
Sebuah toko kue sederhana berwarna putih dengan hiasan sederhana dan makanan-makanan manis yg di pajang di toko tersebut
''wah...apa aku boleh makan semua ini''kata ku saat di sajikan begitu banyak makanan manis yg terlihat sangat lezat
''tentu saja nona, makan lah sepuas nona''kata leon
''wah..aku mulai dari yg mana ya''kataku yg jadi binggung karena semuanya terlihat lezat
''nona coba ini''kata leon sambil menyodorkan ku sebuah minuman
''apa ini?''
''susu kocok, ini menu andalan toko ini''kata leon
''susu?..''
Susu coklat segar dengan krim yg bertabur mesis dan sebuah ceri di atasnya terlihat sangat mengugah selera
Aku pun mencoba meminumnya dan....
''enak!...''seruku
''Syukurlah nona menyukainya''
''iya''
Rasa manisnya pas dan krim diatasnya sangat lembut seperti memeleh di mulut. Benar-benar minuman yg menyegarkan
''um?... leon tidak mau coba?''tanyaku
''tidak nona, saya cukup dengan kopi ini saja''tolak leon
''coba lah ini enak loh''kataku sambil menyodorkan sesendok krim tersebut
''terima kasih nona, tapi maaf saya tidak bisa menerimanya''tolak leon
''apa minuman leon lebih enak dari ini?''tanyaku
''yah...tidak juga sih..''
''aku mau coba''kataku
''eh!?...nona mungkin tak akan menyukainya''kata leon
''aku mau coba, setelah itu leon juga cobalah punyaku''kataku
''tapi nona''
Aku pun mengambil gelas leon dan mencoba minumannya dan hasilnya..
'' uegh....pahit..panas''kataku begitu mencobanya
''hahaha...saya kan sudah bilang itu tak cocok di lidah nona''kata leon sambil mengelap pipiku
''apa lidah nona baik-baik saja?''tanya leon
''iya..sudah tidak apa-apa, tapi kenapa leon suka minuman ini?. Ini kan sangat pahit''kataku lalu minimum minumanku untuk menghilangkan rasa pahitnya
''yah..karena saya tidak terlalu menyukai makanan manis, dan lagi entah kenapa saya merasa nyaman kalau meminum kopi seperti ini''kata leon
mm..aneh...tapi ,begitu rupanya leon tak terlalu suka makanan manis. Dan toko ini hanya menyediakan makanan manis saja, um...kalau begini leon tak bisa makan dong
''apa leon mau pindah toko?''tanyaku
''eh?!, kenapa?apa nona tak suka makanan disini?''
''bukan begitu, kalau makan disini leon kan jadi tak bisa ikut makan''kataku
''!!?....hmh...tak perlu memikirkan saya nona, nona makan saja sepuas nona, saya sudah kenyang hanya dengan melihat nona makan''kata leon lalu tersenyum
Um....tapi leon kan belum makan apa-apa dari pagi, tidak mungkin dia tak lapar saat ini. Aku tak mau leon kelaparan kerena aku tau seperti apa rasanya kelaparan itu.
Apa tak ada makanan yg bisa ku berikan untuknya?...um....
''um?....nona kelihatan cemas sekali karena ku bilang tak suka makanan manis''batin leon
''imutnya''batinnya lalu mengambil sepotong macaroon
''kalau begitu saya minta yg ini ya nona''kata leon
''eh?!..bukannya leon bilang tak suka?, tak perlu di paksakan kalau memang tak suka''kataku yg jadi tak enak
''tenang saja nona, saya juga lumayan suka kue ini kok''kata leon lalu memakannya
'' kalau begitu ambillah yg banyak''kataku sambil tersenyum
''kalau begitu nanti nona tidak kebagian dong''balas leon
''kan masih ada kue yg lain''kataku lalu tersenyum
***
Ah...kenyangnya...aku makan terlalu banyak sepertinya..tapi semuanya lezat aku jadi tak bisa berhenti
''apa nona sudah kenyang?.''tanya leon
__ADS_1
''iya''
''tapi ayah belum tiba juga ''kataku yg mulai cemas
''sepertinya urusan tuan lebih lama dari perkiraan ya''
Aku sudah lelah..tapi ayah belum tiba juga, bagaimana ini
''kalau begitu apa nona mau pulang saja?''tawar leon
''tapi nanti ayah''
''akan saya beritahu ksatria lain nanti. Nona juga terlihat sudah lelah,lebih baik kita segera pulang ''kata leon yg ku balas dengan anggukan
***
''nona saya akan siap kan kereta kuda nya sebentar, tolong tunggu sebentar ya''kata leon yg ku balas dengan anggukan , leonpun pergi menyiapkan kereta kuda sedangkan aku duduk di dekat air mancur dengan tenang sambil melihat-lihat sekitar
Ah~...damainya...ku harap kedamaian ini akan berlangsung selamanya..
