Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 207


__ADS_3

Sementara itu di benua hitam. Di pedalaman hutan suci yg di penuhi oleh mana serta di berkati dewi air. Di bawah sebuah pohon besar yg rindang .


Duduk seorang elf dewasa dengan rambut violet lebat disana .dengan jari-jemarinya yg lentik ia membalik selembar demi selembar kertas dari buku tua di hadapannya.


Buku itu adalah sebuah catatan yg pernah di tuliskan seseorang . sebuah kisah kecil tertuang dalam buku tersebut. kisah yg tak pernah seorang pun ketahui. kisah tentang pertemuannya dengan seorang manusia.


Bagaikan bisa melepas rindu .ia menuangkan semua perasaannya pada kertas tersebut hingga di akhir buku tertulis.


ia menuangkan semua perasaannya pada kertas tersebut hingga di akhir buku tertulis



*wush~... semilir angin lembut pun bertiup menerpa elf tersebut.dengan mata yg terlihat sayu ia berkata. '' pernah aku percaya padamu.tapi kepercayaan itu lenyap karena penghianatan mu'' lalu menutup buku tersebut


''tempat yg harusnya penuh kenangan indah kini malah berubah menjadi tempat yg paling ku benci'' gumamnya


''oh!.. yang mulia'' panggil seorang elf paruh baya yg langsung membuat elf tadi menoleh kearahnya


''nenek ba'' ucap elf tersebut sambil bankit dan berjalan kearahnya


''biar saya bantu''katanya sambil membawakan keranjang nenek tersebut


''ohoho...terima kasih,anda baik sekali''


''ini bukan apa-apa. Anda mau kemana?''tanyanya lembut


''biasalah..aku ingin membagian kue untuk anak-anak''kata nenek ba yg langsung membuat elf tersebut tersentak


''kue?''ucapnya lalu melihat keranjang yg ia pegang dan rupanya banyak kue kering yg telah ia buat untuk anak-anak


''benar. Tapi...entah kenapa sedikit sekali anak-anak yg ku temui.kira-kira kemana anak-anak itu pergi ya''kata nenek ba yg membuat elf tersebut tak bisa berkata-kata


''yah..kalau tak ketemu mau bagaimana lagi.itu berikan saja pada putrimu''kata nenek ba


''eh!?..putriku?''


''benar.. elissa... putrimu'' ucap nenek ba sambil tersenyum kecil


''elissa sangat suka kue bukan. Dia pasti akan senang mendapatkan banyak kue .ohoho''


..... ''ah~. Dia pasti akan melompat kegirangan''balas elf tersebut sambut tersenyum sendu


''benar'' ''um...oh!... yang mulia.. apa anda memotong rambut anda!?''seru nenek ba tiba-tiba


''eh?..dia baru menyadarinya sekarang?.yah..pengelihatannya memang sudah rabun sih ya'' gumam elf tersebut pelan


Nenek ba lalu buru-buru mendekati elf pria tersebut dan memegang rambutnya


''ah~...kenapa?..kenapa anda memotong rambut anda?...padahal anda sangat cocok dengan rambut panjang anda yg dulu''kata nenek ba yg terlihat kecewa


''ah~..ini..belakangan ini rambut panjang mengganggu pekerjaan saya.karena itu saya memotongnya''balasnya sambil menjaga jarak


''sayang sekali..padahal rambut violet panjang anda sangat cantik''


''ahaha..terima kasih ''balas elf tersebut menyibak poni yg menutupi sebelah wajahnya hingga terlihatlah..


''OH! ASTAGA YG MULIA!'' seru nenek ba yg langsung menyadari hal tak terduga lalu langsung menarik wajah elf tersebut mendekat

__ADS_1


''apa yg terjadi pada mata kiri anda!?''seru nenek ba kaget


Pasalnya mata sebelah elf itu terluka . Serta ada bekas sayatan pedang di sana,yg membuatnya kehilangan sebelah pengelihatannya


''nenek ba. Tenang saja ini bukan apa-apa''kata elf tersebut lalu menjaga jarak


''apanya yg tak apa-apa. Apa yg terjadi pada mata kiri anda?bagaimana bisa seorang raja kehilangan sebelah pengelihatannya?''kata nenek ba yg membuatnya tersentak


........'' ini benar bukan apa-apa.anda tak perlu khawatir'' balasnya sambil menutupi matanya yg sebelah kiri


''tapi...''


''ah!.ternyata anda disana. nenek tolong jangan berkeliaran sendirian.'' ''ah..yang mulia..''


''kelihatannya anda harus segera kembali '' ''tolong jaga nenek ba ya'' sambung elf tersebut. lalu elf wanita yg baru datang itu pun langsung mengangguk dan membawa nenek ba pergi


Setelah nenek ba pergi tak lama kemudian datang elf wanita lain . elf dengan rambut violet cantik seperti miliknya .


