Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 163


__ADS_3

''KAU ELF!?''seruku sambil menunjuknya syok


''ti..tidak..aku..ukh..''katanya yg bukan memberi penjelasan malah mencoba melarikan diri . tentu saja aku tak tinggal diam dan mencoba menahannya dengan membangun tembok batu yg menutupi rute pelariannya


''WOI! JANGAN LARI!'' seruku


''ck!.. kenapa kau malah menahan ku!? dan lagi bukannya tadi kau tak bisa mengunakan sihirmu!?''serunya


''lah!? mana ku tau sihirku dah bisa lagi dan situ sendiri kenapa lari!?'balasku


''sudah lah tak usah basa-basi lagi. Sekarang jelaskan siapa kau sebenarnya!?''seruku sambil menunjuknya


''kau tak punya hak untuk menyuruhku!''balasnya


''orang ini..minta di hajar dulu baru mau bicara ya''kata ku sambil mengulung lengan bajuku


'' ukh..ngajak ribut nih''balasnya sambil mencoba menjaga jarak


''luz.. berhenti'' kata mama yg langsung membatku diam


''kalau dia tak mau bicara kau tak boleh memaksanya luz'' sambung mama sambil mencoba bangkit


''tapi kita kan sedang mencari petunjuk soal elf ma!. Sayang sekali kalau kesempatan ini di lewatkan!''seruku sambil menunjuknya


''huh?..petunjuk?''tanyanya binggung


''mama paham. Tapi kau tetap tak boleh memaksa'' balas mama lau berjalan perlahan kearahku dan mengusap kepalaku


''baik''balasku sambil tertunduk menyesal


''maaf atas kelancangan luz tadi. Tapi memang benar kami sedang mencari petunjuk soal elf. Ku harap kau mau membantu kami''kata mama


''maaf..saja tapi aku bukanlah elf''balasnya nya


''huh!?..pembohong!. lalu telinga mu itu!?.bagaimana kau menjelaskannya!?''seruku sambil menunjuknya


''kenapa juga aku harus menjelaskannya padamu''balasnya


Ukh...dia ini...


''ku rasa kita harus menjelaskan situasi kita dulu baru ia mau bicara''kata mama


''begini. Kami tak ada niat buruk sama sekali ,tujuan kami melakukannya karena suatu alasan. Kalau kau mau bekerja sama dengan kami . kami bisa memberitahukannya''jelas mama


''begini ya..bukannya aku tak mau membantu kalian tapi kalian memang tak akan mendapatkan apapun dariku''balasnya


''aku ini half elf'' sambungnya


''half elf?. Apa itu?''tanyaku tak paham


''singkatnya dia ini setengah elf''balas mama


''eh!?...memang bisa begitu!?"

__ADS_1


''yah..mama sendiri tak pernah melihatnya karena memang jarang adanya''balas mama


'' kalau begitu orang tua mu elf dan yang satunya manusia?''tanyaku memastikan


''ya. ibu ku elf dan ayahku manusia. ''


''meski begitu aku tak pernah melihat ibuku sama sekali. Aku di besarkan oleh ayahku di sini dan tak pernah sekalipun menginjakan kaki di benua hitam. Ayahku bahkan tak banyak bercerita mengenai ibuku jadi percuma saja kalau kalian bertanya padaku''jelasnya


''begitu ya sayang sekali''balas mama murung


...kalau begitu kami benar-benar akan kembali dengan tangan kosong dong...masa tak ada info sedikitpun yg bisa kami temukan sih..


''ngomong-ngomong kalau boleh tau untuk apa kalian mencari elf?''tanyanya


'kenapa kami harus memberitahumu kalau kau saja...''


''ada seseorang yg ingin kami pertemukan'' potong mama yg membuatku tersentak


''mama!?''


kenapa mama malah memberitahunya!?dia kan bisa saja membocorkan hal ini. Bukannya ini malah berbahaya!?


''pertemukan?...ah~..begitu rupanya...kalian pasti menemukan seorang elf kan?''tebaknya yang tepat sekali


''bukan uru...''


''benar''potong mama lagi yg memuatku tak habis pikir


''biar bagaimanapun aku ingin dia kembali kekeluarganya.''sambung mama


''karena itu kami berusaha mencari petunjuk mengenai itu. kau pasti paham rasanya terpisah dari keluargamu kan''kata mama yg tak ia balas


''....huh~...aku tak tau seberapa benar ucapanmu barusan.bisa saja kau hanya berbohong dan malah berniat mengincar para elf''balasnya


''HEI!. Kau mencurigai kami!?. Ada juga kami yg was-was padamu ! kau kan bisa saja membocorkan hal ini pada orang lain!"seruku tak terima


