Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 220


__ADS_3

"Kasihan sekali, katanya tuan muda everon meninggal dunia akibat ke habisan nafas'' ''hee..benar kah?. Kasihan sekali.pdahal ia masih muda'' ''apa yg terjadi hingga ia meninggal?'' ''katanya sih seorang pria mencekiknya di dalam lubang hingga mati'' ''kejam sekali''


''hiks..hiks...kakak..'' ''erwin..saat kau bilang akan pulang apa maksudmu pulang ke akhirat?.menyedihkan sekali,tapi yah..beristirahatlah dengan tenang sobat''


''erwin..maaf..aku tak beniat sampai membunuhmu.aku hanya ketakutan.saat itu''


'' lalu... aku akan mengatakan ini biarpun kau tak bisa menjawabku''


''berani sekali kau mempermainkan ku. Rasakan akibatnya sialan''


***


''HUWAAAA.. TUNGGU SEBENTAR AKU BELUM MATI!'' seruku yg langsung terbangun setelah melihat mimpi (?) tadi.


Huwaaaaa..apa itu barusan?.aku masih belum mati kan?.aku masih hidup kan ini?.dan lagi ini.. di kamar ku?..apa yg terjadi?


*krek... ''oh tuan erwin anda sudah sadar'' sapa luis yg baru masuk kamar ku


''luis'' ''luis..aku masih hidup kan?''tanyaku syok


''apa yg anda tanyakan tuan?.apa anda masih mengigau?''tanya luis balik sambil menatapku heran


Fyuh...ternyata tadi itu benar mimpi.seram..dan lagi rarar sialan bisa-bisanya dia malah bilang begitu setelah membunuhku.


Ah! Benar juga! '' dimana rara?. Apa yg terjadi?.seingatku kami terjebak di lubang tadi?''tanya ku


''tenag lah tuan saya akan menjelaskannya'' kata luis lalu duduk di sebelahku


Luis pun menjelaskan bahwa ia menemukan kami saat pulang ke rumah dan mendengar rara yg berteriak-teriak di dalam lubang. Katanya ia begitu panik karena aku tiba-tiba tak sadarkan diri akibat ulahnya. Ia juga menangis sangat kencang karena takut. Setelah berhasil keluar berkat bantuan ibuku dan dokter rei rara langsung pergi mandi dan membersihkan dirinya. Kelihatannya ia sama sekali tak merasa bersalah sudah mencekikku. Lalu saat ini ia sedang menjalan kan oprasi matanya.


''Sial padahal ia yg membuatku begini tapi ia tak menyesal sama sekali dan malah meninggalkanku'' gumamku geram


''su..sudah lah tuan.rara sempat minta maaf kok dia memintaku menyampaikannya saat anda sadar''


''hoo..dia bilang bagaimana?''


''eto....'' ''kalau ia sudah sadar katakan padanya aku minta maaf'' kata luis yg mencoba menyampaikan pesannya tapi begitu ia bilang begitu aku bisa langsung membayangkan rara mengatakan itu dengan wajah datar tak bersalah


''saat ia sadar nanti akan ku buat ia mengatakannya dengan sungguh-sungguh'' gumamku kesal


''umm... itu tuan apa ada yg anda butuh kan ?. kalau tidak saya akan mulai mengemasi barang anda''kata luis

__ADS_1


''eh?'' ''tidak perlu. Aku sudah mengemasi barang ku kok'' balasku


Benar aku akan segera pulang. Dan sepertinya sampai akhir pun aku gagal akhrab dengannya . tapi yasudah lah kalau ku teruskan mungkin aku akan mati beneran nanti.


''begitu ya. kalau begitu apa ada yg anda perlukan? ''


''untuk saat ini tak a...ah!.. benar juga. Luis apa apa kau tau toko hadiah yg bagus di kota ini?''tanyaku


''toko hadiah?''


