Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 48


__ADS_3

''Ulang tahun?'' tanyaku


''Benar sekali nona.. sebentar lagi adalah hari ulang tahun adikku yg paling manis, jadi aku berniat memberikannya hadiah paling spesial untuknya''


''Karena itu nona.. tolong bantu saya ya'' kata harry sambil tersenyum penuh arti


''Kalau untuk leon aku pasti akan melakukan apapun'' '' jadi apa yg harus ku lakukan?''


''sangat mudah nona'' kata harry lalu berjalan mendekatiku


''Pertama – tama. Pakai ini...''kata harry sambil melilitkan pita padaku lalu menyuruhku masuk kesebuah kotak besar


''nah setelah leon buka silahkan nona baca ini'' kata harry sambil memberiku secarik kertas


???... '' leon..selamat ulang tahun, hadiah dariku adalah diriku ?'' kataku sambil membaca apa yg harry berikan tadi


???...huh?..apa maksudnya Ini?


PLAK!!'' sir harry !, kau sudah tak waras!'' seru adeline sambil menjitak kencang kepala harry


'' bisa-bisanya kau memberikan nona yg polos ini sebagai hadiah!, dasar tak waras!'' seru laura sambil mendekapku dalam pelukannya


''um?..emang tak boleh?''tanyaku


''TENTU SAJA TIDAK!!'' seru mereka berdua kompak


''tapi aku tak paham,kenapa memberikanku sebagai hadiah?. Memang leon akan suka?''tanyaku


''ahaha..nona..tentu saja leon akan sangat suka,di dunia ini memang ada hal lain yg leon suka selain nona'' balas harry dengan wajah penuh keyakinan


''sir harry rupanya anda sudah bosan hidup ya'' kata adeline


'' kalau tuan dan nyonya tau apa yg baru saja anda katakan, kematian saja tak akan cukup untuk itu loh'' timpal laura


''ahaha... kalau begitu...''


''kalau hadiahnya aku saja bagaimana?'' tanya harry sambil masuk kekotak tersebut


..........................................


'' kau pasti akan langsung di bunuh'' kata mereka kompak


''eh!? Kenapa begitu?, leon juga sangat menyukai ku loh''kata harry


''ah.. setelah sir leon membukanya dia pasti langsung mencincang anda '' kata laura


''ah.. kau benar sekali, apa perlu kita siapkan pemakanan untuknya?'' kata adeline


'' kalian berdua kenapa sih!'' seru harry


Um... hadiah untuk leon kah...


''aku tak keberatan kok'' kataku yg langsung membuat mereka semua terdiam saking syoknya


''kalau leon akan menyukainya aku tak masalah'' kataku sambil tersenyum


''sir harry...lihat apa yg sudah kau lakukan.. kau pasti sudah siap untuk konsekuensinya kan?''tanya adeline sambil menatap harry dengan tatapan membunuh


''nona!... tolong lupakan saja apa yg di katakan si bodoh itu!, tolong jangan nodai kepolosan anda lebih dari ini'' kata laura sambil menepuk pundakku


Apa yg ia katakan?...memang apa yg terjadi kalau aku menjadi hadiah untuk leon.


Dari pada itu aku harus mencari hadiah untuk leon.kurasa saran dari harry tak buruk juga.


Aku sebagai hadiah kah..um....


***


...POV Leon...


Ini aneh...

__ADS_1


Tidak ini sangat aneh...


Aku tak tau kenapa tapi belakangan ini nona terus saja menghindari ku, apa aku melakukan kesalahan padanya?. Sebenarnya apa yg terjadi?.


!!?. jangan bilang!


''nona sudah bosan padaku?'' pikirku yg langsung down


Bagaimana ini?... kalau nona membuangku, berakhir sudah hidupku.


Sebenarnya apa yg membuat nona menjauhiku?.


''sir leon?'' panggil seseorang yg langsung menyadarkan ku dari lamunan


''nicol kah'' ''ada apa?" tanyaku


'' tidak...hanya saja muka anda terlihat murung jadi saya pikir apa anda sedang ada masalah?''


''ah.. itu...'' tanpa sadar aku pun menceritakan apa yg terjadi padanya tanpa memberi tahukan siapa orang yg ku maksud dan reaksinya...


''itu... bukankah itu artinya dia benci anda?'' kata nicol yg langsung jleb banget.


''be..begitu ya..'' sial ternyata emang benar begitu ya...nona membenciku


'' habisnya dia tiba-tiba menghindari anda. Apa anda pernah berbuat salah padanya?''


''tidak...ku rasa tak per.... '' ''ah!...apa karena aku melarangnya makan coklat waktu itu?"


''tapi memang hanya karena hal sepeleh itu dia membenciku?''


''sir leon...wanita itu sangat sulit di tebak, terkadang yg kita pikir sepeleh itu sangat penting bagi mereka''


''begitu ya..''


Meski sepeleh untukku tapi itu sangat penting bagi nona,nona pasti membenciku karena itu...bagaimana ini..


''um.. pertama-tama bagaimana kalau anda memberinya sesuatu dulu?. Wanita itu akan lebih mudah di hibur setelah di beri sesuatu'' saran nicol


''begitu ya, baiklah , terima kasih untuk sarannya nicol'' kataku lalu langsung pergi membeli coklat untuk nona


***


''sir leon itu memang orangnya sepolos ini ya?'' gumam nicol saat leon sudah pergi


''sir, saya sudah melakukan apa yg anda suruh, apa segini saja cukup?''tanya nicol sambil berbalik


''sangat cukup, terima kasih ya''


''ngomong-ngomong untuk apa semua ini?. yg jelas bukan untuk kesenangan anda kan sir harry?''


