
Elissa
*mereka adalah roh dari akhirat.mereka datang untuk menjemputmu*
Menjemput?.. bearti waktuku sudah benar-benar habis?..
*tapi..*
*bukannya ini terlalu berlebihan hanya untuk menjemput satu roh ?.kalian mau membuat pawai kah?* ucap kakak roh yg terlihat kesal
* aku sendiri yang akan mengantar anak ini jadi kalian pergilah* ucap kakak roh lantang
Namun para roh itu tak kunjung pergi dan malah
*sring! . sebuah roh tiba-tiba hampir menyentuhku kalau saja kakak roh tak dengan sigap menarikku menjauhinya
*CK!..KALIAN MENENTANGKU HUH!?* teriak kakak roh kesal
''ka..kakak roh,anu...ku rasa mereka tak ada niatan untuk mundur jadi_''
*elissa kau diam saja* potong kakak roh yg membuatku tersentak
*SRING! * ku peringatkan sekali lagi.mundurlah sebelum aku memusnahkan kalian* ucap kakak roh sambil mengeluarkan sebilah pedang bercahaya
Karena gertakkannya beberapa roh pun mundur tapi tak sedikit yg masih bertahan.
*elissa tetap berada di belakangku dan jangan sampai mereka menyentuhmu* ucap kakak roh
''ba.baik..''
Tapi kenapa kakak roh sampai begini?. Padahal siapapun yg mengantarku kan tak ada bedanya toh aku sudah mati.
*baiklah. Biar ku tebak kalian keras kepala begini pasti karena perintahnya kan?*
???..siapa?..
*biar ku beritahu pada kalian. Kalian sangat bodoh kalau mengikuti perintahnya. Dia hanya ingin memanfaatkan kalian.karena baginya kalian tak lebih dari barang sekali pakai*
*karena itu kalau tak mau menghilang secara sia-sia sebaiknya kalian mundur sekarang*
Sebenarnya siapa yg kakak roh bicarakan?..
Ku pikir setelah gertakan kakak roh para roh bakal mundur. Yah beberapa memang langsung mundur tapi sisanya..
*CRING! !!!?
Malah tiba-tiba menyerang kami...
*sudah ku peringatkan* ucap kakak roh lalu *SRING!...
Dengan ayunan pedangnya yg begitu lembut kakak roh langsung menebas roh-roh tersebut . satu tebasan saja langsung membuat para roh itu menghilang tak tersisa. Aku tak bisa menyebut ini pertarungan karena semua itu berakhir dalam satu tebasan saja.
Aku bahkan tak sempat berkedip saking cepatnya
''e..eh?...sudah?'' tanyaku
*huh~..mereka hanya keronco jangan di pikirkan* ucap kakak roh lalu pedangnya pun langsung menghilang
''tadi itu...cepat sekali'' apa itu tadi?.semua berakhir dalam satu tebasan!?..ku pikir akan ada pertempuran sengit tadi
*tentu saja ngapain lama-lama* ucap kakak roh sambil duduk kembali di kursinya
''pedang kakak tadi... bagaimana bisa kakak menghilangkan para roh itu hanya dalam sekali tebas?'' tanyaku penasaran
__ADS_1
*um?... itu tentu saja karena aku hebat* ucapnya sambil menyibak rambutnya
..............
*woi.apa-apaan wajah itu. jangan menatapku seperti itu* ucap kakak roh
*huh~.. aku sudah bilang kan aku ini pemimpin para roh. Pedangku tadi itu sama seperti sabit dewa kematian. Setiap kali pedang itu di hunuskan secara otomatis setiap roh yg menjadi sasaran ku akan langsung menghilang tak bersisa*jelas kakak roh
''he..luar biasa. Kalau pedang itu ada di dunia nyata pasti akan jadi malapetaka'' ucapku
*benar karena itu aku tak pernah mengunakannya* ucapnya lalu menuangkan teh kembali
*lagi pula aku bisa membunuh banyak manusia hanya dengan jentikan jari* ucapnya lalu meneguk tehnya
Eh!?....seram!..kakak roh memang luar biasa. Kalau dia bicara seperti ini dia jadi tak ada bedanya dengan dewa. Meski begitu ia tak mau menyebut dirinya demikian.
''ngomong-ngomong kenapa kakak tak membiarkan mereka membawaku?. Kan pada akhirnya aku juga akan pergi kesana'' tanyaku
*..... karena aku sedikit berubah pikiran* ucapnya yg membuatku tersentak
''ya?..''
Apa yg kakak roh maksud dengan berubah pikiran?.
Aku benar-benar tak paham pemikiran kakak roh.dia sangat mencurigakan. Hampir semua yg ia ucapkan menggantung sehingga memunculkan teka-teki baru.
Aku jadi penasaran apa dia selalu seperti ini dari dulu?....um!.. tunggu sebentar..
