
Kalau begini..mereka sama saja seperti memberiku harapan palsu kan?... kenapa mereka melakukan itu?... apa mereka tau seberapa sakitnya aku di hianati seperti ini...
'' KENAPA KALIAN BERBOHONG!?..KENAPA KALIAN MENGAKU SEBAGAI ORANG TUA ELI!?'' '' APA KALIAN PIKIR ELI AKAN BAHAGIA DI TIPU BEGINI!?'' ucapku dengan air mata yg mulai berjatuhan
*hiks...*hiks... '' apa kalian sadar kalau kalian hanya akan menghancurkan harapan eli?''
''eli memang selalu berharap bisa bertemu kedua orang tua eli lagi. Tapi bukan begini caranya!. '' '' apa kalian tau seberapa hancurnya perasaan eli sekarang!?''
''saat eli berpisah dengan papa dan mama .eli tau eli tak akan bertemu mereka lagi tapi begitu melihat kalian di Kawasan elf hari itu..eli begitu senang. Karena eli pikir dugaan eli salah. Mama dan papa masih hidup, sebuah keajaiban eli pikir telah terjadi.tapi.... ternyata...semua ini hanya kebohongan belakang?''
''eli sampai rela meninggalkan keluarga everon karena eli pikir kalian memang orang tua eli!. Eli bahkan sampai hampir gila karena harus memilih salah satu dari kalian!. Tapi ternyata selama ini eli malah perpihak pada penipu?!.JANGAN BERCANDA!. ''
Aku benar-benar kesal. Air mataku terus berjatuhan ,kepalaku mulai pusing.aku berharap ini segera berakhir
*syut... ''ku mohon...katakan yg sebenarnya....kenapa..kalian melakukan ini?''tanyaku sambil terduduk lemas dan menutup wajahku dengan kedua tangan ku
''tuan putri elissa sebenarnya_''
*syut '' biar aku yg bicara''potong tuan putri marcella
'' aku sudah menduga hal ini sebelumnya. Aku tau kau benar-benar hancur saat ini elissa'' sambungnya
''aku minta maaf . ini semua ideku ''sambungnya yg langsung membuat seorang orang tersentak begitupun alex dan alexa
''apa?''tanyaku tak percaya
'' aku yg menyuruh mereka menyamar menjadi orang tuamu . kalau alex ia memang memiliki wajah yg sama dengan papamu tapi alexa tak punya wajah yg sama dengan mama mu jadi aku menyuruhnya memakai sihir perubah wujud untuk menipumu''jelas tuan putri
''tuan putri apa yg anda_''
''alexa diam lah. Biar aku menyelesaikannya''potong tuan putri marcella
''kalau kau mau membenciku silahkan saja''ucap tuan putri marcella
''kenapa?....kenapa anda menyuruh hal semacam itu?''tanya ku yg syok berat
''sebagai penutupan atas dosa ku''balasnya yg membuatku terkejut
''dosa?..''
''karena aku sudah membunuh mama mu''ucapnya yg langsung membuat otakku berhenti dalam seketika
Otakku tak bisa mencerna ini semua.tuan putri yg membunuh mama?...tuan putri?.... bohong.... Tuan putri tak mungkin...
''Belum lama ini saya mendapat kabar bahwa anda dan ksatria anda pergi ke panti asuhan dan membantai sebagaian besar anak -anak serta pengurus disana''
Tidak..kalau ia saja tak punya perasaan saat membantai para ghoul .apa lagi kami para elf (?).apa lagi..ia kan di kenal sebagai putri berdarah dingin..kalau begitu..tuan putri benar-benar sudah...
__ADS_1
Aku...tak bisa bercaya ini...
''kenapa...kenapa anda membunuh mama?''tanya ku yg berusaha bangkit dan menatapnya penuh kekecewaan
''kenapa?... benar juga... kenapa aku melakukan itu ya?''ucapnya yg membuatku syok
''ah! .aku ingat sekarang... '' ucapnya lalu
*sring!.. tiba-tiba sebuah cahaya biru berkumpul di telapak tangannyanya dan perlahan membuat bentuk busur cantik bercahaya
'' aku membunuhnya..untuk mendapatkan benda ini. senjata Pustaka kalian'' sambungnya sambil menggam busur tersebut lalu menyeringai kearah ku
Pernyataan yg begitu kejam dan tak berperasaan langsung menghancurkanku secara keseluruhan .
