Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 105


__ADS_3

POV Elissa


*Hup!..'' nah ini dia'' kata kakek sambil menurunkan sebuah kotak dari atas lemari


''itu apa ?''tanyaku


''sebentar'' balasnya lalu membuka kotak tersebut dan mengeluarkan semua isinya. Setelah semua isi kotak tersebut di keluarkan ia mengambil sebuah bola kristal kecil lalu memasangkannya ke sebuah kotak yg berukuran lebh kecil. Begitu bola kristal itu terpasang langsung muncul banyak sekali gambar yg melayang di udara


''wah!....luar biasa'' kata ku takjub


''hmph, tentu saja ''balas beliau yg merasa bangga


''semua ini ayah ?''tanyaku sambil melihat satu persatu gambar yg ada


''iya'' ''ah!..kalau yg itu...''


''tuan'' panggil kepala pelayan yg langsung menghentikan omongan kakek barusan


''ada apa?''tanya kakek sambil menutup kotak kecil tersebut yg membuat semua gambar itu menghilang


''maaf mengganggu waktu main anda dengan cucu anda tapi...''


''si..siapa yg main!?, aku hanya menunjukan gambar lean saat kecil padanya'' potong kakek sambil memalingkan wajahnya


''a..ah~...baiklah. kalau begitu maaf menganggu waktu anda tapi ada hal penting yg harus anda liat sekarang juga'' balas pelayan tersebut


''baiklah aku akan kesana''


''sudah mau pergi?''tanyaku


Padahal aku masih ingin melihat ayah saat kecil


''ya, aku akan segera kembali. Kau bawa saja kotak ini dan lihat di kamar mu'' balas kakek sambil memberiku kotak tersebut


''boleh!?, asik!, terima kasih kakek'' kata ku sambil tersenyum gembira


*DEG!?... ''a.ah...aku akan segera kembali'' balasnya sambil memalingkan wajahnya lalu pergi bersama pelayan tersebut.


Karena kakek sudah pergi aku pun memutuskan untuk ke kamar ku dan melihat gambar-gambar ayah lagi di kamar. Sampai di tengah jalan....


''elissa!''panggil luz sambil berlari kearah ku


''luz?'' ''ada apa?, kenapa lari-lari begitu?''tanyaku


''hah~..hah~..elissa..dengar...tolong jangan terkejut,tapi...ayah mu sepertinya punya hobi yg sangat aneh''kata luz yg terlihat syok parah


''aneh?. Aneh bagaimana?''tanyaku yg tak paham sama sekali


Luz pun langsung mendekatkan wajahnya ke telinga ku lalu dengan begitu pelan ia berbisik '' tuan duke sepertinya ingin menjadi wanita''

__ADS_1


Dan jelas mendengar itu aku sama sekali tak percaya


''pfft..ahaha..luz..sepertinya kau salah paham deh''tawaku


''aku serius!'' ''tadi ku lihat tuan duke mengenakan gaun wanita lalu berhias di depan cermin'' ata luz yg terihat begitu yakin


''luz. Kau pasti salah orang, mana mungkin ayah ku seperti itu''balasku tak percaya


''tapi itu benar-benar mirip tuan duke!, aku tak mungkin salah lihat'' kata luz yg masih kokoh pada pendiriannya


*puk.. ''luz..kau pasti lelah karena perjalanan jauh,ayo kembali ke kamar saja'' ajak ku sambil mengusap kepalanya


''ah!, benar juga, mau lihat ayah ku saat masih kecil gak?, tadi kakek memberikan ini padaku, saat kotak ini di buka muncul banyak sekali gambar yg melayang di udara. Kalau melihat ini mungkin kau bisa sedikit tenang'' tawarku


''huh~..masa sih aku salah liat?,orang beneran kok''


''iya..iya..nah ayo ke kamar'' balasku lalu menarik tangan luz dan pergi ke kamar


***


Setelah kami tiba di kamar aku langsung membuka kotak tersebut dan kembali dia buat terpukau dengan gambar-gambar yg ada


Aku pun sibuk melihat satu persatu gambar sedangkan luz nampaknya masih binggung dengan apa yg ia lihat barusan.


