Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 249


__ADS_3

''Perkenalkan saya tyson george demetria. Pemimpin keluarga demetria saat ini'' ucapnya


Orang ini ayahnya leon dan harry kan?..dia juga datang kesini?


Tapi...


''sudah ku duga leon tak nyaman dengannya'' batinku sambil melirik leon yg terlihat risih dengan ayahnya sendiri


Kata harry hubungan leon dan ayahnya sangat buruk.sekarang aku paham seburuk apa hubungan mereka itu


'' senang bertemu dengan anda tuan demetria. Saya elissa shuya everon.terima kasih sudah repot-repot hadir ke pesta ulang tahun saya'' balasku ramah


''sebuah kehormatan bisa di undang ke acara penuh kebahagian ini tuan putri'' ucapnya


''tapi sayang di malam yg penuh kebahagian ini .ada seseorang yg menodai kesucian tempat ini'' ucapnya yg membuat leon tersentak


***


POV Harry


''itu artinya ayah mu datang kesini?''ucap duke


''iya. saya melihat kereta kuda dengan lambang keluarga saya tadi.seharusnya ayah atau ibu saya ada disini saat ini.tapi saya tak menemukan mereka dimana pun'' ucapku


Ini gawat.. kalau ayah sampai bertemu leon.. aaaakh!.. habis sudah. Aku tak bisa membayangkan caci maki seperti apa yg akan ia berikan pada leon . aku harus menemukannya dan membuatnya tak bertemu dengan leon


'' dia pasti ada di aula pesta'' balas duke


''saya juga berfikir demikian.saya akan coba mencarinya la...''


PLAK!! '' SUDAH CUKUP!!'' teriak nona di ikuti suara tamparan kencang yg membuat seisi ruangan langsung senyap


Dalam seketika semua mata pun langsung tertuju kearahnya dan..


a.....AYAH!?.


e..eh?..ada apa ini?..ayah baru saja di tampar nona?..kenapa?.dan lagi leon sudah ketemu ayah dong!.


Gawat..beliau pasti berulah lagi .aku harus kesana dan menghentikannya


Aku pun berniat pergi ketepat mereka namun


*grep '' tunggu harry'' ucap duke sambil menahan tangan ku


''tuan?''


''diam dan lihat lah'' ucapnya


''apa?'' ''tuan , nona baru saja berurusan dengan ayah saya. saya harus melakukan sesuatu sebelum keadaan semakin parah'' ucapku


''harry apa yg kau takutkan?. Dia putriku. Dan lagi. ku rasa sudah saatnya putriku menyelesaikan masalahnya sendiri'' ucap tuan duke sambil tersenyum percaya diri pada nona


Apa yg ia bicarakan?..bisa-bisa nama keluarga jatuh karena hal ini kan?. Nona juga bisa saja dalam bahaya kalau sampai ayahku kehilangan kesabarannya.

__ADS_1


''yah.tapi kalau tuan demetria sampai main tangan keputriku siap-siap saja dia kehilangan kedua tangannya'' sambung duke yg membuatku merinding


Sudah ku duga sebaiknya aku pergi kesana dan menghentikannya sekarang


***


POV Elissa


Beberapa saat yg lalu


''tapi sayang di malam yg penuh kebahagian ini .ada seseorang yg menodai kesucian tempat ini'' ucapnya sambil menatap leon tajam


''apa maksud perkataan anda?''tanyaku


'' tuan putri ,saya hanya merasa prihatin karena di malam yg penuh berkah ini ada sosok yg menodai kesucian tempat ini. Darah kotor dari anak haram'' ucapnya


Apa yg ia katakan?.


Leon...


Ku lirik sosok leon yg selalu terlihat kuat dan berani . tapi kini.ini bertama kalinya aku melihatnya tertunduk di hadapan orang lain. Ia pun mengepalkan tangannya dengan begitu kuat seakan mencoba menahan emosi nya yg sedang meluap-luap akibat perkataan ayahnya sendiri


'' kenapa kau malah berdiri disana?.'' ucapnya yg membuat leon tersentak


''apa kau merasa derajatmu sudah naik hanya karena kini kau ksatria keluarga duke?. Jangan sombong kau ya. padahal hanya anak haram yg beruntung tapi bisa-bisanya bersikap lancang. Benar-benar mirip ibunya yg merupakan wanita pengoda'' '' harusnya kalian berdua mati membusuk saja di rumah itu''


!?!


