Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 260


__ADS_3

*tap..*tap...*tap.


'' kau terlambat ya''


''um?..ada apa dengan tubuh mu itu?''


'' maafkan saya tuan putri,saya sedikit mendapat hambatan saat hendak kembali kesini'' ucap pria misterius


'' hambatan?''


''iya..anda pasti tak akan percaya ini.'' '' raja elf yg sudah saya bunuh hari itu, tiba-tiba muncul kembali dengan membawa senjata suci'' ucap pria misterius itu


''raja elf?'' '' bukankah kau bilang kau sudah memengal kepalanya saat itu?''


''iya. saya yakin saya sudah melakukan itu. jasatnya pun saya sendiri yg buang ke lembah kematian. Karena itu... sangat tak masuk akal ia tiba-tiba muncul kembali di hadapan saya tadi'' ucap pria itu geram


''padahal seharusnya tulang dan abunya pun tak tersisa sedikitpun sekarang'' sambung pria itu


''begitu ya..''


''iya. karena itu.tolong izinkan saya untuk membunuhnya lagi kali ini dan saya pastikan ia tak akan bangkit kembali untuk yg kedua kalinya'' ucap pria itu


'' tapi,apa kau bisa melakukannya?. Coba lihat dirimu yg sekarang. kau saja kembali dengan kondisi berantakan begini. Pasti kau berusaha setengah mati untuk kabur darinya bukan?'' ucap sang putri sambil menyentuh lembut pipi pria itu


'' memang benar. Tapi itu kelalaian saya, saya tak mengira ia akan jadi sangat kuat setelah bangkit kembali. Aura,kekuatan,mana. Semuanya berubah seakan-akan dia adalah orang yg berbeda''


''berbeda..Hmph.. menarik''


'' baiklah. Lakukan apapun yg kau mau. lalu..coba kau selidiki lokasi para elf'' ucap sang putri


''ya?''


'' menurut para monster yg ku kirim ada gejolak mana yg cukup besar disana. mereka pasti ingin melakukan sesuatu. Tolong kau selidiki itu dan kalau memungkinkan. Hancurkan apapun yg sedang mereka kerjakan saat itu. jangan biarkan rencana mereka berjalan '' ucap sang putri seraya mengeluarkan aura membunuh yg begitu kuat


'' keinginan anda adalah perintah bagi saya yg mulia'' ucap pria itu sambil membungkuk hormat


''oh! Benar, bagaimana dengan violence?.apa dia sudah selesai dengan mainannya?''tanya sang putri


''kalau soal itu... maaf yg mulia. Saya kehilangan kontak dengannya beberapa saat yg lalu. Sebelumnya ia bilang sudah hampir selesai tapi saat saya mencoba menghubunginya kembali tiba-tiba saja saya kehilangan kontak dengannya'' jelas pria tersebut


''begitu ya, kalau begitu kita anggap saja dia gagal dalam misinya dan mati''


''baik''


''anu.. tuan putri maaf tapi kalau boleh tau bagaimana nasip putri elf itu sekarang?'' tanya pria itu ragu


'' oh! Benar!, bagaimana ya?... kau bilang senjata suci itu ada pada raja elf. Kalau begitu anak itu sudah tak berguna lagi. lalu kelihatannya anak buahmu yg bernama fredric itu sudah menyiksanya habis-habisan. hanya masalah waktu hingga dia mati bukan?. Biarkan saja'' ucap sang putri


'' eh!?..anda akan membuangnya begitu saja?.setelah semua usaha kita untuk mendapatkannya kembali?''


'' habisnya mau bagaimana lagi kan?. Aku tak butuh barang yg sudah cacat''


''kalau kau ingin menjadikannya sandra untuk memancing raja elf itu pun tak jadi masalah untukku tapi asal kau tau saja. keluarga everon juga sudah mulai bergerak. Kalau kau berhadapan dengan 2 keluarga sekaligus kurasa itu bukan pilihan yg bagus mengingat kondisimu saat ini'' jelas sang putri


'' kalau begitu... apa boleh saya membuang orang itu juga untuk menghilangkan jejak?'' ucap pria itu

__ADS_1


'' hmph.... jahat sekali. Padahal dia sudah berkerja untukmu,tapi kau mau membuangnya begitu saja'' ucap sang putri sambil menyeringai


'' tak apa ,itulah gunanya mempekerjakan manusia sampah itu. dan lagi. dia juga ada niat untuk menghianati saya. karena itu tak ada alasan bagi saya untuk mempertahankannya''


''fredric dia akan ku jadikan kambing hitam hingga akhir'' sambung pria itu sambil tersenyum girang


*smirk ''lalukan saja sesuka hatimu''


''baik!''


***


POV Elissa


*CTAK!


