Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 204


__ADS_3

POV Elissa


"tingkatan?''tanyaku


''iya'' '' tuan putri pasti tau kalau di benua hitam masing-masing klan mewakili satu elemen''


Ah!..itu yg pernah putra mahkota jelaskan waktu itu


''saat ini yg menduduki peringkat pertama ialah klan iblis, lalu di susul klan vampire dan klan manusia serigala. Sedangkan klan elf berada setelahnya. Padahal kita menduduki peringkat ke empat tapi nyatanya kita malah hancur seperti ini.''


''karena itu. saya berfikir ada campur tangan dari 3 klan di atas''sambung mina


''kalau klan iblis setahuku kita memang tak pernah akur dengan mereka ,tapi kita juga tak pernah nyari gara-gara dengan klan vampire. Sedangkan klan manusia serigala setahuku mereka bersahabat dengan kita. Mengingat hubungan klan kita yg saling menguntungkan'' jelasku


''benar,tapi klan vampire adalah klan yg serakah.jadi ada kemungkinan mereka terlibat'' balas mina


''meski itu benar sekali pun apa gunanya itu sekarang?.mereka sudah berhasil menghancurkan klan elf.''


''tapi mereka masih belum mendapatkan senjata pustaka kita'' kata mina yg membuatku tersentak


''ah!.. maksud mina roh dalam cerita itu?''tanyaku memastikan


''oh!. Tuan putri anda mengetahui hal itu ya. ah! Benar juga, putra mahkota eric perah membahas hal tersebut ya''kata mina yg ku blas dengan anggukan


''anu..mina..apa mungkin..senjata itu ada padaku?''tanyaku


''itu...saya pikir tidak tuan putri. Untuk bisa memiliki senjata itu anda harus pergi kekuil suci terlebih dahulu dan menjalan kan ritual suci disana.Tapi tuan putri belum memasuki usia dewasa jadi tuan putri pasti tidak memiliki senjata itu''jelas mina


''tapi..putra mahkota pernah bilang kalau senjata itu hancur maka klan elf akan musnah. Kalau aku masih ada itu artinya...''


!!? ''mama masih hidup!?''


''itu bisa saja. tapi ada kemungkinan lain. Senjata itu bisa saja sudah di warisi oleh orang lain'' kata mina


''tapi...hanya pewaris sah saja kan yg bisa mewarisi senjata itu. aku kan tak punya saudara'' ucapku


''maksud dari pewaris sah itu bisa bearti pemilik mata merah tuan putri.ada 6 klan termasuk manusia yg bisa saja mewarisi hal tersebut.contohnya...''


''tuan putri marcella!'' seruku


***


POV Marcella


''woah!~.... cantiknya~''


''tuan putri..tuan putri..aku juga mau di gambarin'' ''aku juga mau!'' ''aku juga'' ''tuan putri aku juga mau..''


''iya..iya..akan ku lukis kalian semua.coba berdiri di sana dan jangan bergerak ya'' kata ku . anak-anakpun langsung mengangguk semangat lalu pergi ke tempat yg ku suruh dan mulai berpose


''bagaimana kalau begini tuan putri?''

__ADS_1


''bagus, pertahan kan ya'' kataku lalu membalik kertas dan mulai mengambar mereka semua.


Goresan demi goresan ku tuangkan dalam kertas kosong ini .


''hmph...aku baru tau kau bisa melukis lily'' kata harry sambil berjalan mendekatiku


'' ini hanya bakat yg ku dapat saat bosan''balasku sambil terus fokus pada lukisan ku


''luar biasa...'' ''huh~..kau mah apa aja bisa ya. apa sih yg gak bisa'' ucap harley sambil duduk di sebelahku


''aku gak bisa punya pacar tuh''balasku


''pfft... benar juga.. karena perintah kaisar ya'' tawa harley


''benar sekali'' seruku yg jadi geram


''apa-apaan coba itu. masa harus menaklukan benua hitam dulu baru bisa dapat pacar. Jangan bercanda. Aku tak mau mati dengan kondisi lajang'' sambungku kesal


''sudah..sudah...mau bagaimana lagi. saat kau menemukan jodohmu aku yakin kaisar juga akan mengerti''balas harley


''jodoh kah..''


