
Pada akhirnya jangankan mendapat petunjuk aku malah mendapat teka-teki baru...sial..kakak roh benar-benar menyebalkan...padahal aku sudah menemaninya bermain tadi!...
''huh~...mengerutu sekarang pun tak ada gunanya ya...''kataku lalu berniat pergi menemui ayah namun...
''ayah dimana ya?''
Aku pun terus mencari ayah namun pada akhirnya aku sama sekali tak menemukannya dimana pun
''ayah kemana ya?''pikirku lalu membuka pintu ruang tamu dan menemukan nenek yg sedang merajut disana. Perlahan aku pun mencoba menghampiri beliau
''selamat pagi nenek''sapaku
''oh?...selamat pagi cucuku yg manis''balas beliau sambil terseyum lembut padaku
''nenek, apa nenek melihat ayah?''tanyaku
''um?...ah~..lean ya.. tadi pagi lean,lian dan kakekmu pergi ke desa.mungkin mereka akan lama disana.biar bagaimana pun kan mereka sudah lama tak bertemu hohoho... ada apa memangnya?''
''ah..begitu ya, bukan apa-apa aku hanya penasaran saja tak melihat ayah sejak tadi''balasku lalu duduk di samping beliau
''ahaha, tau tak bisa lepas dari lean ya..'' balas beliau sambil tertawa kecil
''tidak juga.'' ''ah! Ngomong-ngomong nenek sedang membuat apa?''tanyaku yg mencoba mengalihkan topik
''bukan apa-apa hanya hobi kecil-kecilan....habisnya nenek tak punya kerjaan saat ini''balas beliau
''ah!..benar juga. Elissa juga mau mencobanya?''tanya beliau
''eh?..aku?..'' ''aku tak begitu pandai merajut..''
''tak apa biar nenek ajarkan''kata beliau lalu memegang tangan ku dan mulai mengajariku cara merajut
Karena tak bisa menolakpun aku akhirnya menuruti beliau dan mulai belajar merajut dan lama-kelamaan aku malah keasiakan sendiri.
''um!...elissa hebat, baru juga di ajari kau sudah handal''kata beliau sambil tersenyum
''hahaha..ini ternyata menarik juga''balasku senang
Hmph...ternyata ini menarik juga, denganbegini taanpa sadar aku mulai bisa melupakan kejadian di ether tadi..eh!?...benar juga...
''kalau kau ingin dapat petunjuk tentang keluargamu,maka kau harus menyelidiki marcella''
Tuan putri kah...sebenarnya dia orang yg seperti apa ya?.selama ini aku terus mendengar hal buruk soalnya. Meski begitu lina dan harley bilang tuan putri tak sama seperti yg di gosipkan.
''cari tau sendiri, dan pastikan dengan matamu. Apa kah dia musuh atau kah rekan, semua itu harus kau putuskan sendiri.''
Untuk menentukannya aku harus mengenalnya terlebih dahulu kah....tapi bagaimana?.aku kan juga tak bisa bertemu dengannya?
''um?..elissa ada apa?.tanganmu berhenti loh''kata nenek yg langsung membangunkan ku dari lamunanku barusan
''eh?...tidak..bukan apa-apa..''balasku lalu kembali merajut
Um...kira-kira nenek tau tidak ya sesuatu soal tuan putri?,secara beliau kan sudah hidup cukup lama sebagai duchess.
''anu..nenek, boleh aku bertanya sesuatu?''
''um?..ada apa sayang?. Apa ada yg menganggu mu?''tanya beliau lembut
''itu...um..nenek tau putri marcella kan?''
''tentu saja, dia kan putri kekaisaran ini''
''menurut nenek tuan putri itu orangnya bagaimana?''tanyaku
__ADS_1
Um....apa jawaban nenek akan sama seperti yg lainnya ya?
''um...menurut nenek ya....benar juga... menurut nenek
Eh!?....beda banget dong pendapatnya!
''malang?...kenapa?...''
''hmph..tuan putri itu...di buang oleh keluarnya nya sendiri''
Eh!?....dibuang!?....tunggu dulu apa maksudnya itu?
''apa tuan putri itu anak angkat kaisar?''tanyaku
''tidak . Tuan putri adalah darah dagingnya sendiri''
''lalu kenapa tadi nenek bilang...''
''hmph...yah.. kalau ia tak di perhatikan sedikit pun oleh kaisar bukannya itu sama saja seperti di buang?''
Um...memang benar , tapi kenapa?...apa yg membuat kaisar tak menyukai tuan putri?
'' kenapa kaisar begitu? Itu kan darah dagingnya sendiri?'' tanyaku
''....itu karena...tuan putri ...membunuh ibunya sendiri''
Eh!?.....membunuh?..terlebih ibunya sendiri?...bagaimana bisa?...
''yah..itu yg keluarga kaisar pikirkankan..nyata nya tak seperti itu''
Huh?...apa maksudnya?
''baginda ratu meninggal tepat setelah tuan putri lahir. Kaisar yg sangat mencintai baginda ratu pun tak terima dengan kematian tersebut dan akhirnya malah menyalahkan putrinya sendiri yg baru lahir''
''ayahnya membencinya, kakak-kakaknya juga menjauhinya. Pada akhirnya tuan putri yg malang tumbuh tanpa mengenal kasih sayang. Ironis sekali''
''yah...ke hidupan istana memang tak mudah sih ... nenek dengar katanya ibu pengasuhnya juga berniat membunuh tuan putri yg masih sangat kecil,lalu para pelayan yg tak menghargainya dan tak tau kapan akan menghianatinya....karena itu ada satupun yg bisa ia percaya ''
''itu sebabnya saat ini tuan putri menjadi pribadi yg berdarah dingin. '' jelas nenek
Um...begitu ya...aku paham sekarang... keluarganya membuangnya, ibu pengasuhnya juga berniat menyingkirkannya..kalau begitu tak ada satupun yg bisa ia percaya .itu artinya selama ini tuan putri tumbuh dengan perasaan was-was... kalau ia tak begitu ia akan tersingkirkan dengan mudahnya. Semuanya adalah musuh, tak ada yg bisa ia percaya.....
tuan putri....anda selalu sendirian ya selama ini.
