawanya kembali dan


*sruk! .. '' maci..halus di kubul (mati , harus di kubur)'' ucap elissa sambil membuang daun yg ia bawa ke tubuh lean


''hah!?..tidak,masih terlalu cepat untuk menguburnya. Dia masih bernafas loh'' kata manusia serigala tersebut


''dia ini masih bisa di selamatkan ,jadi jangan langsung menguburnya ya'' ucap manusia serigala tersebut


''kaka bica melakukannya?'


''tentu ,tapi.... kenapa aku harus melakukan hal merepotkan begitu?''tanyanya sambil menatap elissa tajam


''calena eli yang minca (karena eli yg minta)''


''pfft..okay, tapi kalau kakak gak mau gimana ?''balas manusia serigala tersebut


''eli akan malah (eli akan marah)'' balas elissa sambil cemberut


''ahahaha..kurasa aku malah mau melihat hal itu''


''tapi baiklah, akan ku lakukan tapi aku punya syarat'' ucapnya


''calat? (syarat?)''


''iya.syaratnya kau harus menikah dengan ku saat dewasa nanti. Bagaimana?''

__ADS_1


???.... '' menicah icu apa? (menikah itu apa?)


''iyain aja dulu'' balasnya sambil tersenyum


''baiklah. Eli akan menicah '' balas elissa sambil tersenyum polos


''anak pintar.''balas manusia serigala iatu sambil mengusap-usap kepala elissa


''dan perlu ku ingatkan. Aku benci pembohong. Kalau kau mengingkarinya. Aku tak akan tinggal diam'' sambungnya sambil menatap elissa tajam


''eli..bucan pembohong(eli bukan pembohong)'' balas elissa percaya diri


''ahaha aku percaya itu'' balasnya lalu perlahan menghampiri lean


''yah.. kalau kau mengingkariya aku tinggal merengut apa yg sudah ku berikan '' gumamnya lalu mengeluarkan sihirnya.


Cahaya putih pun berkumpul di tangan manusia serigala tersebut setelah itu ia mulai mengarahkannya ke lean. Dan dengan cepat racun yg ada di tubuh lean perlahan menghilang , kulitnya yg tadinya membiru mulai terlihat kembali normal


''baiklah..sudah selesai. Harusnya dia akan baik -baik saja sekarang'' ucap manusia serigala itu senang


''cinga hicam, sudah cehat? ( singa hitam sudah sehat?)''tanya elissa sambil memeganggi kening lean


''iya, dia sudah baik-baik saja'' balasnya senang


''cukul lah. eli cenang (syukurlah,eli senang)''balas elissa lalu dengan lembutnya mengecup pipi lean


''ahaha aku juga senang bisa dapat tuangan terlebih putri para elf'' balasnya sambil menatap elissa lalu perlahan menyentuh rambut elissa dan berbisik


''aku akan menunggu hari itu, tak perduli berapa tahun pun itu''


''???..menunggu?''


''ELISSA!!'' teriak seseorang dengan nada cemas


''ah!. Papa''


''hoo..kalau begitu kau harus segera pergi ya'' ucap manusia serigala itu


''sudah ku bilang ia akan baik-baik saja. pergilah''


''iya'' balas elissa lalu dengan langkah kecilnya berlari menuju tempat raja elf menanggilnya


''oh!..benal juga.. nama kaka ciapa? (oh benar juga ,nama kaka siapa?''tanya elissa sambil menoleh kearahnya


''kai. Namaku kai.tolong ingat nama itu baik-baik''


''baik, dada kaka kai, cinga hicam'' kata elissa sambil melambaikan tangan lalu pergi


***


''astaga..kemana putriku pergi?.kalau ratu sampai tau...''


''papa..''


!!? ''ELISSA!''serunya lalu langsung berlari menghampiri putri kecilnya


''kau kemana saja. sudah papa bilang jangan jauh-jauh dari papa kan?'' ucapnya sambil mengendong elissa


''eli..kecemu cinga hicam(eli ketemu singa hitam)''


''apa?!'' ''singa!?''


