
...POV Luz...
Hiks..hiks...elissa bodoh...benar-benar bodoh!...hiks..hiks...
*ck..ck...ck..kau malah nangis *
Ukh... ''diam kau kucing sialan!''seruku sambil menutupi diriku dengan selimut
''aku sedang tak ingin berdebat dengan mu'' ''tinggalkan aku!''
*huh~...apa sesakit itu?* tanya kucing sialan itu sambil naik ke tempat tidurku
''tentu saja!'' ''bukan hanya di tolak ,lisa malah ingin mengangkatku menjadi anaknya,kalau begini sih menjadi temannya jauh lebih baik!''seruku
*pfft...benar juga,anak.pfft..*
''JANGAN KETAWA!'' seruku sambil melemparnya dari kasurku
*ahaha...maaf..* *lagian salah sendiri,siapa suruh bahas begituan,udah tau nona polosnya kelewatan*
''habisnya...aku ingin tau"balasku murung
aku selalu ingin tau....antara aku dan leon siapa yg akan lisa pilih,tapi ternyata lisa malah memilihnya..ukh...
''aku selalu melihat mereka berdua,rasanya aku iri setengah mati padanya.meski lisa juga sering menghabiskan waktu bersama ku tapi saat melihat mereka berdua itu membuatku kesal''
''makanya aku ingin tau!, kalau saja lisa memilih ku dan bukan leon,mungkin saja rasa kesalku bisa sedikit berkurang'' ''tapi lisa malah memilihnya dan itu membuatku semakin kesal!''
*.....cemburu?..*
''berisik.''kataku yg tak ingin ku balas
*huh~...begini ya...karena aku spiritnya aku paham betul apa yg nona ku rasakan*
*kau salah paham luz,kau tau sendirikan nona ku itu sangat polos soal beginian,dia mana mengerti perasaan rumit begini*
*perasaan nona pada leon berbeda dengan perasaan kau padanya*
*di bandingkan menyukai leon sebagai lawan jenis,nona lebih menyukai leon sebagai keluarga,berbeda dengan mu yg menyukai nona sebagai lawan jenis*
''benar kah?''tanyaku sambil keluar dari selimut
*benar ,aku bisa menjamin hal itu*
*lagi pula, luz bukannya kau bisa memanfaatkan momen ini?*
Memanfaatkan? ''apa maksudmu?''
*saat ini nona sama sekali tak mengenal cinta pada lawan sejenis .dan itu adalah kesempatan mu,coba dekati dia dan rebut hatinya,lalu setelah nona dewasa dan mengerti ,dia pasti akan membalas perasaanmu* katanya sambil tersenyum percaya diri
Elissa..membalas perasaan ku?...
''apa itu mungkin?''
*tentu saja , nona kan masih anak-anak sekarang makanya dia tak paham tadi*
__ADS_1
*dan lagi......* *kau juga masih anak-anak kan!?, belajar sana!, jangan mikirin percintaan!* serunya yg tiba-tiba marah
*Huh~...memang berapa sih umurmu?..masih kecil aja udah cinta-cintaan*
'' lima ratus empat''
*benar, umurmu kan baru li...!!!?...... LIMA RATUS!?*
*o..oi...kau bercanda kan?...umurmu sudah 5 abad ?,ku pasti bercanda*
''benar kok''balasku yg membuatnya terdiam saking syoknya
''kau tau kan aku ini bukan manusia'' ''aku anak yg terlahir dari cahaya bulan merah yg hanya muncul 500 tahun sekali'' sambungku sambil menatap kedua tangan ku
*tak bisa di percaya...* * kalau begitu kenapa masih saja seperti anak kecil?...pola pikirmu juga*
'' huh~...aku kan selalu di kurung di menara itu''balasku
''setiap hari di tempat mengerikan itu'' ''tak ada siapapun yg mengajariku, setiap harinya hanya menjalani eksperimen gila yg merusak tubuhku''
''aku itu tak ada bedanya dengan boneka''
*tapi...5 abad loh...tak mungkin kau tak memikirkan apapun*
''benar juga....yg ku pikirkan kala itu hanya lah cara menahan rasa sakit dan lapar,aku tak memikirkan hal lain selain dua itu''
*selama 5 abad?*
''benar, tapi....empat tahun yg lalu saat bulan merah , aku mulai berpikir untuk mengakhirinya, maka dari itu aku kabur dari sana''
''hmph..yah...aku sudah diam selama 5 abad sih . tak heran kalau aku bisa keluar cukup mudah saat itu, mereka pasti tak menduga aku akan kabur dari sana'' kataku sambil tersenyum kecil
''apa maksudmu?''