!!? aku pun di kejutkan dengan bayangan seseorang yg perlahan mendekatiku
Dan aku lebih di buat terkejut begitu melihat orang yg mendatangangiku
!!!...dia kan....
''sudah ku duga putri elf''katanya yg membuatku merinding
Pria besar berotot dangan luka di wajahnya yg tak asing bagiku.
Pria ini kan...orang yg menyeretku dengan paksa hari itu
''hmph siapa sangka akan bertemu denganmu lagi di tempat ini''katanya sambil tersenyum senang
Grep!....sekarang ikut denganku''katanya sambil menarik tanganku paksa
''ti..tidak mau...lepaskan aku..''kataku yg ketakutan setengah mati
''jangan melawan atau ku patahkan tanganmu''ancamnya yg membuatku semakin takut
Tidak..aku tak mau...aku harus segera pergi dari orang ini...
Grauk!...aku pun menggigit tangan orang tersebut lalu lari menjauhinya secepat yg ku bisa
''sialan!, jangan pikir kau bisa lari!''serunya lalu mengejarku
Ayah..leon...aku harus ketempat mereka..tapi dimana?..
Aku terus berlari tanpa tau arah tanpa sadar aku aku tersesat dalam lautan manusia
Bukannya ke tempat leon atau ayah berada aku malah tersesat , banyak orang berlalu lalang tanpa seorangpun yg ku kenal,dan orang yg mengejarku tadi juga hilang entah kemana.
''ba..bagaimana ini..aku malah jadi tersesat''kataku yg jadi kebinggungan
Hup!..!!?... tiba-tiba dari belakang ada seseorang yg menyekapku
''mau lari kemana lagi hah!?''kata orang jahat yg tadi mengejarku
!!!..deg!... aku pun meronta-ronta agar dia melepaskanku tapi tenaganya begitu kuat dia pun membawaku memasuki sebuah gang kecil yg gelap nan bau.
Tidak...jangan tempat gelap...
''Lepas...lepaskan aku!'' batinku sambil terus meronta-ronta
''ah!.menyebalkan sekali!''kata pria tersebut lalu membantingku ke dinding
bruk!...aw... punggungku terasa sakit begitu terbentur dinding
''diam lah tau ku potong tangan dan kakimu agar kau tak bisa bergerak lagi''katanya sambil menodongkanku pisau
Tentu saja mendengar itu keringat langsung mengalir deras , badanku gemetar hebat..
Aku takut... aku terlalu takut untuk melawannya..apa aku tak akan bisa bertemu ayah dan leon lagi?..tidak..aku tak mau kalau itu sampai terjadi...
''to...long..''gumamku pelan
''hah?...''
''tolong aku ..LEON!'' batinku sambil memejamkan mata saking takutnya
Srak!...
''aaaakh!....''teriak pria tersebut yg membuatku kembali membuka mataku
Rambut pirang yg bersinar bagaikan benang emas, badan yg besar dan sangat kuat, mata hijau yg menatap tajam bagai binatang buas..
''le..on..''kataku yg langsung terduduk lemas begitu melihatnya berdiri di depanku
''nona!, apa anda baik-baik saja?''tanya leon yg langsung memastikan keadaanku
''apa ada yg terluka?''
Leon....hiks..dia benar-benar datang..hiks..
''leon!...''seruku sambil memeluknya erat-erat. Air mataku pun turun begitu saja, dengan kuat ku cengkram bajunya erat-erat...
__ADS_1
''nona..''kata leon sambil berusaha menenangkan ku
''br*ngsek , siapa kau !''seru pria tersebut sambil menekan tangannya yg terluka akibat serangan leon tadi
''malaikat mautmu''balas leon sambil mengeluarkan aura membunuh yg sangat kuat
''a..apa..''kata pria tersebut ketakuatan
''leon...''
