Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 228


__ADS_3

PERHATIAN!!


chapter ini mengandung unsur keke*rasan, kata-kata ka*sar dan hal-hal berbau 1*8+.mohon kesadarannya bagi pembaca di baw*ah umur.


...----------------...


POV Leandro de everon


Beberapa tahun yg lalu


Masih teringat jelas dalam ingatan ku peristiwa hari itu. hari dimana festifal berburu baru saja dimulai. Auman dari para moster yg mengelegar di dalam hutan serta...


*BUK!.. hantaman keras di kepalaku yg membuatku jatuh pingsan untuk beberapa saat.


***


Hari itu adalah hari tersial ku seumur hidup.meski ku tau keluarga duke pastinya memiliki banyak musuh terlebih aku yg merupakan calon duke.pasti ada saja orang-orang yg berniat menyingkirkan ku. Tapi siapa sangka mereka akan mengambil tindakan segila ini.


Begitu ku buka mataku yg kurasakan pertama kali ialah rasa sakit luar biasa di bagian kepalaku serta rasa dingin rasa dingin dari rantai yg mengekangku


'' hmph..yg benar saja''


Sekali lihat pun aku sudah tau situasiku saat ini. Terkurung dalam sebuah kerangkai besi kecil serta rantai sihir yg mengekang tangan ku . ini sih jelas penculikan keluarga bangsawan.


''huh~... aku lengah'' ucapku sambil bersandar di jeruji besi di belakangku


Karena festifal ini di selengarakan secara besar-besaran tak heran jika jumlah partisipasinya jauh lebih banyak . hal itu bisa menjadi kedok mereka untuk bersembunyi lalu membawaku secara diam-diam


Setelah itu kabar hilangnya aku bisa mereka sembunyikan dengan mengatakan aku mati di makan monster atau semacamnya


Tapi apa untungnya kalau hanya menculikku?. Kan masih ada liana.apa mereka pikir bisa menangani liana kerena dia lebih mudah?. Kalau iya konyol sekali mereka.


Mereka tak tau saja kalau liana bisa jauh lebih mengerikan di banding kan diriku


''baiklah , berhenti memikirkan hal yg sudah terjadi''


Keluarga duke pasti akan baik-baik saja ada atau tidak adanya diriku. Lalu sekarang yg terpenting ialah..


Apa yg akan terjadi padaku selanjutnya?


Apa mereka akan minta tebusan? Kalau begitu aku hanya perlu diam dan menunggu tapi... kalau tujuan mereka menyingkirkan ku secara utuh maka...


'' kurasa hidupku hanya tinggal menghitung hari''gumamku secara tertawa kecil memikirkan pada yg akan tejadi kepadaku kedepannya


Mereka pasti akan membunuhku. Kalau begitu aku harus keluar dari sini sebelum itu terjadi.


''tapi bagaimana ya?'' gumamku sambil melirik rantai yg mengikatku

__ADS_1


Aku pun mencoba untuk melepaskannya mengunakan sihir tapi rupanya rantai tersebut anti sihir


''sialan..mereka sudah mempersiapkan hal ini rupanya'' gumamku kesal


Rantai ini bukan rantai biasa.tapi rantai anti sihir yg sering di pakai untuk menahan para penyihir jahat. Selama rantai ada rantai ini aku tak akan bisa mengunakan sihirku.


''sial..aku benar-benar tak berdaya kah..''


Kalau begini apa aku menunggu ajal ku saja?.tidak..masa hidupku sesingkat ini..apa tak ada cara untuk keluar dari sini ya?


Aku pun mencoba memikirkan segala macam cara hingga tanpa sengaja aku ketiduran . namun hal itu tak lama karena aku langsung terbangun begitu...


'' LEPASKAN AKU SIALAN!'' teriak suara yg begitu nyaring hingga membuatku terbangun


Terlihat sekelompok orang baru saja membawa masuk seorang gadis muda dengan rambut hijau cerah layaknya daun baru.tubuhnya begitu kecil hingga terlihat seperti anak berusia 12 tahun.


''diam dan masuk saja sana'' seru orang-orang tersebut sambil melemparnya dalam kurungan besi di dekatku


''br*ngsek!. Keluarkan aku dari sini! orang gila!.'' Serunya kesal


''hmph.. berisik sekali dia ini. Kalau saja dia bukan siluman aku pasti sudah membunuhnya'' ucap salah seorang dari mereka yg membuat gadis itu diam untuk sesaat hingga...


