Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 57


__ADS_3

''Um....nona baik-baik saja'' kata dokter setelah memeriksaku


Di bilang juga apa!..aku tak apa-apa...hidungku hanya mendadak gatal...


''...apa anda benar seorang dokter?...mana mungkin adik ku baik-baik saja...orang dia bersin sebanyak 2 kali'' kata kakak samil memancarkan aura membunuh yg sangat kental


Baru 2 kali bersin loh kak!....


''i..itu...mungkin nona kedinginan ta...''


''apa!?.... adik ku akan mati kedinginan?''tanya kakak dengan wajah syok


Dia tak bilang begitu!...sama sekali tak bilang begitu kak!...apa yg salah dengan pendengaran mu kak!?


''t..tidak tuan maksud saya...''


''eli..'' ''elissa...''panggil ayah dan ibu yg baru sampai di ruang perawatan ini..


''bagaimana keadaannya''tanya ibu yg langsung cemas


''itu..aku ...''


''dokter bilang adik kecil akan mati kedinginan''potong kakak yg membuat suasana semakin suram


DIA TAK BILANG BEGITU KAK!


*grep! .... '' kau seorang dokter bukan?...maka lakukanlah sesuatu..'' kata ayah sambil menarik kerah baju dokter tersebut dan memberinya tatapan tajam


''ta..tapi tuan...nona hanya...''


''jangan bilang kau tak bisa melakukannya?...apa kau sudah bosan hidup?''tanya ibu sambil memberi dokter tersebut tekanan yg lebih besar


Huh~...gawat...kalau di biarkan dokter itu mungkin akan mati..aku harus melakukan sesuatu...ayah,ibu dan kakak sudah tak bisa di harapkan..leon... kalau leon pasti masih bisa menger....


Belum sempat aku meminta bantuan leon ku lihat leon sudah siap mengangkat pedangnya dan memberi dokter itu tatapan tajam sama seperti yg lainnya


Aaaakh!!... tak bisa...mereka semua sudah tak ada yg bisa di andalkan!...


''tuan!...apa yg terjadi?..ku dengar nona sekarat?'' tanya harry yg tiba-tiba muncul


Dari mana lagi info sekarat itu muncul!?...(T-T).


''loh?... tapi kelihatannya nona baik-baik saja, sebenarnya apa yg terjadi?'' sambungnya setelah melihat kondisiku


Kan aku memang baik-baik saja!... merekanya saja yg berlebihan. Terlebih kakak yg memperburuk keadaan


'' adik kecil bersin sebanyak 2 kali dan katanya dia akan mati kedinginan''kata kakak yg sudah berlinangan air mata


''huh?''


''kalian semua bodoh ya?'' gumam harry yg masih bisa terdengar oleh mereka dan tentu saja dia langsung mendapat tatapan tajam dari mereka


''kau bilang apa barusan?''tanya ayah sambil memberikan harry tatapan membunuh


''eh!?..ah..tidak..saya tak bilang apa-apa''balas harry yg langsung gelagapan

__ADS_1


''a..ah~...begitu ya..mati kedinginan...itu bahaya sekali ya'' sambungnya lalu berjalan kearah ku dan tiba-tiba membuka jas miliknya


''kalau begitu dengan memakai baju yg lebih tebal nona pasti akan merasa lebih hangat''kata harry sambil memakaikan jasnya


Harry....


Ternyata dari semua orang hanya kau yg masih bisa berfikir jernih T-T. terima kasih..kau penyelamatku..


''begitu ya..kalau begitu punya ku juga''kata kakak lalu memakaikan ku jas miliknya juga begitu pun ayah,ibu dan leon yg juga memberiku jas mereka.


''dokter juga berikan milikmu,kalau kau tak bisa mengobatinya setidaknya buat adik ku hangat''kata kakak sambil menunjuk dokter tersebut


''e..eh?...'' pada akhinya dokter itu juga memberikan jasnya dan....


.............. aku tak bisa bergerak... dan lagi ini malah jadi panas...


''pfft....nona anda jadi mirip boneka salju'' gumam harry sambil mencoba menahan tawanya


Jangan tertawa!, ini semua kan karena ide mu!,cepat lakukan sesuatu. Aku mulai kepanasan ini!..


''huh~...'' ''tuan,kalau begini bukannya hangat nona malah kepanasan..satu jas saja sudah cukup'' kata harry lalu mencoba membebaskan ku dari rasa panas ini


''tapi apa itu cukup?... satu jas saja mana bisa membuat hangat''kata kakak yg masih saja panik


''tenang saja..kalau kebanyakkan nona malah kepanasan nanti, iya kan nona?''tanya harry sambil menatapku


''benar sekali..aku sudah hangat hanya dengan satu jas''balasku sambil tersenyum


''benar kah?...kau tak memaksakan dirimu kan?''tanya ayah yg masih terlihat cemas


''benar juga..kalau kalian pergi sekarang mungkin masih sempat untuk pertunjukan kembang api'' kata harry


''kembang api?'' apa itu?...bunga dan api?...


''nona pasti akan menyukainya''balas harry sambil tersenyum


''aku ingin lihat!''seruku sambil menatap mereka dengan tatapan berbinar-binar


''hmph..kalau begitu ayo pergi, tapi kalau kau merasa tak enak badan segera beri tahu ayah ya'' kata duke sambil mengendongku


''aku mengerti'' balasku sambil tersenyum gembira


Setelah itu kami pun keluar dari ruang perawatan dan kembali menikmati acara.mata ku kembali berbinar-binar saat melihat meriahnya acara ini di tambah bersama keluarga baru ku..ini benar-benar luar biasa.


