
POV Eric
Saat pertama kali bertemu dengannya ku pikir dia adalah ancaman. Hanya karena ia makhluk dari benua hitam aku langsung waspada padanya. Tapi setelah mengenalnya.....aku mulai menyadari sesuatu
Dia itu...
''APA AKU BOLEH MEMUKUL ANDA!''
Suka berterus terang
'' bodoh!,putra mahkota bodoh!...apa anda tau seberapa panik nya saya saat melihat dia ada di sana!?,saya bahkan sampai bermimpi buruk saking takutnya!''
Terlalu polos
''jangan ketawa!,aku sedang marah ini!''
Sangat manis saat marah
Dia juga murah senyum,dan ramah.tapi.... aku tak paham kenapa hanya di hadapanku saja dia selalu terlihat ketakutan. Bukan itu saja dia juga selalu mencoba menghindariku seakan-akan aku adalah orang yg mengerikan. Aku tau pertemuan pertama kami kurang baik tapi aku kan sudah minta maaf soal itu...kenapa dia masih saja menghindariku?... sebenarnya apa yg salah dengannya?.
***
(beberapa hari yg lalu)
Di istana putra mahkota
''huh~...''
''um?..yang mulia anda terus menghela nafas,apa ada yang anda pikirkan?''tanya ajudan ku (yustaf)
''tidak juga''balasku sambil memainkan penaku
''meski anda bilang begitu ,wajah anda berkata sebaliknya yang mulia''balasnya sambil tersenyum
''huh~...hei yustaf,kalau tak salah kau sudah punya banyak pengalaman dengan perempuan kan?''tanyaku
''EH!?. Kenapa tiba-tiba anda menanyakan itu!?''
''bukan apa-apa,aku hanya penasaran''balasku
''um...yustaf apa kau tau kenapa alasan wanita terus menghindari seseorang?''tanyaku tiba-tiba
''huh?...yang mulia sebenarnya apa yang....ah~..begitu rupanya''balasnya sambil tersenyum kecil
''ada wanita yg terus menghindari anda ya''ledeknya dengan wajah yg begitu menyebalkan
''bukan!,itu...temanku yg mengalaminya bukan aku''balasku sambil memalingkan wajahku
''pfft..begitu ya teman..baiklah teman..''katanya sambil menahan tawa
''tapi yah...mungkin ada 2 alasan wanita melakukan itu,pertama dia pasti tak menyukai pria tersebut''katanya yg tiba-tiba jleb banget
''begitu ya...'' sial ternyata elissa memang tak menyukaiku ya..pasti karena pertemuan pertama itu...
''yg kedua, karena dia menyukai pria itu'' sambung yustaf yg membuatku tersentak
''huh?...''
''yang mulia, wanita itu gengsinya tinggi,kebanyakan dari mereka ingin jual mahal, jadi mereka sengaja menghindari kita agar kitanya yg maju duluan''jelas yustaf
...kelihatannya elissa bukan type yg begitu sih,dan lagi dia itukan polos banget mana mungkin dia melakukan hal rumit begitu.
''tapi yang mulia, kalau pun anda itu berada di kemungkinan pertama ,anda tak perlu risau,saya punya cara meluluhkannya''katanya percaya diri
Meluluhkan?.apa maksudnya membuat elissa terbuka padaku?...kalau begitu kelihatanya itu cukup menarik
''bagaimana caranya?''tanyaku yg di balas senyuman aneh olehnya
''pertama coba ajak dia jalan...wanita suka kejutan jadi ajak dia dengan cara tak terduga''
Cara tak terduga?..
''kedua traktir dia makan, dan jadikan ini kesempatan untuk mengenalnya lebih dekat,misalnya seperti mencari tau apa makanan favoritnya.''
''yang ketiga, belikan dia sesuatu. Biasanya wanita akan senang kalau di belikan sebuah hadiah, jadi ini wajib''
''nah setelah semua itu anda lakukan ,saya jamin wanita itu akan lebih terbuka pada anda''
''begitu ya...tapi ini bukan untukku tapi teman ku''tegasku
''ahaha..iya maksud saya teman anda''
__ADS_1
***
(Kembali kesaat ini)
Yah..sudah ku lakukan semua yg ia sarankan, ku ajak dia pergi dengan cara tak terduga(di bawa paksa ), ku traktir dia makan karena tak tau apa yg ia suka jadi aku belikan semua ,awalnya ku pikir aku bisa tau apa yg ia suka dan tak ia suka tapi nytanya dia memakan semuanya ( anak orang kekenyangan woi) dan ku belikan ia berbagai macam barang yg di gemari banyak wanita (sogokan).
