Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 152


__ADS_3

Dan parahnya lagi si bego itu malah mengunakan sihir racunnya yg sudah tau tak ada penawar kecuali sihirku. Tentu saja tanpa pikir panjang aku langsung menghilangkan racun dari tubuhnya dan mengobati luka nya .setelah selesai aku langsung membawanya keruang istirahat para ksatria dan meninggalkannya di sana lalu pergi menemui flash.


*BRAK! '' FLASH!, APA KAU SUDAH TAK WARAS!?'' seruku saat memasuki ruangannya


''apa maksudmu melakukan itu tadi!?. Kau mau membunuhnya huh!?..bagaimana kalau tuan puri sampai tau!?'' seruku sambil berjalan kearahnya lalu menarik kerah bajunya


''aku yakin tuan putri juga tak akan mempermasalahkan itu'' balasnya


''iya juga sih... eh!?.. bukan begitu maksudku!''


''meski tuan putri tak peduli sama sekali bukan bearti kau bisa memakai kekuatanmu itu seenaknya saja!, kalau tak ada aku di sana tadi dia pasti sudah mati!'' marahku


''tapi kau ada disana, jadi aku mengunakannya'' balasnya dengan ekspresi tak bersalah


......... '' bearti kau melakukan itu karena aku ada disana?...''


''benar''


'' kau ngajak ribut ya?..''balasku geram


''huh~.... kau ini ya.. meski aku tau kau kesal karena dia menyindir kematian adikmu tapi bukan bearti kau boleh membunuhnya. Dan lagi apa susahnya sih menerima permintaan orang tadi''


''toh yg namanya bertengkar hingga terluka sudah hal yg biasa, kita juga sering begitu'' sambungku


''tak bisa''


''kau kok keras kepala sekali sih.. lama -lama ku hajar juga nih..''katau sambil mengepalkan tangan ku geram


'' dia itu kan kakaknya leon kan?. Bukannya leon ksatria berbakat?.apa kau yakin tak mau menerimanya kembali?''tanyaku


''memang benar dia berbakat, jujur aku menyukainya''


''KALAU BEGITU KENAPA!?..''


'' ini permintaan tetua''


''apa?''


''keluarga demetria memang bukan bagian dari para tetua tapi hubungan mereka cukup dekat. Yah..singkatnya sih kepala keluarga demetria sendiri yg meminta ku untuk mengeluarkan leon,pas sekali ada kasus seperti itu yg bisa di jadikan alasan'' jelas flash yg tentu membuatku tak habis pikir


''kalau tak salah leon itu anak luar nikah kan ya?. jadi karena alasan itu dia menjatuhkan anaknya sendiri ?...'' *hmph... '' ke kanak-kanakan sekali''


''dan kelihatannya dia mirip dengan seseorang disini'' sindirku sambil meliriknya


'' kau juga di jatuhkan keluargamu sendiri kan?... kalau begitu bukannya kalian sangat mirip?. Dan lagi takdir kalian juga mirip bedanya kalau leon itu anak luar nikah sedangkan kau anak angkat'' ledekku yg malah di balas tatapan tajam olehnya


'' kalau kau hanya ingin bicara omong kosong sebaiknya pergi dari sini'' balasnya yg terlihat menahan emosi

__ADS_1


''omong kosong?...ahahaha...apa kau sebut itu omong kosong?.. itu kenyataannya tau'' kataku sambil mendekatkan wajahku


*BRAK!.. '' silver..keluar..'' katanya sambil mengebrak mejanya lalu menatapku tajam


'' kenapa kau semarah itu?. Apa kau tak mau terlihat semenyedihkan itu?. Meski begitu itu tak akan merubah kenyataannya''


''sudah cukup silver, jangan buat aku lebih kesal dari ini'' ancamnya


''lalu kalau kau memang merasa ini tak adil untuk leon maka masukan saja dia ke tim mu. Toh kau juga sudah mengakui skillnya'' sambungnya sambil tersenyum kecil


''tak mau'' balasku cepat


'' dia itu mirip sekali dengan mu, bagiku kalian seperti pinang di belah 2, aku tak mau setim dengan orang yg sangat mirip dengan mu, bisa-bisa darah tinggi terus aku'' jelasku


