Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 26


__ADS_3

''ini kan!''


''Tak salah lagi , ini simbol kami para elf''kataku begitu melihat sebuah simbol yg terlukis di gulungan tersebut


Tapi ini kan simbol kelahiran. Kenapa ada hal seperti ini di sini?


eh!? Tunggu kelahiran!.jangan bilang....


''eli..''panggil duchess yg tiba-tiba muncul dan mengagetkanku


''eh!'' aku pun secara reflek menyembunyikan gulungan tersebut


''sedang apa kau disini?''tanya duchess sambil berjalan mendekatiku


''i..itu...''


''apa yg kau sembunyikan?''


'''bu..bukan apa-apa''kataku yg tak berani menatap matanya


''eli. Kau tak bisa membohongiku''kata duchess dengan nada dingin


Glek....dengan sepenuh keberaian aku pun menunjukan gulungan yg ku sembunyikan, duchess pun langsung mengambilnya dan melihatnya


''kau tau sesuatu soal ini?''tanya duchess yg lagi-lagi dengan nada yg super dingin


Karena terlalu takut aku pun tak berani membalasnya


''ku tanya apa kau tau sesuatu soal simbol ini?''katanya lagi dengan nada sedikit marah


''i..iya..''jawabku gugup


''i..itu....simbol kelahiran.''kataku gugup


''kelahiran?''


''ka..kami biasanya membuat simbol itu, untuk merayakan kelahiran seseorang''


''apa gunanya simbol ini?''


''hanya sebagai doa untuk sang anak, agar di lindungi oleh mana dan di jauhkan dari malapetaka''balasku sambil tertunduk takut


''hanya itu?''


''iya..''


''jadi bukan kutukan atau sihir serangan''gumam duchess


''um...eli''panggil duchess yg membuat bulu kudukku berdiri


''oh!...eli..apa aku membuat mu takut?''tanya duchess sambiil mengangkat daguku


Aku pun hanya bisa diam saking takutnya


............ grep..''maaf membuatmu takut''kata duchess yg tiba-tiba menarikku ke pelukannya

__ADS_1


.... ''walaupun aku tau eli tak ada kaitannya dengan ini, tapi tetap saja aku tak bisa memaafkannya begitu saja''kata duchess...


Tidak..ibu..kau salah..aku mungkin ada kaitannya dengan kematian keluarga ibu. Simbol kelahiran hanya di buat untuk penerus raja elf dan satu-satunya anak dari raja elf adalah aku, simbol itu adalah milikku, tapi aku tak bisa mengatakannya.


''padahal eli juga mengalami hal yg sama tapi eli sudah bisa menanganinya, tak sepertiku yg masih belum merelakannya''kata duchess sambil melepas pelukannya


Puk...'' eli hebat ya''katanya sambil mengelus kepalaku


Apanya yg hebat?. Aku juga sama saja,aku belum sepenuhnya memaafkan manusia yg sudah menghancurkan keluarga ku yg berharga. Aku dan ibu saat ini tak ada bedanya


Setelah kejadian di gudang , ibu mengajakku untuk jalan-jalan ke taman, dan katanya ada hal yg ingin dia bicarakan juga, yah..mungkin ini kesempatan bagus untuk memperbaiki hubungan kami.


''eli...apa eli marah padaku?''tanya duchess sambil berjalan menelusuri taman


''ya?''


''aku kan tadi menyerang eli, aku bahkan berteriak pada eli, eli pasti marah padaku ya''kata duchess lalu berhenti


''eli...aku benar-benar minta maaf''kata duchess sambil tertunduk menyesal


Duchess pun menceritakan padaku kejadian yg menimpa dirinya dan keluarganya, dan pertemuan pertamanya dengan para elf, dan dari cerita tersebut aku menyadari satu hal.


''gunung...elga..''gumamku


''kenapa kalian melewati gunung itu ?!''tanya ku yg membuat duchess tersotak kaget


''apa? Memangnya kenapa?''


''itu...''


Bagaimana ini. Apa ku ceritakan saja yg sebenarnya?.tapi nanti ibu bakal tau kalau aku juga terlibat dalam kecelakaan itu..


''sebenarnya, saat kalian melewati gunung hari itu, di gunung itu kami sedang merayakan sebuah upacara ''kataku


''upacara?''