Ayah pun tak pernah pernah menurunkan ku selama berkeliling, beliau terus mengendongku, meski merasa tak enak tapi aku suka ini,karena aku merasa aman kalau berada di dekatnya seperti ini. kakak dan ibu pun terus menunjukan tempat-tempat yg menarik dan bahkan membelikan ku banyak hal meski aku sudah bilang aku tak butuh.


Kami pun terus bersenang-senang menikmati acara sampai....


BLARR!... suara dentuman yg begitu kencang tiba-tiba muncul dan membuat ku terkejut sekaligus takut, mendengar hal itu ingatan akan penyerangan elf tiba-tiba terlintas kembali, dan secara reflek ku peluk ayah erat-erat sambil menutup mataku saking takutnya


''elissa?..ada apa?''tanya ayah yg tak ku balas saking takutnya


Ayah pun langsung membelai lembut kepala ku lalu dengan halusnya berkata


''tenang saja sayang.... Dan coba buka mata mu''

__ADS_1


Mendengar hal itu pun aku mencoba memberanikan diri dan perlahan membuka mataku dan benar saja begitu aku membuka mataku langit malam yg tadinya begitu gelap kini terlihat begitu indah, rasanya aku seperti melihat bunga bermekaran di atas sana...


''ahaha...suaranya memang terlalu berisik , jadi wajar kalau kau kaget''kata kakak sambil mengusap kepalaku


Suara tadi itu ternyata dari bunga-bunga ini...


''ini kembang api?... cantik sekali..'' kataku sambil mengangkat tangan ku layaknya ingin memetiknya


Meski hanya sebentar tapi itu sangat indah..dan aku tak percaya aku bisa melihat hal seindah ini dalam hidupku...


Ah~....benar juga..semenjak aku datang ke keluarga ini aku selalu saja di buat terpukau akan banyak hal...duniaku yg ku pikir sudah hancur nyatanya malah lebih berwarna dari sebelumnya, banyak cinta dan kasih sayang yg ku dapat semenjak datang kemari...


''aah...kalau saja para elf masih ada, aku ingin sekali mereka merasakan dan melihat semua ini'' batinku lalu tanpa sadar air mataku pun mengalir


''eli!?..ada apa!?'' ''adik kecil!?..kenapa kau menanggis?!" ''elissa kau kenapa sayang?, apa ada yg sakit?''tanya mereka yg langsung panik begitu melihat ku menangis


''um..um... tidak....bukan begitu''balasku sambil mengelengkan kepalaku dan mengelap air mataku


'' aku juga tak tau kenapa...padahal aku merasa sangat senang tapi aku tak tau kenapa air mataku malah mengalir'' sambungku sambil terus menggelap air mataku


''hiks...aku sangat senang padahal, semenjak aku datang kekeluarga ini aku selalu merasa senang...bahkan menghabiskan waktu dengan kalian seperti ini pun terasa menyenangkan bagiku...dan begitu menyadari betapa beruntungnya aku, air mataku tak mau berhenti'' jelasku sambil terus berusaha berhenti menanggis


''elissa..'' ''adik kecil...'' ''eli..''


''huwaaaa... ibu juga sangat senang kau hadir dalam keluaga kami eli!"seru ibu lalu memelukku


'' hiks...hiks...kakak juga sangat..sangat senang memiliki adik seperti mu...''timpal kakak lalu ikut memelukku


''kami semua juga merasa kan hal yg sama elissa...kami senang kau menjadi bagian dari keluar kami'' kata ayah dengan lembutnya


Mendengar hal itu air mataku bukannya berhenti malah semakin deras... aku bersyukur sangat-sangat bersyukur....dewa terima kasih sudah mempertemukan ku dengan keluarga ini...terima kasih banyak..


***


''ara..ara..benar-benar keluarga bahagia ya..'' kata harry saat melihat satu keluarga everon memeluk elissa


''leon...kita juga..'' sambungnya sambil membuka lebar kedua tangannya kepada leon


''jangan harap..mati saja kau'' balas leon dengan sangat dingin..


''huwaaa..dingin banget gila..kakakmu sakit hati ini..'' kata harry yg tak di tanggapi oleh leon , leon pun tetap fokus pada keharmonisan keluarga di depan matanya ini, meski hanya sedikit sempat terlihat raut wajah cemburu dari wajahnya


''.....hmph... aku tak menyangka gadis yg awalnya memiliki tatapan seperti ikan mati kini terlihat begitu hidup. Kalau di pikir-pikir nona sangat mirip dengan mu dulu ya..'' kata harry sambil menatap leon


''sama sekali tak mirip. Dan lagi berhenti menatapku dengan tangan terbuka begitu, kau tau betul aku tak akan memelukmu'' kata leon dengan dinginnya lalu pergi meninggalkan harry


''dingin sekali... meski begitu harusnya kau tak menyangkalnya...kalau cerita mu juga sangat menyedihkan adik ku..'' gumam harry sambil melihat punggung leon yg makin menjauh


***


Di tempat lain ,jauh dari pandangan mereka dan tanpa sepengetahuan mereka seseorang sedang mengamati mereka dengan senyum lebar terukir di wajahnya


''hmph... akhirnya ketemu juga ...putri para elf."


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2