Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 125


__ADS_3

(Setelah semua berakhir di kediaman keluarga duke)


POV Harry


'' oh?..apa nona sudah tidur?''tanyaku saat melihat leon baru saja keluar dari kamar nona


''harry coba kau jelaskan padaku apa maksud perbuatanmu hari ini'' kata leon sambil menatapku dengan begitu tajam


Huwaaa...leon benar-benar marah saat ini...seram...


''e..eto...apa maksudmu?''tanyaku pura-pura tak tau


''jangan pura-pura bego sialan. Jelaskan apa maksudmu mengikutiku hari ini?'' tanya sambil berjalan mendekatiku dan tentu saja aku berusaha mundur menjauhinya


'' apa kau tau akibat perbuatanmu ini?.nona benar-benar salah paham sekarang, aku benar-benar di kewalahan menenangkannya'' sambung leon sambil memancarkan aura membunuh yg begitu kuat


''a..ah...be.begitu ya....me...memang benar tadi nona cukup histeris...ma..maaf soal itu a...aku hanya...''


BRAK!'' ngomong yg jelas sialan'' kata leon sambil memukul tembok di belakangku


SERAM!!!....LEON KAU BENAR-BENAR MENYERAMKAN!


''semakin hari semakin gila aja kelakuanmu, aku sudah terlalu lama menahan diri sekarang aku tak akan melakukannya lagi. Ikut aku kebelakang sekarang'' katanya dengan tatapan bagaikan akan membunuhku


Se...seram.... aku tak mau ikut...


''a..apa yg akan kau lakukan?''tanyaku


''akan robek mulut menyebalkan mu itu dan ku potong tangan kirimu. Biar bagaimana pun kau itu ksatria kan ,akan repot urusannya kalau tangan kanan tapi tangan kiri tak masalah kan?'' katanya yg jelas membuat bulu kudukku bergidik ngeri


''leon aku benar-benar minta maaf!, aku janji tak akan melakukannya lagi!, tolong ampuni aku untuk kali ini saja!, ku mohon!''seruku


''kau pikir sudah berapa kali ku biarkan kelakuan bodoh mu itu?.jangan harap kau bisa lolos kali ini'' balas leon yg membuatku makin merinding


''kumohon ini yg terakhir aku janji. Ku mohon!''


''kalau aku melakukannya lagi kau boleh langsung membunuhku tanpa berkata apapun a..atau aku akan bunuh diri nanti. bagaimana?..''tawarku yg hanya di balas tatapan tajam olehnya


''huh~..baiklah..ku pegang kata-katamu itu'' katanya lalu pergi menjauh


Fyuh ..aku selamat. Dia benar-benar tak ada belas kasihnya sama sekali ya padaku. Aku ini kakakmu loh! Apa kau tak punya simpati sama sekali padaku!?


...um.. ''leon'' panggilku


''apa?. Kau mau aku berubah pikiran?''tanyanya sambil menatapku tajam


''tidak..tidak...sama sekali tidak!''


''hanya saja...apa tak apa?'' tanyaku


''apanya?''


''itu...perkataan mu pada nona tadi sore. Leon...itu.. kalau semisalnya..semisalnya saja kau benar-benar menyukai wanita lain tolong kau jelaskan baik-baik pada nona,aku yakin nona akan paham kalau kau jelaskan. Jangan sampai kau menyakiti dirimu sendiri'' kataku


''aku berharap kau bertemu wanita yg benar-benar kau cintai leon,aku tak mau perasaanmu tertahan hanya karena keinginan nona'' sambungku


......... ''harry... ''


''ya?''


''diam lah atau aku benar-benar berubah pikiran'' katanya sambil menatapku tajam


HIK!...'' i..iya..aku diam'' balasku dan leon pun langsung pergi begitu saja


a..apa-apaan itu..padahal aku mencemaskan masa depannya.