''upacara kelahiran ku''balasku yg membuatnya tertegun


''simbol yg di gudang tadi adalah milikku, kami bisanya merayakan upacara kelahiran untuk keturunan raja di gunung itu, itu sebabnya setiap upacara di adakan, mana di sekitar sana akan menjadi tak terkendali dan bisa menyebabkan beberapa tanah longsor''


''tapi papa selalu memerintahkan beberapa hari sebelum upacara di mulai, para elf harus menutup jalan di gunung tersebut, agar manusia ata makhluk lain tak bisa lewat dan tak akan terluka akibat tanah longsor'' jelasku


''tanah longsor..''gumam duchess


''sepertinya saat kalian melewati tempat itu ada jalan yg tak sempat atau mungkin lupa untuk di tutup...''kataku yg sedikit takut mengakuinya


''begitu ya..''kata duchess lalu memegangi keningnya


''huh~, jadi maksud eli, semua ini benar murni kecelakaan?''


''lalu saat itu apa yg ku lihat hanya kesalah pahaman?.eli...apa kau bisa membuktikannya?''tanya duchess sambil menatapku tajam


''i..itu...''


Mustahil, bagaimana aku membuktikannya?.para elf telah tiada, kejadian itu juga terjadi saat aku baru lahir, jadi aku mana tau detailnya.

__ADS_1


''huh~, beri aku waktu , bukan bearti aku tak percaya sama sekali dengan yg eli katakan, aku hanya butuh waktu untuk menerimanya''kata duchess sambil tersenyum tipis lalu pergi meninggalkanku


***


Duchess everon


Huh~, ini benar-benar membuat ku gila.


Jadi selama ini pencarian ku selama bertahun-tahun itu semua sia-sia?. Ini hanya kesalah pahaman?. Yg benar saja.


''upacara kelahiran ku''


.......kalau saja eli tak lahir hari itu, apa itu artinya keluargaku masih hidup?.


''ah~ tidak-tidak mikir apa aku ini'' batinku sambil geleng-geleng kepala


Aku tak boleh menyalahkan eli seperti ini, kelahiran seseorang adalah sebuah anugrah , aku tak bisa menyalahkannya.


Tapi kalau di pikir lagi apa yg di katakan eli itu masuk akal, kalau benar bangsa elf memang mau membunuhku lalu kenapa hari itu mereka tak langsung membunuhku?. Aku bahkan bisa melarikan diri dengan sangat mudah, ah tidak apa aku di biarkan lari?.


!!?. benar juga, kalau mereka memang berniat membunuh keluarga ku apa untungnya bagi mereka?.dan lagi saat jasad keluargaku di bawa pulang ,mereka masih dalam keadaan yg sama, mereka juga katanya di temukan di tempat yg sama.dan lagi tak ada harta kami yg hilang.


Kalau para elf mau harusnya mereka membawa jasat nya atau paling tidak mengambil harta kami yg ada saat itu.


''nyonya...apa anda habis dari taman?''tanya seseorang yg membangunkan ku dari lamunanku


''oh~ willi...iya, aku habis mengobrol sedikit dengan eli''balasku saat melihat orang yg menyapaku tersebut


Benar juga!, williyam adalah pelayanku dari dulu, sejak keluargaku tiada dialah yg selalu menjagaku dan dia juga lah orang yg membawa jasat keluarga ku pulang saat itu


''willi, saat kau memeriksa tempat kecelakaan apa kau menemukan hal mencurigakan?''tanyaku


''tidak ada hal yg mencuriga..'' ''ah!,saya baru ingat,saat saya tiba di tempat kejadian mayat mereka di kelilingi banyak bunga''


''bunga?''


''iya nyonya,kalau tak salah itu sejenis bunga gumitir''


Bunga gumitir?.kalau tak salah itu bunga yg sering ada untuk persembahan,fungsi lain bunga itu juga berguna untuk mengusir hewan buas terutama ular.apa para elf yg menaruhnya disana untuk melindungi jasat keluargaku?.kalau begitu yg di katakan eli itu benar,ini hanya kesalah pahaman.


''terima kasih willi,kau boleh pergi sekarang''


''baik nyonya.''katanya sambil membungkuk


''oh!,satu hal lagi nyonya'' ''apa itu?''


''tolong jangan terlalu keras pada nona elissa,karena nona sudah banyak mengalami hal mengerikan selama ini'' sambungnya lalu pergi


......benar juga lean bilang eli dijual dalam kondisi mengerikan saat itu,dia juga sudah melihat banyak hal mengerikan, eli juga kehilangan keluarganya sepertiku,kondisinya bahkan lebih buruk dariku saat itu


''ah~ rasanya jahat sekali kalau aku membencinya karena kesalahpahaman ini''gumamku sambil memegangi keningku


!!?...''tunggu dulu,eli bilang kecelakaan itu terjadi saat kelahirannya kan?..''


''itu kan sudah sangat lama...lah!, terus umur eli sekarang bearti berapa dong!?''kataku yg baru menyadari hal tersebut.

__ADS_1


...****************...


...Bersambung...


__ADS_2