
"Ahaha. maaf aku tak bisa bahasa burung'' kataku sambil tertawa kecil. Lalu angin pun tiba-tiba berhenbus kencang dan membuat burung itu terbang karena kaget , aku pun langsung berpengangan pada batang pohon agar tak terjatuh.
''Apa yg kau lakukan di atas sana'' kata seseorang yg tiba-tiba muncul tepat di bawahku
Mendengar hal itu aku pun langsung menoleh kearahnya dan seketika saja bulu kudukku langsung bergidik lagi.
''Pu...putra mahkota..''
Dia masih disini?..ku pikir dia sudah pergi...dan lagi sejak kapan dia ada di sana!?
"Turunlah...bahaya kalau duduk di sana''katanya
Sejak kapan dia peduli padaku?. Tapi yah...burung itu juga sudah pergi . yasudah aku turun aja
Aku pun langsung berniat turun sampai...
..................... '' anda sedang apa?''tanyaku saat melihat kedua tangan putra mahkota yg terangkat seperti ingin menangkap sesuatu
''ukh...lupakan saja..'' katanya sambil memalingkan wajahnya dan menurunkan tangannya
''Dia itu kenapa sih?''pikirku lalu turun dari pohon
Setelah aku turun putra mahkota terus saja memunggungiku ,aku tak tau kenapa tapi dia terlihat malu.
Sudahlah..aku tak pernah mengerti orang ini,aku juga tak mau mengerti sih.
''kalau begitu saya permisi dulu putra mahkota'' kataku sambil membungkuk lalu berniat pergi sampai...
Grep!... ''tunggu..ada yg mau ku bicarakan dengan mu''katanya sambil menahan tanganku
Ukh...tapi aku tak mau bicara dengannya....gimana dong...
'' soal yg semalam...ku pikir aku sudah keterlaluan, tak seharusnya aku berkata begitu padamu'' katanya
???.....jangan bilang saat ini dia sedang........MINTA MAAF!?
''besok aku sudah pergi dari sini,ku pikir aku harus mengatakan ini padamu sebelum aku pergi besok'' ''kalau begitu selamat tinggal''katanya lalu berniat pergi meninggalkan ku.
Eh?.udah gitu doang?
''tunggu'' kataku yg langsung membuatnya berhenti dan menoleh kearahku
''apa benar hanya itu yg mau anda katakan?'' '' saya bahkan belum mendengar hal paling penting dari mulut anda''
''apa?" tanyanya sambil melihatku keheranan
'' anda belum mengatakan maaf pada saya'' '' kalau anda mau minta maaf setidaknya katakan maaf dong''
''huh!?'' '' apa itu perlu!?...apa kata-kata tadi saja tak bisa mewakilinya?''
''mana bisa begitu, kalau mau minta maaf ya bilang maaf'' '' kalau begini kan saya tak bisa memaafkan anda''sambungku sambil melipat kedua tangan ku
__ADS_1
''huh... yang benar saja'' katanya sambil mengaruk kepalanya
''ma..maaf'' sambungnya yg terlihat malu -malu
Mendegar permintaan maafnya ,aku pun langsung tersenyum kecil lalu..
''baiklah saya maaf kan'' kataku sambil tersenyum manis padanya
Muka putra mahkotapun mendadak memerah ,dia pun langsung memalingkan wajahnya dari ku
''saya juga minta maaf karena sudah berkata kasar pada anda kemarin. Maaf kan saya'' sambungku sambil membungkuk meminta maaf
''kau sudah terlalu sering minta maaf, aku sudah bosan mendengarnya'' balasnya yg nyelekit banget di hatiku
Ukh...aku sudah terlalu sering berbuat salah di hadapannya sih.
''oh ya.. sepertinya kau menang''
Apa?..
''sampai akhirpun aku masih tau tau jenis apa kau ini, tapi satu hal yg bisa ku pastikan adalah kau tak berbahaya bagi keluarga ini''sambungnya
''apa anda masih penasaran dengan saya?''tanyaku
''tentu saja, tapi yah..ku pikir makhluk apapun kau , keluarga ini akan tetap menerimamu , jadi aku tak akan mencari tau lebih lanjut'' balasnya
Fyuh...syukurlah...
''ya?''