''aku ini kan kakak yg baik kenapa kau malah kasar padaku!''seruku geram

__ADS_1


....huh~... dasar adik siapa sih itu?..menyebalkan sekali


***


POV Leon


''aku berharap kau bertemu wanita yg benar-benar kau cintai leon,aku tak mau perasaanmu tertahan hanya karena keinginan nona''


Hmph...konyol...tak ada wanita seperti itu. Hari ini aku menemani emily juga bukan karena aku suka padanya, aku hanya merasa bertanggung jawab padanya dan....


Aku menganggap emily mirip ibuku itu sebabnya aku tak bisa mengabaikannya. Kalau ternyata tindakan ku ini malah menimbulkan kesalah pahaman lebih baik ku abaikan saja dia dari awal.


Huh~.... benar-benar menyebalkan...


Tapi... ''aku...pacar leon kan''


*blush!.... astaga tadi itu memalukan banget,aku tak percaya nona mengatakan hal seperti itu secara terus terang. Jujur jantungku tak bisa berhenti berdebar kalau memikirkan itu...


.... '' apa yg salah dengan ku'' kataku sambil menutup wajahku dengan kedua tanganku


Gawat...aku bisa di anggap pedofil kalau begini...


*****


POV Luz


Ukh...sialan..lagi-lagi begini...


''...aku...pacar leon kan?'' '' !... '' iya..iya..nona adalah yg paling spesial bagi saya.tak ada siapapun yg bisa mengantikan nona bagi saya''


Aku malah kesal sendiri. Aku tau masud elissa bukan kearah sana tapi tetap saja ini membuatku kesal...


''aaakh!..ini menyebalkan!'' seruku lalu merebahkan diri ke atas kasur


.....huh~...kalau begini terus ku rasa aku tak akan pernah punya kesempatan.


*brak!.. ''luz!...apa besok kau sibuk!?..jika tidak temani ma...''


''maaf mama tapi untung sementara aku tak ingin keluar kamar'' potongku


''eh?.. kenapa?''tanya mama lalu berjalan mendekatiku


''ada apa?. Bukannya kalian habis bersenang-senang hari ini?''tanyanya


''sama sekali tak menyenangkan,justru ini membuatku kesal''balasku sambil cemberut


''um??...apa terjadi sesuatu?..'' tanya mama lagi dan akhirnya aku pun menceritakan semua kejadian hari ini sampai prilaku lisa tadi


''huwaa!?..serius tuh!?..elissa berani juga ya''


''mama...kalau tak berniat menghiburku keluar lah'' kataku


''ahaha..maaf, mama hanya tak percaya ada kejadian menarik seperti itu tadi''balas mama


Menarik?..yah...kelihatannya itumemang cukup menarik ya...harry saja sangat antusias tadi... sejujurnya aku juga cukup antusias kalau saja elissa tak melakukan itu.


''itu artinya putraku sedang patah hati nih ''ledek mama yg membuatku kesal


'' mama keluarlah, aku sedang tak mau bercanda'' kataku sambil membelakanginya


''ahaha..imutnya...'' *grep!... '' tapi kalau hanya mengurung diri di kamar tak akan menyelesaikan apapun loh. Mending ikut mama ke desa '' sambung mama sambil merangkulku


''buat apa?mencari papa baru lagi?... maaf tapi aku sedang tak terta...''


Belum sempat aku menyelesaikan perkataanku mama tiba-tiba saja menarikku dan langsung membawaku ke desa.


''lihat luz!, bagaimana apa suasana malam di desa membuatmu lebih tenang?''tanya mama sambil membentangkan kedua tangannya

__ADS_1


''tidak sama sekali, malah aku jadi teringat kejadian tadi''balasku


''begitu ya...um..''


Huh~... aku mau kembali ke kamar saja...


''kalau begitu kita coba kesana yuk'' ajak mama lalu menarik tanganku dan membawaku ke berbagai tempat demi menghiburku, aku sangat berterima kasih untuk usaha nya tapi suasana hatiku sedang tak baik. Apa mama tak tau kalau membiarkan seseorang sendirian di saat suasana hatinya sedang buruk adalah pilihan terbaik?.