Demi senjata itu?....tuan putri membunuh mama?...kalau begitu penyerang itu semua...adalah bagian dari rencananya? .
Jadi selama ini.... Aku mempercayai orang yg sudah menghancurkan klan ku?
Itu....tak bisa ku percaya
*Wush!!...*SRAK!
!!!? ''ELISSA!?''
Perasaan ku sudah tercampur aduk sekarang. Tubuhku bergerak sendiri dengan perasaan kesal dan benci yg menyelimuti. Aku... kehilangan akal sehatku
Es seakan sudah membekukan pikiran serta hatiku. Dan kini hanya ada satu hal yg terlintas di benakku yakni
''tak bisa ku maafkan... ''
''AKAN KU BUNUH KAU!. MARCELLA!!!''
Dan akan ku balaskan dendam serta kematian klan ku.
******
POV Marcella
Aku memang penjahat.. penjahat yg begitu kejam. Menipu dengan kejamnya dan menginjak -injak harapannya
Tapi... aku tak menyesalinya.
*srak!
''tak bisa ku maafkan.. '' ucapnya setelah melempar sebuah jarum es hingga mengores pipiku
Memaafkan?...kurasa itu tak perlu. Karena sedari awal aku tak pernah mengharapkan pengampunanmu.
__ADS_1
''AKAN KU BUNUH KAU!. MARCELLA!'' ucapnya lalu mana di sekitarnya semakin kuat hingga membuat tempat ia berpijak di tutupi oleh bongkahan es serta jarum-jarum es tajam yg siap di lepaskan kapanpun
Nafsu membunuh yg begitu kuat dari anak berusia 11 tahun. Tatapan mata yg penuh kebencian serta amarah.
Hmph.. benar...ini lah yg ku harapkan...
''benarkah?... kalau begitu'' *BWOOOOSH!!!
Kobaran api langsung menyelimutiku, membuat gaun serta rambutku berubah menjadi merah membara.dengan mata merah menyala aku menatapnya tajam dengan sabit api besar ku siap menebas semua esnya dan mengakhiri hidup malangnya
Kalau kau memang membenciku maka cobalah untuk membunuhku dengan tangan kecilmu itu.
Kita lihat siapa yg kira-kira akan betahan hingga akhir
''kemari dan bunuh aku!''seruku yg langsung membuatnya tersentak
Meski begitu mata merahnya tak menandakan tanda akan mundur malahan..mata itu semakin bersinar terang memancarkan kebencian yg begitu dalam
Hmph... aku memang antagonis terkejam.karena aku baru saja mendorong seorang anak kecil jatuh ke dalam lubang penuh ke bencian.
Tapi.. kebencian itu kini akan membawamu menuju 2 pilihan. Hidup dengan di liputi kebencian taukah atau kah mati dalam membawa penyesalan. Yah apapun itu rasanya tak jauh berbeda. Karena itu...pilihan apapun yg kau pilih itu hanya akan membawamu pada kegelapan. Hmph...
Elissa pun mulai mengangkat tangannya membuat semua jarum es mulai mengarah kearahku. Dengan sabitku aku sudah bersiap untuk menebas semuanya tapi...
''ELISSA . HENTIKAN!'' seru duke yg langsung berlari ke arah elissa lalu menariknya dalam pelukannya .
Bukan itu saja
*WUSH!..
*DHUAAAR!!!
'' apa yg kau lakukan.. setelah membunuh ratu kami . kau mau membunuh putri kami juga?''ucap alex setelah menyerang ku dengan sihir nya. Dan di waktu yg singkat itu semua orang di ruangan ini mulai mengarahkan senjatanya kearahku dan mencoba melindungi putri kecil mereka.
***
''ayah...''gumam elissa
''elissa..tenanglah...''ucap duke sambil mengusap usap lembut punggung putri kecilnya
''jangan sampai kau jatuh kedalam penyesalan. Membunuh tuan putri tak akan mengubah apapun''ucap duke yg langsung membuat elissa tersentak
''jangan nodai tangan kecilmu .sekali kau melakukannya.kau tak akan bisa Kembali lagi''sambung duke sambil mempererat pelukannya.
...****************...
...To Be Continue...
__ADS_1