Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 311


__ADS_3

Keluar dari tempat rahasia harry aku bisa langsung menemukan luz yg juga sedang mencariku. Dengan air mata yg membasahi pipinya luz meminta maaf kepadaku dan menjelaskan betapa cemasnya ia padaku. Aku yg juga sama menyesalnya juga langsung meminta maaf padanya dan bertengkaran ini pun berakhir seakan tak pernah terjadi sebelumnya.


Dan luz juga bilang ia akan merahasiakan ini dari keluargaku kalau aku mau. Yah untuk saat ini aku memang tak mau membuat keluarga ini cemas akan hal itu karena aku minta padanya untuk di rahasiakan.


Lalu waktu pun berlalu dan malam pun tiba


'' lagi?''tanya ayah begitu aku minta tidur Bersama lagi malam ini


''ada apa elissa?. Apa ada yg tak nyaman di kamarmu?''tanya ayah cemas


''bu...bukan begitu. Aku hanya ingin menghabiskan lebih banyak waktu Bersama kalian'' '' tak boleh kah?''tanyaku dengan tatapan memelas


'' tentu saja boleh. Kenapa juga kami melarang. Ibu malah senang eli mau tidur Bersama kami''ucap ibu


''kalau begitu..''


''oh!?. Ada apa ini?. Kenapa kalian semua berkumpul disana?''potong kakak sambil berjalan mendekat


''kakak''


''adik kecil kau tak ke kamar?.ini sudah larut loh''ucap kakak


'' malam ini eli akan tidur Bersama kami lagi'' ucap ibu sambil memelukku


''lagi?...EH!?..TUNGGU DULU!. kalian tidur Bersama kemarin?!. Kok aku ga di ajak!''seru kakak


''erwin lihat tubuhmu kasurnya mana muat''ucap ibu


''kalau begitu malam ini adik kecil tidur dengan kok dong''ucap kakak sambil menarikku


''enak aja. Kan eli maunya tidur bareng kami''balas ibu sambil menarikku kembali


'' besok kan bisa. Malam ini adik kecil sama ku''ucap kakak sambil menarikku kembali


''ga bisa. Malam ini eli Bersama kami''balas ibu dan mereka terus saja saling Tarik menarik sampai


''kakak..ibu..tangan ku sakit di Tarik-tarik''ucapku yg membuat mereka langsung melepaskan ku


''maaf eli '' ''adik kecil maaf''


'' ayah... aku juga ingin tidur Bersama adik kecil. Aku belum pernah tidur denganya.''pinta kakak


''itu keputusan elissa sendiri. Kalau kau mau mintanya ke elissa bukan ke ayah''ucap ayah


Setelah itu kakak pun langsung menatapku dengan tatapan memelas ala anak anjing. Dan jelas itu membuatku sulit menolak


'' a..aku mau tidur dengan kakak juga''ucapku sambil menatap ayah dengan harapan ayah bisa mencari cara agar kami ber 4 bisa tidur Bersama


Ayah yg menjadari keinginan ku langsung memalingkan wajahnya lalu__

__ADS_1


***


"YAHOO!!!...kamping!'' seru kakak sambil berlari di taman


'' begitu rupanya. Kalau tidur di alam bebas semua orang bisa bergabung''ucap ibu


''yah begitulah. Tapi kita tak bisa jauh-jauh jadi di taman saja harusnya cukup.lagi pula kalau ada apa-apa kita bisa langsung masuk''ucap ayah


''bagaimana elissa?. Kalau kau tak suka kita bisa pikirkan cara lain''ucap ayah tapi ku abaikan karena terlalu bersemangat


Kenapa tidak?. Ini kamping pertama ku. Kami para elf memang sering menghabiskan waktu di alam bebas tapi karena umurku saat itu masih sangat kecil aku tak pernah di izinkan untuk tidur di alam bebas. Dan hanya mendengar pengalaman kamping dari elf yg sudah mengalaminya


''aku suka ini... ayah apa kita akan membuat api unggun juga?'' tanyaku semangat


''wah..wah.. eli semangat sekali ya. kalau begitu ayo kita buat totalitas saja. Aku akan mengambil perlengkapan kemahku''ucap ibu lalu masuk kedalam dan mempersiapkan beberapa hal


