Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 262


__ADS_3

POV Erwin


Ini..dimana?..


*DEG!.. ukh!.. lagi-lagi..


Rasa sakit akibat ingatan yg terkunci mulai bermunculan bagaikan ombak .


Ingatan-ingatan buruk yg terjadi saat dan sebelum penculikan ku...


'' wah..wah.. apa ini?.. kau membawakan ku mainan yg menarik rupanya''


Ini?. Bagian dari ingatan ku?..


Ukh!...


''manisnya. Fufufu.. aku jadi ingin memainkannya. Tak masalah kan?. Tuan?''


Tuan?..


!!?.... mata merah itu!...


''terserah kau saja dia milikku sekarang'' ucap pria itu dan pergi begitu saja..


'' terima kasih banyak tuan. Kalau begitu.. selamat makan..'' ucap violence lalu perlahan membuka bajunya


!!!?... TU.. TUNGGU JANGAN BILANG!..


!!!!?...a...ah... yg benar saja... wanita itu... dia tak berbohong sama sekali.. aku dan dia.. benar-benar pernah...


*HUP!...gawat..sekarang aku menjadi mual..hal yg tak seharusnya ku lakukan ,tindakan tak terhormat yg menodai nama keluarga..ukh!.. kurang ajar..dia..bisa-bisanya ia menodaiku semudah itu.


Setelah itu aku di lihatkan banyak hal yg tak seharusnya ku ingat . hal hal menjijikan serta mengerikan yg ku jalani selama aku di culik... hingga..


'' violence. Dia sudah tak berguna. Kau harus membuangnya''


''tapi...padahal dia mainan yg menarik.sayang sekali kalau di buang begitu saja''


'' sudah tak ada waktu lagi. orang yg mencarinya akan segera datang. Membiarkannya tetap hidup akan membuat kita dalam bahaya''


'' huh~... kalau begitu. Kalau ingatannya di segel itu tak akan jadi masalah kan?'' ucap violence


''kau ini..''


'' ku mohon tuan. Dia adalah mainan ku yg paling berharga . aku tak mau melepaskannya begitu saja''


''baiklah. Tapi.. saat waktunya tiba. Pastikan kau membunuhnya. Dan kali ini taanpa pennolakan'' ucap pria misterius itu


''baik tuan. Saat waktunya tiba. Saya akan membunuhnya dengan tangan saya sendiri'' ucap violence


***


Jadi itu asalan aku masih hidup hingga saat ini?. seberapa tergila-gilanya dia padaku?.meski begitu aku tetap tak bisa memaafkanya yg sudah melakukan hal itu padaku.


Setelah itu seperti yg terjadi setelah nya. Inagatan ku di segel. Aku bahkan tak ingat dengan adik kecilku itu. lalu saat pertarungan tadi..


''um?..kelihatanya dia sudah menyelesaikan tugasnya ya''


Kata-kata itu... itu artinya dia sudah berhasil membawa adik kecil. Meski kesadaran ku tipis saat penculikan tapi aku ingat sedikit mengenai rencana mereka.dan itu seperti yg eric katakan mereka memang mengincar elissa karena kemungkinan elissa adalah pemilik senjata itu.


Sial mereka sudah berhasil mendapatkan elissa kah. Kalau begitu aku tak boleh diam saja disini aku harus segera keluar dari sini dan menemukan adikku.


Tapi bagaimana?...


*sring...


Um?.. cahaya?...


Eh?.. ini bukan cahaya akhirat kan?.. aku pernah dengar kalau mengikuti cahaya begini..aku akan...


*wush...*wush


Eh?...


Perlahan cahaya itu membesar layaknya bola api yg sedikit demi sedikit berubah bentuk menjadi seekor singa apa besar


e...eh!?!.....


'' apa-apaan ini?''


*kau..*


Eh?!... apa?..singanya bicara!!!?...


Singa ini bicara padaku .tidak tapi suaranya bergema di otakku. Apa maksudnya ini?..


*anak anak malang yg terlilit takdir menyedihkan*


Hah?!...


'' TUNGGU DULU. Siapa yg kau panggil anak yg malang!?'' seruku tak terima


*memang nya ada orang lain disini?*


Huh!?.. apa-apaan singa ini?. Ngajak gelud?..


*tapi tak masalah, akan ku terima*


''ya?''


*mulai sekarang.akan ku bakar habis takdir menyedihkanmu itu.karena itu ... kau bisa bergantung padaku mulai sekarang*

__ADS_1


bergantung?..


''kau ini sebenarnya siapa?,siapa namamu?''


