
POV Harley
"fyuh..ini sudah cukup kan?'' tanyaku setelah mengobati leon secukupnya
''aku bukan silver sih ,apa dia akan baik-baik saja ya?''gumamku takut
Aku tak tau apa yg terjadi tapi yg jelas silver benar-benar sudah gila karena membuat ksatria duke jadi seperti ini. Sebenarnya apa yg merasukinya ?. tidak biasanya dia begini kecuali pada flash.
*huh~... sebenarnya apa yg terjadi?.ini benar-benar parah loh * ucap calope
''entahlah ,saat aku datang dia sudah di hajar habis-habisan oleh silver''balasku
*eh!?. Silver!?. Hee... anak itu kerasukan setan apa?.tumben dia mengila begitu*ucap calope yg juga tak habis pikir
*ngomong-ngomong dimana silver sekarang?*tanya calope
''dia sudah pergi memeriksa lily(marcella)''
*begitu ya, itu yg terpenting.huh~..nona marcella juga ada -ada saja. Entah apa yg ia lakukan hingga seperti itu lagi* ucap calope sambil geleng-geleng kepala
''benar''
Lagi-lagi....
*um?..ada apa?. Kenapa wajahmu mendadak murung begitu?*tanya calope
''tidak hanya saja. Aku merasa mereka semua semakin menjauh'' ucapku murung
*huh?. Maksud?*
''kau lihat saja sendiri. Belakangan ini flash mulai jarang menghabiskan waktu bersama ,lily yg mulai bergerak sendiri tanpa kami sebagai ksatria pribadinya.lalu tadi silver...'' ucapku sambil melirik leon yg terbaring lemah
''semuanya perlahan mulai berubah'' sambungku murung
Entah sejak kapan mereka mulai memilih jalan yg berbeda,entah kenapa aku merasa tertinggal. Dan lily(marcella) entah kenapa dari kami semua dialah yg paling berubah.
Meski ia masih berbicara serta memperlakukanku dengan lembut tapi anehnya aku malah merasa ia mulai menjauh secara perlahan
Kenapa ?.sebenarnya apa yg terjadi?.padahal bukan ini yg ku harapkan.
Alasan ku masuk kesini adalah karena aku percaya dan aku menyukai tempat ini.tapi sekarang...
*puk!
*kau terlalu berlebihan harley* ucap calope sambil melompat ke pundakku dan nepuk pipiku dengan tangan kecilnya
*tidak ada yg berubah,semuanya adalah orang yg sama yg kau kenal. Mereka tak mungkin berubah, kurasa kau hanya syok dengan apa yg baru saja menimpa nona marcella.sebaiknya kau istirahat*ucap calope
Ini bukan karena lelah,nyatanya mereka memang makin menja_
''ukh!''
Um!?. Ah! Dia sudah sadar!?
''um.. ukh..''
''syukurlah,akhirnya kau sadar''ucapku begitu leon sadar
''sir..harley?''
''iya benar, apa kau baik-baik saja?. Aku sudah mencoba mengobatimu sebisaku''
__ADS_1
''ukh..yah..'' balasnya sambil mencoba bangkit
''tolong jangan paksakan dirimu. Pengobatan ku tak sehebat silver,sebaiknya kau terus berbaring hingga ia datang'' ucapku yg takut ia kenapa-napa
''tidak apa-apa,hanya sedikit sesak'' balas leon
Itu bahaya woi...
''dari pada itu,apa yg terjadi dengan sparingnya?''tanya leon
''sparing?''
''EH!!?. JADI TADI KALIAN SPARING!?'' seru ku syok
''yg begitu bagian mananya yg disebut sparing!?. itu duel berkedok sparing?.atau mungkin pembunuhan berkedok sparing!?''seruku tak habis pikir
'' yah..mungkin keduanya''balas leon sambil memegang dadanya
Terlihat sekali ia kesulitan bernafas , kalau begini terus bukannya akan bahaya?
''le_''
''bagaimana dengan hasilnya?''potong leon yg membuatku tersentak
Ha..hasil?...kalau itu sih...
''kau kalah'' balas silver yg tiba-tiba muncul dan mengejutkan kami
''SILVER!?''
''hmph..sayang sekali ya leon'' ucap. Silver sambil tersenyum
Silver..kenapa kau tertawa?.
''eh?''
