
POV Achilles
Astaga demi apa .aku terjerumus dalam hal berbahaya begini!?.tidak .mari berfikir,ini salahku yg kurang waspada.harusnya saat menemukan jejak darah aku langsung pergi melaporkannya.bodohnya aku.
''nicol.dengarkan aku. Ki_''
''tuan muda,saya bukan nicol'' potongku
''apa!?'' seru tuan muda erwin sambil menatapku syok
Aku pun langsung menghilangkan sihir penyamaran ku dan begitu aku melakukannya
''ka...KAU!?''
'' kau kan anak yg di bawa bibi,bagaimana bisa?...'' tanyanya penuh ke bingungan
'' ya sudahlah.kau bisa menjelaskannya padaku nanti'' ucap erwin
''wah!~..ini kan...'' ''half elf..'' ucap wanita itu sambil menatapku penuh nafsu
''ha..HALF!? ELF!?'' seru tuan muda ewin yg lagi-lagi syok akan diriku
Huwaaaa..dia benar-benar syok parah hingga mulutnya enggan tertutup...
''ahahaha.. ini luar biasa. Ini pertama kalinya aku bertemu half elf. Ini akan jadi santapan yg luar biasa'' ucap wanita itu
''kau akan jadi santapan penutup yg bagus'' sambungnya sambil menunjukku lalu memainkan lidahnya
''achilles.. apa kau bisa bertarung?'' ucap tuan muda erwin sambil berdiri di depan ku lalu mengeluarkan pedangnya
'' maaf tapi saya tak pernah belajar berpedang sebelumnya'' balasku
''kalau begitu tetap di belakangku.aku akan melindungimu. Karena setelah ini berakhir kau berhutang banyak penjelasan padaku'' ucap tuan muda erwin sambil menatap tajam kedepan
***
POV Elissa
*CUP! *BLUSH!
''astaga kenapa ingatan itu muncul terus sih!'' seruku sambil menutup wajahku yg terasa panas
Itu apa ya?.ciuman?..tapi..rasanya sedikit berbeda. Dan lagi sebelumnya tak pernah ada yg menciumku tepat di bibir begitu..
Ukh..rasanya memalukan banget hingga aku tak mau melakukannya lagi..
Luz juga pasti berfikir begitu kan?..
Maksudku kalau tidak,dia tak mungkin lari seperti itu tadi.
''sudah lah.aku kembali kedalam saja.leon pasti sudah mencariku'' gumamku lalu berniat kembali hingga
*sek..*sek...
Um?..
Terdengar suara krasak krusuk dari arah semak. Karena penasaran dengan hal itu aku pun pergi mendekatinya dan...
''ah!''
''KUCING!?'' seruku begitu melihat seekor kucing yg terlilit tamanan hingga kelehernya. Karena hal itu pula ia terlihat kesulitan bernafas
''tunggu sebentar'' ucapku lalu menghampirinya dan mencoba menolongnya
''tolong jangan bergerak.aku akan mengeluarkan mu'' ucapku lalu memotong tamanan tersebut dan mengeluarkannya dari jeratan.
Begitu ia bebas.kucing ia nampak lemas tak bertenaga.dia bahkan tak bergeming sedikit pun. Besar kemungkinan ia ke habisan nafas karena hal ini.
'' tapi dia masih hidup'' ucapku setelah memeriksannya
''eto..bagaimana ini?..apa ada yg bisaku lakukan ya?''
''apa sihir penyembuh bisa sedikit membantu?'' pikirku lalu mencoba mengunakan sihir peyembuh padanya
Harry pernah mengajariku dulu .katanya ini hal dasar dan yg paling penting jadi sebelum ia mengakariku yg lain ia terlebih dulu mengajariku sihir ini. Yah..aku merasa terbantu karena akhirnya ini berguna juga..
''me..ow~...''
''oh!.. kau sudar?'' ucapku saat melihat kucing itu mulai bergerak dan membuka matanya
''hmph..kelihatanya kau sudah baikan ya'' ucapku sambil tersenyum kearahnya
__ADS_1
''tenang lah kau sudah aman sekarang'' sambil mengendong kucing tersebut lalu mengusap lembut bulunya
''bagaimana kau bisa terjebak kawan kecil?'' tanyaku
*TAK!
Eh!?...
Sayup sayup aku mendengar suara benang putus. Aku tak tau dari mana asalnya tapi
!!!?...eh!?...itukan
Dewa..kematian?
Bersamaan dengan suara tersebut sosok hitam yg terasa tak asing bagiku ku sudah berdiri di depan sana sambil memegang sabit besarnya
Sosok itu tak berkata apapun dan hanya diam menatap kearahku lalu mengilang bagai debu
Sejak kapan ada dewa kematian disana?...siapa yg akan mati?
