
''Menyebalkan..menyebalkan ...koak..koak''
Woah...ini pertama kalinya aku melihat burung bicara...
Aku pun mencoba menyentuh burung tersebut namun burung itu langsung terbang menjauh, karena rasa penasaran yg tinggi aku pun mengikuti burung tersebut ,dan tanpa ku sadari aku sudah masuk terlalu jauh ke dalam hutan
''hei...tunggu aku''kataku sambil mengejar burung tersebut
''tunggu...tunggu..koak..koak...''
dia mengulangi perkataan ku lagi, sudah ku duga dia burung yg menarik
''tunggu...tunggu..koak..koak...''
Burung tersebut pun terbang melewati semak-semak, aku pun memasuki semak-semak dan saat ke luar aku di buat terkejut dengan seseorang yg tak sengaja ku temui. Rambut hijau panjang ,mata yg berwarna hijau cerah bagai daun baru.
''wah....ada anak imut yg mengikuti mu ya''kata nya saat melihatku
''mengikuti..mengikuti..koak.koak..''
Wah...kakak ini cantik sekali...apa dia peri?...ini pertama kalinya aku melihat peri
''apa kakak seorang peri?''tanyaku yg membuatnya tersontak kaget
''kakak sangat cantik seperti peri, rambut kakak juga sangat indah seperti pucuk daun yg baru tumbuh''pujiku
''ka...kak...''gumamnya
???...apa aku sudah salah bicara ya?
Grep!...''coba panggil aku sekali lagi!"serunya sambil mengenggam tanganku erat-erat dan menatapku dengan mata yg berbinar-binar
''ka.kakak peri..''
''KYAAAA!.....ini pertama kalianya ada orang yg memanggilku seperti itu!''katanya kegirangan
''kau benar, kau benar, aku adalah kakak peri!''serunya senang
''begitu ya...''
''hei..siapa namamu anak manis?''tanyanya
''saya?...elissa''balas ku
''eli kah...namamu ternyata juga sangat imut ya''katanya sambil tersenyum
''imut..imut...koak..koak..''
''burung itu mengulanginya lagi, kakak burung apa itu?''tanyaku
__ADS_1
''mm?... apa ini pertama kalinya kau melihat burung kakaktua merah?''tanyanya balik sambil mengelus burung yg hinggap di tangannya tersebut
''kakaktua merah?. jadi itu namanya''kataku
'' iya..dia sangat suka bicara,seperti yg kau lihat''katanya sambil berjongkok dan menekatkan burung itu kearahku
''dia sangat cantik''pujiku sambil mencoba mengelus burung tersebut
''menurut kakak eli lah yg paling cantik''katanya
'' cantik..cantik ..''
''te..terima kasih''kataku yg jadi malu
''mm!!?...kenapa pipimu memar begini?''tanya kakak tersebut saat melihat memar di pipiku akibat tamparan baroness hulia tadi
''ah..ini...sepertinya saya membuat baroness hulia kesal tadi, jadi dia menampar saya''kataku sambil memegangi pipiku yg memar
''apa katamu?!''tanyanya sambil berdiri burung yg hinggap di tangannya tadi pun langsung terbang.dan tak sampai di situ saja kakak itu juga terlihat sangat marah
''berani sekali dia melukai wajah anak seimut eli''katanya kesal
''ah...tak apa kok kak...salah saya juga sudah membuatnya naik pitam''kataku yg mencoba menenangkan kakak ini
''walaupun begitu tetap saja memukul anak kecil itu tak benar,kakak tak bisa memaafkannya , apa lagi yg dia lukai adalah anak yg pertama kali memanggilku kakak peri''
Ah...apa kakak ini sangat senang di panggil begitu ya
''apa kakak harus mendatanginya lalu menamparnya balik?''tanya kakak tersebut sambil memegang pipiku
''saya tak apa kok kak, kalau cuman segini mah bukan apa-apa''
''soalnya saya pernah mengalami hal yg lebih buruk dari ini''sambungku dengan wajah sedikit sedih
