Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 113


__ADS_3

POV Elissa


Huh~...aku sama sekali tak bisa berfikir dengan benar. Cerita orang tadi benar-benar membuatku kepikiran.


Sebenarnya siapa gadis dan elf itu?...um...apa jangan-jangan dia kerabat jauh ku?.atau mungkin raja sebelumnya?


Tidak..tidak..itu tak mungkin...setahuku raja terdahulu sudah pada meninggal.kalau kerabat jauh...aku sama sekali tak memikirkannya...


''elissa'' panggil ayah yg langsung menyadarkank dari lamunan


''eh!?..iya?''


''kalau sedang makan jangan melamun'' balas ayah sambil tersenyum lembut


''maaf''


''hmph...elissa pasti kelelahan ya habis main di pantai''kata nenek sambil tertawa kecil


Hmph..kurasa aku tak boleh membuat mereka khawatir soal ini


''iya, habisnya ini pertama kalinya aku ke pantai''balasku riang


''syukurlah kalau kau bersenang-senang'' ''padahal tadi juga ada yg mau ikut tuh, tapi tertahan pekerjaan''kata nenek sambil melirik kakek


''huh!?..omong kosong macam apa itu?!. Aku sama sekali tak tertarik ke tempat panas itu''balas kakek sambil memalingkan wajahnya


''hohoho...benarkah..''balas nenek sambil tersenyum penuh arti


''ahaha..kalau ayah mau ikut harusnya ikut saja tadi, elissa juga pasti akan senang kalau ayah ikut tadi'' timpal ayah


''sudah ku bilang aku tak mau pergi ketempat panas itu!'' seru kakek


''iya..iya.terserah kau saja'' ''ngomong-ngomong, apa lian dan luz belum kembali juga?''tanya nenek


''benar juga. Aku belum melihat mereka sejak tadi''balas ayah


Um?...apa mereka masih mencari papa baru?..., sepertinya itu memakan banyak waktu ya..


BRAK... '' ku dengar ada yg mencariku!'' seru bunda yg tiba-tiba saja muncul dengan wajah riang


''ahaha..baru di bicarakan langsung muncul orangnya''kata nenek


''maaf kami terlambat'' balas bunda lalu duduk di samping ayah dan luz yg terlihat kelelahan pun langsung ku suruh duduk di sebelahku


''selamat datang kembali, bagaimana pencariannya?''tanya ku pada luz


''ku mohon jangan tanyakan itu.aku tak mau membahasnya''kata luz yg terlihat sangat lelah


''lian,lama tak bertemu, senang rasanya melihatmu baik-baik saja'' sapa ayah


''ah~...benar juga, lama tak bertemu lean.kau makin terlihat tua ya'' balas bunda


''ahaha..bukannya kau sama saja, dan lagi... bukannya kau semakin mirip dengan ku ya'' kata ayah


Kalau di lihat-lihat benar juga.. apa lagi mereka duduk bersebelahan begitu. Aku hampir sulit membedakan mereka tapi..syukurlah kurasa bunda sudah tak marah pada ayah lagi.

__ADS_1


''mau bagaimana lagi?.aku terlahir seperti ini.berkat itu aku jadi sangat sulit mendapatkan jodoh.'' Balas bunda sambil cemberut


''huh~...padahal aku sudah berkeliling kesana kemari bersama luz tapi aku malah di kira homo karena wajahku yg mirip dengan mu ini. Meski begitu banyak sih wanita yg lengket padaku. Um..apa perlu aku ubah gender ku?''kata bunda


''kalau itu jelas tak boleh '' ''kenapa tak coba berdandan saja ''kata ayah


''tidak,itu tak bekerja, tadi kami sudah coba tapi ternyata tak pantas sama sekali''balas luz


''begitulah.kurasa aku akan jadi orang tua tunggal selamanya''balas bunda yg membuat semua orang terkejut


''apa!?''seru ayah,nenek dan kakek bersamaan


Ah~...benar juga mereka kan belum tau kalau bunda mengangkat luz sebagai anaknya


''ah!..benar juga, aku belum memberi tahu kalian ya'' kata bunda lalu bangkit dari kursinya dan berjalan kearah luz lalu menepuk pundaknya


''aku baru saja memutuskan untuk mengangkat luz sebagai putraku''sambung bunda yg mengejutkan mereka


''eh!?..tiba-tiba?''tanya ayah yg terlihat syok


''kenapa memangnya?.kau saja mengangkat elissa tanpa memberitahu kami terlebih dahulu''balas bunda


