Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 90


__ADS_3

''Coba lepas bajumu'' katanya tiba-tiba .


Hah!?!!!!!!!!!!?


''DISINI!?" Ucapku syok


''Tenang saja tak akan ada orang yg melihat''balasnya dengan tenangnya


KAU TAU BUKAN ITU MAKSUDKU KAN!?


''Um?..!!?..ja..jangan berfikir yg aneh-aneh ya!, aku hanya ingin mengobati punggungmu!'' serunya dengan wajah memerah


''spirit ku akan membuat kehadiran kita menipis jadi kau tak perlu khawatir akan ada yg melihatnya''sambungnya sambil memalingkan wajahnya


''cukup buka bagian belakang saja sehingga aku bisa mengobatinya''katanya lagi


''a..ah~..baiklah..'' balasku lalu menuruti perkataannya


Meski sedikit malu melakukan ini tapi aku juga tak tahan dengan rasa sakit ini


!!?... '' orang itu melakukan apa padamu sampai punggung mu memar gini?''tanya putra mahkota begitu melihat memar di punggungku


''itu...aku di dorong beberapa kali dan beginilah hasilnya''balasku


''huh~...ini sih bisa bahaya kalau keluarga mu sampai tau . bisa-bisa tuh orang tinggal nama doang''


Yah..kurasa aku sudah bisa membayangkannya


''aaakh!..sakit!"seruku begitu tangan putra mahkota menyentuhnya


''maaf,aku akan melakukannya dengan lebih lembut''balasnya lalu mulai mengusap-usapnya dengan lebih lembut lalu membacakan sebuah matra


''um...putra mahkota ternyata bisa sihir penyembuh juga ya''kataku sambil menahan sakit


''semua elemen kan emang ada sihir penyembuh,yah meski tak sekuat elemen cahaya sih''balasnya yg masih fokus pada lukaku


''putra mahkota itu penguna sihir apa?''tanyaku


''kegelapan,tapi jangan berfikir yg aneh-aneh ya,disini sihir dengan elemen kegelapan pun masih di anggap wajar''balasnya


''begitu ya..'' kegelapan kah...benar-benar cocok untuknya ya...


''ah! benar juga, kenapa anda bisa tau aku ada disana?''tanyaku lagi


''karena spirit ku tiba-tiba saja bersikap aneh ,dia terlihat seperti anak anjing yg kehilangan ibunya''


Apa-apaan itu?.apa makhluk seram itu bisa berprilaku imut begitu ?.aku sama sekali tak bisa membayangkannya.


''meski begitu kenapa dia membawamu kesini,aku sama sekali tak paham''sambungnya sambil menatap tajam spiritnya yg kini sedang bersembunyi di balik pohon


''huh~...jangan bilang karena aku ngomong begitu makanya dia membawamu'' gumamnya dengan begitu pelan

__ADS_1


''apa?''tanyaku yg tak begitu dengar


''bukan apa-apa''


''nah, sudah selesai, kau bisa memakai bajumu kembali''katanya lalu membalikan badannya


''terima kasih''kataku sambil memakai bajuku kembali


''ngomong-ngomong ,kau itu ya...kalau mau beli sesuatu pastikan kau bawa uang''katanya


Eh!?... ''bukan begitu!, anda salah paham!''seruku


''salah paham?''tanyanya sambil menoleh kearahku


''benar'' ''bukan aku pelakunya, tadi ada anak laki-laki yg lebih tua dariku makan tanpa membayar,awalnya aku tak berniat ikut campur tapi....penjual itu malah mengira dia teman ku dan begini lah hasilnya''jelasku


''lalu dimana orang itu?''


''melarikan diri''balasku yg langsung murung


''huh~...singkatnya kau mencoba membantu tapi kau malah di khianati begitu?.menyedihkan sekali kau ini''katanya yg jleb banget .


''kau ini ya...kau tau kan kalau kau itu lemah?, sebelum memikirkan orang lain pikirkan dirimu sendiri dulu''sambungnya sambil membungkuk untuk menyamakan tinggi kami


''...maaf..''kataku sambil tertunduk menyesal


Aku tak memikirkannya sama sekali,badan ku bergerak begitu saja...sebenarnya apa yg salah dengan ku?.


Habisnya itu memang salah ku....kalau bukan maaf terus aku harus bilang apa?