*kalau itu..kau yg putuskan. Tuan baruku* ucap singa itu sambil menempelkan keningnya ke keningku


Setelah ia melakukan itu perlahan kesadaran ku pun mulai kembali. Hal pertama yg ku lihat setelah membuka mata ialah wajah ayah yg terlihat sangat cemas padaku


''erwin!''


''ukh..um?...a..yah?...i.ibu?..''


''erwin.. syukurlah, kau baik-baik saja kan sayang?'' ucap ibu sambil membelai lembut pipiku


''um.. ku rasa..''


''erwin.. apa achilles bersama mu?'' tanya bibi yg terlihat cemas


''achilles?..achilles....AH! BENAR JUGA. ACHILLES!'' ucapku yg langsung bangkit dan menoleh kesegala arah


Achilles dimana dia?. Aku berhasil melindunginya kan?...dia masih hidupkan?. Setelah semua yg terjadi aku berhasilka__


''AAAAAAAAAAKH!!!'' teriak luz yg langsung membuatku tersentak


''luz! Ada apa!?'' seru bibi kaget


''a..achilles...achilles'' ucap luz gemetaran. Dan jelas hal itu membuat pikiran buruk langsung menghantam kepalaku.


Dengan cepat aku langsung berlari kearahnya dan


!!!? *DEG!...


Tak mungkin...


''ACHILLES!''


Yg benar saja.. setelah semua yg ku lakukan...


*SYUT! '' cepat angkut dia!'' seru ibu sambil mengunakan kekuatan tamanannya untuk menyingkirkan reruntuhan besar yg menimpa tubuh nya


Kalau sudah begini tak perlu di tanyakan lagi apa yg terjadi padanya. Kondisinya begitu buruk hingga membuatku mual.


'' jangan bercanda.'' Gumamku.


''erwin..''


*tes...*tes...


'' jangan bercanda!'' seruku dengan air mata yg langsung tumpah begitu saja


''PADAHAL AKU SUDAH BERHASIL MENGELUARKAN KITA DARI SANA!.AKU JUGA BERHASIL MENGUSIR PESURUH DARI TARTAROS ITU, BAHKAN MENGALAHKAN VAMPIRE SIALAN ITU!. PADAHAL AKU SUDAH BERUSAHA SEKERAS ITU!..tapi... KENAPA MALAH JADI BEGINI!'' teriakku frustasi


''erwin..''


Aku gagal... sebagai seorang pemimpin juga sebagai teman.. aku sudah gagal. Aku bahkan tak bisa menyelamatkan teman ku sendiri..


*bruk! '' sial...''


Apa masih belum cukup?... apa aku masih belum cukup kuat untuk melindungi seseorang?.


Ini menjengkelkan...sangat menjengkelkan....ukh..


''huwaaaaa...achilles!''tanggis bibi liana yg menusuk hatiku


*puk ''erwin...ini bukan salah mu,ini semua di luar kenda_''


'' aku tak bisa membiarkannya'' potongku yg membuat eric tersentak


''apa yg kau '' !!?. *BWOOOSH!


'' sudah ku bilang. Kita akan kembali bersama apapun yg terjadi'' ucapku lalu seketikan saja kobaran api muncul begitu saja . bersamaan dengan itu warna rambutku pun mulai berubah menjadi merah. Begitu pun elemenku yg lagi-lagi berubah


''e...erwin?!''


Achilles...saat aku sudah mengatakan sesuatu maka aku akan melakukannya apapun yg terjadi. Saat ku bilang kita akan kembali bersama maka itu yg akan terjadi. Tak akan ku biarkan kau mati. Itu sumpahku padamu


*mulai sekarang.akan ku bakar habis takdir menyedihkan mu itu. karena itu..kau bisa bergantung padaku mulai sekarang*


Kalau dugaan ku benar maka singa itu adalah...


'' στο πνεύμα που τα καίει όλα. Στη φωτιά που δεν σβήνει ποτέ, απαντήστε στο κάλεσμά μου και υπακούστε στις εντολές μου. ''


Spirit yg akan mengikat kontrak dengan ku


''έλα μπροστά μου. IFRIT!''


*BWOOOOSH!.. *GROAAAAAAAAR!!!.


Singa api besar kini muncul di hadapan kami. Layaknya sang surya ia menyinari bumi ini ia menyinari sekitar kami dengan cahaya nya yg begitu terang


'' MULAI SEKARANG NAMAMU ADALAH IFRIT.'' '' tugas pertama mu adalah menyelamatkan orang itu apapun yg terjadi!.''seruku


*keinginan anda adalah perintah bagi saya* balas ifrit lalu langsung berubah menjadi bola api kecil dan masuk ke dalam tubuh achilles.


Dan dalam seketika saja *BWOOOSH!... tubuh achilles langsung terbakar. Meski begitu api yg membakarnya justru menutup lukanya dan ajaibnya.