''mana mungkin begitu. Darah elf mengalir dalam darahku mana mungkin aku menghianatinya.tapi beda cerita kalau misalnya elf itu adalah tawanan kalian''balasnya sambil menatap kami tajam


''JANGAN BERCANDA!. LISA ADALAH TEMAN KU!. ''bantahku geram


''lisa?..ah..jadi itu namanya''


Ukh!...sialan!..aku malah menambah informasi padanya


''pfft..lucu sekali rasanya kalau kita saling curiga begini''tawanya


''sebaiknya kita hentikan sampai sini sebelum kalian membocorkan lebih banyak hal padaku dan aku malah tak memberikan kalian apapun'' sambungnya lalu berniat pergi


''Ah~...benar juga..kalau tak salah kau masih berhutang satu keping emas padaku''kata mama tiba-tiba yg membuatnya langsung terdiam


'' huh?!...bukannya sudah lunas tadi?''tanyanya sambil berbalik badan


''kan aku memberimu 3 keping setelah membawa luz keluar dari tempat tadi. Kalau yg pertama kuanggap lunas ku anggap lunas karena kau mengikuti instruksiku . yg kedua pun karena kau sudah menyelamatkan nyawaku. Kalau begitu yg ketiga...'' jelas mama sambil tersenyum penuh arti padanya

__ADS_1


''ukh!..kau ini..mau mau memerasku disini?!''


''tidak,tidak,tidak sama sekali..tapi itu akan ku anggap lunas kalau kau mau memberitahu kami beberapa informasi.''balas mama sambil tersenyum


''ck...sudah ku bilang aku tak punya apapun untuk di beritahukan''


''kalau begitu kembalikan 1 keping itu''pinta mama


''huh~ baiklah..baiklah''katanya lau merogoh kantongnya namun...


''loh?...eh?...loh!?..kok gak ada!?''serunya sambil memeriksa seluruh kantongnya


''loh?..aku yakin menyimpannya disini....jangan bilang jatuh pasti kabur tadi''katanya yg langsung panik


''wah..gawat kalau begitu..kau berhutang 1 keping emas padaku.bagaimana ini..1 keping emas itu kan setara dengan 100 perak. Apa kau bisa mengantinya?''tanya mama yg membuatnya mati kutu


Huwaaa gila...orang sepertinya mana bisa mendapatkan uang sebanyak itu..1 perak saja pasti sangat sulit baginya...


''be...begini saja..akan ku berikan kalian informasi''katanya yg langsung kalang kabut


''sudah ku duga kau memang memiliki sebuah info''balasku yg membuatnya diam


''baiklah. Kalau begitu mari kita bicara santai di sana'' balas mama sambil tersenyum lembut


Setelah ia setuju , kami pun duduk di dekat tempat mama terluka tadi setelah itu kami mulai mendengar info apa yg ingin ia sampaikan.


''aku tak tau apa ini berguna atau tidak . tapi aku pernah bertemu seorang elf disini'' katanya yg tentu membuat kami kaget


'' aku sudah bilang kan kalau tempat perlelangan tadi itu sempat di serang oleh orang asing? Nah yg menyerang itu adalah seorang elf''


''ceritakan rincinya''kata mama


***


Saat itu aku sedang tak berada di perlelangan karena sedang membersihkan gudang tapi begitu aku kembali ku lihat tempat perlelangan itu sudah di serang . awalnya aku sempat terkejut sekaligus takut. Pasalnya bukan hanya tempat itu yg hancur orang-orang pun pada mati mengenaskan.


Awalnya karena penasaran sekaligus binggung harus berbuat apa aku malah masuk kedalam dan begitu aku tiba di aula perlelangan di sana aku melihatnya . seorang pria dengan rambut ungu dan mata merah menyala sedang membunuh satu persatu orang disana. Karena ketakutan aku pun langsung bersembunyi dan begitu aku mencoba memastikan keadaan aku benar-benar di buat syok saat menyadari bahwa pria tersebut adalah seorang elf


Melihat hal itu ada perasaan campur aduk di hatiku. Di satu sisi aku senang bisa bertemu salah satu klan ibuku tapi di sisi lain aku takut padanya yg terlihat begitu kejam.


***


''itu pemandangan yg mengerikan. untuk sesaat aku sempat berfikir kalau klan elf bukanlah klan baik-baik melainkan klan pembantai'' ceritanya sambil memeluk dirinya yg gemetar


''apa kau tau apa tujuan elf itu membantai semua orang disana?''tanya mama


''kalau itu...''


''umm...kalau tak salah sebelum ia membunuh setiap orang ia menanyakan pertanyaan yg sama pada mereka...eto...kalau tak salah ia bilang...''


''DIMANA KALIAN MENYEMBUNYIKAN ADIKKU!?, SIALAN!'' serunya yg mencoba mempraktekannya secara langsung.


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2