
"Lawan aku dalam permainan catur, kalau kau menang aku akan memberi kesempatan untuk bertanya sebanyak 3 kali''
Itu yg ia bilang tadi tapi....
''kakak roh! Sampai kapan kita harus memainkan ini?.ini sudah yg ke tiga kalinya loh.bukannya jangnjinya anda akan memberitahu saya kalau saya menang?! '' seruku yg sudah mulai lelah bermain ini
Sudah 3 set kami bermain begini dan aku selalu menang,tapi masalahnya kakak roh sama sekali tak mau kalah dan terus mengajakku bertanding ulang, dan sekarang aku sudah lelah, di tambah semakin lama aku disini semakin lama juga aku bangun disana. Apa dia lupa kalau ada perbedaan besar antara waktu di sini dan di sana?.
''sekali lagi. Kali ini aku serius , kalau kalah lagi akan ku beritahu''katanya yg kelihatan sekali tak mau kalah
''huh~...baik lah..tapi janji loh ya ini yg terakhir'' kataku lallu bermain satu set lagi dengannya dan.........
''checkmate'' kataku yg lagi-lagi berhasil memenangkan pertandingan ini
''aaaakh!!!..kenapa!?...dimana letak kesalahan ku!?, sekai lagi!, kali ini pasti bisa!''
''sudah cukup!. '' ''kakak roh aku tak punya banyak waktu lagi... apa kakak lupa waktu di sini dan di sana berbeda jauh?. Aku harus langsung kembali kak'' kataku yg sudah tak tahan lagi
''ukh...tenang saja, dia yg mengirimmu kesini jadi tak ada berbedaan waktu padamu saat ini''balas kakak roh yg masih terlihat tak terimadengan kekalahannya
Begitu ya..sebenarnya siapa dia itu?...
''meski begitu aku juga harus segera pergi kak jadi tolong segera jawab pertanyaanku'' kataku
''aaakh!...sial!..kenapa aku selalu kalah oleh anak kecil yg umurnya bahkan tak ada seperempat tahun dariku'' katanya sambil mengacak-acak rambutnya
Huh?...tak ada seperempat tahun?..ah~..benar juga dia kan roh umurnya pasti sudah ribuan tahun..
''huh~..kenapa kau bisa jago banget sih?, apa kau sering memainkan ini ?'' tanyanya
''yah...'' ''dulu papa dan mama suka memainkan permainan ini,awalnya aku hanya tertarik karena papa yg mengajaknya tapi sekarang aku sudah bosan dan lagi ...aku tak terlalu suka permainan ini'' kataku yg langsung murung
''huh?..kenapa?, padahal kau jago banget''
''habisnya...permainan ini kan seperti strategi perang, kalau mau menang kita harus mengorbankan pion-pion yg ada. Dan aku selalu membayangkan kalau pion ini adalah tentara sungguhan,aku merasa tak enak mengorbankan mereka '' jelasku sambil mengambil pion yg ku maksud
''astaga , main aja pake perasaan gak tuh.'' ''tapi memang kau banget sih ya. makanya aku yakin aku akan segera membunuhmu.'' ''sifatmu yg tak bisa meninggalkan seseorang lah yg membuat umurmu pendek'' ''kalau saja kau tak memikirkan mereka dan bersikap egois, umurmu pasti bisa lebih panjang'' jelas nya
''nyawa seseorang bukan lah sesuatu yg bisa di abaikan begitu saja ''balasku serius
''iya..iya..terserah kau saja. yg rugi kau ini'' balasnya
''tapi apa kau sadar?..'' kata kakak roh tiba-tiba
''sadar apa?''
''tadi kau bilang kau menganggap permainan ini seperti strategi perang kan?..bukankah itu artinya kau itu hebat dalam membuat strategi perang?'' tanyanya sambil tersenyum kecil
__ADS_1
!!?... ''kenapa tiba-tiba bahas begituan!?. '' ''sudah cepat jawab saja pertanyaan ku'' kataku yg tak mau membahas itu
''huh~...baiklah karena sudah janji akan ku beri kau 3 kesempatan. Dan perlu di ingatan aku tak akan menjawab sesuatu yg melanggar hukum alam'' jelasnya
''tunggu dulu kenapa 3?. Aku kan menang 4 kali bearti 12 dong'' kataku
''enak saja. pertandingan sebelumnya tidak di hitung'' balasnya sambil memalingkan wajahnya
Ukh..padahal aku sengaja tak mau mengalah karena berfikir dia akan memberiku tambahan kalau aku memang.
Huh~..tapi aku tak punya waktu untuk berdebat juga. Um...baiklah..aku punya 3 kesempatan, au harus menanyakan hal -hal penting,jangan sampai aku menyia-nyiakan pertanyaan yg ada
''um... kalau begitu pertanyaan pertama: saat ini ada berapa elf yg masih hidup?''
