
''Yasudahlah..kelihatannya bros ini juga gak guna, ku buang saja lah'' kataku sambil melempar bros itu sembarangan lalu kembali memunggut buku-buku ku dan membawanya ke pada eric
*HUP!... '' baiklah ini buku-buku yg kau minta eric'' kataku sambil meletakan buku-buku itu di mejanya
''terima ka...eh!?...KENAPA BUKU CERITA SEMUA!?" serunya
''loh?..bukannya kau memang mau membaca buku cerita begini?''tanyaku binggung
''MANA MUNGKIN BEGO!''
''aaaakh!...kenapa sih aku malah mengharapkan mu tadi!''serunya yg malah terlihat kesal
''aku minta buku soal mereka ,tapi bukan bearti cerita anak-anak begini erwin!...ini untuk mengali info soal mereka, bagaimananya aku mendapatkan info yg akurat kalau buku nya aja dongeng fiksi begini!''marahnya
'' harusnya kau bilang begitu dari awal. ''balasku
''harusnya kau sudah paham!, kau saja bilang untuk aku memberitahumu kalau aku menemukan sesuatu!, harusnya kau sadar buku apa yg ku cari!''
''ya...ya..maaf...aku lupa''balasku sambil memalingkan wajahku
''aaaakh!...sial!.kenapa otakmu kosong banget sih''katanya sambil menepuk keningnya
''ya maaf sih!, gak usah ngatain juga dong!, aku sudah berusaha nyari yg kau mau juga''kataku yg mulai naik pitam juga
''kok kau jadi marah sih!?...yg salah kau juga!"'marah eric
''kan aku udah minta maaf gak usah nyolot juga kali!''
*brak!... ''yang nyolot disini siapa huh!?..'' bentak eric sambil mengebrak mejanya
''ya kau lah!, malah ngamuk lagi... emosian banget sih, cewe ya'' kataku yg tentu membuatnya semakin naik darah
''ERWIN!''
''apa?..mau berantem?'' tantang ku
Eric pun nampak begitu geram. Terlihat sekali ia ingin memukulku dari tangannya yg sudah ia kepalkan dengan begitu kuat.
''tsk...aku tak ada waktu untuk bertengkar denganmu sekarang, jadi pergi lah'' katanya sambil memeganggi kepalanya
''idih..udah ngomel ngusir lagi''
''KELUAR!'' bentaknya
''IYA..IYA AKU KELUAR!, GAK USAH TERIAK JUGA AKU DENGAR!'' seru ku lalu langsung keluar sambil membanting pintu dengan begitu kencangnya hingga membuat orang-orang yg berada di dekat sini kaget
Ck..eric sialan..udah di tolong bukan makasih malah ngomel. Besok-besok males ku tolongin lagi
__ADS_1
***
POV Eric
Aaaakh...sialan...kenapa sih gw punya teman bego begitu?...
Udah salah malah ngotot lagi!...lagian otaknya itu isinya apa sih!?, bisa-bisanya dia ngasih aku buku anak-anak begini
''astaga...aku harus mengembalikan ini ke perpustakaan sekarang '''kataku sambil mengambil buku yg erwin berikan tadi
''aaakh!..nambah kerjaan orang aja tuh anak'' gumamku kesal
POV Erwin
Ck...sialan...eric sialan..setidaknya bilang makasih kek udah di bantu..lagian kok aku bisa lupa sih .ah~ otakku kosong banget apa ya...sial..
Dengan perasaan emosi aku kembali ke kota .entah kemana aku menuju aku hanya ingin memperbaiki suasana hatiku yg sedang kacau akibat pertengkaran kami tadi . hingga langkahku terhenti begitu melihat orang yg ku tabrak sebelumnya kembali ketempat dimana kami bertabrakan dan ia terlihat mencari-cari sesuatu di sana
Um?...apa yg ia cari ya?...ah!..jangan bilang ia mencari bros itu!?...gawat...itu artinya benda itu penting ya...huwaa..aku malah membuangnya entah kemana.
''Sebaiknya aku pura-pura tak lihat saja'' pikirku lalu mencoba putar arah sampai
''WOI KAMU!''serunya sambil menunjukku
Gila sial banget aku hari ini...