''tidak bukan begitu ,aku hanya terkejut kau memutuskannya secepat itu, meski begitu aku tak akan menentangnya, aku malah senang akhirnya luz memiliki keluarga ''balas ayah sambil tersenyum kearah luz dan luz pun langsung tertunduk malu


''ibu juga tak menentangnya. Dengan begini cucuku bertambah jadi 3 orang ya.mana imut-imut lagi''timpal nenek


''hmph!..lakukanlah sesuka kalian, kalian sudah besar.''kata kakek


'' jadi begitulah. Mulai sekarang kau adalah bagian keluarga ini luz.selamat datang''kata bunda sambil tersenyum lembut


''te..terima kasih''balas luz sambil tertunduk malu


Ah!. Benar juga, kalau luz menjadi bagian keluarga ini maka dia akan memiliki nama belakang everon juga kan?...kira-kira bunda akan menamainya siapa?


''um.... soal itu masih kami pikirkan. Soalnya luz menolak semua nama yg ku berikan padanya''balas bunda


''itu karena nama yg mama berikan terdengar konyol semua''balas luz geram


''kalau begitu pikirkan lah baik-baik''kata ayah sambil tersenyum lembut


''um!, akan kami pikirkan''balas bunda sambil tersenyum


Dan pada akhirnya kami pun melanjutkan makan malam yg menyenangkan bersama.


***


POV Leandro


''um... akhirnya ketemu juga,kau tak bermaksud menghindariku lagi kan lian?''tanyaku sambil menghampirinya yg sedang minum di balkon sendirian


''hee~..jadi kau tau aku menghindarimu?.padahal kata mereka kau malah mengira aku ngajak main petak umpet''balas lian


''ahaha...benar juga'' balasku


''20 tahun kau selalu bersembunyi dariku, akhirnya aku menemukanmu juga''balasku sambil menepuk pundaknya

__ADS_1


''hmph...kata-katamu akan lebih mengena kalau saja kita tak bertemu di ruang makan tadi''


''benar juga''


Hmph...20 tahun tak berbincang dengannya,entah kenapa aku jadi bingung harus mulai dari mana


''lean...kenapa kau mengangkat elissa sebagai putrimu?''tanyanya tiba-tiba


Mulai dari situ kah!?...entah kenapa aku merasa ini akan menjadi pembicaraan yg berat.


''tak ada alasan khusus,aku hanya langsung tertarik olehnya . kau pasti paham karena ku yakin kau juga merasakan hal yg sama saat melihat luz''balasku


''hee~...yah..memang sih, tapi disisi lain itu juga karena aku ingin segera punya anak, kalau kau kan tidak, kau punya erwin sebagai putramu. Atau jangan-jangan kau memang masih mengharapkan anak perempuan?''ledeknya


''ahaha..kau masih ingat pembicaraan kita waktu itu ya, ingatanmu boleh juga''


''hmph,mana mungkin aku lupa''


''tapi yg jadi pertanyaan kenapa harus elissa?. Terlebih dia bukan manusia''sambungnya yg membuatku tersentak


....'' hmph... sudah ku duga aku tak bisa mengelabuimu lian. Pengatanmu benar-benar mengerikan''balasku


''ku anggap itu pujian darimu adikku'' balasnya yg terlihat bangga


''jadi , kenapa?''tanyanya


''entahlah, kau juga tau bukan ,kalau luz bukan manusia?. Kalau begitu alasannya pasti sama sepertimu''balasku


''berhenti mengikutiku!'' serunya


''hah~..kenapa baru sekarang kita benar-benar mirip ya''sambungnya


''tapi...apa lina tak keberatan?, bagaimana dengan dendamnya pada elf?''tanyanya


Um?....dia bahkan tau elissa elf?...kembaranku memang luar biasa


''tenang saja. dia bahkan sangat menyayangi elissa sebagai putrinya sekarang''balasku


''begitu ya. Syukurlah''


''ngomong-ngomong, dari mana kau tau elissa adalah elf?.ku rasa aku tak pernah mengatakan ini sebelumnya''tanyaku


''um?...habisnya dia mirip sekali dengannya''


''eh?..'' ''siapa yg kau bicarakan?''tanyaku tak paham


''hmph...kau ingin tau?.kau pasti tak akan mengiranya loh'' balasnya sambil tersenyum penuh arti


Siapa ?..entah kenapa aku merasakan firasat buruk dari ini


''dia...cinta pertamaku, raja para elf''


..........................................


''HAH!?''

__ADS_1


...****************...


...Bersambung...


__ADS_2