Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 28


__ADS_3

Semilir angin yg langsung menyambutku begitu turun,suara dari ranting yg bergoyang,aroma bunga yg harum..


''wah~.cantiknya..''kataku saat melihat padang bunga di depanku


''eli..kemarilah''panggil ibu, aku pun langsung menghampirinya dan duduk di sebelahnya


''kita makan dulu ya,setelah itu..em...ah,bagaimana kalau naik kuda mengelilingi hutan?''tawar ibu yg terdengar sangat menarik untukku


Kami pun menyantap berbekalan kami di temani pemandangan luar biasa dari hamparan bunga yg berwarna-warni


Saat sedang asik-asik makan aku kedatangan tamu mungil yg terlihat ragu-ragu untuk mendekat


Um?...'' kemarilah kawan kecil..''kataku sambil menyodorkan sebuah makanan padanya


Walaupun sedikit ragu tupai itu pun akhirnya medekat,dan begitu di sudah dekat dia langsung mengambil makanannya dan langsung memakannya.


''imutnya~''batinku saat melihatnya makan.setelah makanannya habis dia kembali mengendus kan hidungnya,seperti meminta lagi,karena gemas ku berikan lagi padanya,dan tak lama setelah itu, beberapa hewan kecil seperti burung dan kelinci ikut datang menghampiriku.dan ini mengingatkan ku saat di tempat elf dulu


Beberapa kelinci yg sudah nyaman denganku langsung melompat ke pangkuanku dan mengeluskan bulu kembutnya kebadanku


''ahaha..geli..''tawaku


''kyaaa~...eli~...imut banget~...'' ''apa gak ada cara untuk mengabadikannya ya?''


''eli dengan para hewan...kyaaa~ ''


''nona sangat imut,aku mengerti sekali apa yg di rasakan oleh duchess''batin leon yg dari tadi menahan rasa gemasnya


Sebaring bermain dengan para hewan,iseng-iseng ku buat mahkota bunga yg dulu biasa ku buat...


''ibu..''kataku sambil menaruh mahkota bunga yg sudah ku buat


''wah~eli..ini cantik sekali''


''hahaha....ibu sekarang benar-benar terlihat seperti seorang peri''kataku sambil tersenyum


''terima kasih eli~''balas ibu sambil memelukku erat


''wah~,seperti yg nona katakan,nona sangat pandai membuat mahkota bunga''puji leon


''sudah ku bilang kan'' ''oh.. ya untuk leon juga ada''kataku lalu mengambil rangkaian bunga yg sudah ku siapkan untuk leon


''ini''kataku sambil memberikan rangkaian bunga yg berbentuk cincin


''eh!?...no..nona..i.ini''


Grep!... ''eli...kau tak boleh memberikan benda semacam ini pada sembarang cowo''kata ibu yg langsung merebutnya dan memasang wajah geram


''eh?..kenapa?..''tanyaku


''eli..cincin itu seperti lambang cinta,kau harus memberikan benda seperti ini pada orang yg kau cintai nanti''jelas ibu

__ADS_1


''tapi aku mencintai leon ''kataku yg langsung membuat mereka diam mematung


Wajah leon pun langsung merah padam,aku bahkan seperti bisa melihat asap keluar dari kepalanya.sedangkan ibu,beliau langsung tertunduk seperti menahan sesuatu


''no..nona..maksud nyonya bukan cinta yang seper...''


''leon..kau diam saja''kata ibu dengan nada dingin yg langsung membuat leon diam mematung


???...kenapa ibu malah terlihat marah?....apa aku salah bicara ?


''huft..eli,bagaimana kalau kita naik kuda sekarang?''tawar ibu


''baiklah''kataku lalu bangkit


''leon..kau tunggu disini saja''kata ibu sambil menatap tajam leon


''ba.baik nyonya''balas leon yg langsung membungkuk 90 derajat


Ibu kenapa sih?..ingin rasanya aku bertanya begitu tapi niat itu ku urungkan karena melihat ekpresi ibu yg terlihat mengerikan


***


Pada akhirnya aku dan ibu menjelajahi hutan seharian dengan kuda, kami melihat banyak hal menarik di dalam hutan. Menelusuri sungai yg airnya sangat bersih,bercerita banyak hal diatas kuda.hingga hal-hal sepele lainnya di dalam hutan


''eli...lihat ini''kata ibu lalu memacu kuda lebih lalu..grep!...set..


Ibu memegang sebuah batang pohon besar, lalu melingkarkan tangan satunya di pinggangku dan dalam sesaat kami sudah berpindah dari badan kuda ke atas pohon


''hahaha..ini sangat berbahaya jadi jangan coba-coba ya''kata ibu yg ku balas dengan anggukan.


''um?..eli..apa kau bisa memanjat?''tanya ibu yg ku balas dengan anggukan.


