Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 102


__ADS_3

''E...elissa...kau melakukannya?,seperti yg di buku ini?''tanyanya sambil mendekatkan wajahnya


''e..eh...ya..kurasa''balasku ragu


Kalau cuman tidur kurasa aku memang pernah melakukannya dengan luz.


''YG BENAR!?'' serunya tiba-tiba


''padahal kau terlihat sangat polos tapi ternyata kau lebih dewasa dari yg kukira'' sambungnya yg langsung bersemangat ( tidak kau salah, elissa memang terlalu polos -_-)


''kalau begitu kau penah ciuman juga kan!?"


''eh?...um...'' ciuman itu yg di pipi kan ya?..


''iya,aku pernah beberapa kali melakukannya'' balasku yg membuatnya syok


''KYAAAA!...elissa dewasa banget!!!''


''bikin iri saja....aku juga mau seperti mu...''sambungnya sambil memegangi pipinya yg memerah


Grep!... ''elissa....jadi kan aku murid mu!''serunya sambil mengenggam kedua tangan ku


''eh?,murid?''


''iya!,aku juga mau seperti mu, bagaimana caranya!?,ajari aku!" balasnya semangat


''bagaimana?...um... kurasa aku tak bisa mengajari mu apa-apa,karena aku langsung melakukannya nya saja''balasnya yg membuatnya terdiam sesaat


Kalau mau cium biasanya aku tinggal cium saja,kurasa aku memang tak pakai cara khusus..


''serangan langsung?''tanyanya tiba-tiba


''ya?''


''elissa kau luar biasa...kau langsung melakukannya begitu saja, luar biasa, mentalmu sangat kuat ya''sambungnya


Huh?...


''begitu ya...hmm....tapi benar juga,kalau mau mulai kita yg harus menyerangnya langsung, aku paham, terima kasih, akan ku jadikan referensi''


''a..ah...baiklah..'' memang itu berguna ya?,dan lagi apa maksudnya menyerang langsung?.


''diona...''panggil kakaknya diona yg langsung mengallihkan perhatian kami berdua


''sudah hampir waktunya makan malam,ayo segera bersiap'' sambungnya


''baiklah kak'' balas diona


''kalau begitu aku ke kamar ku juga ya untuk bersiap''kataku yg berniat pergi


''baiklah, kita bertemu lagi waktu makan malam ya''balas diona lalu..


''tenang saja, akan kurahasiakan pembicaraan kita tadi,''bisiknya


''ba..baiklah..terima kasih'' padahal tak di rahasiakan pun tak masalah


Setelah itu aku pun pergi menuju kamar ku di tuntun luz


''luz tadi kau kemana saja?''tanyaku sambil berjalan menuju kamar


''tuan muda yulio menunjukan ku alat-alat sihirnya,itu sangat mengagumkan loh,harusnya kau ikut juga tadi''balas luz semangat


''begitu ya,sayang sekali aku tak ikut tadi''


''ngomong-ngomong kau sudah akrad dengan diona ya,kelihatannya kalian bicara seru sekali tadi'' kata luz


''begitu lah,ternyata dia orang yg cukup menarik''


''kalian ngapain aja tadi?''tanya luz


''baca buku''


''baca buku aja seseru itu?,apa ceritanya sangat menarik?''


''um..yah...aku sendiri sih kurang paham alurnya tapi diona terlihat sangat seru membacanya makanya aku ikut seru'' kataku


''hee~...begitu ya...'' balas luz lalu berhenti


''ini kamar mu lisa, kamar ku berada tepat di sebelah mu''sambungnya sambil membukakan pintu kamar ku


''terima kasih sudah menunjukannya luz'' balasku sambil tersenyum


Aku pun berniat masuk sampai...


''ah! benar juga, luz, apa kau tau apa itu pengalaman pertama?''tanyaku sebelum masuk


''pengalaman pertama?...pengalaman pertama ya pengalaman pertama, suatu hal yg kau lakukan pertama kali, bukannya itu artinya''balas luz


''tapi diona bilang kita bisa melihat dunia lain saat melakukan itu, apa maksudnya itu?,apa pengalaman pertama itu ada kaitannya dengan kematian?''


''eh?...sebenarnya apa yg kau bicarakan elissa?...aku sama sekali tak paham maksudmu''


Aku pun mencoa menjelaskan pada luz tentang cerita di bagian yg menyebutkan itu dan setelah mendengar penjelasan ku wajah luz langsung terlihat sangat kebinggungan


''tidur bersama?,pengalamn pertama?,dunia lain?... aku sama sekali tak paham,dan lagi buku macam apa yg kalian baca itu?''


''begitu ya,luz juga tak paham ya''


''tapi..kalau tidur bersama kita kan pernah,tapi aku sama sekali tak melihat apapun'' sambung luz


''aku juga ''


''mm...kalau begitu mau coba malam ini?''tanya luz

__ADS_1


''eh?''