''apa keluarga ini tau kalau kau bukan manusia?''tanyanya
Mendengar hal itu untuk sesaat aku menjadi bimbang namun akhirnya ku putuskan..... '' ya... mereka semua tau kecuali kakak''
!!? '' ah!~..begtiu ya.. tau gini aku tak akan repot-repot mencari tau'' katanya sambil menepuk keningnya
''ahaha...aku seperti orang bodoh..'' tawanya sambil menutup wajahnya
Selama ini aku selalu melihatnya sebagai seseorang yg seram dan kejam , tapi ini pertama kalinya aku melihatnya tertawa seperti orang pada umumnya.melihat sisinya yg saatu ini entah kenapa perasaan takutku padanya perlahan menghilang
''anda sangat peduli pada keluarga ini ya. ''
''um?..ah..tentu saja..ini kan keluarga duke,lalu....'' Kata-katanyapun berhenti dan ia langsung memalingkan wajahnya yg terlihat malu
???...apa?...lalu apa?...kenapa dia malah diam?...
''intinya aku menghormati keluarga ini kau mengerti'' sambungnya lalu berniat pergi meninggalkanku
Gak! .mana aku mengerti kalau kau tiba-tiba berhenti ngomong begitu.tapi yah..setidaknya aku paham dia peduli pada keluarga ini,mungkin itu sudah cukup.
''tapi setidaknya kalau ngomong lanjutin sampai akhir dong''gerutuku pelan
__ADS_1
''kau bilang apa?''tanyanya yg langsung menoleh kearah ku
''eh?...apa?..apa aku mengatakan sesuatu?''
''um?...ah.tidak..kurasa aku salah dengar'' balasnya lalu melanjutkan jalannya
Huwaa..hampir saja..kalau dia tadi dengar kira-kira apa yg akan terjadi ya?.ah..memikirkannya saja sudah membuatku takut
***
Keesokan harinya, putra mahkota akhirnya pergi juga, aku pun mengantar nya dengan wajah riang gembira. Asal tau saja ini adalah hari paling membahagiakan untuk ku, karena pada akhirnya orang paling ku takuti pergi juga, dan aku berharap kami tak akan bertemu lagi dalam waktu dekat
''TIDAK MAU!'' seru kak erwin yg langsung membuatku terkejut
''aku tak mau kembali!, jangan bawa aku pergi!''seru kak erwin lalu berlari dan memelukku
''aku bahkan belum menghabiskan banyak waktu dengan adik kecil, bagaimana bisa aku pergi!'' katanya dengan mata berkaca-kaca
Ah~...benar juga.. kakak juga akan pergi ya, sayang sekali padahal aku masih ingin menghabiskan waktu dengannya
''erwin...berhenti bersikap seperti anak kecil''kata eric
''biarin!~.. kalau kau mau kembali kembalilah sendiri..aku masih mau disini bersama adik kecilku''balas erwin
''kau ini.... waktu kita sudah tak banyak,berhenti merengek dan cepat naik!''
''erwin..pergi lah. Kau kan bisa bertemu elissa lagi setelah lulus''kata ayah
''tenang saja sayang..selama kau pergi ibu yg akan bermain dengan eli jadi kau tak perlu khawatir''kata ibu dengan wajah bangga
''kenapa ibu malah menyombongkan itu padaku!, ibu mau membuatku iri~!''
''huh~...adik kecil...kita mungkin akan lama tak bertemu , tapi kalau kau rindu mainlah ke academi ,kakakmu ini pasti akan menyambutmu dengan meriah.''
''lalu aku pasti akan mengirimi surat setiap hari tak akan ku lewatkan sehari pun..aku janji''katanya dengan mata ala anak anjing
''ahaha..baiklah..aku akan menunggu surat kakak setiap hari''balasku
''ukh...sudah ku duga aku tak mau pergi!..''
Plak!... '' sudah cukup!, kita sudah terlambat'' kata putra mahkota sambil menjitak kepala kakak dan menyeretnya paksa
''huwaaa!...adik kecil!...jangan lupakan aku ya!....''serunya dengan air mata berlinang
''sampai jumpa lagi kak..''balasku sambil melambaikan tangan dan tersenyum
Kereta kuda pun akhirnya bergerak menjauh dan akhirnya hari-hari yg menegangkan pun berakhir.
...****************...
...Bersambung...
__ADS_1