Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 155


__ADS_3

''Pokoknya aku bersyukur banget kau memanggilku tadi..dengan begitu aku tak perlu menjadi sate disana'' sambungku sambil kembali memeluknya


''yah... kalau begitu baguslah...dari pada itu bagaimana apa leon meminumnya?''tanya silver


''tidak. Botolnya pecah dan obatnya tumpah'' balasku yg membuatnya syok parah


''ta..tak mungkin...'' ''padahal aku sudah meraciknya dengan penuh cinta dan kasih sayang..'' kata silver yg langsung down


''..ah... itu kedengarannya menjijikan'' balas harley


''apa maksudmu menjijikan!. Aku meracik itu dengan sungguh -sungguh tau!'' marah silver


''aaakh!..sekarang usahaku sia-sia...kalau begini flash akan membunuhku..'' sambungnya sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya


''huh~.. yasudah mau bagaimana lagi, sudah terjadi ini'' balas harley


''WOI!. Kalian sama sekali tak mencemasku apa!?, aku hampir mati disana loh!'' marahku


''kau kan spirit ,emang spirit bisa mati?'' balas harley yg jleb banget kehatiku


''ja..jahat... gini-gini aku juga bisa mati loh...coba lah untuk lebih peduli pada spiritmu ini..'' kataku sedih


''aku peduli padamu kok. Aku berkata begini karena tau kau tak mungkin mati oleh mereka'' kata harley sambil mengusap lembut kepalaku


''ukh..harley...''


'' kesampingkan soal itu dulu. Soal leon bagaimana ini?..kalau flash sampai tau aku gagal...dia pasti akan sangat marah...''kata silver ketakutan


''memang kenapa kalau dia marah?. Kau kan sudah kebal sama omelannya''


''i..iya sih.. tapi aku jadi merasa tak enak juga''


''jangan murung begitu, mari kita pikirkan cara lain'' balas harley sambil merangkulnya


''benar, tapi kalau bisa aku tak mau berurusan dengan putra mahkota eric lagi. Instingnya kuat banget !'' seruku


''mm... yang mulia eric kah... kelihatannya dia cukup merepotkan ya..'' gumam harley.


POV Elissa


Saat terdengar dentuman yg begitu keras aku tau ada sesuatu yg tak beres sedang terjadi. Aku juga tau disana pasti sangat berbahaya, badanku sempat menolak pergi kesana tapi begitu bayangan ayah dan ibu muncul di pikiranku tanpa pikir panjang aku langsung berlari kesana.


Dan benar saja saat aku tiba di sana ku lihat api sudah berkobar di mana mana dan putra mahkota yg sedang bertarung dengan sesuatu di atas sana.

__ADS_1


Dan satu hal lagi yg membuatku semakin takut ialah... mulai muncul bayangan hitam di sana dan kalau di lihat dari tanda-tanda dan situasinya kemungkinanan besar... akan ada dewa kematian yg datang nantinya...


Memikirkan hal itu jelas sudah membuatku sangat ketakutan . aku tak mau karena kehadiranku keluarga ini malah mendapatkan masalah bahkan sampai kehilangan nyawanya. Sudah cukup aku kehilangan keluarga lama ku jangan sampai keluarga ini juga...


''aku harus melindunginya..''


Dan benar saja di saat sebuah tanaman mulai menyerang mereka dengan cepat aku membuat tembok es untuk menghalanginya. Jujur ini pertama kalinya bagiku bisa mengendalikan kekuatan esku seperti ini. Aku sangat takut kalau saja aku gagal tadi,tapi syukurlah aku berhasil...


Berhasil sih tapi......


***


''ELISSA APA KAU MENDENGAR KU!'' marah putra mahkota


ORANG INI KENAPA MASIH NGOMEL AJA SIH!


Padahal aku sudah menyelamatkannya tapi jangankan mendapat ucapan terima kasih dia terus saja memarahiku, aku tau dia cemas tapi bisa gak sih marahnya udahan?,gak cape tuh mulut?!. Ibu dan ayah saja sudah tak marah lagi


Ya.. aku benar-benar di marahi habis-habisan oleh mereka tadi karena menganggap tindakanku kesana tadi sangat lah berbahaya. Sejujurnya tanpa di marahipun aku sudah tau kalau itu berbahaya.