*set!
''oh. Kucing kecil!''ucapku begitu kucing itu tiba-tiba lompat dari pelukanku lalu berlari pergi.
Dia pergi...
...... sebenarnya ada apa ini?.setelah melihat dewa kematian firasatku menjadi semakin buruk.
''apa aku melakukan kesalahan?''
*sayang sekali ya elissa *
''eh!?'' !!!?
Suara ini kan!?
*GREP!
*HUP!
!!!?
***
*prang!
!?!
''lean?'' ucap lina yg terkejut begitu gelas yg ku pegang tiba-tiba jatuh dan pecah
.... apa ini?.firasat ku buruk.
''lina dimana elissa dan erwin?''tanyaku
''eh?.. erwin masih belum kembali .kalau eli.. setelah keributan tadi aku melihatnya pergi dan leon bersamanya'' ucap lina
'' aku akan mencarinya'' ucapku lalu pergi mencari mereka
''eh!?.kenapa?''
Firasat ku tak enak. Sesuatu membuatku merasa tak nyaman. Orang bilang kaca yg pecah tiba-tiba merupakan pertanda hal buruk tapi ku harap itu tak benar
''leon!'' panggilku begitu melihat leon yg baru saja memasuki aula pesta
''tuan?''
''dimana elissa?''tanyaku
''eh?..nona belum kembali?''tanyanya balik
Apa maksudnya itu?. belum kembali?
'' tadi saya dengar nicol mencari saya jadi saya pergi mencarinya. Lalu nona pergi bersama tuan luz'' sambung leon
Luz!?
''lean ada apa ini?''tanya liana sambil menghampiri kami
'' lian.dimana luz?'' tanya ku
''luz?.'' ''tadi dia pergi bersama achilles.kelihatannya mereka merencanakan kejutan untuk elissa'' balas liana
__ADS_1
''ada apa memang?''
''kemana mereka pergi?''
***
POV Luz
*hosh...*hosh.*hosh..
Astaga.astaga.astaga... aku melakukannya..
Demi apa aku benar-benar melakukannya...
''aku..mencium elissa..'' gumamku sambil menyentuh bibirku
AAAAAAKH!!...APA YG KU PIKIRKAN!.
Ini memalukan. Bagaimana kalau elissa malah menjauh dari ku karena hal ini..
''luz bodoh,t*lol. Kenapa kau melakukannya!?'' seruku sambil membenturkan kepalaku ke tembok beberapa kali
Aaaaaakh!.... sial... aku gak tahan lagi... ini sangat memalukan hingga rasanya aku ingin mati ...
*sring..
Um??
*LUZ!* seru pururu yg tiba-tiba muncul di hadapan ku dan jelas itu membuatku tersentak kaget
''pu...PURURU!?''
Gawat.. dia pasti akan ngomel karena aku mencium elissa tadi...
''pururu dengar aku bisa je_''
*LUZ BEGO!* teriaknya lalu air mata tiba-tiba mengalir dari kedua matanya
Eh?..
''pururu?''
*HIKS...LUZ BODOH!..KEMBALI LAH KETEMPAT NONA!....teriak pururu
Beliau?...
''apa maksudmu?''
*Tak ada waktu untuk menjelaskan. Cepatlah kembali.....hiks ucap pururu lalu tiba-tiba menghilang begitu saja
Huh?... apa maksudnya itu?..
''LUZ!'' panggil tuan duke yg langsung membuatku menoleh ke belakang
''tuan duke?''
''luz dimana elissa?''tanya beliau yg terlihat panik
''elissa?...''
*BELIAU SUDAH BERGERAK!* * saat beliau sudah bergerak aku tak akan bisa melakukan apapun* * karena itu tolong gantikan aku menjaga nona*
*..jangan biarkan mereka membawa nonaku*
Tiba-tiba semua ingatan akan perkataan pururu terlintas di kepala ku dan...
!!!? ELISSA!
Bodohnya aku yg baru sadar maksud perkataannya itu.
Dengan panik aku pun langsung kembali ke tempat dimana aku meninggalkan elissa tadi
''ELISSA!!'' teriakku
Jangan bilang aku sudah terlambat?...tidak... itu.
*Cling
Sebuah pantulan dari benda bersinar di balik semak tiba-tiba mengalihkan perhatianku . aku pun buru-buru menghampirinya dan apa yg ku temukan sungguh membuat ku merinding
Ku temukan anting pemberian ku tadi yg terjatuh di atas tanah bersamaan dengan tiara yg ia pakai tadi tapi tak ada elissa disana. dengan cepat aku mengambilnya.
__ADS_1
...****************...
...NEXT...