''apa ada orang yg suka dengan ku ya?''kataku


''apa kau sedang bercanda?.tentu saja ada. Kau adalah putri kekaisaran ini. Kau itu cantik,manis,kuat,pintar. Pokoknya kau itu sempurna.hanya orang gila saja yg tak menyukaimu''kata harley yg membuatku sedikit merona


''te..terima kasih harley.''


Pfft..imutnya..padahal ia sendiri yg bilang tapi ia sendiri yg malu.


''HUWAAAA!~..''


''eh!?..tu..tunggu..kenapa kau malah menangis?''tanya flash yg kelagapan begitu anak di depannya menangis kencang


''WOI!..FLASH BERHENTI MEMBUAT ANAK ORANG NANGIS!'' seru silver


''tapi aku gak ngapa-ngapain!''seru flash


''a...ini sudah anak keberapa yg ia buat nangis sejak sampai sini?''tanyaku sambil melirik ke tempat flash


''eto...um..ku rasa ini yg ke sepuluh''ucap harley


''luar biasa''


Padahal wajah flash sangat tampan tapi sepertiya wajahnya malah membuat anak-anak takut padanya..kasihan sekali


''kurasa panti asuhan bukan tempat yg cocok bagi flash''kata ku yg jadi merasa iba padanya


''benar juga.aku juga tak paham kenapa anak-anak terus ke takutan saat berada di dekatnya''balas harley


''apa mungkin karena tatapannya yg tajam ya?.terlebih mata flash juga merah. Mungkin anak-anak memandangnya seperti iblis'' sambung harley

__ADS_1


''kasihan sekali''


Tapi yah...kalau di lihat -lihat flash memang mirip dengan iblis di buku-buku. Mata merah terang menyala dengan rambut hitam lebat. Aku juga pernah bertemu putri para iblis dan ciri-cirinya pun mirip denga flash. Tapi flash bukan lah iblis,meski sifatnya mirip.


''dari pada itu bukannya silver sangat populer di kalangan anak-anak''kata harley yg membuatku langsung menoleh kearah silver yg sedang di kerumuni anak-anak


''benar juga. Dia orang yg humoris sih. jadi mudah berbaur dengan anak-anaka''balasku


''kalau tak salah kau juga cukup populer bukan di kalangan anak-anak?. Dari tadi anak-anak sepertinya suka bermain denganmu''kataku


''tidak juga. Mereka hanya senang bermain-main dengan calope. Lihat''kata harley sambil menunjuk kearah calope yg sedang di suapini oleh anak-anak sambil mengelus-elus bulunya


''ahaha...anak-anak kan suka yg imut-imut''tawaku


''benar juga,lily. Aku terkejut kau setuju untuk datang kemari demi pemeriksaan''kata harley tiba-tiba


''mau bagaimana lagi. kak elvi tak mau kesini. Kaisar juga mau secepatnya menyelesaikan masalah panti asuhan ini. Ya mau gak mau kan aku yg harus turun tangan''balasku


''kan kau bisa meminta kami yg pergi''balas harley


''benar juga''


''aku hanya bosan di istana. Ku pikir bermain dengan anak-anak disini akan mengubah sedikit moodku''sambungku


''kau menyukai anak-anak?''tanya harley yg membuatku tersentak


Aku pun tak membalasnya dan kembali sibuk melanjutkan lukisan ku


.......


''lily...kalau kau suka anak-anak bilang saja.tak perlu malu untuk itu''panggil harley yg membuatku malu


''harley. Kau mengatakan itu seakan-akan aku pedofil. Hentikan!''seruku malu


''iya..iya.padahal tak perlu malu mengakuinya''balas harley


bukannya aku malu hanya saja.....ah~ sudahah..ia juga tak akan mengerti.


''....anu..lily..ada yg ingin ku katakan''kata harley tiba-tiba


''apa?''


''kau tau kan,anak-anak disini rata-rata kehilangan orang tuanya akibat perang,meski ada juga yg di buang oleh orang tuanya sendiri.padahal usia mereka masih sangat kecil tapi mereka sudah kehilangan keluarganya.senyum yg seharusnya mereka berikan pada keluarganya sendiri kini malah di berikan kepada orang asing''


''harley. Sebenarnya apa yg ingin kau katakan'' potongku


''.... itu...aku tau ini terdengar menjengkelkan tapi... aku ingin kau membatalkan pembantaikan keluarga itu'' kata harley sambil menatapku serius.


...****************...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2