Dulu aku sering bermain di hutan kalau hanya memanjat itu hal yg mudah bagiku


''kalau begitu ayo naik lebih tinggi''kata ibu yg ku balas dengan anggukan semangat. Kami pun langsung memanjat hingga cukup tinggi


Begitu sampai di batang tertinggi aku berhenti dan menikmati pemandangan matahari yg hampir tengelam. Langit yg berwarna orange ke kuningan di tambah beberapa kawanan burung yg terbang dilangit dan pepohonan yg terlihat sepanjang mata memandang.


''eli..''panggil ibu sambil memberiku buah dari pohon yg kami panjat.aku pun langsung memakannya, rasa manis dari buah langsung memenuhi mulutku,di tambah lagi pemandangan luar biasa di depan mataku.


''ibu..hari ini terima kasih...''kataku tanpa mengalihkan perhatianku dari mata hari yg mulai menghilang


''hari ini sangat menyenangkan,terima kasih''sambungku sambil tersenyum


''hpmh...'' puk.... '' simpan dulu terima kasihnya,ini kan baru hari pertama''kata itu sambil mengusap rambutku


''eh?...baru?..apa besok kita kan seperti ini lagi?''tanyaku


''tentu saja..kan sudah ku bilang kita akan bersenang-senang selama tak ada lean''balas ibu sambil tersenyum


Besok aku juga akan bersenang-senang seperti ini?..ah~..aku sangat menantikan hari esok

__ADS_1


''aku menantikannya''kataku sambil tersenyum gembira.


*******


Kami para elf memiliki satu kemampuan spesial ,biasanya kemampuan ini muncul tak lama setelah perubahan drastis. Kemampuan itu bisa bermacam-macam ,mulai dari melayang diudara, berbicara dengan hewan,menumbuhkan tumbuhan,pengelihatan jauh dan banyak lagi. Dan saat ini kemampuan spesial yg ku punya sangat lah tak biasa. Bisa di bilang ini kemampuan yg tak pernah ada sebelumnya. Kemampuan itu ialah..


''aaaakh!......''teriakku lalu berlari dan memeluk ibu dengan sangat kuat


''eli?..'' ''ada apa sayang?''


Apa itu?...makhluk mengerikan apa yg ada di sebelah kakak pelayan itu?.


Sebuah makhluk besar,mukanya hitam, matanya begitu mengerikan,banyak dedaunan dan duri-duri tajam di sekitarnya.dia juga membawa sebuah sabit besar yg di lilitan tamanan berduri.


Apa itu?..


Badanku gemetar hebat,ini pertama kalinya aku melihat makhluk semengerikan itu.


Tapi makhluk itu sama sekali tak memperdulikanku dan terus menatap kakak pelayan tersebut.


Selama 2 hari ,makhluk itu selalu mengikuti kakak tersebut,dan pada hari ke tiga


''kyaaa!....''


Kakak pelayan tersebut di temukan meninggal di taman akibat tusukan dari duri mawar,di duga kakak itu terpeleset lalu terjatuh ke tamanan mawar,duri dari tamanan mawar itu merobek tengorokan kakak itu dan akhirnya mati di tempat.


Saat mendengar kabar itu aku langsung merinding di buatnya.lalu saat itu juga aku menyadarinya, kemampuan spesial yg ku miliki adalah bisa melihat dewa kematian


Meski begitu aku masih sedikit ragu akan hal itu, itu sebabnya hari ini,aku minta pada ibu untuk membawaku ke kota dan berniat memastikannya di sana


''eli, sebenarnya apa yg kau cari?''tanya ibu saat kami di alun-alun kota


''tidak ada, makhluk itu tidak ada di sini''batinku sambil melihat sekitar


''ibu, ayo kita jalan-jalan sebentar''ajakku yg langsung di balas anggukan semangat olehnya


Meski sudah berkeliling kota aku tak menemukan makhluk itu di mana pun , apa itu artinya tak ada orang yang akan mati di sekitar sini?


''eli~..coba a~''kata ibu sambil ingin menyuapiniku sepotog kue


''a~''aku pun langsung membuka mulutku .tapi sebelum aku memakan kue tersebut aku di buat tersentak saat melihat makhluk itu muncul lagi, dan kali ini dia mengikuti seorang anak kecil yg terlihat sempoyongan


''ibu!, tunggu sebentar ya''kataku lalu langsung bangkit dari kursi dan berlari kearah anak yg sempoyongan tersebut


Dewa kematian yg ku temui saat ini berbeda dengan dewa kematian waktu itu, kali ini dewa kematian itu terlihat kurus nan lusuh bagai tengkorak hidup, dia juga membawa sabit besar yg terlihat cukup lusuh, mata pedangnya juga berkarat dan terlihat tumpul.


''hei..tunggu''panggilku sambil menghampiri anak tersebut


Anak itu pun berhenti dan menoleh kearahku, matanya begitu kosong,badannya kurus kering, perutnya juga terus berbunyi .


...****************...

__ADS_1


...NEXT...


__ADS_2