''nona tolong tunggu sebentar, saya akan membereskan orang ini dulu''kata leon sambil melepaskan pelukanku lalu berdiri dan menganggkat pedangnya
''bersiaplah , aku akan mengirimku ke neraka saat ini juga, karena sudah berani macam-macam dengan nonaku''kata leon
''si...sialan!''kata pria tersebut lalu berlari menyerang leon dengan pisaunya
Tapi dia sudah salah memilih lawan kerena yg dia hadapi saat ini bukan lah manusia melainkan sang raja hutan yg kelaparan. Dengan cepat leon langsung menghentikannya dan membantingnya ke jalan dengan kuat hingga jalannya menjadi rusak parah, dalam sekejap wajah pria tersebut langsung babak belur dengan sangat mengerikan.
'' kenapa kau menyakiti nona?''tanya leon dengan tatapan super tajam
''ukh....a...''
Srek!...kr..rt'' katakan'' ancam leon sambil menusuk tangan pria tersebut dengan pedang
''aaargh!!!...''
''ke..kenapa?....dia..kan bu..kan..manu..sia''katanya
''apa kau pikir dirimu sendiri itu manusia?''balas leon
Leon...
Um...eh!?... karena keributan ini banyak orang yg mulai berdatangan dan melihat hal ini.
Ga..gawat...a..aku harus segera menghentikan leon..
Grep...''le..on...ayo pulang..''kataku sambil memegang ujung baju leon
''nona..''
''ada apa ini?!''seru petugas keamanan yg baru saja tiba
''si..sir leon!?''seru petugas tersebut yg terkejut saat melihat orang yg akan ia tegur
''lambat''kata leon sambil berdiri dan merapihkan bajunya
''apa kalian ini kura-kura?.kenapa terlambat sekali?.nonaku hampir saja dalam bahaya karena keteledoran kalian''kata leon yg membuat para petugas itu menjadi menciut ketakutan
''leon''panggil duke yg tiba-tiba muncul dari balik kerumunan
''tuan''kata leon yg langsung membungkuk hormat diikuti para petugas yg lain
''ayah'''kataku yg langsung berlari kearah duke
''elissa'' duke pun langsung memelukku lalu mengendongku
''ada keributan apa ini ?''tanya duke
'' pria ini sepertinya punya maksud jahat pada nona tuan, dia membawa nona dengan paksa tadi'' balas leon
''benarkah begitu elissa?''tanya duke yg ku balas dengan anggukan
''dia juga orang yg sama yg menyeret ku dengan paksa saat itu''kataku pelan
''oh~'' duke pun langsung menatap tajam pria tersebut
''lalu kalian, sedang apa disini?''tanya duke sambil menatap para petugas keamanan tersebut
''ka..kami dengar ada keributan di di daerah sini maka dari itu ka...''
''dan kalian baru tiba setelah leon menghajarnya?''potong duke
''ma..maafkan kami''kata mereka sambil terdunduk menyesal
'' kalian pergilah, biar orang ini kami yg tangani''kata duke sambil berjalan kearah orang tersebut
''ta..tapi tuan duke''
''apa kau tak dengar?. Kalian bahkan tak melakukan apapun dan sekarang ingin mengambil mangsa kami?'' taya duke sambil menatapnya tajam
''ti..tidak tuan!, kalau begitu kami serahkan pada tuan duke''
''kalian cepat aman kan dia'' kata duke lalu pergi meninggalkan tempat menyesakan ini
''elissa kau pasti ketakutan ya''kata duke yg kubalas dengan anggukan pelan
''untuk sesaat aku berfikir tak akan bertemu ayah dan leon lagi''kataku sambil memeluk ayah lebih kuat
''tenang saja , itu tak akan terjadi, bukankah kita sudah sepakat?''
''sampai aku tiada , kau akan selalu dalam lindungan keluarga everon''sambungnya yg membuatku merasa lebih lega
Hanya dengan mendengar kata-kata penghibur darinya dan pelukannya yg hangat aku merasa sudah sangat tenang. Rasanya rasa takutku tadi seperti angin yg berlalu.
...****************...
__ADS_1
...Bersambung...