
''Guru?''
''Iya nona ... akhirnya tuan menemukan guru untuk nona'' kata laura semangat.
''sebenarnya bukan menemukan tapi dia sendiri yg menawarkan diri '' timpal audeline
Guru kah..... benar juga sejak baroness berhenti aku belum mendapatkan guru pengganti,malahan aku menjadikan leon sebagai guruku. Tapi sekarang aku sudah mendapatkan guru pengganti itu artinya leon tak perlu menjadi guruku lagi kah...
Dari pada itu...entah kenapa aku jadi takut bertemu dengan guru ini...bagaimana kalau dia sama jahatnya dengan baroness?..ah...memikirkannya saja sudah membuatku merinding...
***
'' salam kenal tuan putri everon,saya arzan mahavir alister sebuah kehormatan bisa bertemu dengan anda '' katanya sambil membungkuk hormat
Laki-laki?....dan lagi dia masih muda, kalau di lihat-lihat dia seumuran dengan leon...hm..rambut hitam pekat dengan mata perak..entah kenapa dia mirip burung gagak..
'' bagaimana elissa?,apa kau keberatan kalau dia menjadi gurumu?''tanya ayah
''eh?...''ku pikir ayah sudah memutuskan....
mm.... yah...dari penampilan sih memang terlihat sedikit seram tapi yg membuatku penasaran dari tadi adalah....aliran mana dalam tubuhnya sedikit aneh...meski begitu aku tak bisa menolaknya hanya karena alasan ini dan lagi leon akan bersama ku selama pelajaran jadi kurasa tak apa menerimanya.lagi pula aku perlu belajar banyak dari ahlinya.
''tidak yah. Kalau begitu mohon bantuannya tuan alister''
''sebuah kehormatan bisa mengajar anda tuan putri,saya akan berusaha sebaik mungkin''balasnya
Semoga saja pilihan ku ini tidak salah....
***
Beberapa hari kemudian tuan alister mulai mengajarku, dan tentu saja leon selalu berada disisiku dan terus mengawasi pergerakan tuan alister . meski begitu tuan alister menjalankan tugasnya dengan sangat baik,hanya dalam waktu singat aku berhasil mengerti soal-soal yg sulit,dia juga sangat baik dan tak pernah kasar ataupun memberikan tugas yg banyak padaku.
Awalnya aku pikir karena leon mengawasiku makanya dia bersikap begini, tapi seiring berjalannya waktu entah kenapa aku mulai ingin mempercayainya.
''kalau begitu pelajaran hari ini sampai disini dulu, apa ada pertanyaan tuan putri?''tanyanya sambil menutup bukunya
........pertanyaan kah...sejujurnya aku selalu penasaran dengan aliran mana anda. Entah kenapa mananya seperti terhisap sesuatu..meski begitu ku rasa aku tak bisa menanyakannya..
''tidak ada...terima kasih untuk pelajarannya hari ini pak guru'' balasku sambil bangkit dan tersenyum
'' kalau begitu kita bertemu lagi minggu depan. Anda sudah bekerja keras tuan putri, istirahatlah. Dan sampai jumpa lagi''kata beliau sambil tersenyum lalu pergi
''anda sudah bekerja keras nona, apa mau saya bawakan camilan?''tawar leon begitu tuan alister pergi
__ADS_1
''leon..menurut leon tuan alister bagaimana?''tanyaku tiba-tiba
''um?...menurut saya dia guru yg baik'' ''ada apa nona?..apa ada yg menganggu nona?''
Yah...dia memang guru yg baik..ah~...tak boleh begini...aku malah mencurigainya hanya karena aliran mananya itu...padahal dia sangat baik..
