Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 85


__ADS_3

''I...imutnya..''kata luz sambil menatap pururu lekat-lekat


''luz kau melihatnya?''tanyaku


*aku membuatnya bisa melihatku nona*


Begitu ya...


''lisa....kucing itu...dimana kau mendapatkannya?''tanya luz sambil menunjuk pururu


''ah..ini pururu spirit ku ,aku sudah lama membuat kontrak dengannya''kataku sambil memberikan pururu pada luz


''luar biasa..anda bahkan punya spirit...aku benar-benar kagum padamu mu lisa''kata luz sambil mengendong pururu


*ukh...dari tadi kau seenaknya saja menanggil nonaku lisa, memang kau siapanya nona?* kata pururu yg terlihat kesal


''dia bicara melalui pikiran ya...luar biasa...sekaligus menyebalkan''kata luz sambil menatap pururu jengkel


*siapa yg kau bilang menyebalkan bocah!*


''lisa...ternyata dia cuman kucing yg berisik,sebaiknya kau membuangnya'' kata luz yg tentu saja membuat pururu kesal dan langsung mencakarnya. Setelah itu mereka pun langsung berdebat panjang lebar


Kurasa hanya perlu waktu agar mereka bisa akur...


''luz.aku kesini karena ada permintaan'' kataku yg langsung menghentikan pertengkaran mereka


''permintaan?''


''benar, aku ingin kau mengajariku sihir lebih banyak agar pururu juga punya wujub manusia seperti lina''kataku semangat


''memang bisa?''tanya luz sambil menatap pururu


*tentu saja,semakin kuat mana nona semakin kuat pula aku,dan saat sudah memenuhi syarat aku akan punya wujub manusia* kata pururu dengan bangganya


''hee~.....kalau begitu aku menolaknya''kata luz sambil melempar pururu


*apa katamu!?*


''eh?..kenapa?'' tanyaku binggung


''aku punya 2 alasan..pertama kalau kau punya wujub manusia kau pasti akan tambah menyebalkan,dan kedua....aku tak mau saingan ku bertambah''kata luz sambil memalingkan wajahnya


???...saingan?...


*DASAR BOCAH SIALAN!, bisa –bisanya kau menargetkan nonaku!*


???...eh?....sebenarnya apa yg sedang mereka bicarakan?...


*nona bocah ini udah gak beres,sebaiknya anda menjauhinya* kata pururu lalu lompat ke pundakku


''apa katamu!,ada juga kau yg harusnya jauh-jauh dari lisa!, mentang-mentang kau spiritnya kau pasti menjadikan itu alasan untuk mempel pada lisa terus kan!,sebenarnya kau juga tertarik pada lisa kan!?''


*huh!?...apa-apaan itu?...aku ini spirit loh..sudah pasti aku harus menempel padanya kemanapun nona pergi aku juga sudah mengawasinya selama ini*


''hoo..begitu ya...bearti kau juga melihat lisa saat mandi ya..''


*tentu saja aku kan...eh!?...APA YG KAU PIKIRKAN BOCAH!*


''tuh kan kau mengakuinya!,dasar kucing mesum!''


*yg mesum itu kau!,bisa-bisanya berkata begitu!* balas pururu sambil lompat dari pundakku


Pururu..sejak kau bisa bicara entah kenapa karakter mu jadi berubah ya....


Yah..kurasa ada baiknya aku pergi meninggalkan mereka berdua dulu.


Aku pun diam-diam mencoba pergi meninggal mereka berdua yg sedang bertengkar.


***


mm...sekarang bagaimana ya?...aku minta di ajarkan sihir oleh siapa?


''kata pururu aku cenderung ke elemen air ,kalau begitu lebih baik aku mendalami sihir itu''pikirku sambil melangkahkan kaki ku kemana pun ia membawaku


Air kah....siapa ya yg ahli dalam sihir ini?..