''malam ini mau coba?''


''coba?... ''


''apa maksdumu kau mau tidur bareng malam ini luz?''


''begitulah...''balas luz santai


Um.....aku memang sedikit penasaran sih...dunia lain...kira-kira seperti apa ya?


''um!, baiklah, malam ini ayo kita coba''balasku sambil tersenyum


***


Setelah makan malam seperti yg di janjikan luz pun datang ke kamarku


Kami pun mulai naik ke atas ranjang dan tidur bersebelahan. Waktu pun mulai berlalu dan kami mulai menutup mata kami namun..


''um...luz...aku tidak melihat apapun sama sekali'' kataku sambil membuka mata


''aku juga begitu''balas luz


''apa kita perlu bergandengan tangan?''tanyaku sambil menoleh kearahnya


''ayo coba''kata luz sambil memberikan tangannya lalu kami pun kembali menutup mata


''kau sudah melihat sesuatu?''tanyaku yg masih memejamkan mata


''tidak,aku tak lihat apa-apa,semuanya gelap''balas luz


''um..apa kita salah ya?''tanya ku sambil bangkit


''salah?,um...mungkin saja ya.''


*hup!... ''coba tanya orang yg lebih dewasa yuk, mungkin mereka tau''kataku sambil turun dari kasur


Luz pun mengangguk dan ikut turun lalu kami pun berniat menemui orang yg lebih tua sampai di lorong kami tak sengaja berpapasan dengan harry


''oh!,harry'' panggilku begitu melihatnya


''loh?,nona, luz?, kalian belum tidur?.''tanya harry sambil berjalan mendekat


''belum,kami ingin melakukan sesuatu sebelum itu''balasku


''um?,kalian mau melakukan apa?,ini sudah larut loh''


''itu... harry..apa kau tau apa itu pengalaman pertama?'' tanyaku dengan polosnya


''ah~..tentu saja saya tau penga....eh?!...''


''APA!?'' teriaknya tiba-tiba


''no..nona...barusan anda bilang apa?''tanyanya syok


''kenapa anda bertanya begitu!?''serunya


''karena aku dan luz ingin melakukan itu''balasku semangat


''KALIAN MAU MELAKUKANNYA!'' seru harry sambil melihat luz dengan tatapan syok


''iya, kami penasaran soalnya''balas ku ceria


*puk! ''nona... dengar...anda tak boleh melakukan itu''kata harry sambil menepuk pundakku lalu menatapku serius


''eh?...kenapa?''


''karena itu sangatlah mengerikan nona, kalau nona melakukannya dengan siapapun itu, orang itu pasti akan mati setelahnya'' kata harry yg langsung panas dingin


''eh!?, mati!?'' seru kamai berdua kompak


'' benar, laki-laki itu pasti akan mati nanti, tak akan di ragukan lagi, dia pasti akan langsung mati''kata harry yg langsung membuat kami berdua merinding


''a..apa itu benar?, memang sir harry pernah melakukannya?''tanya luz yg membuat harry tersentak


''eh?...e..um...be..belum...gini-gini aku masih perjaka'' balas harry sambil mengalihkan perhatiannya


''kalau begitu dari mana sir harry tau, laki-laki yg melakukannya akan mati''balas luz


''ukh!, luz!, aku bicara begini karena peduli tau!,asal kau tau saja ya!, meski kau masih kecil sekalipun, kau juga pasti akan di mati nanti!'' seru harry yg langsung membuat luz diam


''huh!~...pokoknya nona tak boleh melakukan itu'' sambung harry


''ba..baiklah..''


''syukur kita bertanya pada harry kalau tidak luz bisa mati nanti''balasku sambil melirik luz


''aku tak mau kalau luz sampai mati'' sambungu sambil tersenyum


''benar juga,untung kita bertanya ''balas luz sambil tersenyum


***


POV harry


''polos banget astaga...terkadang kepolosan ini tak baik untuk jantungku'' batinku sambil mengelus-elus dadanya


''um?...nona?..''panggil leon yg tiba-tiba muncul lalu berjalan menghampiri kami


''pantas saja saya mendengar ada keributan tadi disini, kalian sedang apa?''tanya leon


''ah!~..leon..kami baru saja bertanya pada harry soal pegalaman pertama,tapi ternyata itu sangat berbahaya,laki-laki yg melakukannya katanya akan mati '' balas nona dengan polosnya

__ADS_1


''mati?...'' tanya leon sambil melirikku


''kebohongan macam apa yg kau bicarakan harry?''kata leon sambil menatapku tajam


''huh!?...tidak!..aku sama sekali tak berbohong,dan lagi harusnya kau paham situasinya!''balas ku


''huh?...apa yg kau bicarakan, dan lagi mana mungkin pengalaman pertama bisa membuat seseorang mati'' balas leon


''leon!..situasi..situasi!..coba lihat situasinya!,ada anak-anak loh disini!,tentu aku harus membohongi mereka'' batin harry geram


''nona, itu sama sekali tak benar, buktinya saya belum mati sekarang'' sambung leon sambil menyamakan tingginya dengan nona


!!!? huh!?....''KAU PERNAH MELAKUKANNYA!?" teriakku yg syok parah


Jantung ku berasa akan cobot sebentar lagi


''um..pernah kok, dan lagi nona duluan yg mulai''balas leon dengan santainya


''eh?...kita pernah melakukannya?!"'seru nona terkejut


''um, pernah kok, apa nona tak ingat di bawah pohon itu''balas leon


di...dibawah pohon!?....ruang terbuka!!?