''maaf... tapi ketika memikirkan kalian dalam bahaya badanku bergerak dengan sendirinya'' balasku sambil tertunduk menyesal


''huh!~..yang benar saja!. asal kau tau saja type seperti ini lah yg gampang terbunuh '' kata putra mahkota sambil menepuk keningnya


''selanjutnya kalau ada kejadian seperti ini, tolong jangan pikirkan kami dan lari lah selamatkan dirimu sendiri. Tak apa menjadi egois sayang'' sambung ayah yg jelas membuatku tersentak


''mina!, bawa putriku pergi dari sini cepat!'' ''baik yg mulia'' ''mina...tunggu dulu..mama...kenapa mama tak ikut? ''tuan putri saya janji akan melindungi tuan putri apapun yg terjadi''


'' tuan putri ,jangan khawatirkan kami, kami tidak lapar kok'' ''kami pasti akan melindungi anda''


Lari?....sendiri?....


*grep! '' tak mau..'' gumamku sambil mencengram baju ayah


''lari seorang diri?, eli tak mau'' kataku yg mulai gemetaran


''elissa..''


'' kalau mau lari ayo lari bersama, eli tak mau kalau harus lari sendiri.''


''aku sudah muak seperti ini !. kalau mau lari ayo lari bersama!, kalau mau bertarung eli juga akan membantu!.'' ''eli tak mau terus di tinggal seperti ini..tolong jangan berkorban demi eli terus..biarkan eli ikut membantu...''


*hiks... ''eli tak mau melihat siapapun mati demi eli lagi...'' kataku dengan air mata yg sudah berlinang

__ADS_1


''eli'' ''elissa''


Ayah,ibu,kakak,leon,harry ..bahkan putra mahkota. Mereka semua orang yg sangat baik. Padahal aku cuman orang asing bagi mereka tapi mereka sangat peduli padaku, kalau seperti ini terus yg ada mereka bisa ke hilangan nyawa karena ku.


*syut! '' tenang saja, ayah tak akan mati''kata ayah sambil menarikku ke pelukannya


Pembohong...kata-kata itu pasti hanya kebohongan belaka...habisnya..para elf yg lain juga berkata begitu tapi apa?...pada akhirnya mereka mati juga...


''eli...ibu tau aku sangat khawatir, tapi bukan bearti kau harus terjun ke tempat berbahaya itu sayang''kata ibu sambil megusap-usap punggungku


'' lalu asal aku tau saja, kau mungkin akan menjadi beban kalau terjun ke medan perang'' kata putra mahkota yg jleb banget


di...dia itu..mulutnya benar-benar tak bisa di rem ya?...


tapi mungkin ada benar nya juga... aku pasti akan menjadi beban kalau ikut bertarung.


''hmph... ayah paham maksud mu baik tapi tolong jangan bahayakan dirimu'' kata ayah sambil melepas pelukannya lalu mengelap air mataku


..... '' kalau begitu kalian juga harus janji jangan membahayakan diri kalian sendiri'' pintaku


Mereka pun saling memandangi satu sama lain lalu...


''hmph... baiklah ayah janji''


''ibu juga, ibu janji tak akan membahayakan diri ibu sendiri''


''hmph!.. kau pikir aku orang bodoh apa?..mana mungkin aku membahayakan diriku sendiri'' kata putra mahkota dengan angkuhnya


....mereka sudah berjanji...tentu saja itu bagus kalau mereka benar-benar menepatinya...ku harap aku tak harus kehilagan siapapun lagi.


***


*hosh!..*hosh!...*hosh....


*DRAAS....


Di tengah derasnya hujan yg turun nampak seorang wanita sedang berlari mengendong seorang anak laki-laki yg terlihat lemas.. dengan nafas yg tergengah-engah dan air mata yg kini bercampur dengan air hujan wanita itu terus berlari dan ya wanita itu ialah...Liana de everon kakak perempuan sekaligus kembarannya duke everon


Kenapa begini.... sudah ku duga seharusnya aku tak membawanya bersama ku...ini semua salahku....maaf luz... mama benar-benar minta maaf...


''ku mohon..bertahanlah luz..''


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2