''eli tak apa-apa?. Tak ada yg luka kan?''tanya raja elf panik


''cak ada, eli cak apa (tak ada, eli tak apa)''


''syukurlah.. kalau kau sampai kenapa-napa mama mu bisa membunuhku nanti''


''salah ku juga karena membawamu ikut .selanjutnya papa tak akan mengajakmu lagi . papa benar-benar marah saat ini''

__ADS_1


''maaf..papa'' ucap elissa sambil menundukan kepalanya.


''huh..yasudahlah. ayo kita pulang sekarang'' ucapnya sambil menghela nafas berat lalu berjalan pergi dan sebelum mereka menjauh dengan tangan kecilnya elissa sambaikan tangannya lalu berkata


''cehat..cehat ya cinga hicam,sampai jumpa lagi (sehat..sehat ya singa hitam, sampai jumpa lagi)


***


Bebarapa saat yg lalu


POV Leandro


Tubuhku terasa terbakar,rasanya bahkan lebih menyengat di banding musim panas yg ekstrim.


Ukh...gawat..kalau begini aku beneran bakal mati..padahal kami sudah sampai hutan para peri.ah~.. malangnya nasipku ini...


Bayang-bayang kematian bagaikan sudah berada di sampingku. Nafasku terasa sesak,tubuhku terbakar.sudah tak ada harapan....


Itulah pikir ku hingga..


*syut....


Tiba-tiba ku rasakan ada tangan dingin yg menyentuhku.tangan yg terasa begitu menyejukkan. Berkat elusan lembut dari tangan kecil itu rasa panas yg menyengat tubuhku terasa lebih baik. Bagaikan angin yg berhembus di musim panas.


Aku tak tau siapa ini tapi ku ingin agar ia tetap di sisiku selama mungkin


''eli akan cembuhkan...''


Eli?...siapa itu eli?. Apa nama panggilan audelina?..ah..aku tak tau lagi..suaranya terdengar samar-samar...


Um?....apa yg terjadi?..tubuhku terasa lebih ringan sekarang...


Rasanya membuatku semakin mengantuk...


***


Sementara itu keadaan audeina saat ini


''hosh..hosh..''


''KAU PIKIR KAU BISA LARI DARI KAMI!'' '' CEPAT TANGKAP MANUSIA ITU!''


*AAAAUUUU!!!


Ahahaha..gawat... aku padahal aku tak bermaksud mencari gara-gara dengan mereka


Saat aku sedang mencari tumbuhan obat untuk lean tanpa sengaja aku berpapasan dengan sekelompok manusia serigala yg sedang berburu. Yah..awalnya aku ingin bicara baik-baik pada mereka dan meminta obat tapi... aku lupa kalau mereka klan yg keras kepala.


Alhasil bukannya dapat bantuan aku malah membuat diriku jadi mangsa mereka.


*syut!. *grrr *GRAW!...


''tsk... merepotkan saja'' gumamku lalu menghunuskan pedangku ke arah serigala-serigala yg mencoba memakankan*SYUT *SRAK!!..


Dan ya kalian pasti tau kalau serigala adalah makhluk yg ikatan satu sama lainnya sangat kuat setiap kali aku melukai salah satu dari mereka pasti akan membuat yg lainnya semakin marah ,karena itu sebisa mungkin aku tak boleh sampai membunuh mereka atau mereka akan terus mengejarku hingga ke ujung dunia


''haruskah aku pakai serbuk halusinasi lagi seperti pada singa nemea?.''


Tidak...manusia serigala lebih berakal dan lagi mereka peka pada mana pasti itu tak akan berpengaruh


''ck..kalau begitu bagaima...'' *set!...


EH!?... saat aku sedang berusaha menghindari para serigala itu tiba-tiba sebuah tamanan menarik hingga terjatuh kedalam lubang .jelas hal itu membuatku kebinggungan


Apa itu barusan?..aku terjerat tamanan?..


*grrrr


*hup!... mendengar ada serigala yg mendekat aku pun langsung menutup mulutku.

__ADS_1


...****************...


...NEXT...


__ADS_2