''huh~..sudah cukup ma, kita pulang saja yuk, besok aku temani mencari papa baru deh'' kataku


''...um?...hmph...apa saat ini mama terlihat seperti sedang membujukmu untuk ikut mama besok?''tanya beliau sambil mendekatkan wajahnya kearahku


''memang salah?''tanyaku balik


''ahaha..jahat sekali, padahal mama serius ingin memperbaiki suasana hatimu''balasnya lalu mengacak-acak rambutku


''sejujurnya..mama juga ingin memperbaiki suasana hati mama''


''luz...saat ini mama juga sedang patah hati tau''sambung beliau yg jelas membuatku syok parah


Huh!?...


''pa...patah hati?...mama?...''


Se..sebantar, kenapa?, kapan?,dimana?... aku tak tau kalau mama sudah jatuh cinta pada orang lain!?


''benar...'' ''asal luz tau saja saat ini perasaan mama jauh lebih hancur dari padamu'' balas mama yg tak bisa ku percaya


Tak bisa di percaya... padahal beliau terlihat baik-baik saja. dan lagi siapa laki-laki itu?.berani sekali ia membuat mamaku berekspresi sesedih itu


''....luz..begini...um.. apa kau keberatan kalau mama jadi orangtua tunggal saja?''tanya mama sambil duduk di pinggir pantai


Eh?... ''memangnya kenapa?''tanyaku lalu duduk di sebelahnya


''.....um...bagaimana bilangnya ya..'' ''mama rasa mama tak bisa menemukan pria lain selain dia. Kalau pun ada yg sama sepertinya mama rasa mama tak bisa mencintainya sepenuhnya'' kata mama sambil tersenyum sendu


'' mama baru saja menyadarinya, selama ini mama terus membohongi diri mama sendiri, mama pikir mama bisa mencintai pria lain selain dia, tapi nyatanya selama ini hati mama memang hanya untuknya.''


''.....selama ini mama terus mengembara mencari pengantinya tapi nyatanya itu sama sekali tak berhasil.''


''ahaha...maaf ya.. padahal mama mau kau punya papa tapi hati mama terus menolak pria lain selain dia.'' Jelas mama sambil tertawa kecil


Dan meski mama tertawa seperti itu jelas sekali terlihat di matanya kalau saat ini mama benar-benar terluka.


....... ''memang kemana pria itu?''tanyaku


'' katanya dia sudah meninggal'' balas mama yg langsug membuatku tersentak


'' sekarang meski mama ingin sekali bertemu dengannya lagi tapi itu tak bisa, cinta mama benar-benar sudah berakhir saat ini.'' Sambung mama sambil menatap keatas dengan mata yg mulai berkaca-kaca


*tes..''mama benar-benar ingin bertemu dengannya...sekali lagi saja..mama ingin sekali melihatnya'' sambung mama dengan air mata yg mulai mengalir perlahan


!?....mama...menangis?


''ah!..gawat.maaf.. tak seharusnya mama memperlihatnya sisi mama yg rapuh ini ya'' katanya beliau sambil mengelap air matanya


........... mama....


*grep!..*Syut!.... '' tak masalah '' kataku sambil menarik mama ke pelukanku


''aku kan putramu, tak masalah kalau mama menunjukan sisi lemah mama padaku'' sambungku sambil memeluk mama dengan begitu erat


''aku tak butuh papa, mama saja sudah cukup bagiku. Sebagi gantinya aku akan mengantikan pria itu untuk melindungi dan membahagiakan mama, aku janji....karena itu tolong jangan menangis mama'' kataku dengan air mata yg hampir mengalir


....ah~..rasanya konyol sekali sikapku barusan, aku langsung patah hati hanya karena masalah konyol itu sedang mama. Mama jauh lebih tersakiti di bantingkan dengan ku. Aku masih bisa melihat elissa tapi mama, mama bahkan tak bisa melihat pria itu lagi....ah!~...sial....bukannya aku terlalu ke kanak-kanakan?..


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2