
"Anubis ini sudah waktunya. Bawa nona kembali" kata pururu yg di balas anggukan oleh anubis. Anubis pun mencoba berkonsentrasi membawa elissa kembali dari ether hingga..
*ah!....tak..bisa..* kata anubis yg jelas membuat pururu tersentak kaget
*APA MAKSUDMU TAK BISA!?*
*ada...roh...yg menahannya*
*huh!?!..*
*ku ....rasa...roh itu..masih...ada..yang..ingin.ia sampaikan..pada elissa*
*tak boleh!. Ini sudah lebih dari 30 menit. Kalau terlalu lama di sana nona tak akan bisa kembali lagi kesini!*seru pururu
*tapi...roh ..ini...sama sekali...tak..mau..membiarkan..elissa..pergi...sebelum... tujuannya..tercapai*
*apa-apaan itu!. apa dia berniat menahan nona di sana selamanya!?*
*kurasa...bukan..begitu..* *mungkin...kita..beri..ia..sedikit..waktu..lagi*
*sudah tak ada wak_*
*tok..*tok *tok .. ''nona sudah hampir waktunya makan malam'' kata leon (kemampuan spesial pururu, bisa melihat jauh atau lebih tepatnya dapat mengetahui keadaan kediaman everon saat ini {hanya kediaman everon} )
*ada..apa?*tanya anubis karena pururu tiba-tiba diam
*aku harus membawa nona kembali sekarang* kata pururu syok
*eh?...tapi..*
*sudah hampir waktunya makan malam. Kalau nona ketahuan tak ada di kamarnya itu akan bahaya.mereka bisa mengira nona menghilang lagi*kata pururu sambil mencoba menaikan elissa ke punggungnya
*anubis katamu,nona akan kembali setelah roh itu selesai kan?*tanya pururu memastikan
*iya...kelihatanya begitu*
*ku harap begitu* kata pururu lalu berniat membawa elissa kembali sebelum ketahuan
*ah!,benar juga*ucapnya sambil berhenti sejenak
*jika,nonaku tak bangun juga,aku akan menyalahkanmu seumur hidup karena membuat nonaku pergi kesana*sambungnya sambil menatap anubis tajam
!?!...*hmph... apa..kau..baru saja mengancamku?..kucing kecil?* balas anubis sambil mengeluarkan taringnya
Pururu pun hanya terdiam sesaat lalu langsung pergi dari tempat dewa anubis
***
POV Elissa
Setelah ayah membawaku pergi dari tempat mengerikan itu mina tak pernah sekali pun pergi dari sisiku dia terus sama berada di dekatku sambil terus waspada pada ayah
Padahal ayah bukan orang jahat.
Bahkan saat ayah memberiku nama panjang untuk pertama kalinya..
''mulai sekarang kau adalah putriku, elissa shuya everon'' kata ayah sambil mengangkatku tinggi-tinggi
__ADS_1
''woi!. Siapa anda seenaknya memberi nama putriku!'' seru mina sambil menunjuk-nunjuk ayah
''tapi itu nama yg bagus jadi saya menyetujuinya''sambung mina yg langsung berubah pikiran dengan begitu cepat.
Aku benar-benar tak percaya ini. Mina selalu mengikutiku memana-mana saat aku pertama kali masuk ke kediaman everon. Dan siapa sangka.. pertemuan ku dengan untuk pertama kalinya saat itu juga karena ulahnya
***
{Beberapa menit sebelum elissa mencoba bunuh diri}
''tuan putri..kenapa anda masih murung seperti itu?'' tanya mina
''apa anda tak menyukai keluarga ini?''tanya mina sambil mencoba mengenggam tangan ku meski ia tau itu tak akan mungkin terjadi
''ini benar-benar keluarga yang baik'' kata diriku di masa lalu yg membuat mina tersentak
'' tapi ini bukan keluargaku. Ini bukan tempatku berada'' gumamku yg membuat mina tersentak
Diriku pun menoleh kearah balkon terbuka .dan mina yg menyadari maksudku pun langsung bangkit dengan wajah syok
''tuan putri..jangan bilang anda mau...''
''aku berjanji tak akan mengigit lidahku lagi''gumamku
''TUAN PUTRI.. TUNGGU!. JANGAN !'' teriak mina yg tak terdengar olehku
''tidak..tak ada gunanya berteriak. Aku harus mencari bantuan'' kata mina lalu berlari keluar kamarku. Aku pun mengikutinya
''siapapun!. Apa tak ada orang satupun disini!?. Tolong!. Putriku!. Putriku akan bunuh diri. Tolong dia!'' teriak mina sambil berlari menelusuri lorong sepi . hingga akhirnya...
''ah!..ada orang disana!'' seru mina sambil berlari kearah seorang ksatria yg sedang tertidur di lorong. Mina pun langsung mendekatinya dan mencoba melakukan segala cara untuk membuatnya bangun namun hal mengejutkan terjadi.
