Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 321


__ADS_3

''Kau sudah lebih tenang sekarang?''tanya lean


''iya'' ''maaf ya..aku pasti terlihat seperti anak kecil sekarang''ucapku


''tak masalah.orang dewasa juga bisa bersikap kekanak-kanakan bukan?''balasnya


''benar juga''


''aku sudah tak apa sekarang.kau bisa pergi lean.maaf menahanmu disini.padahal seharusnya kau menemani elissa sekarang.dia pasti lebih terpukul di bandingkan aku''ucapku


''elissa sudah punya ibu dan kakak dan sampingnya.''balasnya


''tapi ia juga perlu sosok ayah yg menemaninya saat ini''timpal ku yg membuatnya tersentak


''pergilah. Ia memerlukamu''ucap ku sambil tersenyum lembut


Leanpun terdiam sesaat lalu bangkit


''baiklah. Tapi kau juga harus segera keluar dari sini.luz dan achilles sangat mencemaskanmu''ucapnya


''kau juga seorang ibu bukan?.tak baik membuat anakmu khawatir''sambungnya yg membuatku tersentak


''pfft... benar juga''balasku lalu bangkit


''aku juga sudah menjadi orang tua saat ini''sambungku sambil tersenyum dan setelah itu kami pun langsung pergi ke tempat masing-masing


''oh!, nyonya..'' ''mama!'' seru achilles dan luz yg langsung menghampiriku begitu melihatku


*grep...''mama , mama tak apa?''tanya luz sambil memelukku erat


''nyonya, kalau ada yg ingin anda katakan .katakan saja saya akan siap mendengarkan'' timpal achilles


.....hmph... benar juga...sekarang aku sudah tak sendiri lagi. Di saat sedih maupun senang ,akan ada seseorang di sisiku.


*grep ... '' maaf membuat kalian cemas''ucapku sambil menarik mereka berdua ke dalam pelukanku


Karena itu...aku tak boleh menyimpan semuanya sendirian lagi sekarang.


***


POV Duke


''oh?..lean. kau sudah Kembali''ucap lina yg berada di depan pintu kamar elissa


''elissa mengunci dirinya sendiri?''tanyaku sambil melirik kearah pintu kamar


''ya. Tapi ku rasa ini yg terbaik.ia perlu waktu untuk sendiri saat ini''balas putra mahkota

__ADS_1


''saya sangat mencemaskan nona,tapi saya pikir ini juga yg terbaik''timpal leon


Tidak..di saat seperti ini elissa memerlukan seseorang untuk menemaninya.


''maaf lean. Aku berniat masuk dan menemaninya tadi tapi kurasa apa yg di katakan putra mahkota benar''ucap lina


''aku mengerti,tapi kurasa elissa juga butuh pendengar saat ini di sisinya''ucapku


''harry kau bawa kunci cadangan?''tanyaku sambil melirik harry


''iya..ada'' ''apa anda berniat masuk?''tanya harry


''aku ingin mengecek keadaannya. Kalau ia memang benar tak butuh orang di sisinya saat ini.aku akan langsung keluar. ''ucapku dan setelah itu harry pun langsung memberikan kunci cangan itu padauk


''kalian tunggu lah disini. Aku akan masuk sendiri''ucapku


''baik.''balas mereka


Perlahan ku putar kunci kamar dan membukanya. Begitu pintu terbuka terlihat sosok kecil yg sedang meringkuk sambil menangis di atas tempat tidur.


Perlahan ku coba masuk dan menutup pintunya Kembali lalu berjalan kearahnya


Isak tanggisnya mengisi seluruh ruangan. Air matanya membasahi baju serta selimutnya.


....... Apa yg harus ku lakukan?.haruskah aku memeluknya? Atau aku hanya perlu diam dan menunggunya bicara?.


*hiks... ''eli....minta maaf..'' *hiks... ''tadi eli benar-benar kesal...dan juga kecewa...''


''eli pikir orang tua eli benar-benar masih hidup....eli pikir tuan putri bukanlah orang jahat...eli bahkan sampai berniat pergi dengan mereka yg eli tak kenal...''


