Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 290


__ADS_3

Apa sudah terlambat untuk kembali sekarang ya?


''elissa" panggil lina yg melihat langkahku terhenti


Mendadak aku menjadi sangat gugup. Padahal aku sudah berusaha setenang mungkin sebelum datang kesini, tapi begitu sampai di sini ,semua ototku menjadi kejang karena takut.


Aaaakh.. gawat, meski persiapan ku sempurna tapi ini markas musuh loh. Memikirkan itu membuatku jadi semakin takut.


*puk '' tenang saja , jangan gugup. Nona marcella pasti akan menyukaimu''ucap lina sambil menepuk pundakku lembut


''benar, benar. Eli juga pasti akan menyukai nona''ucap katen semangat


''be,begitu ya''


''nah ayo lanjut jalan'' ucap lina sambil menarik ku


Setelah itu kami pun kembali memasuki taman istana tuan putri. Awalnya aku cukup terkejut karena bisa sampai sini hanya dengan teleport di tambah lagi aku langsung di sambut indahnya taman tuan putri di waktu malam.


'' taman istana memang beda ya. ini sangat indah''ucapku sambil memandangi sekitarku


'' benar kah?. Sir silver dan sir flash yg membuatnya'' ucap lina


''eh!?. Kedua ksatria tuan putri?''


''iya, mereka menghancurkan taman yg sebelumnya jadi tuan putri menghukumnya dengan menyuruh mereka memperbaikinya'' jelas lina


''mereka cukup berbakat bukan'' timpal katen yg ku balas dengan anggukan


Aku pun terus mengagumi kecantikan taman ini hingga


''ah!, gawat ada sir flash!'' ucap katen lalu langsung mendorong ku ke semak dan kami bertiga pun langsung bersembunyi ke semak


''eh?..kenapa?''


''sssst.. jangan berisik, nanti ketahuan'' ucap katen


???...kenapa tak boleh ketahuan?. Dan lagi bukannya sir flash itu ksatria pribadi tuan putri?. Kalau di pikir-pikir aku belum pernah melihat sir flash, kalau sir silver dan sir harley aku tau tapi sir flash. Kira-kira dia orang yg seperti apa ya?


Karena aku penasaran aku pun mencoba mengintip dan begitu aku melihat sir flash aku langsung syok .


Mata merah menyala dengan rambut hitam lebat yg sama seperti yg ku lihat saat di culik waktu itu.


Badan ku pun mendadak gemetar hebat, ingatan buruk dalam penjara kembali muncul dan membuatku terjatuh saking syoknya


''eli?'' panggil lina yg kaget saat aku tiba-tiba jatuh


''ada apa?, kau baik-baik saja?''tanya nya yg tak bisa ku balas saking syoknya


Bagaimana ini, mungkin saja ini pilihan terburuk .mungkin tuan putri memang musuhku. Aku ingat betul saat itu meski kesadaran ku hampir hilang tapi mata merahnya itu tak bisa ku lupakan .apa sir flash lah bos dari tuan fredric?


''astaga eli wajah mu pucat sekali. Ada apa?.''tanya katen yg ikut panik


Aku ingin kembali. Aku takut...


''sir leon'' ucap sir flash yg membuatku tersentak


LEON!?


Mendengar nama leon aku pun segera bangkit dan kembali melihat apa yg terjadi dan benar saja ada leon di sana dan sedang berlatih dengan pedangnya


Leon ..... ada disana...


***


POV Leon


'' ah sir flash, selamat malam'' ucap ku sambil mengelap keringatku


''apa yg kau lakukan malam-malam begini?. Terlebih disini?''tanya sir flash


''ah ini...'' ucapku sambil melirik pedangku


''maaf , saya tidak tau kalau tak boleh latihan pedang disini. Saya akan segera pindah'' ucapku


''tidak, bukan itu maksudku. Yg ku tanyakan kenapa kau ada di istana tuan putri?''tanya sir flash


''ah.. itu''

__ADS_1


Aku pun menceritakan kronologisnya pada sir flash secara singkat dan setelah ia mendengar itu


''si bodoh itu bilang begitu?''tanyanya yg ku balas dengan anggukan


''iya, sir harley sudah sempat bilang mau membantuku untuk kembali ke kediaman duke everon tapi sir silver tetap bersikeras, kalau aku belum bisa mengalahkannya aku tak bisa kembali'' jelasku


Benar-benar. Karena itu juga sir silver dan sir harley sempat bertengkar tadi pagi, huft Aku seperti tawanan disini.