Meski ku lakukan semua itu entah kenapa sikap elissa tak berubah banyak ( cara lu salah g*blok)
Huh~...ternyata yustaf tak seahli yg ku pikirkan. Semua caranya tak ada yg berhasil. Tapi yah...kurasa cara beginian juga tak cocok denganku. Mungkin itu juga lah alasan aku gagal hari ini.
''Yah..kurasa hari ini cukup sampai disini saja.kurasa aku memang tak bisa aku akrab dengan elissa'' batinku sambil menutup kedua mataku mencoba beristirahat sejenak sampai...
*srak..*srak... tiba-tiba aku merasakan sesuatu menyangkut di rambutku,aku juga merasakan ada sebuah tangan yg mendekatiku. Karena insting itulah secara reflek langsung ku genggam tangan itu lalu membanting orang tersebut ke tanah
''KYAAA!'' teriak elissa yg langsung membuatku membuka mataku
Begitu ku buka mata ku lihat wajahnya yg kaget dan juga ketakutan,bukan hanya itu kelopak bunga pun langsung berhamburan di sekitar kami. Menyadari hal itu aku jadi teringat pertemuan pertama kami saat itu. Kalau tak salah saat itu ada bunga-bunga yg berhamburan juga di sekitar kami
''sakit..''rintihnya yg membuatku langsung tersadar lalu melepaskannya
''maaf, aku tak senga...eh?'' kataku yg terhenti begitu menyadari ada sesuatu di kepalaku. Aku pun langsung mengambilnya dan rupanya itu sebuah mahkota yg terbuat dari rangkaian bunga-bunga
''huwaa..ti..tidak..saya tak bermaksud memakaikan itu pada anda tadi, ta..tadi tak sengaja itu te...tertiup angin dan jatuh ke kepala anda, saya hanya mencoba mengambilnya'' jelasnya yg langsung panik
Mahkota bunga?...um...kalau tak salah saat itu dia juga sedang membuat mahkota bunga ya,tapi aku langsung menghancurkannya ...
''a..anu...maaf..''katanya ketakutan
..... ''apa aku cocok memakai ini?''tanyaku sambil kembali memakai makhota bunga tersebut dan mendengar itu wajah elissa menjadi sangat syok ,ia seperti kehabisan kata-kata untuk membalas pertanyaanku barusan,dan entah kenapa ini membuatku malu. Karena itu aku langsung melepaskannya dan mengalihkan perhatianku
''lupakan saja apa yg ku katakan sebe...''
''cocok kok''potongnya sambil memakaikan ku mahkota itu kembali
''anda terlihat sangat manis saat memakai ini''sambungnya sambil tersenyum gembira
...... ''maksud itu apa?, apa aku terlihat seperti wanita begitu?''tanyaku yg langsung membuatnya tersentak
''bu..bukan begitu...ma..maksud saya anda terlihat lebih bersahabat dari biasanya''
''maksudmu aku tak bersahabat gitu?''alasku yg malah membuatnya kebinggungan
''bu..bukan begitu...hanya saja wajah anda....''
''wa..wajah anda...''
''kenapa?!''seruku yg membuatnya tersentak lalu....
''WAJAH ANDA SERAM TAU!'' teriaknya sambil menutup kedua matanya
Huh?
*****
POV Elissa
Huwaaaa...AKU MENGATAKANNYA!...
Gawat!...dia pasti akan sangat marah sekarang!...dasar mulut tak tau diri!...kenapa malah mengatakan kata paling kramat itu!...
''wajahku seram?'' tanyanya lalu mulai memeganggi wajahnya sendiri
''um...apa wajah tampan ku ini malah membuatmu takut?,atau aku terlalu tampan hingga kau takut?''katanya
Huh?....
Astaga dari mana dia memiliki ke percayaan diri setinggi itu!?....
''Huh~...tapi begitu ya, jadi alasan lain kau selalu menghindariku karena kau takut pada wajahku?''tanyanya memastikan
......astaga ini orang bisa sadar diri dikit gak sih?...memang wajahnya seram tapi di banding kan itu sikapmu itu jauh lebih seram!...huh~..kurasa ini karena dia pangeran makanya tak menyadari hal itu ya... kurasa aku harus menegaskan padanya sekarang sebelum ia semakin salah paham
''sejujurnya saya takut pada anda karena sikap anda ''
''sikapku?... padahal aku memperlakukan mu dengan baik selama ini, dan lagi aku juga mentraktirmu dan membelikan mu banyak barang hari ini, apa itu malah membuatmu takut?''tanyanya
Ya jelas lah, kau kan membawaku dengan paksa hari ini,dan lagi aku tak pernah minta di belikan apapun oleh mu.
''um...huh~...kalau begitu hari ini aku gagal ya'' gumamnya
???....apanya yg gagal?...sebenarnya apa tujuannya membawaku sih?