''dulu?'' gumamku
*ada apa?*
''kakak....roh boleh aku tanya sesuatu?''
*apa?*
*huh?..pertanyaan macam apa itu?. Tentu saja aku manusia* balasnya
''kalau begitu kenapa kakak jadi begini?''
''kalau tak salah saat pertama kali bertemu kakak bilang demi menyelamatkan seseorang?'' ucapku sambil mencoba mengingat kembali perkataannya dulu
*ingatan mu kuat juga ya* ucapnya lau meneguk tehnya dan
*Tak *benar, aku dulu aku adalah manusia,terlebih aku adalah seoarang putri* ucapnya yg membuatku tersentak kaget
"EH!.. PUTRI!!?"
*hohoho.. tentu saja. Kau pikir aku rakyat jelata?. Aku ini tuan putri tau* balasnya sambil menyibak rambutnya
'' putri dari kerajaan mana?''tanyaku
''kerajaan?... pfft...aku putri kaisar'' balasnya yg membuatku semakin syok
''e..eh?!'' "HAH!!!!!?"
*pfft..BUAHAHAHA APA-APAAN EKSPRESI ITU! AHAHAHA'' tawa kakak roh yg langsung pecah
'' kakak serius?.. kaisar?. Kekaisaran apa?'' tanyaku
*um?... kenapa memang?. Apa segitu penasarannya kau dengan identitasku?*tanyanya balik
''yah.. sedikit..'' balasku
__ADS_1
*kalau sedikit.aku ga perlu cerita,toh cuman sedikit kan?*ledeknya
''EH!?.. tidak!..tidak!. aku penasaran! Sangat penasaran!'' seruku
Astaga kakak roh ini. Kenapa dia selalu membuatku penasaran!..
*ahahaha.. begitu ya..um.. yah.. ceritaku bukan cerita yg pantas di ceritakan pada anak-anak sih*balasnya sambil memainkan ujung cangkirnya
''ada apa memang?''
*aku.... Bukan putri yg di benci* balasnya sambil tersenyum sendu
''ya?''
*bisa di bilang aku terlalu naif dalam hidupku. Padahal yang ku inginkan hanya sebuah cinta namun yg mereka berikan adalah kebencian*
*sampai aku bertemu dengan seseorang. Seseorang yg sangat berharga bagiku. Dia seperti duniaku. Aku sangat mencintainya melebihi diriku sendiri*
*tapi..* ucap kakak roh yg langsung terdiam
???... '' ada apa?. Dia menghianati kakak?''tanyaku yg langsung di balas gelengan olehnya
*tidak, dia tewas*balasnya yg membuatku tersentak
*aku masih ingat betul saat ia tewas di hadapan ku demi melindungiku. Darahnya yg mengalir masih terbayang jelas di ingatan ku hingga saat ini*sambungnya
''kakak roh...''
*elissa kau bertanya kenapa aku bisa jadi seperti sekarang kan?* tanyanya
''iya''
*itu karena aku membuat kontrak dengan iblis* balasnya
''APA!?''
*yah.. bukan iblis sungguhan yg ku maksud tapi roh sialan yg kelakuannya melebihi iblis*balas kakak roh yg terlihat geram
Eh?..roh?... dia membuat kontak dengan roh?
*aku yg tak terima dengan kematiannya memutuskan untuk melakukan segala cara agar ia kembali. Lalu roh itu muncul dan menawarkan kontrak dengan ku*sambungnya
''lalu apa yg terjadi?''
*dia berhasil hidup kembali.hanya saja bayaran yg ia minta ternyata lebih buruk dari yg ku kira* ucapnya yg terlihat sangat kesal
''bayaran?. kakak jadi seperti saat ini. Apa itu bayarannya?''tanyaku
*tidak juga. Aku bisa jadi begini karena melanggar kontraknya. Kalau aku tak melakukan itu sampai saat ini aku pasti masih terjebak dalam permainan konyolnya*
Permainan?
*tapi yah...anggap saja ini juga hasil dari kontrak tersebut*
aku tak mengerti...Semakin di dengarkan semakin binggung aku jadinya. Entah kenapa kakak roh seperti sengaja memutar-mutar pembicaraan ini agar membuatku ke binggungan dan akhirnya berhenti bertanya tapi tentu saja aku tak akan berhenti sebelum mendapatkan jawaban yg jelas!.
Setelah itu aku mencoba menanyakan hal lain mengenai kontrak itu namun kakak roh tak membahas itu lebih lanjut dan hanya membuatku penasaran saja sampai..
!!!? *BRAK! ''KAKAK ROH!''seruku yg langsung bangkit karena terkejut
*um?*
''tubuhku.....perlahan mulai menghilang'' ucapku ketakutan.
__ADS_1
...****************...
...To Be Continue...