''bukan eh!. Minta maaf lah!''seruku
''ah~..benar '' *puk '' maaf ya, aku jadi merepotkanmu. Terima kasih sudah mengurusnya selama aku pergi'' sambungnya sambil menepuk pundakku
*pats! '' bukan padaku tapi minta maaf lah pada sir leon. Kau sudah kelewatan'' ucapku sambil menepis tangannya
''ahaha..benar..'' ''maaf leon. Aku sedikit berlebihan tadi'' ucapnya
''bukan hanya berlebihan Kau hampir membuatnya mati tadi, sebenarnya apa yg kau pikirkan?'' ucapku kesal
''um?..hmph... ada apa harley?. Kau marah padaku?. Aku kan sudah minta maaf.aku juga datang kesini untuk menembus kesalahanku.tolong jangan marah begitu dong'' ledeknya sambil mencubi pipit
''ukh!.. silver ! kau sedang bercanda ya!'' seruku
'' kau sensitif sekali sih, huh~..baiklah aku menyesal.jadi jangan di bahas lagi ya'' ucap silver lalu mendekati leon
'' ah! Benar juga.harley apa kau keberatan meninggalkan kami berdua saja?''tanyanya tiba-tiba
''kau tak akan melakukan hal aneh lagi kan?''tanyaku curiga
''tentu saja. Aku bukan orang yg akan nyari ribut dengan orang sakit''
''lalu..sebaiknya kau pergi menemui marcella sekarang. Dia membutuhkan seseorang di sisinya sekarang'' sambung silver
''benar juga, bagaimana keadaan lily?''tanyaku
__ADS_1
''sudah tak masalah,sebentar lagi ia juga akan sadar. Aku akan menyusul setelah membereskan masalah ini'' balasnya
''baiklah'' ucapku lalu berniat pergi menemui lily
''sir leon. Semoga cepat sembuh'' ucapku sambil tersenyum lembut lalu pergi meninggalkan mereka
***
''baiklah,dia sudah pergi. Sekarang bagaimana kalau kita selesaikan urusan kita, sir leon?'' ucap silver sambil menyeringai
" ah tapi sebelum itu biarkan aku mengobati luka mu dulu" sambungnya sambil tersenyum seperti biasa.
POV Leon
''um!.....ternyata memang ada yg retak ya'' ucapnya saat menyentuh tulang rusukku
''sepertinya aku terlalu keras menekanmu tadi, maaf ya.''
Pemintaan maaf macam apa itu?.dia sama sekali tak terlihat menyesal.
''baiklah, sekarang coba buka bajumu dan berbaring lah'' ucapnya
''apa!?''
''um?... ada apa?..''tanyanya balik
''ti..tidak bukan apa-apa'' balasku lalu menuruti perkataannya
''huwaa..memar ga tuh'' ucapnya lalu mencoba menyentuhnya dan reflek aku langsung berteriak karena perih
''ah maaf'' ucapnya lalu mulai mengobatiku dengan sihir nya
''aku benar-benar sudah berlebihan. Maaf ya, aku sama sekali tak ada niat untuk membunuhmu'' ucapnya
Omong kosong. Kalau memang tak ada niat aku tak akan sampai seperti ini.
''aku terlalu bersemangat ,jadi kelepasan . aku benar-benar minta maaf''
''kau marah ya?''tanyanya dengan wajah polos
Aku binggung harus menjawab apa saat melihat wajahnya yg seakan tak berdosa itu.
''tidak, dari pada itu apa tak apa kau disini bersama ku?''tanyaku yg mencoba menganti topik
''bukannya terjadi sesuatu pada tuan putri?.''ucapku yg membuatnya berhenti sesaat.
Um?.. raut wajahnya berubah?,sebenarnya apa yg terjadi?. Aku tak begitu paham karena baru sadar. Tapi yg jelas memang terjadi sesuatu kan pada tuan putri?.
''marcella itu..'' ucap nya tiba-tiba
''apa yg ia pikirkan sungguh tak bisa ku mengerti .ahaha..dia itu gadis yg cukup unik''sambungnya
''ya?'' apa yg ia bicarakan?.kan bukan itu yg ku tanyakan.
'' yah..meski dari awal aku tau dia tak mau bergantung pada kami tapi entah sejak kapan. Dia benar-benar mulai menjauh dari kami'' ucap silver dengan nada murung
Menjauh?.
''kadang ia menghilang entah kemana dan kembali dengan luka parah.terkadang kami bahkan hampir kehilangannya. Meski begitu,ia tetap tak mau mengatakan apapun pada kami dan menyimpannya seorang diri''jelas silver
'' padahal kami ksatria pribadinya. Harusnya ia melibatkan kami. Kau juga berfikir begitu bukan leon?.'' Tanyanya.
__ADS_1
...****************...
...To Be Continue...