Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 132


__ADS_3

POV Elissa


Sebentar..jadi senjata pustaka yg putra mahkota katakan hari itu ternyata adalah spirit?!


Um...kalau benar begitu mungkin kah yg ku lihat saat itu adalah bentuk yg di ambil spirit itu?...ukh...kenapa aku tak bisa mengingatnya dengan jelas sih!


''lalu bagaimana selanjutnya?''tanya luz yg di balas senyuman oleh katen


***


Setelah mendapat perlindungan para roh mereka semua pun mulai merasa lega sekaligus senang. Beberapa tahun pun berlalu . dan gadis yg mendapat ramalan sebelumnya pun kembali mendapatkan sebuah ramalan tapi ramalan kali ini jauh lebih melegakan di banding ramalan sebelumnya. Ramalan kali ini berbunyi


'' di saat dunia hampir mendekati kehancuran total akan muncul seorang gadis yg akan menghentikan dan memusnahkan sang malapetaka. Gadis itu akan terlahir dengan mata berwarna merah dari klan kalian''


Mendegar ramalan bahagia ini gadis tersebut kembali menyampaikan ramalan tersebut dan para pemimpin klan besar pun kembali di kumpulkan demi mengabarkan kabar gembira ini. Semua orang bersorak gembira. Mereka pun menanti-nanti kelahiran sang penyelamat itu. Tapi tentu saja klan iblis yg merasa gadis itu akan menjadi ancaman bagi raja baru mereka pun marah dan tak terima dengan hal ini.


Pada akhirnya klan iblispun melakukan pembantaian besar-besaran pada klan angelos. Mereka melakukan ini dengan alasan agar gadis itu tak terlahir kedunia.dan raja mereka akan terus berjaya.


Klan angelos yg tak dapat menahan serangan dari klan iblis pun akhirnya musnah. Musnahnya klan ini pun menjadi berita besar bagi para klan lainnya. Mereka menyalahkan klan iblis dan mulai membenci mereka karena melakukan hal tersebut tapi akhirnya mereka sadar kalau sedari awal klan iblis memang mengharapkan kelahiran sang malapetaka ke dunia ini .


Karena itulah klan iblis menjadi musuh para klan lainnya tapi ternyata cerita ini tak berakhir sampai di sana saja.


Setelah hancurnya klan angelos, ketakutan pun mulai menghampiri mereka lagi. Harapan yg sebelumnya mereka miliki kini sudah benar-benar hilang dari hadapan mereka. Di tengah ketakutan itu pemimpin dari klan vampire pun tiba-tiba mengatakan " bukankah dalam ramalan di katakan kalau yg akan lahir adalah gadis dari klan kalian?,bukankah ada kemungkinan bahwa gadis itu bisa saja terlahir dari salah satu klan kita?''


Dan pertakaan vampire itu lah yg menjadi sebuah titik dari perpecahan para klan.


Klan-klan lain pun mulai membenarkan perkataan vampire tersebut dan akhirnya merasa bahwa klan mereka lah yg akan melahirkan sang penyelamat. Mereka menjadi merasa bahwa klan mereka lah yg terhebat dan klan lain tak ada apa-apanya di banding mereka. Perkataan pemimpin vampire kala itu berhasil menimbulkan sebuah percikan api yg membakar hubungan baik para klan. Dengan sedikit hasutan dari klan iblis peperangan para klan pun terjadi. Para klan mulai saling membantai klan lainnya demi menjadi satu-satunya klan yg melahirkan sang penyelamat.


itu adalah perang yg begitu mengerikan.banyak korban dari masing-masing klan berjatuhan . Dan pada akhirnya pemimpin dari para elf yg sudah lelah dengan peperang panjang ini pun mencoba menghentikan perang mengerikan ini. dia berkata " perang ini hanya membawa kehancuran bagi kita semua, jangankan menghindari sang malapetaka, bukannya ini sendiri sudah seperti malapeta?. Kalau hal ini terus berlanjut maka sama seperti ramalan sebelumnya, dunia ini akan hancur'' .mendengar perkataan raja elf tersebut para klan pun mulai melakukan gencatan senjata dan setuju untuk tak menganggu klan lainnya. Mereka menandai wilayah mereka masing-masing dan melarang keras klan lain memasuki wilayah kekuasaan mereka.