''luz... coba lihat yg ini.ayahku lucu banget tau di sini''kataku sambil menunjuk gambar yg ku maksud


''lisa..lihat ini!''seru luz sambil menunjuk gambar yg ia maksud


Karena penasaran aku pun menghampirinya dan melihat apa yg ingin luz tunjukan dan begitu melihat nya aku di buat kehilangan kata-kata


''eh?..eh!?....ayah!?''


Gambar yg luz tunjukan adalah ayah yg sedang mengenakan gaun panjang dengan rambut panjang di hiasi karangan bunga


''tuh kan!, aku bilang juga apa!.ayah mu punya hobi yg aneh'' kata luz


Tak mungkin, ini pasti bukan ayah. Ayah ku tak mugkin seperti ini....tapi...wajahnya mirip banget!.


Aku pun mencoba mencocokkan itu dengan gambar yg lain dan hasilnya itu memang sangat mirip dengan ayah


''luz..tadi kau bilang kau melihat ayah di sebelah kamar mu kan?''tanyaku


''eh?...iya..''


''ayo kita periksa'' ajakku serius


''aku tak akan percaya sebelum melihatnya secara langsung dengan mata kepalaku sendiri''kata ku yg sudah bertekad


Luz pun mengangguk setuju lalu membawaku ke tempat dimana ia melihat ayah tadi. Namun begitu kami tiba disana tak ada siapapun lagi .

__ADS_1


'' sepertinya sudah pergi''kata luz


Aku yg masih sedikit penasaran lalu melangkahkan kaki memasuki kamar dan menyelidiki sekitar dan alahkan terkejutnya aku saat melihat ada sebuah rambut palsu yg di sembunyikan di bawah kasur


!!?..'' luz..lihat ini''kata ku sambil mengambil rambut palsu tersebut lalu menunjukannya pada luz


''ukh..elissa..tidak kah kau berfikir kalau apa yg ku katan itu benar?''tanya luz yg tak bisa ku balas karena masih tak percaya


Sejujurnya aku tak keberatan kalau ayah memang punya hobi seperti ini,semua orang punya kesukaannya masing-masing,aku tak bisa memaksanya.tapi...ayah menjadi wanita!?, aku sama sekali tak bisa membayangkannya!!..


''a...aku akan coba tanya ayah''kata ku lalu berniat pergi mencari ayah sampai tangan luz menghalangiku


''kau bercanda ya!?, apa kau tak memikirkan perasaan tuan duke kalau sampai tau aku mengetahui rahasianya?''


Benar juga....ayah pasti akan malu nanti...tapi....KALAU GAK DI TANYA AKU MALAH SEMAKIN GAK PERCAYA!


''aku paham tapi...ini malah membuatku semakin penasaran''balasku


''huh~...iya juga sih..''


''UM!.. itu tuan duke bukan!?'' seru luz sambil menunjuk keluar jendela. Mendengar itu aku pun langsung meliihat keluar jendela dan ku lihat ayah yg seperti sedang waspada pada sesuatu di taman


''benar, ayo kita hampiri''kataku lalu berlari menghampiri ayah


Kami pun pergi ke taman namun begitu kami tiba di sana ayah sudah tidak ada.


''cepat banget ilangnya'' ''padahal baru beberapa menit dia disini tadi'' kata luz


''Um...ayah dimana ?''pikirku sambil memeriksa sekitar sampai...


''ah!...itu dia!''seruku saat melihat ayah yg baru saja masuk ke dalam


Tanpa pikir panjang aku pun langsung berlari menghampirinya namun begitu kami masuk lagi-lagi kami kehilangannya


''astaga lisa..ayahmu jalannya cepat banget''kata luz yg mulai kelelahan


''sepertinya ayah kesana tadi ayo...''ajak ku sambil menarik tangan luz lalu kembali mengejar ayah dan benar saja begitu kami berbelok kami lihat ayah memasuki sebuah ruangan . kami pun hendak mengikutinya sampai....


''elissa?''panggil suara yg tak asing bagiku , mendengar itu kami pun langsung menoleh ke belakang dan di buat syok bukan main


''AYAH!?'' ''TUAN DUKE!?!''


e..eh?...sebentar...kenapa ayah ada di belakang kami?...bukannya tadi ayah masuk keruangan disana?...


eh!?....sebenarnya apa yg terjadi!!?


...****************...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2