*grep!.. '' kau orang yg tadi kan!?. Kau pasti mengambil bros ku itu!, cepat kembalikan!''serunya sambil menarik kerah bajuku
''a.apa yg kau bicarakan?. Bros?..aku tak melihat ada bros''balasku bohong
''BOHONG!. Kau pasti melihatnya!, bros dengan logo itu!..cepat kembalikan atau aku bisa dalam masalah''katanya yg mulai gemetar ketakutan
Sepertinya itu benda yg benar-benar penting ya...gawat..aku tak tau itu, harusnya tadi ku simpan saja...
''aku benar-benar tak melihat bros yg kau bicarakan.''kataku
Maaf!...aku benar-benar minta maaf!
''ah~..bagaimana ini...tuan fredric bisa membunuhku kalau tau aku menghilangkan nya'' katanya sambil melepaskan ku dan meringkuk ketakutan
Fredric....lagi -lagi nama itu..sudah ku duga aku pernah mendengarnya di suatu tempat, tapi dimana?...
''apa yg kau lakukan disana?''tanya seseorang yg tiba-tiba muncul dan melihat siapa itu orang yg mencari bros tadi langsung berkeringat panas dingin lalu
''tu..tuan fredric!''serunya ketakutan
Eh!?...jadi dia yg namanya fredric?. Laki-laki dengan rambut coklat dengan mata coklat tua.
__ADS_1
''um?...!!?'' orang bernama fredric itu pun melihat kearahku dan begitu mata kami bertemu dia nampak begitu terkejut seakan-akan ia mengenalku
???....apa kami pernah bertemu sebelumnya?
''apa yg kau lakukan di sana!, cepat kemari!''serunya mendengar hal itu orang tadi pun langsung bangkit dan berjalan kearah orang bernama fredric tersebut lalu mereka pun langsung pergi tanpa berkata apapun.
???... orang-orang hari ini pada kenapa sih?.
Karena tak punya alasan lain berada di sini aku pun kembali berjalan-jalan di kota.
***
''huh~....hari ini benar-benar menyebalkan''kataku sambil bersender di salah satu pagar pembatas di dekat sungai
Kira-kira eric masih marah gak ya?..masa aku yg harus kesana minta maaf sih?..ya.memang aku yg salah sih...tapi dia kan juga salah karena main bentak aja.
''um....tapi eric kan teman ku . kurasa tak baik bertengjar lama dengannya,dia juga kasihan gak punya teman lain selain aku''gumamku
Setelah merenungkannya cukup lama aku pun setuju untuk minta maaf duluan dan berniat kembali sampai..
''AAAAAKH!'' terdengar teriakan yg begitu kencang dari sebuah gang kecil. Mendengar hal itu secara reflek aku langsung berlari menghampirinya dan begitu aku sampai di sumber suara aku langsung di buat ke habisan kata-kata.
Terlihat orang yg mencari bros tadi sudah tewas bersimpah darah dan yg membuatku semakin syok ialah orang yg bernama freric tadi berdiri temapt di hadapannya dengan memegang sebilah pisau..
!!?...dia membunuhnya!?.
Menyadari aku baru saja melihat hal yg tak seharusnya ku lihat aku langsung bersembunyi di balik tembok
Woi..woi..serius nih?.hanya karena bros itu dia jadi kehilang nyawanya... aku jadi merasa sangat bersalah kalau begini.
''dan lagi orang bernama fredric itu ternyata sangat berbahaya ya''batinku sambil mencoba melihatnya kembali namun
!!!!?....MENGHILANG!?
Eh!?..apa maksudnya ini?..jasat pria itu dan orang bernama fredric itu sudah hilang entah kemana..
''perasaan mereka disini tadi..kemana mereka?''batinku sambil berjalan kearah gang tersebut.
Ini jalan buntu loh kemana hilangnya ia?..
''sudah ku duga ada yg melihat ya'' kata seseorang yg berdiri tepat di belakangku dan jelas itu membuat bulu kudukku bergidik ngeri
!!!!?. SEJAK KAPAN!?
...****************...
...Bersambung...
__ADS_1