***

__ADS_1


''jadi begitulah cerita kenapa klan-klan di benua hitam tak saling akur''kata katen dengan wajah riang


''bagaimana?. Itu cerita yg menarik kan?''tanya katen riang


Begitu ya...kalau di pikir-pikir papa sepertinya pernah menceritakan hal yg mirip seperti ini. Lalu apa elf yg menhentikan perang itu papa?,atau kah kakek?...um..yah kurasa siapapun itu ,itu bukan kunci pentingnya sih.


Dari cerita katen tadi aku jadi tau alasan kenapa di benua hitam kami memang tak akur dengan klan lainnya,yah meski klan peri pengecualian sih.kami cukup akrab dengan klan peri karena sejujurnya elf juga masuk dalam katagori peri hutan.


''aku tak tau kalau ternyata benua hitam punya kisah seperti itu,ternyata makhluk disana tak ada bedanya dengan manusia ya''kata luz sambil tersenyum kecil


''benar ..meski mereka berbeda tapi pada dasarnya setiap makhluk hidup memang memiliki sifat serakah ,kurasa itu bukan rahasia umum lagi''balas lina


''lalu bicara soal manusia, sepertinya manusia sama sekali tak terlibat dalam hal ini ya''kata luz


''ahaha..tentu saja... manusia itu kan lemah'' kata katen


''meski mereka memiliki spirit sekalipun manusia tetap tak bisa menang melawan mereka yg dari benua hitam''sambung katen yg langsung membat kerutaan di kening luz


*plak!... ''katen kalau ngomong di jaga ya, yg sedang kau bicarakan itu mereka loh'kata lina sambil menjitak kepala katen


''huh~...begini ya..apa kau lupa kalau tuan putri juga manusia?...bukannya perkataan mu barusan sama hal nya dengan bilang kalau tuan putri itu lemah''kata luz yg langsung membuat katen tersentak


''i..itu tak benar!..nona sangat kuat!..um!..nona tak mungkin kalah dari siapapun!. Terlebih nona juga memiliki lavi di sisinya''kata katen


''lavi?''tanya luz dan aku kompak


''benar..lavi spirit api milik nona marcella, gadis dengan rambut merah menyala'' balas katen sambil tersenyum.


*****


''gadis dengan rambut merah menyala'' balas katen sambil tersenyum

__ADS_1


''gadis rambut merah!?''seru kami berdua kompak


Jangan bilang dia gadis yg di bicarakan putra mahkota saat itu...apa dia ada kaitannya juga dengan elf di delia itu?


''apa dia sama sepertiku?''tanya luz sambil menunjuk dirinya sendiri


''benar, tapi mata lavi juga merah terang''kata lina


''wajahnya juga merah....habisnya dia sering sekali marah ahahaha'' kata katen lalu tertawa


Mirip...ciri-cirinya mirip seperti yg di jabarkan putra mahkota dan orang di bar itu...


''eto..kenapa kalian berdua sekaget itu?, apa ada sesuatu?.''tanya lina


''eh?!..tidak..bukan apa-apa..aku hanya terkejut ada orang lain yg memiliki warna rambut seperti luz''balasku


''apa yg kau bicarakan elissa, rambut tuan harley kan juga merah,apa kau lupa?''kata lina yg hanya bisa ku balas dengan tawa kecil


''harusnya tadi kalian ajak saja dia , kan lebih ramai lebih seru''kata ku


''dia itu tak suka acara seperti ini'balas lina


''benar, lavi itu lebih senang memba..''*hup


''Membantu, dia suka membantu nona marcella menyelesaikan tugasnya''potong lina sambil menutup mulut katen


Eh?...tadi katen mau bilang apa?....


''lina..apa-apaan kau ini, bukan itu yg ingin ku bi..''kata katen sambil melepaskan tangan lina namun langsung di tutup kembali oleh lina


''ahahah katen apa yg kau bicarakan, lavi itu kan senang sekali membantu nona,apa ada lagi yg lain,tidak kan?.''potong lina lagi sambil tersenyum penuh arti, dan akhirnya katen pun mengangguk paham.

__ADS_1


...****************...


...NEXT...


__ADS_2