
Syukurlah...dengan begini aku tak perlu menganti popoknya lagi ataupun memberinya susu diam-diam lagi
''tapi saya tak percaya kalau tuan muda yg merawat nya selama ini,bagaimana tuan muda bisa kemari?.apa naluri seorang kakak yg membawa anda kemari?''tanya beliau sambil tersenyum
Kakak?....
''kau salah, aku bukan kakaknya! ,aku bosnya!''balasku cepat
''bos?'' tanya wanita tersebut dan bayi itu malah melihatku dengan tatapan jengkel
''apa-apaan wajah itu!...aku bosnya ya!''seruku yg kesal melihat wajah songgong bocah tersebut
''ah!...dia benar-benar menyebalkan...siapa namanya?.aku belum tau namanya sampai sekarang''kataku sambil menunjuknya
''leon..'' '' Leon maximillan demetria.''
!!!?....demetria?..sebentar...itu artinya dia benar adikku dong...tapi wanita ini bukan ibuku....dan lagi ini pertama kalinya aku bertemu dengannya...apa maksudnya ini?..
Yah...matanya memang mirip dengan mataku dan ayah sih...tapi...ibu kami berbeda?...memang itu bisa ya?...
''aku kakak?'' tanyaku yg masih tak bisa ku percaya
''mm....ta..ta...''kata bayi itu untuk pertama kalinya dan mendengar ia bicara untuk pertama kalinya kami berdua pun langsung di buat terkejut
''astaga...leon...apa itu kata pertama mu?''kata wanita tersebut yg sangat syok sekaligus senang
''tata..''katanya lagi lalu tersenyum
''tata itu apa?''tanyaku binggung
''ahaha...maksudnya pasti kakak tuan muda''balas wanita itu sambil tersenyum
''kalau begitu panggilnya kakak dong bukan tata''kataku sambil memintanya
''yah...beri dia waktu tuan muda...sebentar lagi juga dia bia menyebut kakak dengan benar'' balas wanita tersebut sambil memberikan leon padaku. Aku pun langsung menggendongnya. Lalu begitu ia tertawa setelah memanggilku, senyum di wajahku pun tak bia ku sembunyikan lagi
Sejujurnya aku sangat senang karena kata yg pertama ia ucapkan adalah aku .
''hmph...kau benar..aku adalah kakak mu leon ''balasku lalu menciumnya dengan lembut
''bibi..apa aku boleh main kesini lagi nanti?''tanyaku
''eh!?...boleh saja..tapi...apa tak apa?.bukannya orang sana melarangmu untuk kesini?''
''tenang saja. Bibi pikir kenapa aku bisa kesini selama seminggu ini''balasku percaya diri
***
''hpmh....adik kah..''gumamku sambil berbaring di kasur
__ADS_1
''tata...''
Ahaha...dia bahkan memanggilku kakak...imut sekali...
''leon...leon.....singa kah...''
Hmph...bagiku dia malah terlihat seperti anak kucing di banding singa.
Karena sudah malam aku pun memutuskan untuk menutup gorden kamar dan bersiap tidur namun sebelum aku melakukan itu pandanganku teralihkan pada sosok misterius di dekat tembok. Merasa ada yg tak beres aku pun langsung berlari keluar kamar dan pergi menuju rumah adikku itu. Begitu aku sudah dekat dengan rumah itu aku langsung merasakan kehadiran tak menyenangkan. Reflek ku keluarkan pedang sihirku. Beruntung sejak kecil aku sudah di ajarkan berpedang ,aku bahkan sudah di latih untuk pertempuran jarak jauh. Tanpa pikir panjang aku langsung mengarahkan sihirku kearah orang mencurigakan itu
''aaaakh!!'' teriak orang tersebut begitu terkena seraganku aku pun langsung pergi ketempatnya dan melihat siapa itu. Dan begitu aku sampai di sana aku terkejut saat menyadari kalau aku baru saja berurusan dengan seorang pembunuh bayaran. Badanku merinding hebat. Meski aku sudah di latih untuk ini tapi ini pertama kali aku menghadapinya secara langsung
''siapa kau?...dan apa tujuanmu ?''tanyaku sambil menodongkan pedangku padanya
''cih....dasar bocah...beraninya kau mengangguku''balasnya sambil menatapku tajam dan jujur aku sempat di buat takut dengan tatapannya itu
''serang dia!''serunya dan begitu dia berteriak aku baru menyadari kalau ada satu orang lagi yg berada tepat di belakangku.