'' kau mengalahkan silver?. Itu mustahil'' ucap sir flash yg jleb banget di dadaku


Ukh... aku tak bisa menyangkalnya..


''aku saja tak bisa menang darinya, apa lagi kau'' ucap sir flash yg membuatku tersentak


''anda tak pernah menang darinya?''tanyaku


''bukan tak pernah menang. Kami selalu seimbang'' ucapnya lalu mengambil ranting di dekatnya


''aku dan dia tak sama sama tak pernah menang mau pun kalah'' ''karena itu, mustahil bagimu untuk mengalahkan silver yg bahkan tak bisa ku kalahkan'' sambungnya


''begitu ya''


Kalau begitu apa aku akan tertahan disini selamanya


''dan lagi..'' *KRAK! '' siapa yg menyuruhnya membuat orang lain mengerjakan tugasnya'' ucap sir flash sambil mematahkan ranting tadi dan kini ia terlihat begitu kesal


''memang terkadang kita bisa mengangkat orang menjadi bagian dari kita tapi tidak dengan mengerjakan tugas pribadi, terlebih yg dia ambil adalah ksatria dari keluarga terpandang'' ''anak itu minta di bunuh rupanya'' sambungnya dengan nafsu membunuh yg begitu kuat


''a...anu ..sir flash..''


Dia marah, jelas-jelas dia sangat marah saat ini. Kenapa?. Seharusnya yg kesal disini kan aku?


'' huh~, padahal dia sendiri yg memutuskan untuk menolong putri duke , kenapa sekarang ia malah minta imbalan?.''gumamnya


''apa yg silver katakan padamu?''tanya nya


''eh.. itu''


***


''leon. Ada ingin ku sampaikan, tolong ingat ini baik-baik,karena aku tak akan mengulanginya''


''APA ANDA HARUS MEGATAKAN ITU SECARA TERUS TERANG!?'' seruku kesal


Tanpa di bilang pun aku tau kalau aku ini lemah.tapi di bilang terus terang begini jelas membuatku sakit hati


''ahahaha, Maaf. Maaf. Tapi karena itu kau tak mungkin bisa menang dariku''ucapnya


''kalau itu saya juga tau''


''oh! Kau tau rupanya'' ucapnya yg membuatku ingin meninjunya


'' tapi bukan aku saja, kau juga tak akan bisa menang melawan orang-orang dengan kemampuan tinggi. Kemungkinan kau menang melawan harley saja hanya 30 % '' ucapanya


''apa?''


''Aku tak bisa menang dari sir harley?...'' pikirku sambil mengepalkan tangan ku erat-erat


''kalau hanya untuk melawan keronco kau memang kuat, ku akui itu tapi tidak dengan bos mereka. Karena itu sampai kau mengalahkan ku aku tak bisa membiarkan mu pergi'' ucapnya sambil bangkit


''APA!?''


''yah, kalau aku mustahil setidaknya coba kalahkan harley. Setelah itu aku akan membiarkan mu pulang'' ucapnya sambil berbalik


'' kau ingin melindungi nona mu bukan?. Apa kau merasa pantas melakukannya? Dengan kemampuanmu yg begini?'' ucapnya sambil menyeringai


!!!?