''ternyata anda ada disini. Apa raja elf merasa bosan hingga datang kemari?''tanya elf wanita tersebut di selingi tawa kecil


''....begitulah. tapi sekarang aku sudah cukup beristirahat . jadi aku akan pergi dulu''katanya lalu memberikan keranjang berisi kue tadi pada elf wanita tersebut


''eh?!..apa ini?''


''kue. Nenek ba memberikannya untuk elissa''balasnya


''hah?!..oh...nenek ba kah.. usianya sudah sangat tua.wajar kalau ia mulai pikun .dia pasti juga tak ingat tentang penyerangan itu ya''balas elf wanita tersebut


''begitulah'' balas elf pria tersebut lalu pergi melewatinya


''tidak..bukan apa-apa''katanya lalu langsung teleport meninggalkan tempat tadi


***


*syut...


''bagaimana bisa seorang raja kehilangan sebelah pengelihatannya?''


''hmph..bagaimana bisa?.'' Gumam elf tersebut sambil tertawa kecil


''tentu saja bisa. Kalau aku tak kehilangan mata ini.aku pasti tak akan bisa berada disini saat ini''


*grrr


''um?..''


''wah..wah..wah..coba lihat siapa ini?''ucap suara asing yg tiba-tiba muncul di belakang elf tersebut


''siapa sangka aku akan bertemu dengan mu di tempat ini.raja para elf ''sambungnya sambil tersenyum senang


Ekor hitam lebat yg terus bergoyang.kuping yg di tutupi bulu lebat. Di temani kawan-kawan serigalanya.


''hmph.. ada urusan apa manusia serigala sepertimu menemuiku?''ucap elf tersebut


''tidak ada ini hanya kebetulan saja'' balas manusia serigala tersebut


''tapi...aku tak menyangka akan bertemu dengan raja elf di perbatasan''

__ADS_1


''apa lagi setelah ku dengar raja elf sudah tewas akibat penyerangan. tapi bagaimana bisa kau masih berdiri disini saat ini?''


........ suasana pun mendadak hening tak seorangpun di antara mereka yg membuka mulut..


'' kalau tak ada urusan saya permisi''kata elf tersebut lalu beriat pergi


''woi!..woi!..woi!..tunggu. kau belum menjawab pertanyaanku''ucap manusia serigala tersebut


'' kurasa aku tak perlu menjawabnya''


''huh!?...apa-apaan itu. jelas kau harus menjelaskannya. Kau kan sudah mati kenapa malah berada disini!?''


''pertanyaan mu konyol sekali.''


''apanya yg konyol!?'' ''oh! Aku mengerti. Kau bereinkarnasi ya''sambungnya


''bodoh''


''huh!.. barusan kau bilang apa!?''


''bukan apa-apa''


''kau ini.. setelah bereinkarnasi sifatmu benar-benar berubah ya. seingatku dulu kau orang yg ramah dan murah senyum.tapi sekarang kau terlihat seperti orang asing''kata manusia serigala tersebut


''baumu juga berbe...''


*srak! Belum sempat manusia serigala itu selesai bicara tiba-tiba serpihan es tajam langsung mengarah kearahnya . beruntung berkat refleksnya yg cepat manusia serigala itu berhasil menghindar


*grrr ''woi..apa maksudmu menyerangku huh?''tanya manusia serigala itu kesal.


'' anjing yg hanya bisa mengonggong lebih baik di buat diam''balas elf tersebut dingin


''kau...benar-benar berubah ya. dan aku benci dirimu yg sekarang.rasanya ingin ku robek tengorokanmu sekarang juga''


''tapi...karena aku orang yg baik aku akan memaafkan mu kali ini.lagi pula akan repot kan kalau raja elf mati untuk kedua kalinya''kaya manusia serigala tersebut


''wah..wah..murah hati sekali anda.tapi...sifat seperti itulah yg akan membunuhmu nantinya'' balas elf tersebut sambil menatapnya tajam


''apa katamu?''


'' melepaskan mangsa di depan mata begitu saja. Bodoh sekali ''


''ini hanya saran ku saja. buang sisi baikmu itu.klan kalian akan hancur seperti klan kami kalau sifat kalian yg seperti ini terus di biarkan.''


''huh!?..kau pikir kami akan kalah seperti kalian!?''


''tentu saja. mengingat peringat kami berada di atas kalian.''


''kalau dia saja bisa mengalahkan elf .menaklukan klan anjing seperti kalian akan sangat mudah baginya''sambung elf tersebut sambil tersenyum merendahkan


''beritahu ratu kalian. Cepat atau lambat mereka akan menyerang kalian juga. Jadi sebaiknya kalian asah cakar kalian mulai sekarang.''ucap elf tersebut lalu langsung teleport dan menghilang


''dia itu...'' ''setelah bangkit dari kematian sifatnya benar-benar berubah total.rasanya seperti orang lain saja.menjengkelkan'' kata manusia serigala tersebut lalu pergi.


...****************...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2