!!?....*BHUAAAK!...
Dan karena terlambat menyadarinya aku pun terkena serangannya dan berbanting cukup kencang , rasa nyeri pun langsung menghampiriku, pengelihatanku pun mulai memudar, kurasakan ada darah yg mengalir di kepalaku. Rasanya sakit...sakit sekali...aku ingin menangis sekencang mungkin jika ku bisa , aku bahkan merasa aku akan mati disini...
''um?...bos...dia ini kan putra sulung keluarga demetria,kita tak boleh membunuhnya...''
''ah?...benarkah?...ck...sayang sekali...'' ''yasudah tinggalkan saya dia,tugas kita cuman membunuh ibu dan anak di rumah itu'' kata orang yg ku serang tadi dan mendengar hal itu aku pun berjuang mati matian untuk melawan rasa sakit dan takut ku ini
''jangan...''gumamku sambil berusaha bangkit
''berhenti...''kataku yg tak di tanggapi oleh mereka
''KU BILANG BERHENTI!'' seruku lalu mengeluarkan ribuan es tajam kearah mereka
''JANGAN PERNAH SENTUH ADIKKU!'' *SRAK!!....
***
.
.
.
Saat ku buka mataku di pagi hari aku merasakan sesuatu yg tak nyaman,seluruh badan ku terasa sakit,aku juga tak ingat apapun, aku bahkan tak ingat kenapa aku bisa terluka seperti ini.
Hatiku terasa tak nyaman,aku seperti melupakan sesuatu yg penting ,tapi sekeras apapun aku mencoba mengingatnya aku tetap tak bisa mengingatnya.
Seiring berjalannya waktu ,aku mulai tak peduli lagi dengan perasaan itu dan aku pun menjalani kehidupanku seperti biasanya. Sampai aku mendengar kabar kalau aku punya adik dan dia tinggal di balik tembok itu.meski begitu akibat hasutan dari para orang dewasa aku tak pernah sekalipun pergi kesana atau bahkan mendekatinya.
***
__ADS_1
''oh?...kau sudah kembali'' kata leon begitu kami berpapasan di lorong
''yo.. leon....bayinya imut sekali loh, harusnya kau datang juga tadi''kataku
''kau kan tau aku harus menjaga nona''
''benar juga, sayang sekali...''
....... ''leon...''panggilku yg membuatnya menoleh kearahku
''apa?''
''saat aku menggendong bayi tadi, aku merasa pernah melakukannya dulu,tapi aku tak begitu ingat''
''hoo~..kau pernah nyulik anak orang ya ternyata''balas leon
''YA GAK LAH!, sebenarnya di matamu ini aku orang yg bagaimana sih!?''seruku
''menyebalkan''balasnya sambil menatapku jengkel
''leon...begini ya...bisa tidak sekali saja kau baik padaku?''tanyaku geram
''mustahil'' katanya lalu berniat pergi meninggalkanku
Ku pandangi punggung leon yg mulai menjauh dan tiba-tiba saja ingatan seorang bayi muncul di kepalaku. Begitu ingatan pendek itu muncul badanku tanpa sadar mulai berlari kearah leon lalu...
''leon..''
''apa lagi?''tanyanya sambil menoleh kearahku dan tanpa sadar aku malah menggendongnya layaknya tuan putri jelas tindakan ku ini membuat kami berdua sama-sama terkejut
''A..APA YG KAU LAKUAN BODOH!....''seru leon dengan wajah memerah
''um...leon kau tambah berat ya''kataku
''SUDAH CEPAT TURUNKAN AKU BODOH!'' seru leon sambil menjitak kepalaku.
Aku pun langsung menurunkannya dan leon langsung menjaga jarak dariku
''sebenarnya apa yg salah dengan kepalamu itu?!''
''ah..maaf..aku juga tak tau apa yg baru saja ku lakukan, badanku bergerak dengan sendirinya''
''huwaa..seram...'' '' jangan dekati aku lagi'' katanya lalu berjalan menjauh
........sebenanya perasaan apa itu tadi?..
''Dadaku terasa hangat'' batinku sambil memegang dadaku.
Rasanya seperti bernostalgia ....
__ADS_1
...****************...
...NEXT...