''iya. Aku ingin mencari hadiah untuk adik kecilku'' balasku samil tersenyum


***


''apa kau tak punya hadiah yg lebih imut?.elissa tak akan menyukai ini''


''ta..tapi tuan ini sudah semua barang imut yg kami punya'' kata penjual tersebut


''payah. Lusi katamu ini toko terbaik disini. Kalau begini doang sih toko di dekat kediaman ku jauh lebih baik'' kataku sambil melirik luis yg ke bingungan


''tapi.. tuan erwin. Menurut saya ini semua sudah sangat imut. Saya tak mengerti tingkat keimutan anda'' kata luis


''pokoknya hal yg paling imut yg bisa menandingi ke imutan adikku'' kataku dengan percaya diri


Huft...bagaimana ini?.padahal aku ingin memberikan elissa hadiah terbaik.mumpung kami sedang berada di negri di atas awan. Kupikir ada hal unik yg bagus untuk ku berikan pada elissa. Sepertinya aku terlalu berharap banyak


Karena tak mendapatkan yg ku ingin kan kami pun kembali dan berusaha mencari toko lainnya. Namun hasilya sama saja. tak ada yg sesuai dengan ekspetasiku


''tuan..sebenarnya apa yg ingin anda berikan?...kita sudah menjelajahi semua toko di sini. Dan lagi kita harus segera kembali.saya belum menyiapkan makan malam''kata luis yg sudah lelah


''kalau begitu satu toko lagi .kalau gak ketemu juga kita pula..'' *bruk!


Kataku yg terhenti begitu tanpa sengaja menabrak orang di depan ku


''ah!..maaf aku tak senga...eh?''


'' hoo...masih hidup rupanya. Luar baisa, biasanya manusia akan langsung mati terkena serangan ku. Kau itu..spesial ya''


Aku tak tau apa yg terjadi tapi begitu aku bertatapan dengan pria yg ku tabrak. Tiba-tiba sebuah ingatan muncul dalam benakku. Badan ku mendadak gemetar.aku juga tak mengerti tapi rasa takut yg luar biasa kini mengerogoti tubuhku. Hingga aku kehilanagn tenaga ku dan terjatuh


*bruk

__ADS_1


''tuan erwin..anda tak apa?''tanya luis yg langsung menghampiriku


Dan orang yg ku tabrak tadi hanya diam menatapku dingin lalu pergi tanpa sepatah katapun


''tuan erwin?''


''apa-apaan itu tadi''gumamku yg masih syok


Aku merasa harus mengejar orang tadi tapi...entah kenapa badan ku tak mau bergerak. Apa yg terjadi?.siapa orang tadi?..tidak dari pada itu..aku ingat sesuatu.


Pertarungan?. Sebilah pedang hitam yg berlumuran darah.sorot mata yg dingin. Apa-apaan itu semua?.sebenarnya apa yg terjadi?


*syut '' tuan erwin?''


''apapun itu aku harus mengejar orang tadi dulu'' batin ku sambil bangkit lalu mencoba mengejarnya


Ku paksakan diriku mengejar orang tadi agar tak kehilangan jejaknya. Namun apa di kata aku baru bisa berjalan kembali jadi aku pun kehilangan jejaknya


''sial..''


'' tuan erwin sebenarnya ada apa?''tanya luis yg mengikutiku


''tidak.. bukan ap...!!!?''


''luis awas!'' seruku sambil mendorongnya dan beruntung aku melakukan itu karena kalau tidak..


*DUAAAR!...


Tubuh luis dan aku pasti sudah menjadi abu saat ini akibat serangan yg entah datang dari mana itu


''luis kau tak apa?''tanyaku


''i..iya..saya tak apa tapi apa itu tadi?''tanya luis gemetar


Ukh.aku juga tak tau tapi...apa-apaan ini. Rasanya ini pernah ku alami sebelumnya


''hmph lagi-lagi kau menghindarinya. Kau memang sesuatu''


Sebuah suara tiba-tiba berdengung di pikiran ku. Aku tak tau dari mana suara itu berasal tapi suara ini nampak familier bagiku


'' padahal sudah bagus aku melepaskan mu meski harus menyegel ingatanmu.tapi sepertinya itu belum cukup bagimu ya. baiklah...sekarang enaknya ku apakan ya?'' kata suara aneh tersebut lalu di iringi cekikikan kecil darinya.

__ADS_1


...****************...


...Bersambung...


__ADS_2