''SIAPA YG KAU PANGGIL SILUMAN!?. KURANG AJAR!. AKU MANUSIA!. '' teriaknya yg begitu kencang hingga membuat gendang telingaku sakit


Namun orang-orang itu tak memperdulikannya dan pergi begitu saja meniinggalkan kami


''WOI ! KEMBALI! DAN TARIK KATA—KATAMU BARUSAN !.WOI!. KAU DENGAR AKU!.WOI!''


''kau tak berfikir kalau aku siluman kan?'' tanyanya dengan tatapan yg seolah-olah berkata 'aku akan membunuhmu jika kau berfikir demikian'


''tidak..sama sekali tidak'' balasku


dia tak mirip siluman dimataku malahan..dia terlihat seperti peri.


Tubuhnya yg mungil serta mata dan rambut berwarna hijau cerah layaknya daun baru. Benar-benar mirip peri di dalam buku.


Tidak..tunggu dulu apa yg baru saja ku pikirkan.tak sopan menilai orang sembarangan seperti itu. dan lagi...


''orang ini berisik banget astaga'' batinku sambil meliriknya yg terus aja berteriak


***


Dan akhirnya setelah beberapa jam berlalu..


''hosh..hosh..''


Um?..akhrinya tenaganya habis juga?. Luar biasa.dia teriak teriak sekitar 3 jam. Dan selama itu aku seperti sedang berada di kandang monyet.

__ADS_1


''woi.. berikan aku minum tengorokan ku sakit'' ucapnya


Yaiyalah sakit, orang dia teriak terus dan lagi.


''ini bukan rumah nenekmu. Kau pikir aku punya air disini'' balasku


''tak ada!?'' serunya yg malah syok


'' kenapa kau terkejut?. Sudah jelas kan .coba lihat situasi mu sekarang''ucapku


'' keterlaluan.bukannya mengurungku mereka bahkan tak memberikan ku minum ataupun makan. Tak akan ku maafkan. Akan ku bunuh mereka'' gumamnya sambil mengigit kukunya


....huh~... sudah lah aku tak punya urusan dengannya ini


Karena tak mau memperdulikannya aku pun mencoba kembali beristirahat dan menunggu kesempatan emas untuk keluar sampai


''hei kamu''panggilnya yg tak mau ku tanggapi


''woi~...hei!, nengok apa kalau di panggil!'' marahnya yg akhirnya membuatku menyerah dan menoleh kearahnya


''apa?''


''kau itu kenapa bisa sesantai itu?. kau tak mau keluar?''tanyanya


''apa dengan aku berteriak sepertimu aku bisa keluar?''tanyaku balik yg membuatnya tersentak


''ka.kalau itu sih...mungkin saja kan?.misalnya mereka kesal karena berisik jadi mereka melepaskan kita''katanya yg terdengar ragu-ragu


Teori konyol macam apa itu?.dan lagi tempat ini kelihatannya kedap suara jadi.. mereka tak akan mendengar apapun yg ada aku yg sakit telinga disini...


''Ngomong-ngomong kenapa kau bisa tertangkap?''tanyanya tiba-tiba


Haruskah aku menanggapinya?.yah..di lihat dari sikapnya kurasa ia akan terus mengangguku jika aku tak menanggapinya


'' aku sedikit lengah saat festifal berburu.'' Balasku


''ferstifal berburu?.wah!..apa itu. kelihatnya menarik!?..tapi dari pada itu kau payah sekali. Bisa-bisanya kau lengah saat sedang berburu. Pfft.. kau pasti akan menjadi santapan empuk binatang buas''katanya yg malah mentertawakanku.


Kau sendiri?kenapa bisa ada disini?''tanyaku


''aku?. Aku sedang tidur siang tadinya di atas pohon lalu jatuh dan menimpa mereka.mereka yg marah lalu menangkapku'' balasnya sambil tersenyum riang


....kau malah lebih payah. Bisa-bisanya dia mentertawakan orang padahal sendirinya lebih parah.


'' aku sudah mencoba melawan mereka tadi,tapi mereka licik sekali jadi aku tertangkap deh.padahal aku hampir menang kelak tadi'' sambungnya sambil cemberut


Jadi alasan mereka mengatakan dia ini siluman karena itu?.tidak apa mungkin ada hal lain?

__ADS_1


...****************...


...NEXT...


__ADS_2