Ah!....pasti dia

__ADS_1


***


''eh!?....nona ingin saya mengajarkan nona sihir?''tanya harry begitu mendengarkan permintaanku


''iya, harry itu penguna sihir air kan?...aku ingin harry mengajariku agar manaku tak meledak seperti hari itu''


''begitu ya... ''....'' Um....baiklah! saya akan mengajarkan nona agar nona menjadi penguna sihir air terhebat''kata harry semangat


''tenang saja tak perlu terlalu hebat juga tak apa....''


''tak boleh begitu.nona harus punya tujuan yg besar. Dan saya akan berusaha keras mewujubkan itu''balasnya yg sudah bertekad


''yah....kalau harry bicara begitu ku rasa aku tak bisa menolaknya''


''mohon bantuannya harry''


''serahkan pada saya!''


***


POV Leon


''nona ada dimana ya?'' pikirku sambil mencari nona ke segala penjuru rumah


Tadi bilangnya mau bicara dengan luz tapi begitu aku kesana yg ku dapati malah ruangan luz yg seperti di terjang badai dan luz yg sedang marah-marah sendiri gak jelas.


Sebenarnya kemana nona pergi?...


Akupun terus mencari nona hingga langkah ku terhenti begitu melihat nona sedang bersama harry ,awalnya aku berniat menghampiri mereka namun hal itu langsung terhenti begitu melihat harry yg sedang mengajarkan sesuatu pada nona dan melihat hal itu mengingatkan ku pada hari dimana dia mengajariku berpedang dulu dan itu membuatku kesal


Ku pikir aku sudah melupakan nya,huh~...sudah ku duga itu tak bisa hilang semudah itu ya...


Perlahan ku langkahkan kakiku menghampirinya dan begitu aku mendekat nona langsung menyapaku dengan wajah riangnya


''nona..sedang apa anda disini?''tanyaku


''aku minta harry mengajariku sihir, ternyata ini tak semudah yg ku bayangkan''balas nona sambil tersenyum


''dia itu payah dalam mengajar nona,pasti sulit bagi anda memahaminya''kataku sambil tersenyum


''apa-apaan itu!,aku ini guru yg hebat loh. itu sebabnya nona datang padaku.''


''ahaha..itu bukan mimpi ku sih,tapi aku memang ingin menjadi kuat''balas nona sambil tertawa kecil


''kenapa?''tanyaku lalu perlahan menggenggam tangan nona lalu menyamakan tinggi kami


''nona kan punya saya di sisi nona,nona tak perlu repot-repot melakukan ini,saya pasti akan melindungi nona''kataku


''mm...kalau itu tak boleh''balasnya yg membuatku tersentak


''leon sendiri yg bilang tak boleh terlalu bergantung pada seseorang kan?.maka dari itu aku tak mau bergantung pada leon, aku juga ingin menjadi kuat''


''ah!..bukan bearti aku tak mengandalkan leon loh ya,aku tetap mengandalkanmu ,aku hanya ingin sedikit meringankan beban leon''sambungnya sambil tersenyum manis


''nona....'' ''hmph... nona tak pernah menjadi beban bagi saya'' balasku sambil tersenyum


''um!..um!...kalian pasti akan jadi keluarga yg harmonis nantinya,aku percaya itu'' kata harry tiba-tiba


*BUK! '' diam kau sialan''kata ku sambil memukulnya dengan kuat


''ke...kenapa kau malah memukulku begitu?....itu mimpi mu bukan?.bisa berkeluarga dengan nona?''tanya harry sambil memegang bagian yg ku pukul tadi


''hoo~..kau sudah bosan hidup rupanya ya?''kataku sambil mengeluarkan pedang sihir


''memang apa yg salah dengan perkataan ku barusan!?...'' '' kalau begitu memang apa mimpimu huh!?''serunya sambil meringkuk ketakutan


Mimpi?...