*PLAK! '' SUDAH CUKUP!'' seruku sambil melayangkan tamparan kencang di pipinya


***


''a..apa?'' ucap tuan demetria sambil mundur beberapa langsung dan memeganggi pipinya yg merah akibat tamparan ku


''aku sudah tak tahan lagi''


'' TUAN DEMETRIA!. ORANG YG BARUSAN ANDA HINA ADALAH KSATRIAKU. KALAU ANDA MENGHINANYA . ANDA SAMA SAJA SEPERTI MENGHINAKU!'' teriakku


'' aku tak suka anda bicara buruk mengenai leon.padahal ia putra anda sendiri.anda yg membuatnya lahir kedunia ini dan memberinya nama,tapi bisa-bisanya anda mengatakan hal semacam itu''


''leon adalah orang yg hebat ,ia bisa sampai disini bukan karena keberuntungan melainkan karena bakatnya.anda tak tau itu karena anda tak pernah memperhatikannya. Kalau saja anda memperhatikannya. Maka anda akan sadar kalau leon seribu kali jauh lebih baik di banding anda'' ucapku sambil menatapnya tajam


''ka...kau!''


''aku benci bertemu orang yg kerjaannya hanya menghina orang lain tanpa sadar akan kemampuan dirinya sendiri'' potongku


!?!..''a..apa!?''


*syut! '' silahkan angkat kaki dari rumah ini dan jangan pernah muncul di hadapan ku lagi!'' usirku dengan tegas sambil mengarahkan jariku ke pintu keluar


!!?!


''ukh!.. beraninya kau..'' gumamnya lalu berniat menamparku namun dengan sigap leon langsung menahannya..*GREP!

__ADS_1


''apa yg anda pikirkan?.berani sekali anda mencoba menampar nona ''ucap leon sambil menatapnya tajam


''kau!''


''kalau anda masih punya rasa malu ,seharusya anda pergi sekarang. apa anda tak sadar anda menjadi bahan tontonan disini?''ucap leon yg membuatnya tersentak lalu melihat sekitarnya.


Para bangsawan memperhatikan dan mulai berbisik satu sama lain


*PATS! '' lihat sana nanti.akan ku balas'' ucapnya sambil menepis tangan leon lalu pergi dengan penuh emosi.


Selesai sudah tapi..


Ukh..


''nona!?'' seru leon begitu aku langsung pergi


***


Karena tak mau jadi bahan tontonan aku pun memilih pergi keluar mencari tempat yg sepi untuk menyendiri dan disana...


*hiks..*hiks..


Aku mencoba menyembunyikan air mataku yg terus mengalir


Emosiku masih terasa meluap-luap . ini pertama kalinya aku melakukan hal tadi membentak seseorang bahkan hingga menamparnya di hadapan banyak orang. Jujur aku sangat takut tadi tapi... di banding itu semua hatiku terasa sakit saat ia mengejek leon ku yg berharga.


''ternyata anda disini nona'' ucap leon setelah menemukanku


''leon..''


''hmph.. kenapa anda menangis nona?'' ucapnya dengan lembut lalu mengusap air mataku


''aku kesal'' balasku.


''Dia menghina leon dan ibu leon seakan itu hal yg seharusnya.aku benar-benar kesal mendengarnya.di tambah lagi...hiks..aku sakit hati karena dia ayah leon''ucapku yg membuat leon tersentak


'' kalau orang lain mungkin tak akan sesakit ini tapi ini ayah leon sendiri yg mengatakannya. Aku sakit hati karena mendengar itu keluar dari mulutnya sendiri''jelasku


'' apa leon tak sakit hati?.apa leon tak sedih?''tanyaku


..... '' entahlah'' balas leon muram


''sejujurnya saya kesal saat ia menghina ibu saya tapi saya sama sekali tak sakit hati atau pun sedih''


''karena saya tak pernah mengharapkan apapun lagi padanya''


''ini bukan pertama kalinya ia menghina atau bahkan memperlakukan saya dengan kasar.ia pernah menendang saya dan membuat saya hancur. Mungkin karena sudah pernah mengalaminya ucapannya barusan sama sekali tak bearti bagi saya''jelas leon dengan nada sendu


''lagi pula...saya tak tau caranya menangis'' sambungnya yg membuatku tersentak


Apa!?...


''Leon tak penah menangis?'' tanyaku.

__ADS_1


...****************...


...NEXT...


__ADS_2