''hahaha... entahlah...tapi bukannya ini akan jadi tontonan yg menarik'' balas harry sambil tersenyum penuh arti


''ah~..dia hanya ingin mempermainkan adiknya'' ''sir leon aku prihatin kau memiliki kakak yg seperti ini'' batin nicol


***


Pov Leon


Yosh... nona pasti akan menyukai ini, semoga saja dengan ini nona tak akan menghindariku lagi


''oh! Itu dia'' batinku saat melihat nona yg sedang berjalan di lorong sambil membawa sesuatu


''nona'' panggilku sambil berniat menghampirinya. Nona yg melihatku pun langsung terlihat terkejut lalu menyembunyikan apa yg ia bawa tadi


???... '' o..oh..leon...ada apa?''


''um?..apa yg anda sembunyikan nona?''tanyaku


''eh!?..apa?..aku tak menyembunyikan apapun.''


Um?..tidak jelas sekali dia menyembunyikan sesuatu.

__ADS_1


''eto.. kalau tak ada yg ingin leon bicara kan aku pergi ya dah..'' katanya lalu langsung berlari meninggalkan ku


''eh?..tunggu nona..'' ''saya ingin memberikan anda coke...lat..'' kataku yg tak mungkin nona dengar


Huh~ kenapa nona malah lari?.apa segitu bencinya nona padaku sampai berlari menghindariku?


''huwaaa...ada apa ini?. tak biasaya nona menghindarimu'' kata harry yg entah sejak kapan sudah berada di belakang ku


'' berisik, nona hanya sedang sibuk hari ini''balas ku yg tak mau menanggapinya


''hee...apa benar gitu?..'' ''ah!.. benar juga.. belakangan ini aku jarang melihat kalian bersama lagi dan lebih sering melihat nona dengan luz, jangan –jangan... nona sudah bosan dengan mu'' kata harry yg tak bisa ku balas


Jujur saja disaat begini biasanya aku langsung membantah ejekannya namun melihat reaksi nona, aku malah merasa apa yg ia katakan benar.


Nona membenciku..ah..benar juga aku pernah menyerangnya dulu, apa nona masih dendam dengan ku karena itu?. Kemarin juga nona tak mengajakku ke festival dan pergi tanpa sepengetahuanku . ukh... ternyata nona memang sudah tak membutuhkan ku


Aku pun langsung berniat pergi tanpa menghiraukan harry


''loh?... leon?'' panggil harry yg tak ku hiraukan


***


''pffft... ini menarik.. adikku ternyata sangat menarik untuk di ganggu kalau berkaitan soal nona'' batin harry sambil mencoba menahan tawanya


''baiklah.. sekarang ke rencana selanjutnya'' gumam harry lalu pergi kearah sebaliknya


***


Huh~.... Baiklah leon. Jernihkan pikiran mu, kau hanya perlu minta maaf pada nona dan masalah ini selesai, benar nona bukanlah orang yg pendendam. semuanya pasti akan kembali normal


Um?!... itu dia nona..


Aku pun langsung berjalan kearah nona dan memanggil nona untuk minta maaf tapi sebelum aku sempat mengatakannya...


''anu.. leon... untuk beberapa hari kedepan leon tak usah menjaga ku ya'' kata nona yg langsung membuatku diam saking syoknya


''eto.. begini.. leon pasti lelah karena terus menjaga ku kan?. Maka dari itu untuk sementara leon istirahat saja, dan kalau bisa... tolong jangan dekati aku dulu'' sambung nona yg membuatku tak bisa berkata-kata . aku hanya bisa diam mematung saking syoknya dengan apa yg nona katakan


''ah!.. aku harus pergi, kalau begitu selamat berlibur leon'' kata nona lalu berlari menjauh


......................................................


AKU DI BUANG!?


Ini tak mungkin... apa melarang nona makan coklat itu sebuah kesalahan besar?. Sampai nona membuang ku begini?


Pikiran ku pun menjadi sangat kusut, aku terus saja melangkah tanpa peduli kemana aku pergi . dan setiap kali berpapasan dengan ksatria yg ku temui tanpa sadar aku malah membantingnya, dan jelas karena hal itu para ksatria jadi menjauhiku saking takutnya.


Bahkan saat tuan dan nyonya bicara aku sama sekali tak mendengarkannya, dan karena itu selama beberapa hari aku terus mengurung diri di kamar tanpa tau apa yg harus ku lakukan.


''tugasku adalah melindungi nona, kalau nona tak mau aku berada di dekatnya lagi lalu untuk apa aku hidup?'' gumamu sambil menatap langit-langit kamar dengan tatapan kosong


''huh.... Ku harap dunia hancur saja besok''


Ah..tidak...kalau dunia hancur nona juga pasti akan menghilang, kalau begitu dunia saja yg hancur tapi nona tetap hidup ( bisa begitu!?)


***


Hari pun terus berlalu dan ini sudah beberapa hari sejak aku tak melihat nona. Sejujurnya aku sudah tak peduli lagi dengan apa yg akan terjadi kedepannya, aku bahkan berniat untuk mengundurkan diri dan pergi sejauh mungkin ...


Itu lah niat awal ku sampai.......


Tok.tok..tok... suara dari ketukan pintu membangunkan ku ladi lamunan ku, dengan malas aku pun berjalan kearah pintu dan membukanya dan begitu aku membukanya pandangan ku sama sekali tak bisa teralihkan dari sosok kecil yg ku pikir tak akan ku lihat lagi...


''ah!... leon...selamat ulang tahun!'' serunya dengan wajah riang


''dan hadiah dari ku adalah diriku !'' sambung nya dengan senyum lebar


Huh?!!?!


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2