''kalau begitu aku pergi dulu karena ada kerjaan, aku akan menghampirimu lagi nanti'' ucapnya lalu pergi


***


'' sir silver benar-benar meremehkan saya'' ucapku sambil menunduk menahan amarah


''....kenapa kau berfikir begitu?''tanya sir flash yg membuatku langsung mengangkat wajahku


''kau keliru. Silver mengakuimu, itu sebabnya ia berkata begitu''sambung sir flash

__ADS_1


'' memang apa yg ingin kau dengar darinya?. Pujian ? kata kata manis?. Kalau kau hanya ingin mendengar hal itu kau tak akan pernah maju kedepan'' ucap sir flash sambil berjalan mendekat


'' silver mengatakan itu untuk membuatmu keluar dari zona nyamanmu'' ''kalau kau menyerah hanya karena kata-kata itu maka kau tak akan bisa maju lebih jauh'' ''mengalahkannya kah. hmph.. boleh juga ''ucap sir flash lalu menepuk punggungku


''kalau begitu kalah kan dia'' sambung sir flash sambil menatapku tajam yg tentu membuatku tersentak kaget


''buat dia menarik kata-katanya dan bunuh dia'' sambung sir flash dengan aura membunuh yg begitu kuat


''eh!?..bunuh!?.. mana mungkin saya_''


''leon, saat silver bertarung dengan mu dia sungguh-sungguh ingin membunuhmu'' ucap sir flash yg membuatku tak bisa berkata-kata


''saat kau memegang pedang maka kau harus siap merengut nyawa seseorang. Kalau tekadmu hanya setengah-setangah kau tak akan pernah bisa menang darinya''


''lawan dia seakan kau mau membunuhnya'' ''kalau tak begitu kau tak akan menang''


''itu juga lah yg membuat silver tak bisa di kalahkan saat ia sudah memegang pedang'' ''karena dia tak pernah setengah-setangah dengan apa yg di lawannya. Tidak ada kata teman atau rekan saat sudah memegang pedang yg ada hanya lah musuh yg harus di basmi'' jelasnya sambil menatapku tajam


'' hmph, kau dan silver bagaikan tombak dan tameng'' '' silver memiliki pertahanan yg kuat dan tak bisa di tembus. Sementara kau memiliki kecepatan dan kekuatan''


''kalahkan dia dengan bakatmu'' '' aku akan mengajarimu untuk itu'' ucap sir flash lalu mengeluarkan pedangnya


''apa?!. Anda mau mengajari saya?!''seruku syok


''ya, akan ku ajarkan kau cara membunuh silver'' ucapnya sambil meyeringai


Apa kata-kata itu pantas di keluarkan oleh rekan seperjuangannya?.


Tapi aku tak bisa menyangkalnya kalau aku melawan silver dengan tekad yg setengah-setengah aku tak akan pernah bisa menang darinya.


''kalau ingin segera kembali ,aku harus mengalahkannya'' batinku sambil mengepalkan tangan ku


Aku juga ingin membuatnya menarik kata-katanya waktu itu.


''terima kasih banyak sir flash. Dan mohon bantuannya'' ucapku sambil membungkuk


''hmph. Serah kan padaku''balasnya sambil tersenyum tipis


''lalu aku juga ingin kau membuktikan satu hal padaku''ucapnya


''ya?''


'' buktikan padaku kalau aku salah sudah membuangmu dulu'' ucapnya yg membuatku tersentak


Membuangku...


''BAIK!''seruku


***


POV Elissa


''huwaa.. pembicaraannya agak seram tapi aku bersyukur ini berakhir baik'' ucap lina


mendengar percakapan mereka ku rasa sir flash bukan orang jahat, mungkin saja mereka orang yg berbeda lalu leon....


hmph...kau mulai berubah ya. aku merasa kau akan semakin kuat mulai sekarang.


''eli, ayo jangan berlama-lama disini atau kita akan ketahuan '' ucap lina


''baik'' ucapku lalu berniat pergi mengikuti lina


'' aku akan menunggumu leon'' gumamku sambil meliriknya sesaat lalu pergi dari sini


***


!!? '' nona?'' gumam leon sambil menoleh kebelakang namun tak ada siapapun disana


''leon ada apa?''panggil sir flash


''ah! Tidak''


''hanya perasaan ku saja kah?'' gumam leon


''hmph, benar juga , mana mungkin nona ada disini'' sambungnya lalu pergi mengikuti sir flash.


...****************...

__ADS_1


...To Be Continue...


__ADS_2