''kalau nona cemas saya akan memastikannya untuk nona''sambung leon serius
''tidak...tidak perlu..akunya saja yg berlebihan''
''mungkin karena kejadian baroness dulu aku jadi sedikit takut percaya pada orang baru''sambungku dengan nada sendu
''nona..'' panggil leon lalu menekuk lututnya sambil mengenggam kedua tanganku
''anda tak perlu selalu percaya pada seseorang. Terkadang kepercayaan itu hanya akan membuat anda penuh celah. Tetap waspada pada setiap orang adalah hal yg benar nona''kata leon sambil menatapku lekat-lekat
''ada baiknya anda juga tak terlalu percaya pada saya nona''
''eh?!...kenapa?...aku sangat percaya pada leon. Apa leon akan menghianatiku?''tanyaku syok
'' entahlah...setiap orang pasti akan berubah nona. Percaya boleh tapi jangan terlalu bergantung padanya. Karena saat nona bergantung pada seseorang dan orang itu menghianati anda,rasanya akan sangat menyakitkan''balas leon dengan nada sendu
''meski begitu sangat kecil peluang saya menghianati nona nanti''sambungnya lalu tersenyum lembut
***
Pov Duke
''leon..bagaimana perkembangan soal guru baru elissa itu?''
''sejauh ini dia tak melakukan tindakan yg mencurigakan tuan,dia juga mengajar dengan sangat baik''balas leon
''tapi tetap saja dia mencurigakan ya''timpal audelina
''tiba-tiba datang dan menawarkan diri sebagai guru....sudah jelas itu mencurigakan'' sambungnya
''kau benar...'' Padahal tak ada rumor soal keluarga ini sedang mencari guru untuk elissa... tapi dia malah datang dengan alasan mau menjadi guru untuknya,siapa yg memberikan info itu padanya?..sudah jelas ini mencurigakan..
''terus awasi pergerakannya dan dan jangan sampai dia berbuat yg aneh-aneh pada elissa''
''saya mengerti tuan'' balas leon sambil membungkuk lalu keluar dari ruang kerja
''lina...apa kau sudah mendapat perkembangan soal kelompok shadow itu?''tanyaku setelah leon keluar
__ADS_1
''ah~..soal itu...aku sudah mengutus merah untuk mencari orang yg hampir membawa elissa hari itu, tapi sampai sekarang dia belum kembali juga'' balas lina
'' aku juga sudah menyuruh para ksatria untuk mencari mereka di kerajaan diamond meski begitu masih tak ada hasilnya''balasku
''huh~...merepotkan sekali...mereka seperti tikus yg bersembunyi di gorong-gorong, benar-benar menjijikan''
.....shadow kah...benar-benar nama yg pantas untuk mereka...sekeras apapun kami mencari nya ,dia selalu berhasil bersembunyi . sebenarnya dimana dan apa yg sedang mereka pikirkan saat ini?
***
Krak!... '' hee...apa ini...fredric...bisa-bisanya ada hewan menjijikan yg mengukutimu'' kata seorang pria sambil meremas leher seekor burung hingga patah
''hmm... ini kan...ahaha...bagaimana bisa makhluk dari benua hitam ada disini dan mengikutimu''
''ma..maafkan saya tuan..saya tak tau kalau makhluk itu mengikuti saya'' kata fredric sambil bersujud ketakutan
''sudahlah...lagi pula ini bagus juga untuk di jadikan camilan''balasnya lalu mencoba menelan burung itu bulat-bulat sampai...
Srak!.... burung itu tiba-tiba mengeluarkan cakarnya sehingga membuat pertahanan pria itu lengah dan melihat ada celah burung itu langsung berubah menjadi tikus dan berhasil kabur
'' a..ah...dia melarikan diri..haruskah saya kejar?''tanya fredric gemetar
''tak perlu....lagi pula dengan luka itu memang dia bisa kabur sejauh mana?''balas pria tersebut sambil menjilat darah dari burung tadi.
*****
Luz
Zrass!.....
''ah!..sial...'' seruku sambil berlari untuk berteduh dari derasnya hujan yg tiba-tiba turun
Huh~...padahal aku hanya ingin membeli bahan untuk ramuan ku , tapi malah kehujanan begini....
''um...ini sih bakal lama...apa aku teleport aja ya?''pikirku
Aku pun berniat untuk teleport sampai....
Um!?...seekor makluk kecil tiba-tiba keluar dari gorong-gorong dengan luka yg begitu parah. Melihat hal itu aku pun langsung berlari kearahnya tanpa mempedulikan cuaca yg sedang hujan lebat .
''astaga apa yg terjadi?'' kataku saat melihat tikus tersebut.
...****************...
__ADS_1
...Bersambung...