''sekitar 100 lebih, aku tak tau jumlah pastinya tapi yg jelas mereka tak sampai 200''
100!?....ternyata masih ada cukup banyak . yah meski jumlah itu jauh dari jumlah elf sebelum pembantaian itu...
''pertanyaan ke dua : dimana mereka sekarang?''
''mereka ada dibumi''
Huh!?... ''KAKAK ROH BUKAN ITU MAKSUDKU!'' seruku kesal
''apa maksud kakak menjawab mereka ada di bumi!?. Kalau itu aku juga tau!. Yg ku tanyakan itu lokasi pasti mereka saat ini!''seruku
Ukh..sial...kalau misalnya ku tanyakan mereka dimana dia bisa saja menjawab asal seperti tadi...um..sekarang aku harus menanyakannya dengan lebih jelas.
''huh~....kalau begitu..dimana aku bisa mendapatkan petunjuk untuk menemukan keluargaku?.kali ini tolong jawab dengan serius!. aku tak mau anda menjawab di bumi atau semacamnya lagi!''seruku
''huh~...baiklah..aku paham..''
'' kalau kau ingin mendapat petunjuk tentang keluargamu, kau harus menyelidiki marcella''
Eh!?...tuan putri !?...
''kalau kau menyelidikinya kau pasti akan mendapatkan jawabannya'' sambungnya
'' apa benar tuan putri terlibat dengan semua ini?''tanyaku
*plok!... '' pertanyaan sudah habis, kau bisa pergi sekarang'' katanya sambil menepuk tangannya
EH!?.... ''tu..tunggu dulu!.. yg kedua itu kan gak di hitung!"seruku tak terima
''apa yg kau bicarakan?. Jelas itu di hitung.kau sudah bertanya 3 kali padaku , maka kesempatanmu sudah habis''
''itu curang namanya!. Anda pasti sengaja melakukannya kan!?''
__ADS_1
''entahlah.aku hanya menjawab apa yg kau tanyakan'' balasnya yg tak merasa bersalah sama sekali
Ukh....sial..lagi-lagi dia hanya menambah rasa penasaran ku saja.
''um?...sudah waktunya ya'' ''kau harus pergi sekarang''
Huh!?..setelah membuatku penasaran dia langsung mengusirku begitu!?. Apa-apaan dia ini!?
''tunggu dulu, aku masih tak terima dengan ini!, beritahu aku . apa tuan putri benar-benar terlibat dengan semua ini!'' seruku
''terlibat atau tidaknya ia bukan urusan ku. '' balasnya lalu menjentikan jarinya dan tiba-tiba saja angin kencang datang dan meniupku menjauh
Tentu saja aku yg masih tak terima mencoba bertahan sekuat tenaga
''kakak roh!, tolong lah!. Anda tinggal menjawab iya atau tidak doang!'' seruku sambil berusaha keras bertahan
''ku mohon..beritahu aku!''
Kakak roh pun hanya diam melihat kearah ku lalu membalikkan badannya dan perlahan menjauh
''kakak roh!''
''huh~...cari tau sendiri, dan pastikan dengan matamu. apakah ia musuh atau rekanmu, kau sendiri yg harus memutuskannya. ''katanya sambil membalikan badannya
''ah!..benar juga... kalau suatu saat kau bertemu secara langsung padanya tolong sampaikan pesan ku padanya''
Eh?...pesan?...
''takdir tak akan berubah. Jangan lengah ''
???..huh?...apa maksudnya itu?...
''itu saja , tolong ya'' katanya sambil tersenyum lalu menjentikan jarinya lagi dan angin pun bertambah kencang hingga akhirnya aku tak kuat lagi menahannya dan ikut terbawa oleh angin tersebut
***
Begitu ku buka mataku aku sudah berada di atas kasurku. Kicauan burung di pagi hari pun sudah terdengar di telingaku. Aku pun langsung turun dari kasur dan berjalan kearah jendela
Udara pagi yg lembut pun langsung menyapaku begitu ku buka jendela. Perlahan ku coba hirup udara pagi yg segar ini dan mencoba memikirkna kembali pertemuan ku dengan kakak roh barusan
.....ukh..kakak roh sialan....jangankan memberi petunjuk dia malah menambah teka-teki... dan lagi apa maksudnya coba menitipkan pesan padaku!?.sudah tau aku tak akan bertemu dengannya
''aaakh!..aku tak paham lagi...ini membuatku pusing'' kataku sambil mengacak-acak rambutku
Ukh.... ''KAKAK ROH BODOH!!!!''
...****************...
__ADS_1
...NEXT...