*UHUK!..*uhuk!


!!?...


''achilles!?''

__ADS_1


''ukh..um..nyo.nya?''


''ah!...HUWAAAAA!..ACHILLES!!'' seru bibi yg langsung memeluknya erat


''e..eh?..apa ?..apa yg terjadi?''


Berhasil?... aku... berha_


*SYUT!... *GREP


''um!?... eric?'' ucapku begitu tadinya aku hampir ambruk namun eric dengan sigap langsung menangkapku


'' kau sudah bekerja keras'' ucap eric


Padahal hanya 4 patah kata tapi anehnya... aku merasa cukup tenang..


''benar.. dan sekarang aku lelah.'' Ucapku


Syukurlah... dengan begini semuanya sele_


''tapi ini belum berakhir'' ucap eric yg membuat ku tersentak


'' kita masih belum menemukan elissa'' sambungnya


!!!?.. benar juga.. adik kecil!


***


Kakak roh (???)


Sungguh ironis..


Sudah berabad-abad aku menjadi penguasa para roh. Sudah banyak kematian yg ku lihat ,mulai dari yg mengharukan hingga yg tragis sekalipun. Meski pada akhirnya semua roh akan sama saja setelah ia keluar dari tubuhnya.


Tugasku adalah menuntun para roh itu menuju nirwana. Roh tanpa penyesalan akan langsung pergi ke nirwana sedangkan roh yg memiliki penyesalan akan tetap tinggal di bumi sebagai roh jahat. Tak sedikit pula di antara roh itu yg akan langsung berenkarnasi.


Tapi aku sama sekali tak tertarik pada mereka. mau mereka menjadi roh jahat atau langsung pergi ke nirwana . kalau mereka mau langsung tenang aku akan mengantar mereka langsung tapi kalau tidak aku juga tak peduli. Lagi pula aku tak tertarik para roh yg tak ku kenal.


Padahal aku sudah bertekad tak akan mencampuri urusan mereka. apalagi sampai menganggu waktu pencabutan roh mereka.


Tapi kenapa sekarang...


'' kakak roh...sakit...'' *hiks..''sakit sekali''


Hati ku yg sudah membeku selama berabad-abad. Perlahan seperti di cairkan oleh air matanya


*set


Perlahan ku seka air matanya dengan jari-jemariku


Padahal aku yg menentukan kematian anak ini.kenapa aku malah merasa iba padanya sekarang?.


Dari semua kematian yg kulihat baru kali ini aku merasakan hal semacam ini.


*padahal aku sudah bersumpah tak akan peduli pada siapapun lagi*gumamku


Aku benci ini. Ini lah kenapa aku tak mau berurusan langsung dengan saat-saat pencabutan nyawa mereka. karena aku takut hatiku akan luluh saat melihat nya


"kakak roh...''


......... elissa... putri para elf dengan kisah masa lalu yg menyedihkan.belum lama ini ia keluar dari masa suram itu dan menemukan kebahagian.tapi sekarang ia malah menghadapi ending menyakitkan seperti ini.


Sebenarnya aku tak membenci anak ini.sejujurnya aku cukup tertarik dengannya. Karena ia...


*Hiks!..*Hiks!... "sakit..sakit sekali...*hiks.. kumohon berhenti...IBU!''


Mengingatkan ku pada diriku yg dulu


*elissa.. tutup matamu* ucapku sambil menutup matanya


*akan ku buat ini tak menyakitkan untukmu* ucapku


Ini pertama kalinya ku memberikan berkatku pada seseorang.tapi kurasa itu tak buruk juga. Kau sudah mengalami banyak hal menyakitkan karena titahku. Sekarang biarkan aku meringankan rasa sakitmu.


*CUP! * tenang saja ,ini tak akan sakit.*


*aku akan menunggumu di ether elissa* ucapku sambil memberikan kecupan lembut di keningnya


Aku tak membencimu elissa.aku benar-benar tak membencimu.


Tapi kalau harus membenci maka hanya ada satu orang yg paling ku benci saat ini


*DRAP!....*DRAP!...


Orang yg hanya mementingkan dirinya sendiri dan tak segan menginjak-injak orang lain demi naik ke tempat yg lebih tinggi


*DRAP!..*DRAP "SIALAN KAU!''


Benar contohnya orang seperti kau ini FREDRIC


* aku benci sekali dengan orang sepertimu ini*.


*SYUT!... Dewa kematian yg sudah siap mengayunkan sabitnya. Serta orang yg kematian nya sudah di tentukan..


Tapi perlu kuakui ini Benar-benar memandangan yg mengagumkan


*smirk .*baiklah waktunya sudah habis. Sekarang ...Enyahlah*


*SRAAAAAK!


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2