*hiks.. '' sekarang...*hiks..eli tak tau harus berbuat apa...ayah...apa yg harus eli lakukan?''tanyanya sambil menatapku dengan mata yg di hiasi air mata.


"Eli... *hiks.. Sendirian sekarang. Apa yg harus eli lakukan? Ayah.. Huwaaa"


*set.. ''untuk saat ini..cobalah untuk tenangkan dirimu dulu dan berhenti menangis''ucap ku sambil mengelap air matanya


''setelah kau tenang.mari kita pikirkan hal itu bersama''ucapku


''jangan membeban kan dirimu sendiri elissa. Ayah ada disini,semua orang ada disini.kau tak sendiri sayang.karena itu kau bisa membaginya pada kami juga''


''bukankah itu fungsinya keluarga?''ucapku sambil tersenyum lembut


''keluarga...''


*hiks...*hiks.. ''um...benar...''gumamnya lalu memelukku semakin erat


Dan setelah itu ia pun menangis dalam pelukan ku sama halnya seperti yg liana lakukan sebelumnya. Dan sama seperti liana.aku tak perlu berkata apapun lagi .aku hanya berlu berada di sisinya sampai ia merasa lebih baik dan menunggu ia siap untuk mulai bicara lagi.

__ADS_1


***


POV Luz


''APA!?... jadi pria yg mama suka itu..''


''papanya nona elissa?''timpal achilles yg sama sama terkejut setelah mendengar cerita mama


''iya... yah..meski sekarang ia sudah tiada sih.''ucap mama


'' aku yg terlalu berharap akan keajaiban dan enggan melihat kenyataan yg ada.''ucap mama murung


'' karena itu mama sangat syok saat bertemu paman elissa tadi''ucapku yg di balas anggukan oleh mama


''meski ku tau ia bukalah orang yg sama tapi untuk sesaat aku benar-benar berharap itu dia.''ucap mama


''tapi ,kenapa paman elissa sangat membenci anda ya?.maksud saya kalian kan sudah lama tak bertemu. Penyerangan elf pun harusnya tak ada hubungannya dengan nyonya''ucap achilles


''apa mungkin ada campur tangan putri marcella?''ucapku


''kalian dengar sendiri kan tadi?.tuan putri sendiri yg bilang kalau ia membunuh mama eli demi senjata Pustaka. Bisa saja ini sudah bagian dari rencananya yg mengunakan mama sebagai kambing hitam''ucap ku


''lalu apa hubungannya mempertemukan elissa dengan para elf?.kalau ia memang hanya ingin senjata Pustaka maka ia tak perlu repot -repot mempertemukan elissa dengan para elf''balas achilles


''ya mana ku tau.aku kan hanya asal tebak''ucapku


''bukan itu saja''ucap mama


''sorot mata elf. Tadi begitu penuh akan ke bencian. Kurasa ada alasan kuat kenapa ia bisa sebenci itu padaku''ucap mama


Mama pasti sangat terpukul. Meski mama tau mereka bukan orang yg sama tapi jika ia memiliki wajah yg mirip dengan orang yg kita cintai .rasanya pasti akan sangat menyakitkan.aku juga pasti akan seperti itu.


''ahaha...kisah cintaku sedikit rumit ya. Tapi tak apa,lagi pula ini sudah berakhir''ucap mama yg terlihat muram


''sudah saatnya untuk melupakannya dan melangkah maju''sambung mama


''benar.karena kehidupan tak akan berhenti hanya karena satu lelaki''ucap achilles


''aku juga... sama seperti nyonya..aku memiliki orang yg ku sukai.tapi orang itu terlalu jauh untuk ku gapai dan sekarang aku merasa aku benar-benar tak punya kesempatan lagi untuk mendapatkan hatinya''ucap achilles


Woi!!..tunggu !..ini kan sama saja seperti pengakuan cinta!?...achilles gila!!!


''Achilles juga?''tanya mama


...****************...


...To Be Continue...

__ADS_1


__ADS_2