''eh?..apa yg terjadi?,kenapa aku bisa merasukinya?''gumam mina yg masih binggung
Oh!.. apa ini yg di sebut kerasukan roh?. Ternyata hal itu memang mungkin terjadi ya
''hee~...ternyata kau malah bermalas-malasan disini'' kata suara yg tak asing bagiku dan ia adalah...
LEON!?
''jangan melamun dan cepat ba_'' *BRUK!.. belum sempat leon selesai bicara mina tiba-tiba bangkit dan menyundul dagu leon dan jelas itu membuat keduanya kesakitan
''keparat...apa yg baru saja kau lakukan''kata leon sambil memeganggi dagunya
''aw...ah!. tak ada waktu untuk ini'' kata mina lalu berniat pergi namun leon menahan tangannya
''kau pikir kau mau kemana?..apa tak ada yg mau kau katakan padaku?''tanya leon geram
''lepaskan. Aku tak punya waktu untukmu''balas mina yg jelas membuat leon diam mematung
Mina pun langsung menepis tangan leon lalu berlari ke kamarku namun tentu saja leon yg sudah naik darah akibat kelakukannya tak melepaskannya begitu saja dan mengejar mina
''BERHENTI!.APA KAU MAU MENGABAIKAN PERINTAHKU JUGA'' seru leon kesal
''KAU TAK BISA MEMERINTAHKU SIALAN!'' seru mina yg jelas membuat leon semakin geram hingga...
*srak! ....leon pun megeluarkan sihir anginnya dan melukai pipi orang yg di rasuki mina
__ADS_1
''barusan kau bilang apa huh?'tanya leon yg sudah sangat marah dan jujur aku kaget leon bisa terlihat sekesal itu. rasanya mirip sekali seperti singa yg sedang marah.
''seram.''gumam mina .namun bukannya berhenti lari mina semakin kencang dan kejar-kejaran pun terjadi. Meski akhirnya mina berhasil bersembunyi dari leon berkat usaha ekstra
''sial..padahal tak ada waktu untuk ini''gumam mina
''ah..sial..kemana perginya anak itu?'' kata leon yg berada di dekat mina. Mina pun langsung menutup mulutnya
''awas saja kalau ketemu akan ku patahkan lehernya'' kata leon yg membuat mina merinding
''um?..itu bukannya nona baru yg di bawa tuan duke?.sedang apa dia di balkon malam-malam begini?'' tanya leon yg membuat mina tersentak lalu mencoba mengintip sedikit
'' ah!..tu...tunggu dulu..apa yg sedang dia lakukan?.itu kan berbahaya!''
!!! ''DIA JATUH!''
''TUAN PUTRI!'' teriak mina yg langsung keluar
Dan leon yg sepertinya saat itu hanya fokus padaku tak mendengar hal itu dan langsung berlari secepat kilat dan menangkapku
Dan setelah leon menangkapku tiba-tiba saja roh mina keluar dari tubuh yg ia rasuki . tapi mina sepertinya tak menyadari itu dan langsung berlari menghampiriku dan menangis kencang di sebelahku.
Dan saat pertemuan kedua ku dengan leon. Mina memeluk erat diriku sambil menatap leon tajam lalu selalu mengumamkan
''jauhi putriku,jauhi putriku,jauhi putriku''
Yah..kelihatannya mina langsung memandang buruk leon akibat pertemuan pertama mereka...
***
Aliran waktu pun kembali di percepat dan aku benar-benar melihat semua hal-hal yg mina lakukan untukku selama ini. Bahkan saat aku mengalami ledakan mana dan tersesat oleh saljuku sendiri mina lah yg membuat ayah berhasil menemukanku. Serta masih banyak lagi kejadian-kejadian lain. Intinya saat aku dalam bahaya mina lah yg selalu mencari cara untuk membuat seseorang mengetahui keberadaan ku dan menolongku.
Setelah melihat semua itu hati ku terasa tercabik-cabik.
''mina...'' gumamku
Bahkan meski kau sudah tak ada lagi ,kau tetap berusaha melindungiku..ukh..bagaimana ini...aku jadi ingin bertemu dengan mu sekali lagi...apa tak bisa kami bertemu sekali lagi?
Aku ingin mengucapkan terima kasih padanya.aku ingin melihatnya lagi.aku ingin memeluknya...
''hiks...hiks..dewa..tak bisa kah kau mengabulkan permintaan egois ku ini'' gumamku sambil berusaha mengelap air mataku
Aku ingin bertemu...sekali lagi..sekali ini saja..apa tak bisa?..
*grep
!!!?..
''bisa kok..kata siapa gak bisa?'' kata suara yg tak asing bagiku sambil menutup kedua mataku dari belakang
Sontak mendengar hal itu aku langsung menyingkirkan tangannya lalu berbalik dan benar saja.. begitu melihat siapa yg berada di belakang ku saat ini membuat hatiku semakin nyeri
!!?!
''mi..mina...''
''ahaha..lama tak bertemu,tuan putri'' balas mina sambil tersenyum lembut.
__ADS_1
...****************...
...Bersambung...