''nenek..dari mana nenek tau semua ini?''tanya ku
''um?...hmph...apa kau lupa?. Dulu nenek adalah duchess. Info seperti itu banyak beredar di pergaulan kelas atas.''balas nenek sambil tersenyum
''begitu ya...''
Akhirnya aku mulai mengenal tuan putri meski hanya segini.
... setelah mendengarnya aku malah merasa kasihan pada tuan putri. Aku juga seorang putri tapi nasip kami sangat berbeda.meski aku kehilangan keluarga ku tapi setidaknya aku pernah merasakan kehangatan dan kasih sayang mereka. Tapi tuan putri tidak,dari lahir yg ia dapatkan hanya kebencian atas dosa yg tak ia lakukan.
Ukh... kasihan sekali.....ku berharap tuan putri bisa menemukan orang yg benar-benar tulus menyayanginya suatu hari nanti...
Um!?....sebentar orang yg menyayanginya?
''kalau di tanya kenapa...um...itu...sejak pertemuan pertama kami,bisa di bilang saya cukup tertarik dengannya''
BUKANNYA ADA SIR HARLEY!?
Benar juga...sir harley kan menyayangi tuan putri, hari itu tatapan sir harley juga bukanlah sebuah kebohongan.dia benar-benar menyayangi tuan putri dengan tulus.
__ADS_1
Lina dan sir silver juga sepertinya sangat meyayangi tuan putri.. hmph..syukurlah...itu artinya tuan putri tak sendirian lagi kan?...
''um?..ada apa?..kelihatnya kau senang?''tanya nenek
''ehehe...tadi nenek bilang tak ada yg bisa tuan putri percaya tapi menurut eli sekarang sudah ada orang yg bisa tuan putri percaya.'' Tuan putri kan punya 3 pengawal pribadi dan spirit karena itu harusnya ia tak kesepian lagi sekarang. Aku senang karena menyadari hal itu'' jelasku sambil tersenyum
...'' hmph..elissa itu baik banget ya'' kata nenek sambil mengusap kepalaku
''nenek tak menyangka kau sampai memikir tuan putri segitunya. Bukannya ada kemungkinan tuan putri yg membantai keluargamu?''
''eh!?...nenek sudah tau itu?''
''begitulah. Lean sudah mencerikan semuanya pada nenek. ''
''kalau menurut nenek melihat sikap tuan putri memang besar kemungkinan dia pelakunya. ''
..begitu ya nenek juga berfikir demikan
''elissa... apa yg akan elissa lakukan kalau misalnya memang tuan putri pelakunya?''tanya nenek yg langsung membuatku tersentak
''eh?.. apa yg akan ku lakukan?''
Apa yg akan ku lakukan?..umm...aku sama sekali tak memikirkan itu .
Kalau pun memang tuan putri pelakunya jujur aku juga tak akan bisa melakukan apa-apa, balas dendam pun tak akan mengembalikan semuanya... kalau begitu apa yg akan ku lakukan?...
''benar juga...apa yg akan kulakukan kalau memang tuan putri pelakunya?..apa yg akan ku lakukan?.... kalau itu sebenarnya aku juga tak tau..'' balasku
''jujur tak mungkin bagiku untuk balas dendam atau semacamnya pada tuan putri kekaisaran ini. ''
''dan lagi...balas dendam pun tak akan bisa mengembalikan semuanya.''balasku yg langsung murung
...
''tapi...mungkin aku ingin tahu apa maksudnya melakukan itu. Ku rasa hanya itu '' sambungku sambil mencoba tersenyum
'' hanya itu kah...'' balas nenek lalu bangkit dan berjalan kearahku
''tapi begitu ya.. mungkin masih terlalu kecil bagimu untuk memikirkan hal semacam ini '' sambung beliau lalu mengusap kepalaku
''kalau begitu kita sudahi saja pembicaraan ini, nene mau ke kamat dulu, punggu nenek sakit karena kelamaan duduk'' kata beliau sambil tersenyum lembut lalu pergi meninggalkan ku
***
''apa yg akan elissa lakukan kalau memang tuan putri pelakunya?''
Entah kenapa pertanyaan itu terus terngiang di kepalaku sejak tadi.
''Apa kah dia musuh atau kah rekan, semua itu harus kau putuskan sendiri.''
''dia gadis yg malang'' ''tuan putri itu...di buang oleh keluarnya nya sendiri''
....um...bagaimana ini?....aku tak tau lagi. Sejujurnya aku tak mau menganggap tuan putri sebagai musuh apalagi setelah mendengar cerita nenek tentangnya.
Aku kesal kalau memang ia pelakunya tapi disisi lain aku juga kasihan padanya...
Aaaakh!!... rasa iba ku benar-benar menganggu!.....aku jadi binggung sendirikan sekarang!.
''tuan putri...kumohon... tolong jangan menjadi musuhku'' batin ku sambil mengepalkan kedua tangan ku.
...****************...
...Bersambung...
__ADS_1