"WOI SAMPAI KAPAN KAU AKAN DIAM SAJA!?. CEPAT BERIKAN BENDA ITU .KAU INGIN MATI YA!?'' ucap tuan fredric sambil terus memberikan cambukan ke tubuhku


Sakit, perih,nyeri.. aku tak tahan.. kulitku terasa seperti di robek


'' HUFT.. dasar bocah keras kepala'' ucapnya yg terlihat begitu kesal lalu seperti mengambil sesuatu di kantongnya lalu..


*HUP!..AAKH!..UKH!....


Langsung memasukan sesuatu secara paksa ke mulutku.


*OHOK!.. *OHOK...


''HMPH!.. dia bilang berikan sedikit tapi kalau begitu pasti akan memakan waktu.lebih baik berikan semuanya saja. baiklah sekarang hanya tinggal menunggu efeknya'' ucapnya


*DEG!..ukh!..


Sakit... bukan hanya luka luar tapi seluruh bagian dalam tubuhku kini menjerit kesakitan.. sebenarnya apa yg ia berikan padaku tadi?


*huwaaa... aku memang bilang akan memberimu kematian paling mengerikan tapi tak ku sangka akan separah ini*ucap kakak roh yg sedari tadi masih di sini dan hanya menonton saja.


*hmm... luka mu cukup parah ya dan lagi.. dia bahkan memberimu obat-obatan keras. Sebentar lagi kau akan merasakan rasa sakit yg luar biasa loh* sambungnya


Sekarang pun aku sudah merasakannya.


''apa kakak datang kesini untuk membunuhku?'' tanyaku lemas


*um?... sayang sekali, bukan aku yg akan melakukan hal itu. aku hanya datang untuk menonton saat terakhirmu* ucapnya


Saat terakhir?...ah.. begitu ya,sudah duga. Bayang hitam di depan sana itu adalah...


Dewa kematian ku


***


POV Achilles


*BWOOOSH!...


Apa yg ku lihat ini?...

__ADS_1


Kobaran api ada dimana -mana,darah berceceran dimana-mana dan...


''tuan erwin?'' gumamku yg tak bisa berkata-kata lagi begitu melihat sosok tuan erwin yg sekarang


Rambut merah yg berpadu dengaan kobaran api di sekitarnya. Serta mata merah yg membara dan...


*GOOOAAAR!!...


Seekor singa api besar!?...


APA-APAAN ITU!?..


Sudah lima belas menit sejak tuan erwin berubah menjadi sosok yg asing dimata ku dan ia masih bertarung abis-abisan dengan sosok hitam dari tartaros. Meski tubuhnya penuh luka ia sama sekali tak gentar dan tetap maju menyerang .hingga 5 menit yg lalu saat singa api itu tiba-tiba muncul entah dari mana sosok hitam itu berhasil di kalahkan atau dengan kata lain menghilang.


Kini yg tersisa hanya tubuh tuan erwin yg penuh luka serta kobaran api yg ia sebabkan beserta singa api itu.


Karena takut aku sempat bersembunyi di tempat yg aman. Aku tak percaya ini ,sosok hitam tadi adalah penjaga tartaros dan tuan erwin berhasil mengalahkannya dalam waktu 15 menit?!.


Ini benar-benar tak masuk akal di tambah. Singa api itu...apa-apaan mana yg keluar dari tubuhnya itu. bukannya itu terlalu kuat?. Apa itu spirit?.tapi bagaimana bisa spirit dengan level setinggi itu tiba-tiba muncul?...


''a..achilles'' panggil tuan erwin


Dengan sigap aku pun langsung memberanikan diri dan berlari kearahnya


''tuan muda''


*bruk! *grep! ''TUAN MUDA!'' teriakku sambil menangkap tuan erwin yg tumbang


''aku sedikit ...mengantuk...tolong..birkan aku..tidur sebentar...'' ucapnya lalu perlahan kesadarannya pun menghilang


''tuan muda!''


Ukh! Panas sekali... tubuhnya benar-benar panas saat ini dan bukan hanya itu warna rambut tuan muda pun perlahan kembali normal... bagaimana ini. Apa tak apa membiarkannya tertidur?.


*grrr


!!?... singa itu masih belum menghilang?!..


Bagaimana ini?..apa dia musuh?.tidak kalau dia musuh tadi seharusnya ia tak membantu tuan muda. Kalau begitu..


*krak..


Eh!?...


*krak..*Krak..Suara retakan yg terdengar samar-samar lalu...


!!!?... langit-langit pun mulai runtuh . kami bahkan hampir terpimpa runtuhan tersebut namun singa itu dengan sigap menghancurkannya dengan cakar besarnya


!?...apa?..


*grrr... singa itu pun meraung seakan memintaku untuk segera meninggalkan tempat ini


...****************...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2