''TAK WARAS!'' seruku


Bisa-bisanya adikku melakukan hal semacam itu, terlebih di ruang terbuka!?...


Gawat...kalau tuan duke tau berakhir sudah.... Kami harus segera lari, lari sejauh mungkin... ah!..benar juga, aku harus mulai menulis surat wasiat sekarang juga...


''apa-apaan kau ini , itu kan hal yg wajar''balas leon


Ya wajar bagi yg udah nikah!, lah kalian nikah belum dan lagi nona masih sangat kecil!, udah gak waras ya!?,mana di ruang terbuka...


''kau juga pernah memintanya kan pada nona dulu''katanya


''YA GAK LAH!, GILA AJA KALI !, BISA MATI AKU!'' balasku cepat


''tidak ,aku ingat betul kau memintanya di depan aku dan tuan duke '' balas leon


GAK MUNGKIN LAH!...UDAH GAK WARAS KALI YA!?....


''saat festivall berburu, kau sendiri kan yg minta nona mencium pipimu'' kata leon


''pi..pi...'' Dan mendengar hal itu seketika saja otakku langsung berhenti bekerja dan aku langsung kehilangan seluruh tenaga ku hingga akhirnya aku terjatuh


..........................................


*BRUK!..


''eh!?,,harry!?'' seru nona yg kaget begitu aku jatuh


......ci..cium..di pipi?.................................


AAAAAAAKH!...JATUNGKU!!!!!!!..


Mama leon di surga , coba lihat kelakuan putra mu ini, dia hampir membuat kakaknya terkena serangan jantung!!!...(TAT)...


''hiks..hiks..''


''eh!?..harry!?, kenapa kau malah nangis!?''seru nona syok


Gimana aku gak nanggis..adikku...adikku satu-satunya...TERNYATA MASIH SANGAT POLOS!padahal umurnya udah bukan umur bocah lagi!.....


''hiks..hiks..habisnya...adik ku ternyata masih sangat polos hiks'' kataku sambil menitikkan air mata


''apa-apaan itu, minta di pukul ya?''balas leon geram


Ah~...bagaimana ini...sekarang ini ada 3 bocah super polos di hadapan ku... ingin sekali ku nodai kepolosan mereka...


''jadi pengalaman pertama itu ciuman?. Ku pikir itu ada kaitannya dengan tidur bersama''kata luz


''tidur?''tanya leon binggung


''benar juga. Diona bilang pengalaman pertama itu tidur bersama setelah itu mereka melihat dunia lain atau semacamnya begitu'' kata nona dengan polosnya


''um...tidur bersama?...dunia lain?...'' kata leon lalu terlihat serius memikirkan perkataan nona barusan dan tak lama kemudian........


!!!?. ''*BLUSH!...''TENTU SAJA KITA TAK PERNAH MELAKUKANNYA!!'' seru leon dengan wajah yg begitu merah


Ah!..akhirnya dia sadar


''eh?.tapi leon bilang tadi...''


''TIDAK!,lupakan yg saya bilang barusan!.kita tak pernah melakukannya dan nona jangan pernah coba-coba melakukannya!''seru leon sambil menutupi wajahnya yg memerah


''eh!?.bearti benar kata harry dong?''kata nona sambil melirik luz


''iya,harry benar, laki-laki yg melakukannya pasti akan langsung mati''balas leon


''begitu ya, um!.baiklah. terima kasih leon ,harry berkat kalian luz terhindar dari bahaya'' kata nona sambil tersenyum


''tunggu tadi nona mau melakukannya dengan luz?''tanya leon yg langsung syok


''iya, tapi setelah kalian bilang begitu tentu saja kami tak jadi melakukannya.''balas nona dengan polosnya.


''ah!,sudah sangat malam, kami akan kembali ke kamar masing-masing, kalian berdua juga cepatlah tidur ya'' sambung nona lalu menarik tangan luz dan mereka pun akhirnya pergi


Dan leon nampaknya masih sangat syok dan malu dengan apa yg baru saja terjadi


*puk... '' selamat leon, akhirnya kau dewasa juga'' kata ku sambil menepuk pundaknya


''BERISIK!, ku bunuh juga kau!'' serunya yg langsung malu parah.

__ADS_1


...****************...


...Bersambung...


__ADS_2