'' adik kecil. Kemarilah kita cari kayu untuk api unggun'' ucap kakak


''iya!'' uacpku semangat lalu pergi mencari kayu Bersama kaka


***


POV Duke


''semangat sekali ya. Padahal masih dalam Kawasan rumah''ucap harry


''benar juga'' balasku


''bukan begitu''


Aku hanya merasa aneh saja. Kemarin ku pikir elissa memang sedang ingin di manja tapi sekarng juga?. Di lihat dari manapun ini mencurigakan .seakan akan ia ingin menghabisakan waktu-waktu yg ia miliki Bersama kami.


'' misalnya saja aku bertemu dengan keluarga kandungku . apa ayah akan membiarkanku pergi Bersama mereka?''


Tidak..tidak..aku pasti hanya terlalu cemas. Tak mungkin kan?.maksudku keluarga eli kan sudah.....


Ah~ tidak jangan berfikir yg tidak-tidak lean


''tuan?''


''harry bagaimana perkembangan Fredric?''tanyaku


sampai saat ini ia belum sadarkan diri lagi. Tapi tenag saja ia masih hidup''ucap harry


''begitu ya. ''


Apa perlu ku tanyakan padanya mengenai hal ini padanya?. Bisa saja kami mendapatkan jawaban baru.


''loh?. Lean ngapain disini? Ayo bantu aku pasang tenda'' ucap lina yg sudah 100 persen siap

__ADS_1


............. '' kau benar-benar serius soal ini ya'' ucap ku yg terkejut akan semua persiapan kemah yg ia bawa


''tentu saja. Eli saja begitu bersemangat. Aku juga tak boleh kalah''ucap lina dengan bangganya


'' iya..iya''


Pemasangan tenda tidak berlangsung lama bisa di bilang super cepat berkat pengalaman lina yg sudah biasanya hidup di alam bebas.


''ayah ..ibu... api ungunnya sudah siap!'' seru Erwin


''iya''


''Ahahaha... ini menarik.berkemah di halaman rumah ternyata ide yg bagus juga''ucap Erwin


''nah ,adik kecil mau coba panggang marshmello?. ''tawar Erwin


''marsmello?''tanya elissa yg sepertinya belum mengenal nya


''iya, rasanya enak loh'' ucap Erwin lalu mengendong elissa di pangkuannya dan mengajarkannya cara memanggang marsmellow


''enak sekali di lihatnya ya''ucap lina sambil menandangi mereka berdua


''terima kasih ya lean''ucap nya tiba-tiba


''untuk apa?''tanyaku balik


''karena sudah membawa eli masuk kekeluarga ini'' balasnya


'' aku sempat cemas karena tak bisa memberikan adik pada Erwin. Maksudku ia kan selalu sendiri selama aku pergi ,kita juga hampir tak pernah Bersama dulu.kecil sekali kemungkinan untuk punya anak lagi kan?''


''karena itu aku khawatir Erwin akan selalu sendirian nantinya. Karena aku tau rasanya jadi anak tunggal itu tak enak'' sambungnya


''tapi lihat sekarang. Putra kita akhirnya bisa menjadi seorang kakak yg bisa di andalkan. Aku senang melihatnya''ucap lina sambil tersenyum senang


''begitu ya...''


Aku tak menyangka membawa elissa masuk ke keluarga ini bisa membuat lina sebahagia ini. Ternyata pilihanku memang tak salah. Tapi....


Kalau elissa pergi..apa kebahagiaan keluarga ini juga akan menghilang?


Aku tak mau memikirkan hal itu tapi ..entah kenapa aku merasa harus memikirkan hal ini .


''Anak-anak ini sudah malam ayo masuk tenda dan tidur''ucap lina


''Hee~... ' ''kalau begitu belum tidur .mau coba mebghitung bintak dulu ?''tawar Erwin


''Woah!. Menghitung bintang''balas eli seru


*Grep... '' aku benar-benar tak mau memikirkannya'' batinku sambil menggenggam tangan ku erat-erat.

__ADS_1


...****************...


...To Be Continue...


__ADS_2