__ADS_1
''anu..putra mahkota sebenarnya apa tujuan anda membawaku hari ini?''tanyaku
''karena aku ingin tau''balasnya
''apanya?''
''apa yg kau suka dan tak kau suka'' balasnya yg jelas membuat pikiran ku langsung kosong
''itu sebabnya aku mentraktirmu banyak makanan dan memberikan mu banyak barang untuk mengetahui apa saja yg kau suka. Tapi kau malah menerima segalanya'' sambungnya yg malah terlihat kesal
..........''KALAU BEGITU KENAPA ANDA TAK TANYA SAJA!'' seruku
Astaga apa yg salah dengan orang ini!...kalau dia hanya ingin tau apa yg ku suka tinggal tanya sajakan beres!, dan lagi bagaimana caranya aku menolak pemberian dari mu!, tolong pikirkan hal itu , kau itu putra mahkota loh mana berani aku menolak pemberianmu!...
''a....um....benar juga..''balasnya lalu memalingkan wajahnya yg memerah
Wah...coba lihat ini..sekarang dia malu dengan kelakuannya sendiri.
''ehem...yasudahlah yg sudah terjadi biarlah terjadi. Dari pada itu aku sudah dengar kejadian kemarin dari duke'' katanya
Huwaaa....dia langsung menganti topik dong....luar biasa ini orang.
''sejujurnya aku cukup tertarik dengan cerita yg spirit itu ceritakan''sambungnya
''ah~...cerita soal benua hitam itu ya'' katanya sambil duduk di sebelahnya
''sejujurnya saya juga cukup tertarik dengan kisah itu''sambungku
''apa bisa kau ceritakan ulang, aku ingin mendegar lengkapnya'' kata putra mahkota yg ku balas dengan anggukan lalu mulai menceritakan kembali cerita itu padanya..
***
''um...begitu ya...sudah ku duga ini menarik''katanya setelah mendengar cerita tersebut
''ngomong-ngomong elf yg ada dalam kisah itu apa itu ayahmu?''tanyanya
''kalau itu tergantung, kalau misalnya perang itu berakhir sekitar 500 tahun yg lalu maka kemungkinan besar itu papa, tapi kalau lebih dari itu bisa saja itu kakek atau pendahulunya'' balasku
''Begitu ya...''
***
POV Eric
Um...sudah ku duga cerita itu cukup menarik, dan lagi dia bilang itu legenda sekaliguss ramalan, kalau begitu cerita itu benar apa adanya...aku tak menyangka di benua hitam pernah ada ke jadian seperti itu dan lagi sang malapetaka....huh~..ini jadi semakin rumit saja.
Sang malapetaka akan muncul dan membawa akhir dunia...ah..ini sih jelas bukan hal yg bisa di abaikan...lalu gadis penyelamat itu...um...
''putra mahkota?''panggil elissa
''ah..maaf , aku hanyut dalam pikiranku sendiri ya'' kataku yg dibals anggukan olehnya
''maafkan aku, tapi aku baru mendapat alibi baru''
''alibi?''
''ya...katanya raja elf yg menghentikan perang tersebut bukan?. Kalau begitu ada kemungkinan klan yg tak setuju akan hal itu melakukan pemberontakan''
''tapi kenapa?.perang itu kan hanya menjadi luka bagi semuanya''balas elissa dengan wajah muram
''kalau itu tak pasti juga''balasku
''memang benar banyak korban dalam perang tersebut tapi dari pengalamanku setiap perang pasti ada pihak yg di untungkan,dan aku yakin pihak itulah yg menjadi dalangnya''
Benar kalau berfikir dari sudut pandang pihak yg di untungkan dalam perang tersebut ,aku yakin ia tak terima kalau perang antar klan berakhir dan lagi alasan perang mereka adalah karena kelahiran gadis penyelamat itu........
Eh!...sebentar...gadis penyelamat?....
Katanya 'akan lahir gadis penyelamat dengan mata merah dari klan kalian'
''gadis mata merah?''batinku sambil melirik elissa
Gadis penyelamat dengan mata merah, perkataan pemimpin vampir yg bilang ada kemungkinan gadis itu terlahir dari salah satu klan disana. Alasan utama terjadinya perang besar di benua hitam...
Kalau begitu...apa mungkin...!!!?
Dugaan kalau mereka mengincar sentaga pustaka adalah salah?...
Alasan mereka mengincar elissa bukan karena ada kemungkinan elissa memegang senjata pustaka tapi karena elissa memikili kemungkinan sebagai sang penyelamat itu!?
Kalau begitu...TUJUAN MEREKA SEBENARNYA ADALAH MENYELENYAPKAN ELISSA !!?
__ADS_1
...****************...
...Bersambung...