''benar juga, leon apa kau punya mimpi?''tanya nona


Mimpi kah....kalau dulu aku hanya ingin menjadi ksatria dan keluar dari rumah itu.tapi sekarang hal itu sudah tercapai dan aku tak pernah memikirkan hal lain lagi


''sepertinya tidak ada nona, sejujurnya mimpi saya sudah terwujud sekarang''balasku


''eh?...apa itu?''


''aku ingin menjadi ksatria dan itu sudah terwujud ''balasku sambil tersenyum

__ADS_1


''begitu ya..syukurlah,kalau begitu leon harus punya mimpi baru sekarang''


''eh?...kenapa?''


''um?...memang leon tak mau maju lebih jauh?''tanyanya balik


Huh?...


''benar sekali leon,kalau mimpi mu sudah terwujud kau harus mencari mimpi baru, karena manusia itu harus terus berkembang, kau tak boleh puas hanya karena satu mimpi''timpal harry


'' aku tak pernah memikirkannya''


''kalau begitu kau harus mulai memikirkannya ya sekarang''balas nona sambil tersenyum riang


''baiklah,akan saya pikirkan''


''kalau nona sendiri?,apa mimpi nona?''tanyaku


''aku?..um... pertama-tama aku ingin bisa bertemu elf lainnya''balas nona yg membuat ku cukup terkejut


Ah~...begitu ya..nona pasti sangat merindukan keluarganya itu..


''tenang saja nona...kita pasti akan menemukan mereka''balasku sambil tersenyum


''iya pasti ketemu''


''ah!, benar juga, kalau harry bagaimana?,apa mimpi harry?''tanya nona


''aku ya...um...ah! benar juga!,aku ingin leon memanggilku kakak'' balasnya sambil menunjukku


'' mustahil'' balasku cepat


''hee~..kenapa?...''kata harry yg langsung syok


''pokoknya mustahil,sampai mati pun aku tak akan memanggilmu itu''balasku dingin


''jahat....padahal aku cuman minta di panggil kakak''katanya yg langsung lemas


''hanya itu?''tanya nona


''iya..soal saya belum pernah mendengar leon memanggil saya kakak.setidaknya sekali seumur hidup saya ingin dia memanggil saya kakak'' kata harry


Bocah ini..dia malah menghasut nona...


''leon...coba panggil harry kakak''pinta nona yg membuatku tersentak


!!?....sialan!...bisa-bisanya dia memanfaatkan nona!...


''ayolah leon,itu tak sesulit itu kok''sambung nona sambil tersenyum polos


''benar sekali leon,itu sama sekali tak sulit''kata harry sambil meneteskan air mata buaya


Dia ini....sudah bosan hidup rupanya...


''maaf nona saya tak bisa''kataku sambil memaling kan wajahku


''huh!?..kenapa?...kan hanya memanggil kakak, apa itu sangat sulit?''tanya nona dengan polosnya


''iya...benar-benar sulit''


''huh?...kenapa?,hanya 5 huruf apa sulitnya?.'' ''ku mohon leon..buat mimpi harry menjadi kenyataan'' sambung nona sambil menatapku dengan mata berbinar-binar


Ukh!?...sialan...kalau nona sudah menatapku begitu.....


''ukh...baiklah akan saya coba''kataku yg langsung membuat mata mereka berdua berbinar-binar


Aku pun lansung menatap harry yg kini terlihat tak sabar mendengarku memanggilnya kakak


Huh~.. ''ka........'' aku ingin mengucapkan kata selanjutnya tapi entah kenapa lidahku mendadak kaku....


''ka?...''kata nona yg mencoba membantuku mengatakan nya


''k.....ukh..'' KAMPR*T LAH!'' seru ku sambil memukul harry dengan sangat kencang hingga membuatnya terbanding kebelakang dengan cukup keras. Dan entah kenapa wajahku malah jadi memanas sekarang


''e..eh?....'' nona pun tampak syok dengan apa yg terjadi begitu pun harry yg langsung memengganggi pipinya yg habis ku tonjok dan menatapku keheranan, aku yg jadi malu pun langsung pergi meninggalkan mereka.


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2