*itu...perang misalnya...*
Perang?.... ''tak pernah''
*eh!?,tak pernah?*
''aku kan makhluk aneh sekaligus langkah,mana mungkin aku di perlihatkan di depan banyak orang''
*benar juga...* *kalau begitu bagaimana dengan tubuhmu?,apa selamanya kau akan berwujud anak kecil begini?*
Eh?...um...aku tak pernah memikirkan itu...
Selama ini aku selalu di perlakukan seperti anak kecil,jadi aku menganggap diriku sendiri seperti anak kecil...kalau saja...
''kalau aku menganggap diriku dewasa apa aku bisa menjadi dewasa ya?''
*eh!?...ti...tidak..tidak...jangan lakukan itu!*
''kenapa?,kalau tak di coba tak akan tau kan?''
*kau itu bodoh ya?,kalau misalnya itu berhasil apa kau bisa kembali kewujud semula?.di tambah lagi semua orang pasti akan terkejut dengan perubahan mu yg tiba-tiba.lalu....* * duke dan seluruh keluarga ini pasti akan lebih mengawasimu*katanya yg mendadak serius
__ADS_1
''me..mengawasi?''
*benar,coba kau lihat saja,putra mahkota dan leon kan sangat di awasi oleh mereka,tapi kau berbeda,mereka tak terlalu mengawasimu berkat itu pula kau bisa semakin dekat dengan nona* *kalau kau menjadi dewasa....*
''mereka tak akan membiarkan ku mendekati lisa lagi!'' seruku yg baru menjadari hal itu
*tepat sekali*
''begitu ya'' hampir saja aku membuat kesalahan yg begitu fatal,untung pururu mengingatkan ku....um?..sebentar...
''pururu bukannya kau menentang hubungan ku dengan lisa?''tanyaku yg menyadari hal itu
*memang,terus kenapa?*
''kok malah nanya balik?'' ''kalau kau menantangnya kenapa kau malah membantuku?'' ''dari perkataan mu sebelumnya juga,kau malah seperti mendukungku''
*um?....hmph...karena kelihatanya akan menarik* katanya sambil tersenyum licik
*melihatmu di tolak nona seperti tadi lagi kelihatannya akan sangat menarik*
Kucing sialan...ku masak juga nih..
Tok..tok..tok... ''luz'' panggil elissa dari balik pintu lalu perlahan membukanya
*nona!?* *kenapa ada malah kesini?,bukannya aku sudah bilang untuk menunggu saja* kata pururu sambil berjalan menghampirinya
''maaf...tapi,aku tetap tak nyaman kalau tak meminta maaf secara langsung'' balas elissa lalu berjalan kearahku
''luz...maaf..aku benar-benar tak bermaksud membuatmu marah''
''maka dari itu aku akan memi....''
Hup!...'' tak apa..''potongku sambil menutup mulutnya
''untuk sekarang mungkin kau memilihnya tapi ,suatu hari nanti aku pasti akan membuatmu memilihku''
''lagi pula aku tak mau kau melakukannya karena terpaksa''sambungku sambil tersenyum lembut
.... ''hmph....tak apa,karena aku juga sudah menyukai luz saat ini''katanya sambil melepaskan tanganku
''....ahaha...tapi perasaanmu berbeda dengan ku lisa''kataku yg membuatnya binggung
''tak apa...aku akan menunggu sampai kau paham,lalu...aku pastikan aku sudah mengambil hatimu saat itu''kata ku percaya diri
......''hati?...'' !?...'' tak boleh!,aku bisa mati nanti!''serunya yg membuat tawa pururu kembali pecah
''ukh...lisa...kumohon...tolong jangan terlalu polos''kataku yg langsung lemas
*pfft..semangat luz!* kata pururu yg masih saja mentertawakan ku
Huh~...kalau begini sih perjalananku masih sangat panjang...
Tapi ya...kurasa tak masalah juga,waktuku juga masih panjang
Aku pasti akan membuatmu menyukaiku ,bukan sebagai teman tapi sebagai lawan jenis. Lihat saja nanti.
__ADS_1
...****************...
...NEXT...