''!!?....kalau begitu mulai sekarang kakak tak akan membiarkanmu mengalami hal seperti ini lagi''kata kakak tersebut sambil menyentuh pipiku yg memar lalu sebuah cahaya hijau muncul dari telapak tangannya dan pipiku yg memar langsung sembuh seketika
''apa itu tadi?''tanyaku
''sihir peri''balasnya sambil tersenyum
''hahaha....sudah ku duga kakak luar biasa''kataku sambil tersenyum
Aku pun mengobrol sejenak dengan kakak tersebut , kakak ini adalah pemilik kekuatan sihir bumi yg cocok sekali dengan ku yg menyukai hutan, dia juga bercerita kalau dia habis mengembara ke berbagai tempat dan melihat banyak hal yg menarik. Mulai dari padang pasir yg luas, laut yg sangat bersih bagai permata, gunung yg sangat tinggi hinga menembus awan, gua-gua yg dalam yg penuh dengan monster dan permata , dan benua hitam yg terkenal mengerikan dan tempat yg tak boleh di masuki manusia
''kakak ke benua hitam?!''tanyaku terkejut
''ya..walau hanya sebentar sih..tempat itu bukanlah tempat yg cocok untuk manusia , iklimnya sangat berbeda , kehidupannya juga sangat mengerikan, dan di beberapa tempat bahkan ada racun yg sangat mematikan''
''apa kakak baik-baik saja?''tanyaku cemas
''hahaha..kakak kan peri yg hebat mana mungkin kakak terluka hanya karena itu''tawanya
__ADS_1
''aku suka sekali dengan hal –hal berbahaya seperti itu, karena saat aku melakukan itu aku jadi merasa hidup, dari pada terus terkekang oleh aturan manusia aku lebih senang dengan kegiatan yg memacu adrenalin'' sambungnya
''kalau begitu kali ini kakak ikut dalam festival berburu juga untuk bersenang-senang?''tanyaku
''festival?..oh..sekarang sudah saatnya festival berburu ya?''
''hmm..aku hanya kebetulan lewat sini saja, aku tak tau kalau ternyata ada festival''sambungnya
''ah!... benar juga!. Eli apa ada monster yg eli inginkan?''tanyanya
''eh?!..ti..tidak ada kok''
''kalau begitu apa eli ingin memenangkan fertival ini?''tanyanya
''menang kalah sih bukan masalah buat saya. Saya hanya ingin semuanya kembali dengan selamat itu sudah cukup buat saya''
''eli...sangat baik ya..''
''yosh!. Kalau begitu kakak juga akan ikut untuk membantu eli agar menang''katanya semangat
''eh?!,tak perlu repot-repot kak''
''tidak sama sekali kok, lagi pula kan aku memang suka hal seperti ini''katanya
''begitu ya..''
''oh ya!''kataku lalu merogoh kantongku
''kalau kakak mau ikut maka bawa ini sebagai jimat keberuntungan''kataku sambil memberikan sapu tanganku yg gagal waktu itu
''wah!...kucingnya imut sekali !'' serunya
Sudah kuduga...
''hmm?..tapi ini mirip dengan ......''gumamnya
''apa ini singa?''tanyanya
''eh?!..i..iya. tapi waktu itu saya membuatnya malah jadi terlihat seperti kucing,maaf karena memberi kakak sapu tangan yg gagal, hanya itu yg saya punya''kataku yg jadi tak enak
''ah tidak kok, ini sangat imut, aku menyukainya, aku akan menjaganya baik-baik, terima kasih''
''syukurlah kalau kakak suka''
''kalau begitu kakak pergi berburu dulu ya, oh ya, burung ini akan mengantarmu kembali dengan selamat, jadi kau ikuti dia saja ya''
''baik''
Sesuai perkataannya burung kakaktua itu pun mengantarku kembali ke tendaku lalu terbang kembali kedalam hutan.
Di hari ke dua festival berburu aku bertemu dengan seorang peri yg sangat cantik dan baik hati,ku harap aku bisa bertemu dengannya lagi dan bisa mendengar kisah petualanngannya yg luar biasa itu sekali lagi. ''OH iya!..aku lupa menanyakan namanya''. Ku harap bisa menanyakan namanya di pertemuan selanjutnya..
__ADS_1
...****************...
...Bersambung...