''ALASAN MU LEBIH KEKANAK-KANAKAN TAU!'' serunya


''biarin.. pokoknya aku tak mau setim dengannya, kalau dengan orang tadi sih tak masalah, sejujurnya aku menyukainya. Kalau tak salah dia anak kandung demetria kan?..namanya... harry?...ah!.. benar harry!.. aku mau dia saja yg ada di tim ku'' kataku


''di bukan seorang ksatria. Dan lagi dia juga harus menjadi penerus keluarganya jadi mustahil'' balas flash


''hee... sayang sekali.. padahal aku melihat potensi tinggi padanya''


***


(kembali kesaat ini )


'' kau sangat menyanyangi adik mu ya.'' pujiku


''eh?...ah..begitu lah. Dia kan adikku satu-satunya''


''meski dia anak luar nikah?'' tanyaku yg mencoba memancingnya


... '' tak ada hubungannya. Dalam dirinya mengalir darah keluargaku itu artinya dia tetap adikku'' balasnya serius


Hmm.... menarik...sudah ku duga sayang sekali kalau harus kehilangannya. Setidaknya dia lebih baik ke timbang flash dari segi sikap tentunya


''harry....ayah belum da...eh?..sir silver'' kata elissa yg baru keluar dari sebuah kamar


''loh?..elissa kah..hello..senang melihat anda lagi nona'' sapaku yg menoba ramah padanya


''lama tak bertemu sir silver'' sapanya balik


'' ngomong-ngomong leon tak bersama mu?, jarang sekali, apa terjadi sesuatu padanya?''


''saat ini leon..''


''adikku sedang kurang enak badan, karena itu hari ini saya yg mengantikannya menjaga nona'' potong harry cepat

__ADS_1


'' nona apa anda mau kembali sekarang?''tanya harry


''eh?..ya..kurasa begitu'' balas elissa sambil melirikku


''baiklah. Kalau begitu aku permisi dulu, senang bicara dengan mu silver '' kata harry sambil sedikit membungkuk padaku


''ya, terima kasih sudah meluangkan waktumu'' balasku


Setelah itu harry pun tersenyum kecil dan pergi membawa nonanya itu....


Ah!.. gawat aku hampir lupa!.


''HARRY!'' panggilku yg langsung membuatnya menoleh kearahku dan begitu ia menoleh aku langsung melemparkan barang yg dari awal ingin ku berikan padanya


'' eh?.. apa ini?''tanyanya sambil menangkap apa yg ku berikan


'' obat'' balasku


'' katamu adikmu sedang sakit kan?.berikan obat itu padanya''


''100% ampuh bukan kaleng-kaleng. Setelah kau berikan itu adikmu pasti akan langsung sembuh.'' Jelasku


''terima kasih banyak. Akan saya berikan nanti ''


''bagus'' balasku sambil tersenyum lalu pergi meninggalkan rumah sakit.


***


''ah!... akhirnya kau kembali juga. Kenapa lama sekali sih?'' tanya harley yg sudah menunggu ku sejak tadi


''maaf..maaf.. aku tak menyangka akan memakan waktu selama ini'' balasku


''bagaimana ?. sudah kau berikan padanya?''tanya harley


''sudah kok. Yah.. di minum atau tidak aku tak tau pasti sih.. tapi kalau misalnya dia benar memberikannya pada leon nanti... dengan begini tugasku beres'' balas silver sambil tersenyum


''huh~.. kalau saja kau membakar tempat itu sesuai jam yg di tentukan kita tak perlu repot-repot melakukan ini'' kata harley sambil menghela nafas


''gak usah di ungkit lagi dong, aku kan sudah mencoba memperbaikinya tadi..''


''semoga saja leon meminum nya nanti'' kataku sambil tersenyum kecil


''huh~.. ini hasil yg tak pasti'' ''calope, bisa kau pergi dan pastikan leon meminumnya?'' tanya harley pada spiritnya


''sudah ku duga bakal begini.. baiklah... akan ku lakukan'' balas calope lalu menghilang.


****************

__ADS_1


NEXT


__ADS_2