''nah ayo kembali , keluarga mu pasti sedang mencarimu''katanya sambil mengulurkan tangannya


Perlahan ku tatap tangannya itu dan entah kenapa aku malah jadi takut membalas uluran tangannya itu


''um?..ada apa?''tanyanya yg melihatku diam saja


''.......benar juga, kalau di ingat-ingat kau selalu berusaha menghindariku kan?''tanyanya yg membuatku tersentak kaget


''ke..kenapa tiba-tiba bertanya begitu?''tanyaku syok


''habisnya kau bersikap begini dan sekarang aku malah jadi penasaran. Dulu kau bilang karena kau menyukai ku tapi nyatanya bukan begitu kan?''tanyanya yg membuatku panas dingin


''kenapa kau menghindariku?''


Ba....bagimana ini!....


Kalau ku jawab suka lagi kan dia tak mungkin percaya......apa ku jawab terus terang saja?,tapi kelihatannya dia akan marah kalau aku bilang begitu.


Bagimana ini....apa tak ada alasan yg bagus?....


''begini ...ku tahu pertemuan pertama kita memang kurang bagus, yah..bisa di bilang itu pertemuan yg buruk''katanya lalu duduk di sebelahku

__ADS_1


''tapi itu kan dulu,sekarang kau tau betul aku tak akan melakukan hal buruk padamu. Tak bisa kah kau beri aku kesempatan untuk memperbaikinya?'' tanyanya dengan wajah menyesal


Dan melihatnya seperti itu aku benar-benar di buat terkejut,aku tak menyangka ia bisa berekspresi seperti itu...kalau sudah begini aku kan jadi tak enak hati..


''baiklah...sekali saja''kataku


...... '' sudah ku duga kau masih marah karena itu''katanya sambil menatapku tajam dan jelas itu membuatku syok


Tipuan!?...jadi tadi dia hanya berpura-pura!?.sialan!...


''huh~...akhirnya aku tau juga alasan mu menghindariku''katanya sambil bangkit


Si..sialan..tak bisa ku maaf kan...bisa –bisanya aku tertipu oleh aktingnya itu....


Baiklah putra mahkota kesempatanmu sudah habis,aku tak akan pernah memaafkan mu lagi!.


''nah ayo pulang,kau pasti tak mau kan berlama-lama dengan ku''katanya lalu berjalan menjauh


Ukh.....kalau saja bukan karena aku ingin pulang ,aku pasti tak akan mau jalan bersamanya.


Aku pun berniat pergi mengikutinnya namun baru beberapa langkah aku berjalan bersamanya tiba-tiba saja semua lampu di desa mati mendadak dan membuat tempat ini kini begitu gelap


Dan hal ini membuat rasa takutku semakin menjadi-jadi. Aku pun langsung memeluk diriku dan meringkuk ketakutan


''um?..kenapa tiba-tiba mati lampu?....ada masalah kah?''tanya putra mahkota sambil melirik sekitarnya


''bulannya juga sedang tertutup awan...kalau begini sih akan sulit melihat''sambungnya


''oi, perhatikan langkahmu,disini gelap seka...''katanya yg terhenti begitu menyadariku sedang meringkuk ketakutan


''elissa?''panggilnya tak bisa ku balas saking takutnya


''kau...apa kau takut gelap?''tanyanya lalu perlahan berjalan kearahku dan begitu dia mendekat secara reflek aku langsung memeluknya erat saking takutnya..


''o..oi...apa kau setakut itu?''tanyanya lagi yg tak bisa ku balas


***


POV Eric


Seorang gadis muda memelukku di tengah kegelapan dengan air mata berlinang?.......situasi macam apa ini?...astaga


Tapi begitu ya...dia sangat takut pada gelap...kalau aku sih meski di sini gelap tapi karena elemen ku adalah kegelapan aku masih bisa melihat dengan jelas.


''huh~...kau itu benar-benar merepotkan ya''kataku lalu mengendongnya perlahan. Dan dia sama sekali tak mau melepaskan pelukannya


Aku yg tak mau mempermasalahkan itu karena memang situasinyapun memutuskan untuk membawanya pulang kerumah


'' tenang saja....tak ada yg perlu kau takutkan...''kataku yg tak di balas olehnya dan malah semakin menempel padaku dan tanpa sadar aku malah tersenyum melihat kelakuan nya ini.


...****************...

__ADS_1


...NEXT...


__ADS_2